home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Manfaat Terong Belanda, Buah Asam yang Kaya Vitamin C

7 Manfaat Terong Belanda, Buah Asam yang Kaya Vitamin C

Dikenal memiliki rasa asam, terong belanda termasuk buah dari keluarga terong yang berwarna merah atau kuning jingga. Buah dengan nama lain tamarillo ini mengandung banyak air dan beraroma segar. Kira-kira, apa saja kandungan dan manfaat terong belanda?

Kandungan terong belanda

Terong belanda adalah buah dengan bentuk yang lonjong hampir menyerupai telur. Meski dinamakan terong belanda, buah dengan nama latin Solanum betaceum ini ditanam di benua Amerika, Australia, dan Asia.

Di Indonesia, buah ini dikenalkan dan dibudidayakan oleh orang Belanda, sehingga dinamakan terong belanda. Ada pun berbagai kandungan terong belanda yang bisa memenuhi kebutuhan gizi harian Anda, meliputi:

  • Energi: 52 kal
  • Protein: 2,1 g
  • Lemak: 1,1 g
  • Karbohidrat: 8,6 g
  • Serat: 1,4 g
  • Kalsium: 16 mg
  • Fosfor: 40 mg
  • Besi: 1,1 mg
  • Karoten Total: 8,048 mcg
  • Tiamin (vitamin B1): 0,42 mg
  • Riboflavin (vitamin B2): 0,06 mg
  • Vitamin C: 12 mg

Manfaat terong belanda

kebiasaan sederhana untuk menjaga kesehatan tubuh

Walaupun terong belanda memiliki kulit luar yang pahit, kandungan buah di dalamnya ternyata menawarkan segudang manfaat bagi kesehatan. Berikut ini sejumlah khasiat terong belanda yang sayang Anda lewatkan.

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Salah satu manfaat terong belanda yang cukup populer adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Hal ini dikarenakan vitamin B kompleks di dalam tamarillo berperan dalam mengatur metabolisme tubuh.

Dengan begitu, makanan yang sudah masuk ke dalam tubuh akan diubah menjadi nutrisi yang penting bagi organ dan sel jaringan. Artinya, vitamin B dalam terong belanda membantu mengolah kalori menjadi energi melalui karbohidrat dan protein.

Tidak hanya itu, kandungan vitamin B membantu proses metabolisme hemoglobin. Bahkan, tubuh yang mendapatkan asupan kalori rendah dapat dibantu oleh vitamin B dengan menjangkau karbohidrat cadangan.

Itu sebabnya, Anda bisa memilih buah terong belanda sebagai pelengkap makanan gizi seimbang untuk hidup yang lebih sehat.

2. Membantu mencegah obesitas

Selain daya tahan tubuh, khasiat terong belanda lainnya yaitu membantu mengatasi obesitas. Pernyataan ini ternyata dibuktikan penelitian yang dimuat dalam Journal of Obesity.

Para ahli dalam studi tersebut meneliti efek ekstrak tamarillo pada tikus gemuk yang diberi makanan tinggi lemak. Hasilnya, pengobatan tikus obesitas dengan ekstrak tamarillo menunjukkan potensinya dalam menjaga berat badan.

Tidak hanya itu, ekstrak terong belanda ini juga membantu menurunkan lipid, memperlihatkan peningkatan aktivitas antioksidan, dan anti-peradangan.

Oleh karena itu, konsumsi buah terong belanda dalam asupan harian mungkin bisa digunakan sebagai cara mencegah obesitas. Namun, para ahli masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk melihat, apakah efeknya sama terhadap manusia atau tidak.

3. Mengurangi risiko penyakit jantung

Tahukah Anda bahwa terong belanda mengandung komposisi yang baik dari serat yang larut, antosianin, hingga karotenoid? Antosianin dan karotenoid adalah senyawa yang ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Kandungan karotenoid dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung koroner dengan cara berikut:

  • menurunkan tekanan darah,
  • mengurangi sitokin dan peradangan, serta
  • meningkatkan sensitivitas insulin pada otot, hati, dan jaringan adiposa.

Maka dari itu, nutrisi dalam buah seperti karotenoid berperan penting dalam berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung koroner dan stroke.

4. Menjaga tekanan darah

Berkat kandungan karotenoid pada tamarillo, Anda bisa menjaga tekanan darah dengan baik. Namun, manfaat dari terong belanda ini tidak hanya berasal dari karotenoid.

Pada dasarnya, menjaga tekanan darah bisa dilakukan melalui banyak cara dan salah satunya adalah mengendalikan asupan kalium. Untungnya, kandungan kalium pada terong belanda termasuk rendah, yaitu sekitar 400 miligram per 100 gram berat segar.

Kementerian Kesehatan merekomendasikan agar Anda mengonsumsi 4.700 miligram kalium per hari. Angka kebutuhan gizi harian ini dapat diperoleh melalui buah dan sayuran, seperti tamarillo.

Anda juga dianjurkan untuk mengatur menu makanan bergizi yang meliputi buah dan sayuran berwarna. Hal ini bertujuan membantu menurunkan tekanan darah, terutama pada pasien hipertensi.

5. Membantu membuat hidup lebih lama

Terong belanda termasuk buah yang kaya akan vitamin C. Tidak heran bila buah berwarna jingga atau keunguan ini menawarkan segudang manfaat bagi tubuh.

Salah satu khasiat yang ditawarkan terong belanda berkat vitamin C di dalamnya yaitu membantu membuat hidup lebih lama. Bagaimana bisa?

Menurut penelitian dari Kanada, pemberian vitamin C pada cacing yang mengalami sindrom Werner meningkatkan masa umur hewan tersebut. Sindrom Werner adalah penyakit langka yang dapat memicu kematian dini, sehingga dipilih dalam studi ini.

Manfaat ini mungkin dapat terjadi mengingat vitamin C bermanfaat bagi penyakit yang berhubungan dengan usia pada jaringan. Khasiat vitamin C tersebut meliputi:

  • mengurangi respon inflamasi,
  • melindungi jaringan DNA, dan
  • mengurangi biomarker stres seluler.

Ketiga hal tersebut terkait dengan penuaan sel yang cepat dan vitamin C dapat membantu membalikkan efek penuaan tersebut. Namun, penelitian lanjutan diperlukan karena studi ini menggunakan cacing sebagai objek uji coba.

6. Menurunkan risiko kanker

Seperti yang disebutkan sebelumnya, antosianin dalam terong belanda menawarkan segudang manfaat bagi kesehatan, termasuk mengurangi risiko kanker. Beberapa cara antosianin dalam mencegah penyakit kanker meliputi:

  • menekan peradangan,
  • menghambat invasi dan migrasi sel penyebab kanker,
  • menangkal radikal bebas, serta
  • menghambat pertumbuhan sel kanker tertentu.

Sejumlah proses di atas memang diyakini dapat mengurangi risiko penyakit kanker. Namun, beberapa mekanisme yang sudah disebutkan baru ditemukan pada hewan percobaan, sehingga para ahli memerlukan penelitian lanjutan.

7. Menjaga kesehatan mata

Meski terbilang sedikit, vitamin A dalam buah terong belanda membantu memberikan kemampuan mata melihat lebih jelas. Sudah bukan rahasia umum lagi bila vitamin A adalah jenis vitamin yang penting bagi kesehatan mata.

Hal ini dikarenakan beta-karoten dari vitamin A merupakan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Sebagai contoh, beta-karoten telah terbukti membantu melawan degenerasi makula akibat usia. Sementara itu, kekurangan vitamin A selalu dikaitkan dengan masalah mata.

Anda bisa mendapatkan manfaat terong belanda yang satu ini dengan rutin mengonsumsinya. Namun, usahakan untuk memakan buah ini tanpa gula agar kadar gula darah tidak tiba-tiba melonjak.

Pada dasarnya, kandungan terong belanda sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh Anda. Bagaimana tidak, tamarillo mengandung zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti vitamin B kompleks.

Itu sebabnya, buah ini cukup spesial dijadikan sebagai pelengkap kebutuhan gizi harian Anda. Bila memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Gammone, M. A., Riccioni, G., & D’Orazio, N. (2015). Carotenoids: potential allies of cardiovascular health?. Food & nutrition research, 59, 26762. https://doi.org/10.3402/fnr.v59.26762. Retrieved 25 February 2021. 

Abdul Kadir, N. A., Rahmat, A., & Jaafar, H. Z. (2015). Protective Effects of Tamarillo (Cyphomandra betacea) Extract against High Fat Diet Induced Obesity in Sprague-Dawley Rats. Journal of obesity, 2015, 846041. https://doi.org/10.1155/2015/846041. Retrieved 25 February 2021. 

Vitamin A beneficial for eyes, just not for preventing myopia. (2019). American Optometric Association. Retrieved 25 February 2021, from https://www.aoa.org/news/clinical-eye-care/health-and-wellness/vitamin-a-good-for-the-eyes?sso=y# 

Khoo, H. E., Azlan, A., Tang, S. T., & Lim, S. M. (2017). Anthocyanidins and anthocyanins: colored pigments as food, pharmaceutical ingredients, and the potential health benefits. Food & nutrition research, 61(1), 1361779. https://doi.org/10.1080/16546628.2017.1361779. Retrieved 25 February 2021. 

3 Vitamins That Are Best for Boosting Your Immunity. (2020). Cleveland Clinic. Retrieved 25 February 2021, from https://health.clevelandclinic.org/3-vitamins-best-boosting-immunity/ 

Dallaire, A., Proulx, S., Simard, M. J., & Lebel, M. (2014). Expression profile of Caenorhabditis elegans mutant for the Werner syndrome gene ortholog reveals the impact of vitamin C on development to increase life span. BMC genomics, 15(1), 940. https://doi.org/10.1186/1471-2164-15-940. Retrieved 25 February 2021.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal diperbarui 4 minggu lalu
x