7 Hal Penyebab Kalsium Rendah Dalam Darah Plus Akibatnya Bagi Tubuh

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Selama ini kita mengenal manfaat kalsium untuk tulang. Namun, lebih dari itu ternyata kalsium juga bermanfaat untuk membantu kerja sistem saraf, membantu kerja otot, membantu pembekuan darah, dan membantu kerja jantung. Untuk mendukung hal tersebut, maka normalnya kadar kalsium dalam darah harus selalu terkontrol. Lalu, apa akibatnya jika kalsium dalam darah terlalu rendah?

Fungsi kalsium dalam darah

Kalsium dalam tubuh dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti:

  • Kalsium yang didapatkan dari makanan
  • Kalsium dan vitamin D yang diserap usus
  • Kadar fosfat dalam tubuh
  • Beberapa hormon tertentu, seperti hormon paratiroid, kalsitonin, dan estrogen

Vitamin D dan beberapa hormon membantu mengontrol kadar kalsium dalam tubuh. Juga, mengontrol jumlah kalsium yang diserap dari makanan dan jumlah kalsium yang dikeluarkan oleh tubuh melalui urine. Sedangkan, fosfat memengaruhi kalsium dalam tubuh karena bekerja berlawanan. Jika kadar fosfat dalam darah tinggi, maka kadar kalsium dalam darah menjadi rendah, dan sebaliknya.

Ketika kalsium dalam darah rendah, hal ini disebut dengan hipokalsemia. Akibatnya, tulang jadi harus melepaskan kalsium miliknya demi mencoba menyeimbangkan kadar kalsium dalam darah. Sedangkan jika kalsium dalam darah tinggi (hiperkalsemia), kelebihan kalsium akan disimpan dalam tulang atau dikeluarkan dari tubuh melalui urine atau feses.

Berbagai penyebab hipokalsemia, rendahnya kadar kalsium dalam darah

Hipokalsemia bisa disebabkan oleh kurangnya kalsium yang berpindah dari tulang ke darah  atau karena terlalu banyak kalsium yang hilang dari tubuh melalui urine. Beberapa alasan yang bisa menyebabkan hipokalsemia adalah:

  • Hipoparatiroidisme. Merupakan kondisi di mana kadar hormon paratiroid dalam tubuh rendah. Hal ini bisa terjadi ketika kelenjar paratiroid mengalami kerusakan selama operasi kelenjar tiroid. Hipoparatiroidisme menyebabkan Anda tidak bisa mengontrol kadar kalsium dalam darah karena hormon paratiroid tidak cukup dihasilkan tubuh. Kondisi lain yang juga berhubungan dengan hormon paratiroid sehingga menyebabkan kadar kalsium darah rendah adalah pseudohipoparatiroid dan DiGeorge syndrome.
  • Hipomagnesemia, di mana kadar magnesium dalam darah rendah. Hal ini menyebabkan aktivitas hormon paratiroid menjadi berkurang. Akibatnya, mengganggu kadar kalsium dalam darah.
  • Malnutrisi. Merupakan kondisi di mana tubuh tidak bisa menyerap vitamin dan mineral dari makanan yang Anda makan. Hal ini bisa disebabkan oleh penyakit, seperti penyakit celiac dan pankreatitis. Akibatnya, walaupun Anda sudah banyak mengonsumsi makanan sumber kalsium, tapi tubuh tidak bisa menyerap kalsium dari makanan.
  • Kadar vitamin D rendah. Hal ini bisa disebabkan karena kurang konsumsi makanan yang mengandung vitamin D atau kurang cukup mendapatkan vitamin D dari sinar matahari.
  • Kadar fosfat dalam darah tinggi. Hal ini bisa disebabkan oleh gagal ginjal, penggunaan obat pencahar, dan lainnya. Kerusakan pada fungsi ginjal juga dapat menyebabkan lebih banyak kalsium yang dikeluarkan dari tubuh melalui urine dan membuat ginjal kurang mampu mengaktifkan vitamin D.
  • Masalah tulang, seperti osteomalasia dan riketsia, di mana tulang menjadi lemah dan lunak karena asupan kalsium dan vitamin D tidak cukup. Hal ini membuat tubuh tidak bisa mengambil kalsium dari tulang untuk meningkatkan kadar kalsium dalam darah.
  • Obat-obatan tertentu, seperti obat pengganti tiroid, rifampisin, antikonvulsan, bifosfonat, kalsitonin, dan kortikosteroid.

Akibat kalsium dalam darah rendah

Kadar normal kalsium darah adalah sebesar 8,8-10,4 mg/dL, sehingga Anda bisa dikatakan mempunyai kadar kalsium dalam darah rendah jika kadar kalsium darah kurang dari 8,8 mg/dL.

Kadar kalsium darah rendah dalam waktu cukup lama dapat menyebabkan kram otot pada punggung dan kaki, kejang otot, dan kesemutan pada tangan, kaki, dan wajah. Detak jantung yang tidak normal dan kesulitan bernapas juga bisa terjadi saat Anda mengalami hipokalsemia.

Selain itu, hipokalsemia juga dapat menyebabkan kulit kering dan bersisik, kuku rapuh, dan rambut kasar. Kadar kalsium darah rendah juga dapat memengaruhi otak dan menyebabkan kebingungan, hilang ingatan, depresi, dan halusinasi. Gejala ini akan hilang jika kadar kalsium darah sudah normal kembali.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    3 Kebiasaan Buruk di Masa Muda yang Bisa Picu Sarkopenia Saat Tua Nanti

    Sarkopenia adalah hilangnya massa otot yang umum terjadi di usia senja. Usut punya usut, sarkopenia bisa disebabkan oleh gaya hidup tak sehat semasa muda.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
    Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 19 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Benarkah Permen Karet yang Mengandung Xylitol Bisa Cegah Gigi Berlubang?

    Kandungan xylitol dalam permen karet bebas gula diklaim dapat membantu mencegah gigi berlubang. Berikut penjelasannya.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Perawatan Oral, Gigi dan Mulut 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

    7 Cara yang Bisa Dicoba Agar Hamil Anak Laki-laki

    Katanya, berhubungan intim di hari ovulasi dan dibarengi dengan posisi seks tertentu jadi salah satu cara agar bisa hamil anak laki-laki. Benarkah begitu?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 17 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

    Suhu Tubuh Normal dan Penyebab Suhu Tubuh Naik-Turun

    Suhu tubuh orang yang sehat bisa naik-turun selama seharian ia beraktivitas. Lantas, berapa suhu tubuh normal yang seharusnya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Kesehatan, Informasi Kesehatan 11 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit
    

    Direkomendasikan untuk Anda

    obat vertigo

    Berbagai Pilihan Obat Vertigo: Mana yang Paling Efektif?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit
    berapa kali berhubungan intim agar bisa hamil

    Berapa Kali Berhubungan Intim agar Anda Bisa Cepat Hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
    terapi cahaya cara mengatasi depresi menghilangkan depresi

    Memanfaatkan Cahaya, Terapi yang Dapat Membantu Mengatasi Depresi

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
    fakta soal lutut manusia

    5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit