Catat Baik-Baik, Ini 8 Manfaat Jeruk Nipis bagi Kesehatan

Catat Baik-Baik, Ini 8 Manfaat Jeruk Nipis bagi Kesehatan

Jeruk nipis biasanya dijadikan sebagai pelengkap sekaligus penambah cita rasa pada berbagai makanan, seperti soto dan mi kocok. Aroma dan rasanya asam tapi segar. Rupanya jeruk ini menyimpan segudang manfaat baik untuk tubuh, apa saja?

Kandungan gizi dari jeruk nipis

Jeruk yang memiliki nama latin Citrus aurantifolia ini ternyata punya banyak sebutan. Beberapa di antaranya kelangsa, jeruk pecel, jeruk alit, atau lemau nepi.

Sayangnya, banyak orang masih menyebut jeruk nipis dengan jeruk limau atau lemon.

Padahal, jeruk nipis berwarna hijau dan memiliki bentuk lebih bulat daripada lemon yang sedikit oval dan berwarna kuning.

Sebelum membahas manfaat jeruk ini, Anda perlu tahu lebih dahulu kandungan gizinya.

Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia dalam 100 gram jeruk pecel mengandung berbagai jenis zat gizi seperti berikut.

  • Energi: 44 kalori.
  • Protein: 0,5 g (gram).
  • Lemak: 0,2 g.
  • Karbohidrat: 10,0 g
  • Serat: 0,4 g.
  • Abu: 0,4 g.
  • Kalsium: 18 mg (miligram).
  • Fosfor: 22 mg.
  • Besi: 0.2 mg.
  • Natrium: 3 mg.
  • Kalium: 108.9 mg.
  • Tembaga: 0.06 mg.
  • Seng: 0.1 mg.
  • Beta-Karoten: 23 mikrogram (mcg).
  • Karoten Total: 4 mcg
  • Thiamin: 0.01 mcg.
  • Riboflavin: 0.03 mcg.
  • Niasin: 0.2 mcg.
  • Vitamin C: 20 mcg.

Berbagai manfaat jeruk nipis bagi tubuh

Berikut ini beberapa manfaat dari jeruk pecel untuk kesehatan.

1. Meremajakan kulit

cara mengencangkan kulit

Manfaat minum air jeruk nipis dapat membantu menghidrasi dan meremajakan kulit Anda.

Pasalnya, limau nepi mengandung vitamin C dan flavonoid, antioksidan yang dapat memperkuat kolagen.

Sebaiknya, hindari mengoleskan air perasan jeruk pecel langsung pada kulit Anda. Anda dapat mencampurkannya dengan minyak pelarut terlebih dahulu.

2. Melancarkan pencernaan

Air jeruk nipis bersifat asam dan dapat membantu air liur (saliva) memecah makanan.

Selain itu, kandungan flavonoid dalam air jeruk nipis dapat merangsang produksi enzim-enzim pencernaan.

Jika mengalami sembelit, sifat asam dari jeruk ini dapat merangsang pergerakan usus.

Sisa makanan di dalam perut lebih mudah terdorong ke bawah sehingga feses keluar lebih lancar.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Kandungan vitamin C dan antioksidan dalam jeruk pecel dapat memperkuat sistem imun tubuh.

Manfaat vitamin C dalam jeruk nipis juga meningkatkan produksi sel sehat untuk membunuh mikroba penyebab penyakit.

Hal itu dapat mempersingkat lama waktu Anda saat terinfeksi mikroba. Untuk itu, minumlah air perasan jeruk ini agar Anda tidak gampang sakit.

4. Membantu menurunkan berat badan

Asam sitrat dalam jeruk nipis dapat meningkatkan metabolisme. Hal ini membantu tubuh membakar kalori dan menyimpan lebih sedikit lemak.

Selain itu, vitamin C dari jeruk nipis punya khasiat membantu pembakaran lemak dalam tubuh.

Namun, harus diingat, Anda tidak mungkin hanya mengandalkan cara ini untuk menurunkan berat badan.

Untuk menurunkan berat badan, Anda tetap perlu menerapkan pola makan sehat dan rutin olahraga.

5. Mengurangi risiko penyakit jantung

fungsi otot jantung

Jeruk nipis merupakan sumber magnesium dan kalium yang berfungsi menjaga kesehatan jantung.

Kalium dapat menurunkan tekanan darah secara alami dan melancarkan sirkulasi darah. Hal ini membantu mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

Selain itu, penelitian yang sedang berlangsung menyelidiki bahwa terdapat senyawa dalam jeruk pecel yang bernama limonin.

Senyawa tersebut mungkin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

6. Menurunkan risiko kanker

Kanker terjadi ketika ada pertumbuhan sel abnormal yang bisa berkembang di bagian tubuh mana saja, seperti payudara, paru-paru, dan ginjal.

Jika dibiarkan, sel kanker bisa menyebar ke jaringan lainnya dan membahayakan jiwa.

Manfaat minum air jeruk nipis dapat menurunkan risiko terkena kanker.

Ini berkat kandungan antioksidan yang membantu menjaga fungsi sel dan meningkatkan pertahanan sel-sel tubuh dari radikal bebas.

7. Mengurangi peradangan

Penyakit peradangan seperti radang sendi (artritis) dapat dikurangi gejalanya dengan mengonsumsi air jeruk nipis.

Kandungan vitamin C di dalam jeruk ini dapat meredakan gejala peradangan dari berbagai penyakit.

Air jeruk ini juga dapat mengurangi kadar asam urat, yaitu sisa pemecahan makanan tinggi purin seperti daging, hati, jamur, dan kacang-kacangan.

Penting Anda ketahui

Sebuah penelitian pada Frontiers in immunology (2021) menemukan komponen bioaktif air jeruk dapat mendukung respons sistem kekebalan dalam mengendalikan peradangan.

8. Mencegah dehidrasi

Campuran air dan perasan sari buah ini memiliki manfaat untuk mencegah dehidrasi.

Rasa air jeruk ini lebih segar daripada minum air putih biasa yang hambar. Anda pun bisa minum lebih banyak.

Namun, umumnya minuman sari jeruk Anda pesan di restoran atau rumah makan mengandung tambahan gula.

Lebih baik Anda membuatnya sendiri sehingga takaran gula bisa dikurangi atau diganti dengan madu.

Cara mengolah jeruk nipis

jeruk nipis

Sebagian besar orang menggunakan jeruk pecel dengan cara diperas.

Namun, ada juga yang mencampurkan potongan buahnya langsung ke makanan.

Ketika Anda mencampurkan jeruk ini pada minuman, sebaiknya cuci buah hingga bersih.

Setelah membersihkan buahnya dengan benar, perhatikan pula cara memotongnya.

Potonglah buah jeruk ini menjadi dua bagian, berlawanan dengan arah pucuk buah, untuk mendapatkan sari buah lebih banyak.

Efek kebanyakan minum air jeruk nipis

Walaupun memiliki banyak manfaat, konsumsi jeruk ini secara berlebihan berdampak buruk bagi kesehatan.

1. Memicu asam lambung naik

Jeruk alit ini mengandung asam sitrat lebih banyak dibanding buah jeruk lain yang rasanya manis.

Pada kasus ringan, kebanyakan mengonsumsi makanan asam, seperti minum air jeruk nipis bisa menyebabkan perut mulas.

Namun, pada orang yang memiliki pencernaan yang sensitif, asam jeruk nipis bisa memicu asam lambung naik.

2. Menyebabkan gigi rusak

Tidak hanya makanan manis, minuman yang asam pun juga berdampak pada kesehatan gigi.

Minnesota Dental Association melaporkan bahwa enamel (lapisan pelindung terluar) gigi bisa menipis akibat makanan atau minuman yang memiliki pH 4.

Enamel yang melapisi dan seharusnya melindungi gigi, bila semakin menipis tentu akan membuat gigi jadi mudah rapuh.

Jeruk nipis mengandung vitamin dan antioksidan yang bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh hingga mengatasi peradangan.

Untuk mendapatkan manfaatnya, Anda bisa minum air perasan jeruk yang menyegarkan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Abdel-Salam, O. M., Youness, E. R., Mohammed, N. A., Morsy, S. M., Omara, E. A., & Sleem, A. A. (2014). Citric acid effects on brain and liver oxidative stress in lipopolysaccharide-treated mice. Journal of medicinal food17(5), 588–598. https://doi.org/10.1089/jmf.2013.0065

Bracamontes-Castelo, G., Bacardí-Gascón, M., & Jiménez Cruz, A. (2019). Effect of water consumption on weight loss: a systematic review. Efecto del consumo de agua sobre la pérdida de peso: revisión sistemática. Nutricion hospitalaria36(6), 1424–1429. https://doi.org/10.20960/nh.02746

Miles, E. A., & Calder, P. C. (2021). Effects of Citrus Fruit Juices and Their Bioactive Components on Inflammation and Immunity: A Narrative Review. Frontiers in immunology12, 712608. https://doi.org/10.3389/fimmu.2021.712608

Palma, L., Marques, L. T., Bujan, J., & Rodrigues, L. M. (2015). Dietary water affects human skin hydration and biomechanics. Clinical, cosmetic and investigational dermatology8, 413–421. https://doi.org/10.2147/CCID.S86822

Pattison, D. J., Silman, A. J., Goodson, N. J., Lunt, M., Bunn, D., Luben, R., Welch, A., Bingham, S., Khaw, K. T., Day, N., & Symmons, D. P. (2004). Vitamin C and the risk of developing inflammatory polyarthritis: prospective nested case-control study. Annals of the rheumatic diseases63(7), 843–847. https://doi.org/10.1136/ard.2003.016097

Sorice, A., Guerriero, E., Capone, F., Colonna, G., Castello, G., & Costantini, S. (2014). Ascorbic acid: its role in immune system and chronic inflammation diseases. Mini reviews in medicinal chemistry14(5), 444–452. https://doi.org/10.2174/1389557514666140428112602

Wang, A., Zhu, C., Fu, L., Wan, X., Yang, X., Zhang, H., Miao, R., He, L., Sang, X., & Zhao, H. (2015). Citrus Fruit Intake Substantially Reduces the Risk of Esophageal Cancer: A Meta-Analysis of Epidemiologic Studies. Medicine94(39), e1390. https://doi.org/10.1097/MD.0000000000001390

Zurbau, A., Au-Yeung, F., Blanco Mejia, S., Khan, T. A., Vuksan, V., Jovanovski, E., Leiter, L. A., Kendall, C. W. C., Jenkins, D. J. A., & Sievenpiper, J. L. (2020). Relation of Different Fruit and Vegetable Sources With Incident Cardiovascular Outcomes: A Systematic Review and Meta-Analysis of Prospective Cohort Studies. Journal of the American Heart Association9(19), e017728. https://doi.org/10.1161/JAHA.120.017728

Data Komposisi Pangan Indonesia. (n.d.). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Retrieved November 16, 2022 from https://www.panganku.org/id-ID/view

High uric acid level. (2020). Mayo Clinic. Retrieved November 16, 2022 from https://www.mayoclinic.org/symptoms/high-uric-acid-level/basics/causes/sym-20050607

Pucker Up! – The Effects of Sour Candy on Oral Health. (n.d.). Minnesota Dental Association. Retrieved November 16, 2022 from https://www.mndental.org/files/Pucker-Up-5.pdf

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui a week ago
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan