Kalsium Memang Baik, Asal Jangan Berlebihan. Berapa Batas Amannya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kalsium merupakan mineral utama yang dibutuhkan untuk membangun tulang yang kuat. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan pertumbuhan tulang terganggu. Akan tetapi, kelebihan kalsium ternyata justru menyebabkan dampak buruk bagi tubuh. Lalu seberapa asupan kalsium yang dibutuhkan tubuh?

Berapa sebenarnya jumlah kalsium yang dibutuhkan tubuh?

Tubuh bisa mendapatkan kalsium dari makanan dan suplemen kalsium. Namun, tidak semua kalsium yang masuk ke tubuh akan diserap oleh tubuh. Kalsium bisa saja hanya lewat dalam saluran pencernaan dan kemudian dibuang. Walaupun begitu, penting bagi Anda untuk menjaga kadar kalsium dalam darah tetap dalam jumlah normal. Jika tidak, maka ini dapat mengganggu fungsi normal tubuh.

Tubuh mendapatkan kalsium yang dibutuhkannya dengan cara melepaskan kalsium yang tersimpan dalam tulang ke dalam darah. Hal ini didapatkan melalui remodeling tulang, yaitu proses di mana tulang dipecah dan dibentuk kembali secara terus-terusan. Jadi, mempertahankan kadar kalsium dalam tubuh yang cukup dapat menahan tubuh mengambil lebih banyak kalsium dari tulang. Kekurangan mineral dalam tulang pun bisa dicegah.

Angka 1.200 mg kalsium per hari merupakan rekomendasi asupan kalsium harian. Angka ini diambil merujuk pada beberapa penelitian pada akhir 1970-an yang menunjukkan bahwa konsumsi 1.200 mg kalsium per hari dapat mempertahankan keseimbangan kalsium pada wanita setelah menopause, dilansir dari Harvard Health Publishing.

Asupan 1.200 mg kalsium per hari ini mungkin tidak menjamin kalsium dalam tubuh sudah pasti cukup. Alasannya, bisa jadi tidak semua kalsium diserap oleh tubuh. Oleh karena itu, Anda butuh mengonsumsi vitamin D dalam jumlah cukup, selain kalsium. Hal ini karena vitamin D dapat membantu tubuh menyerap kalsium. Dengan begitu, ada kemungkinan lebih besar bagi tubuh untuk menyerap kalsium lebih banyak saat Anda mendapatkan vitamin D yang cukup.

Berapa asupan kalsium yang berlebihan?

Umumnya, kebutuhan kalsium per hari adalah sekitar 1.200 mg per hari. Kebutuhan ini bisa lebih tinggi atau juga lebih rendah tergantung usia. Sayangnya, 1.200 mg adalah jumlah yang sulit dicapai jika Anda tidak makan berbagai macam makanan yang mengandung kalsium. Kebanyakan orang justru kurang asupan kalsium. Sehingga, beberapa orang mungkin mengonsumsi suplemen kalsium untuk mencukupi kebutuhan kalsium.

Namun, konsumsi suplemen kalsium yang berlebih dapat menyebabkan kadar kalsium dalam tubuh menjadi tinggi atau disebut hiperkalsemia. Hiperkalsemia kemudian dapat menyebabkan tulang menjadi lemah, fungsi ginjal menurun bahkan bisa terbentuk batu ginjal, serta fungsi otak dan jantung juga bisa menurun. Lagipula, tidak ada manfaatnya juga bagi tulang jika Anda mengonsumsi kalsium dalam jumlah berlebih.

Jadi, pastikan Anda tidak mengonsumsi kalsium melebihi kebutuhan kalsium Anda per hari. Dilansir dari National Institutes of Health, batas atas asupan kalsium per hari adalah:

  • 2.500 mg kalsium per hari untuk anak usia 1-8 tahun
  • 3.000 mg kalsium per hari untuk anak usia 9-18 tahun
  • 2.500 mg kalsium per hari untuk orang dewasa usia 19-50 tahun
  • 2.000 mg kalsium per hari untuk dewasa usia 51 tahun atau lebih

Apakah artinya tidak boleh mengonsumsi suplemen kalsium?

Sebenarnya, tidak semua orang membutuhkan suplemen kalsium, terlebih jika Anda terbiasa makan makanan sehat dengan gizi seimbang dan tidak mempunyai kondisi khusus. Suplemen hanya dibutuhkan saat Anda memang tidak bisa mendapatkan kalsium yang cukup dari makanan. Beberapa orang yang mungkin membutuhkan suplemen kalsium adalah:

  • Orang dengan pola makan vegetarian
  • Orang dengan intoleransi laktosa dan harus membatasi konsumsi susu dan produk susu
  • Orang yang mengonsumsi protein atau natrium dalam jumlah sangat tinggi, karena dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan kalsium lebih banyak
  • Orang dengan osteoporosis
  • Orang yang menerima pengobatan kortikosteroid jangka panjang
  • Orang dengan masalah pencernaan tertentu, yang dapat menurunkan kemampuan tubuh dalam menyerap kalsium, seperti penyakit radang usus atau penyakit celiac

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Minum susu biasanya dianjurkan untuk anak-anak. Lalu, jika sudah lanjut usia, apakah masih perlu minum susu? Berapa banyak susu yang harus diminum?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Alasan Tubuh Tetap Perlu Kalsium di Masa AKB

Konsumsi kalsium di masa adaptasi kebiasaan baru penting adanya, karena memberi beragam manfaat dalam jaga tubuh. Cari tahu manfaat lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
manfaat konsumsi kalsium
Fakta Gizi, Nutrisi 14 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Sudah Osteoporosis, Masih Bisakah Minum Susu untuk Menguatkan Tulang?

Susu disebut sebagai minuman wajib untuk menjaga kesehatan tulang. Namun, benarkah susu untuk tulang keropos bisa atasi osteoporosis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Osteoporosis, Kesehatan Muskuloskeletal 12 Januari 2020 . Waktu baca 6 menit

5 Macam Nutrisi yang Tidak Boleh Disisihkan dari Menu Diet

Diet terkadang dilakukan secara ekstrim sehingga meninggalkan sejumlah nutrisi yang penting dikonsumsi. Apa saja nutrisi untuk diet yang sering dilupakan?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 20 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

vitamin tulang untuk orang tua

Perlukah Orang Tua Lanjut Usia Minum Vitamin untuk Tulang? Ini Jawabannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 29 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
susu ibu hamil

Seberapa Penting Minum Susu Hamil? (Plus Cara Memilih yang Tepat)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
fungsi kalsium

Calcium

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 12 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
fungsi sistem imun

Bantu Cegah Penyakit, Ini Peran Vitamin C, D, dan Kalsium di Sistem Imun

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 1 November 2020 . Waktu baca 5 menit