backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

1

Tanya Dokter
Simpan

5 Jenis Teh yang Tidak Mengandung Kafein

Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro · General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Nabila Azmi · Tanggal diperbarui 09/09/2021

5 Jenis Teh yang Tidak Mengandung Kafein

Teh merupakan minuman sehari-hari yang biasa mendampingi aktivitas seseorang, mulai dari pendamping sarapan hingga menjadi cara untuk merilekskan diri. Namun, kebanyakan teh mengandung kafein yang isinya tak jauh berbeda dengan kopi. Lantas, adakah jenis teh tanpa kafein yang bisa dicoba di rumah?

Jenis teh tanpa kafein

Kafein merupakan zat alkaloid yang dijumpai di berbagai jenis tanaman kopi dan teh. Senyawa ini berfungsi sebagai zat stimulan untuk sistem saraf pusat dan dapat mencegah kantuk pada tubuh. 

Meski sehat dan terbilang aman, terlalu banyak mendapat asupan kafein melalui teh tidak baik bagi tubuh. 

Untuk itu, ada berbagai jenis teh tanpa kafein yang bisa menjadi alternatif bagi pecinta teh yang tetap ingin menikmatinya tanpa perlu khawatir.  

1. Teh peppermint

manfaat peppermint

Pada dasarnya, kebanyakan teh yang tidak mengandung kafein berasal dari tanaman herbal dan salah satunya yaitu peppermint

Teh peppermint merupakan jenis teh herbal yang populer karena bebas kalori dan tanpa kandungan kafein di dalamnya. Artinya, minum teh ini tidak akan membuat Anda terjaga pada malam hari. 

Terlebih lagi, peppermint diklaim menawarkan segudang manfaat bagi kesehatan tubuh seperti berikut ini.

  • Menghasilkan bau napas yang segar.
  • Meredakan sakit kepala.
  • Membantu mengatasi hidung mampet.
  • Melancarkan sistem pencernaan.
  • Mengurangi rasa sakit saat haid datang. 

Meski begitu, tanyakan kepada dokter apakah Anda boleh mengonsumsi teh peppermint, terutama bila tengah mengonsumsi obat-obatan tertentu. 

Cara membuat teh peppermint

  1. Tambahkan dua cangkir air ke dalam panci. 
  2. Rebus air hingga mendidih, lalu matikan api. 
  3. Masukkan sekitar empat atau lima daun peppermint ke dalam air tersebut. 
  4. Tutup panci dan diamkan selama 5 menit atau sesuai selera. 
  5. Saring teh ke dalam cangkir dan nikmati selagi hangat. 

2. Teh chamomile

Selain peppermint, teh tanpa kafein lainnya yang bisa Anda coba di rumah yaitu teh chamomile

Teh dengan rasa bunga ini terkenal dengan manfaat kesehatannya berkat flavonoid dan antioksidan kuat lain di dalamnya. Alhasil, berikut adalah beragam manfaat yang bisa diperoleh dari teh chamomile.

  • Meredakan sakit saat haid.
  • Membantu menurunkan kadar gula darah.
  • Memperlambat perkembangan osteoporosis.
  • Mengatasi peradangan dalam tubuh.
  • Membantu meningkatkan kualitas tidur

Cara menyeduh teh chamomile sebenarnya sama seperti jenis teh herbal lainnya. Anda hanya perlu menyediakan air panas dan beberapa lembar bunga chamomile

3. Teh jahe

Dikenal sebagai bahan masakan yang menawarkan segudang manfaat bagi tubuh, jahe ternyata bisa diolah menjadi teh yang bebas kafein. 

Kandungan zat di dalamnya pun tidak jauh berbeda dengan ketika Anda memasukkannya sebagai bahan masakan. 

Berkat kandungan vitamin C, magnesium, dan asam amino di dalamnya, teh tanpa kafein ini memiliki manfaat sebagai berikut ini.

  • Membuat rasa kenyang lebih lama.
  • Meredakan rasa mual.
  • Mengurangi peradangan tubuh.
  • Meningkatkan sistem kekebalan.
  • Melancarkan sirkulasi darah

Cara membuat teh jahe

  1. Cuci dan kupas sepotong kecil jahe. 
  2. Parut atau iris jahe.
  3. Didihkan dua gelas air, lalu tambahkan jahe. 
  4. Matikan api dan tutup panci selama 10-15 menit. 
  5. Saring air untuk menghilangkan sisa-sisa jahe. 
  6. Tambahkan madu untuk menambah rasa manis pada teh. 
  7. Nikmati selagi hangat. 

4. Teh dandelion

manfaat dandelion

Meski dikenal sebagai rumput liar yang tumbuh di halaman, dandelion ternyata berperan penting dalam dunia kuliner dan obat-obatan herbal. 

Tak hanya itu, tanaman dengan daun berwarna kuning ini cukup populer di kalangan pecinta teh karena bebas kafein dan kaya akan vitamin A

Itu sebabnya, teh tanpa kafein ini menawarkan segudang manfaat bagi kesehatan.

  • Membantu memelihara kesehatan hati.
  • Menurunkan tekanan darah.
  • Meningkatkan sistem imun tubuh.
  • Melancarkan sistem pencernaan. 

Meski begitu, teh dandelion mengandung bahan-bahan yang kuat.  Maka dari itu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum meminum teh ini karena dikhawatirkan dapat memicu efek samping. 

5. Teh sage

Teh sage merupakan teh yang terbuat dari daun sage yang termasuk dalam golongan yang sama dengan min. 

Sage biasa digunakan sebagai bumbu hingga pengobatan tradisional. Dahulu, banyak orang yang mengonsumsi teh bebas kafein ini karena diklaim memberikan manfaat seperti berikut ini.

  • Menjaga kesehatan kulit.
  • Mempercepat penyembuhan luka.
  • Memelihara kesehatan gigi dan mulut.
  • Membantu mengendalikan gula darah.
  • Meningkatkan suasana hati.
  • Menjaga kesehatan jantung. 

Walaupun terbilang aman, teh daun sage mengandung thujone yakni senyawa yang memberikan aroma kuat tapi bisa menjadi racun dalam dosis yang tinggi. 

Cara membuat teh sage

  1. Didihkan satu gelas air, lalu matikan api. 
  2. Masukkan 1 sdm daun sage segar atau 1 sdt sage kering. 
  3. Diamkan selama 5 menit dan saring airnya. 
  4. Tambahkan pemanis dan air lemon secukupnya untuk menambah rasa. 

Jenis teh tanpa kafein di atas memang sebagian besar berasal dari tanaman herbal.

Oleh sebab itu, sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter sebelum minum teh herbal tersebut, terutama ketika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.



Ditinjau secara medis oleh

dr. Patricia Lukas Goentoro

General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Nabila Azmi · Tanggal diperbarui 09/09/2021

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan