Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya
ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

3 Manfaat Mengejutkan Minum Teh Rooibos untuk Tubuh Anda

    3 Manfaat Mengejutkan Minum Teh Rooibos untuk Tubuh Anda

    Bagi sebagian orang, ngeteh menjadi rutinitas harian untuk mengawali hari. Selain dari daun teh, ada berbagai jenis teh yang bisa dinikmati, salah satunya rooibos tea atau teh rooibos. Kira-kira, adakah manfaat minum teh rooibos seperti jenis teh lainnya? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

    Seperti apa teh rooibos itu?

    kecanduan teh

    Seperti jenis teh herbal lainnya, popularitas teh rooibos mulai meroket.

    Teh yang dikenal dengan teh merah atau teh semak merah ini memiliki aroma yang khas dan lebih rendah kafein ketimbang teh hitam atau teh hijau.

    Rooibos adalah daun dari semak Aspalathus linearis, yang tumbuh di daratan Afrika Selatan.

    Teh ini dibuat melalui proses fermentasi daun sehingga warnanya jadi merah kecokelatan. Di pasaran, tersedia juga teh rooibos hijau yang segar dan tidak difermentasi.

    Meski tidak umum di Indonesia, kedua teh tersebut bisa Anda dapatkan dengan mudah di toko yang khusus menjual teh herbal atau melalui pemesanan online.

    Selain dinikmati seperti teh manis hangat, teh ini bisa Anda variasikan dengan rempah lain atau ditambahkan susu dan disajikan dengan es batu.

    Manfaat minum teh rooibos untuk kesehatan

    Tak seperti jenis teh pada umumnya, teh rooibos mengandung sedikit sekali kafein. Kafein adalah zat stimulan yang biasanya ditemukan pada teh hijau dan teh hitam.

    Kafein memang bisa meningkatkan konsentrasi dan suasana hati. Namun, bisa juga menimbulkan efek samping seperti jantung berdebar, cemas, sakit kepala, dan sulit tidur.

    Selain itu, teh ini juga rendah tanin dan tidak mengandung asam oksalat.

    Tanin adalah senyawa alami pada tanaman tertentu yang bisa mengganggu penyerapan zat besi. Sementara asam oksalat dapat meningkatkan risiko batu ginjal jika dikonsumsi secara berlebihan.

    Rendahnya tanin, asam oksalat, dan kafein inilah yang menjadikan rooibos tea aman dikonsumsi orang yang ingin mengurangi asupan kafein, memiliki masalah ginjal, dan kekurangan zat besi.

    Selain menjadi teh pilihan, rooibos tea juga diketahui memiliki berbagai manfaat menurut beberapa penelitian, di antaranya:

    1. Dapat meningkatkan kadar antioksidan dalam tubuh

    Radikal bebas, si penyebab kanker

    Teh rooibos mengandung berbagai senyawa antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas, yakni molekul yang bisa merusak sel tubuh. Antioksidan yang dimaksud adalah aspalathin dan quercetin.

    Studi pada jurnal Food Chemistry, menemukan adanya peningkatan kadar antioksidan dalam darah sebanyak 2,9% pada orang yang minum rooibos tea.

    Efek ini dapat terlihat setelah partisipan meminum 750 mg daun rooibos yang dibuat menjadi teh.

    Meski tidak besar, kenaikan antioksidan dalam darah dari teh rooibos bisa memberikan manfaat bagi tubuh. Terutama untuk melawan peradangan akibat paparan sinar matahari, polusi, dan bahan kimia tertentu.

    2. Berpotensi menjaga kesehatan jantung

    mencegah penyakit jantung keturunan

    Selain melawan radikal bebas, antioksidan yang terkandung pada teh rooibos juga punya manfaat untuk kesehatan jantung.

    Studi pada jurnal Journal of Ethnopharmacology menunjukkan bahwa minum rooibos tea dapat meningkatkan kadar kolesterol baik.

    Sebanyak 40 orang dewasa dengan obesitas yang berisiko tinggi terkena penyakit jantung, diminta untuk minum 6 cangkir teh rooibos setiap hari selama 6 minggu.

    Hasilnya menunjukkan bahwa kadar kolesterol buruk menurun dan kolesterol baik meningkat.

    Kolesterol adalah lemak yang mengendap di pembuluh darah. Jika kadar kolesterol jahat ini tinggi, darah akan sulit mengalir melalui arteri.

    Akibatnya, kondisi ini bisa menyebabkan jantung tidak mendapatkan darah yang kaya oksigen sehingga berisiko menyebabkan serangan jantung.

    3. Berpotensi menjaga kadar gula darah

    beda jenis diabetes

    Manfaat teh rooibos yang lain bisa didapat oleh pasien diabetes. Teh ini diketahui mengandung antioksidan aspalathin yang bersifat antidiabetik, menurut studi pada jurnal Cytotechnology.

    Sayangnya, studi ini hanya mengamati efek tersebut pada rooibos hijau, yakni yang tidak difermentasi. Selain itu, masih membutuhkan penelitian lebih lanjut karena hanya dilakukan pada hewan.

    Namun, waspadai kemungkinan efek sampingnya

    Fungsi hati yang terganggu akibat hepatitis A

    Secara umum, menggunakan rooibos sebagai rempah untuk teh itu aman. Namun, tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan.

    Minum rooibos tea secara berlebihan dapat meningkatkan enzim di hati sehingga dapat menyebabkan masalah hati. Selain itu, terdapat kandungan senyawa tertentu yang dapat merangsang produksi estrogen.

    Jadi, pada orang yang memiliki masalah hati atau gangguan hormon sebaiknya konsultasi lebih dahulu pada dokter bila ingin minum teh rooibos.

    health-tool-icon

    Kalkulator Kebutuhan Kalori

    Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

    Laki-laki

    Wanita

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Health Line. 5 Health Benefits of Rooibos Tea (Plus Side Effects). Accessed on October 22nd, 2019.

    Villaño, D., Pecorari, M., Testa, M., Raguzzini, A., Stalmach, A., Crozier, A., Tubili, C. and Serafini, M. (2010). Unfermented and fermented rooibos teas (Aspalathus linearis) increase plasma total antioxidant capacity in healthy humansFood Chemistry, 123(3), pp.679-683.

    Marnewick, J., Rautenbach, F., Venter, I., Neethling, H., Blackhurst, D., Wolmarans, P. and Macharia, M. (2011). Effects of rooibos (Aspalathus linearis) on oxidative stress and biochemical parameters in adults at risk for cardiovascular diseaseJournal of Ethnopharmacology, 133(1), pp.46-52.

    Kamakura, R., Son, M., de Beer, D., Joubert, E., Miura, Y. and Yagasaki, K. (2014). Antidiabetic effect of green rooibos (Aspalathus linearis) extract in cultured cells and type 2 diabetic model KK-Ay miceCytotechnology, 67(4), pp.699-710.

     

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui Jun 19, 2021
    Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro
    Next article: