6 Cara Tepat Memasak Ikan Salmon Agar Nutrisinya Tetap Terjaga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Memasak ikan salmon bukanlah hal yang mudah. Pasalnya, tekstur ikan salmon cenderung lunak sehingga lebih mudah hancur daripada jenis ikan yang lain. Jika dimasak dengan cara yang tidak tepat, kandungan gizi pada ikan salmon dapat berkurang atau bahkan malah menambah jumlah lemak di dalamnya. Lantas, bagaimana cara memasak salmon yang tepat? Berikut penjelasannya.

Cara memasak salmon yang benar supaya kandungan gizinya tidak hilang

Ikan salmon dikenal sebagai raja ikan di antara jenis ikan lainnya. Pasalnya, ikan yang satu ini mengandung banyak nutrisi penting yang bermanfaat untuk kesehatan.

Salah satunya kandungan omega-3 yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Dilansir dari WebMD, setiap satu porsi ikan salmon mengandung 1,2 sampai 1,9 gram asam lemak omega-3. Itu sebabnya, American Heart Association menganjurkan untuk makan ikan berlemak, terutama ikan salmon, minimal dua porsi seminggu untuk meraup manfaatnya.

Selain itu, ikan salmon juga kaya vitamin dan mineral, di antaranya vitamin B1, vitamin B3, vitamin B6, vitamin B12, selenium. Salmon juga mengandung antioksidan yang dapat membantu melindungi sistem kekebalan tubuh dari berbagai penyakit. Karena nilai gizinya begitu besar, Anda tentu tidak ingin kehilangan manfaatnya, bukan?

Sebagai solusinya, Anda perlu tahu cara memasak salmon yang tepat supaya kandungan nutrisinya tetap terjaga. Berikut ini adalah cara memasak salmon yang bisa Anda pilih, di antaranya:

1. Dibakar

Ikan salmon sangat cocok dimasak dengan cara dibakar. Dibandingkan dengan jenis ikan lainnya, daging salmon yang lunak akan lebih cepat matang dan tidak mudah hancur saat dimasak.

Selain itu, ikan salmon yang dipanggang dinilai lebih sehat karena Anda tak perlu menambahkan banyak lemak tambahan, kecuali sedikit minyak untuk mengolesi panggangan. Maka itu, cukup panggang salmon selama 10 sampai 15 menit untuk menghasilkan tekstur yang gurih.

Agar rasanya lebih juicy dan lezat, berikan sedikit perasan jeruk nipis di atas daging salmon saat memanggangnya. Jangan lupa tambahkan beberapa jenis sayuran seperti timun atau paprika supaya asupan gizinya semakin maksimal.

2. Direbus

memasak salmon rebus

Salah satu cara mudah memasak salmon adalah dengan direbus. Ya, Anda hanya tinggal menenggelamkan potongan daging salmon ke dalam panci berisi air dan merebusnya selama 10 menit hingga matang.

Selain direbus dengan air, Anda juga bisa merebusnya dengan kaldu sayur atau tambahan bumbu-bumbu favorit Anda. Hasilnya, Anda akan mendapatkan daging salmon yang lembut sekaligus lezat untuk disantap.

Jika sudah matang, tambahkan salad kentang dan beberapa batang asparagus sebagai pelengkap. Ikan salmon rebus Anda kali ini dijamin akan semakin lezat dan menggugah selera.

3. Dipanggang

memasak salmon panggang

Baik dalam bentuk daging salmon utuh atau yang sudah dipotong, keduanya sama-sama cocok dimasak dengan cara dipanggang. Metode memasak yang satu ini sangat menyehatkan, sebab Anda tidak perlu menambahkan asupan lemak atau kalori ke dalam daging ikan salmon.

Proses pemanggangan ikan salmon cenderung membutuhkan waktu yang lebih lama daripada metode memasak lainnya, yaitu 20 sampai 39 menit dalam oven, tergantung dari suhu panggangan. Gunakan sedikit minyak zaitun dan perasan jeruk nipis ke atas daging salmon supaya rasanya lebih lezat dan sehat.

Jika sudah matang, sajikan salmon panggang buatan Anda dengan irisan kubis dan kacang kenari. Rasanya dijamin akan semakin lezat dan membuat Anda ingin menyantapnya lagi dan lagi.

4. Diasap

Menu salmon asap bisa disajikan sebagai camilan atau makanan utama. Pertama-tama, Anda perlu menambahkan racikan bumbu favorit ke atas daging salmon, kemudian biarkan selama beberapa saat sampai bumbunya meresap sempurna. Setelah itu, barulah Anda bisa memasak ikan salmon dengan cara diasap sebagai sajian makan malam Anda dan keluarga.

Namun, salmon asap cenderung tidak mengandung banyak asam lemak omega-3 seperti pada salmon segar atau salmon kalengan. Maka itu, sebelum Anda membeli salmon asap dalam kemasan, selalu perhatikan kandungan gizi pada label kemasan.

5. Salmon kalengan

Anda mungkin takut kalau makanan kalengan tidak cukup memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Apalagi kalau makanan tersebut mungkin sudah ditambahkan bahan pengawet yang tidak baik untuk tubuh.

Eits, tunggu dulu. Nyatanya, ikan salmon kalengan justru menjadi salah satu sumber nutrisi yang baik seperti olahan daging salmon lainnya. Sebab, kualitas ikan salmon kalengan tidak akan menurun dalam waktu seminggu, sekalipun Anda lupa memasaknya. Ini artinya, nutrisi pada ikan salmon kalengan akan tetap terjaga selama Anda menyimpannya dengan cara yang tepat.

Kunci untuk menjaga kandungan nutrisi pada ikan salmon kaleng adalah dengan memilih bahan-bahan yang tepat. Caranya, campur salmon kalengan dengan bahan-bahan makanan yang segar, seperti roti gandum, selada, dan irisan tomat. Hindari menambahkan mayonaise atau keju agar tidak menambah asupan kalori pada menu salmon Anda.

6. Salmon mentah

memasak salmon mentah

Bagi Anda pecinta sushi atau sashimi, ada kabar baik untuk Anda. Pasalnya, salmon yang masih segar alias mentah nyatanya mengandung asam lemak omega-3 yang cukup tinggi. Selain itu, rasanya pun lebih segar dan lezat walaupun dimakan mentah-mentah.

Namun, sebelum Anda menyantap daging ikan salmon mentah, pastikan daging salmon sudah dalam keadaan bersih dan masih segar. Pilihlah salmon yang berkualitas tinggi dan potong dengan cara yang benar. Daging salmon yang tidak dipotong dengan benar akan melunturkan rasa manis alami pada salmon, bahkan membuatnya terasa amis saat dimakan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Zat aditif ada dalam setiap makanan kemasan. Biasanya sengaja ditambahkan untuk tujuan tertentu. Namun, apakah berbahaya bila dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Fakta Gizi, Nutrisi 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit

Pantangan Ambeien Beserta Makanan yang Boleh Dikonsumsi

Makanan sangat memengaruhi kondisi kesehatan pasien ambeien. Berikut pantangan sekaligus makanan untuk penderita ambeien.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Pencernaan, Ambeien 6 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

4 Cara Agar Sarapan Sayur Setiap Pagi Lebih Mudah

Sarapan adalah hal wajib Anda lakukan setiap pagi jika ingin tubuh sehat. Apalagi, jika Anda sarapan sayur tiap hari, maka perut Anda tak mudah keroncongan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Tips Makan Sehat, Nutrisi 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
kebanyakan makan garam

Tak Hanya Lemak, Kebanyakan Makan Garam Juga Bikin Tubuh Gemuk

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
makanan yang tidak boleh dimakan saat perut kosong

7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dimakan Saat Perut Kosong

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
apa itu kalori adalah

Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit