Buah semangka tidak hanya berwarna merah, ada juga jenis semangka yang daging buahnya berwarna kuning. Varietas semangka kuning ini juga tak kalah bermanfaat untuk kesehatan. Telusuri informasi selengkapnya.
Buah semangka tidak hanya berwarna merah, ada juga jenis semangka yang daging buahnya berwarna kuning. Varietas semangka kuning ini juga tak kalah bermanfaat untuk kesehatan. Telusuri informasi selengkapnya.

Buah semangka kuning sebenarnya tidak jauh berbeda dengan semangka merah. Keduanya sama-sama kaya akan zat gizi yang baik untuk kesehatan.
Perbedaan warna antara kedua jenis semangka ini berasal dari kandungan senyawa di dalamnya.
Semangka kuning tidak mengandung senyawa likopen, yaitu pigmen yang memberikan warna kemerahan pada buah dan sayuran, melainkan tersusun atas pigmen beta-karoten yang memberikan warna kekuningan.
Tak hanya itu, kandungan gizi dalam varietas semangka ini pun beragam, seperti dijabarkan berikut ini.

Berikut ini berbagai khasiat yang bisa Anda peroleh dari buah berwarna kuning ini.
Semangka kuning termasuk buah yang mengandung banyak air. Kandungan air di dalam buah semangka ini adalah sekitar 90% dari berat buahnya.
Kandungan air yang melimpah membuat buah ini bisa menjaga hidrasi tubuh, terutama saat cuaca panas atau setelah melakukan aktivitas fisik berat.
Tidak hanya itu, varietas semangka ini juga mengandung elektrolit alami, seperti kalium yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mendukung fungsi otot dan saraf.
Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung. Nah, semangka kuning diketahui berpotensi menurunkan tekanan darah.
Varietas semangka ini mengandung kalium yang mampu mengendurkan otot pembuluh darah sehingga aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh lebih lancar.
Selain itu, kalium mampu membuang kelebihan natrium dalam darah melaui urine. Tingginya kadar natrium dalam tubuh dikaitkan dengan risiko tekanan darah tinggi yang berdampak buruk bagi jantung.
Manfaat semangka kuning selanjutnya adalah menjaga kesehatan mata. Seperti yang telah disebutkan, buah satu ini mengandung beta-karoten yang tinggi.
Ketika dikonsumsi, beta-karoten akan berubah menjadi vitamin A yang mampu melindungi lapisan kornea mata dari kerusakan dan mencegah penyakit mata.
Penelitian yang terbit dalam Nutrition Journal mengungkapkan bahwa meningkatkan konsumsi buah atau sayur mengandung vitamin C, alfa-karoten, dan beta-karoten bisa menurunkan risiko degenerasi makula.
Degenerasi makula merupakan kondisi ketika bagian retina (makula) mengalami kerusakan. Kondisi ini bisa berisiko menyebabkan gangguan penglihatan hingga kebutaan.
Semangka kuning juga bisa menjadi salah satu makanan yang dikonsumsi setelah olahraga untuk memulihkan tubuh.
Pasalnya, buah satu ini kaya akan air yang mampu menjaga tubuh tetap terhidrasi setelah olahraga.
Selain itu, menurut studi dalam Macedonian Journal of Medical Science, tikus yang diberikan jus semangka kuning setelah olahraga menunjukkan peningkatan kadar glukosa dalam darah dengan cepat.
Tak hanya itu, kandungan antioksidan di dalam jus semangka ini juga membantu menekan stres oksidatif setelah olahraga yang dapat menyebabkan nyeri otot.
Artikel terkait
Salah satu cara menurunkan berat badan adalah dengan mengurangi asupan kalori harian.
Nah, semangka kuning bisa jadi pilihan makanan yang tepat bagi Anda yang sedang dalam program menurunkan berat badan.
Pasalnya, buah berwarna kuning ini memiliki jumlah kalori yang rendah, tapi tetap kaya gizi. Jadi, Anda tidak perlu khawatir konsumsinya akan membuat asupan kalori harian berlebih.
Selain itu, buah semangka ini kaya air dan serat, menjadikannya sebagai camilan diet dapat membantu mengontrol nafsu makan Anda.

Jenis semangka ini mengandung vitamin C yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh.
Vitamin C dapat meningkatkan sel darah putih yang penting untuk menangkal infeksi virus atau bakteri penyebab penyakit.
Selain itu, sifat antioksidan yang ada di dalam buah semangka ini mampu menangkal radikal bebas yang bisa menyebabkan sistem imun tubuh melemah.
Dengan begitu, sistem imun tubuh dapat bekerja dengan baik untuk melawan penyakit.
Kandungan beta-karoten yang terdapat di dalam buah semangka kuning dapat membantu menurunkan risiko penyakit kanker.
Studi dalam jurnal Frontiers in Oncology mengungkapkan bahwa perokok yang banyak makan buah atau sayuran yang kaya antioksidan, seperti beta-karoten memiliki risiko kanker paru yang lebih rendah.
Hal ini karena antioksidan dapat membantu melindungi paru dari radikal bebas yang bisa menyebabkan kerusakan pada sel tubuh dan meningkatkan risiko kanker.
Khasiat lain dari buah semangka ini adalah menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Serat dalam buah ini berperan penting dalam melancarkan pencernaan serta mencegah susah buang air besar.
Selain itu, serat mampu menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus yang berperan dalam membantu penyerapan zat gizi dan memperkuat imun tubuh.
Meskipun tidak sepopuler semangka merah, khasiat semangka kuning sebenarnya tidak kalah istimewa.
Kandungan gizi yang beragam membuat jenis semangka ini bisa jadi pilihan buah yang dapat Anda konsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh.
Kesimpulan
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Dalorima, T., Sakimin, S. Z., & Shah, R. M. (2021, October). Physiochemical properties of organically grown red and yellow-fleshed varieties of watermelon fruits. E-Proceeding Seminar on Agriculture and Forestry. (PSAF 2021) (p. 1).
Connolly, M., Lum, T., Marx, A., Hooshmand, S., Kern, M., Liu, C., & Hong, M. Y. (2019). Effect of fresh watermelon consumption on risk factors for cardiovascular disease in overweight and obese adults (P06-102-19). Current Developments in Nutrition, 3, nzz031-P06.
Kim, E. K., Kim, H., Vijayakumar, A., Kwon, O., & Chang, N. (2017). Associations between fruit and vegetable, and antioxidant nutrient intake and age-related macular degeneration by smoking status in elderly Korean men. Nutrition journal, 16, 1-9.
Sulistyaning, A., Farida, F., & Sari, H. (2022). The Consumption of Yellow Watermelon-plantain Juice before Anaerobic Exercise Improves Blood Glucose and Suppresses Oxidative Stress Formation in Rats. Macedonian Journal of Medical Sciences, 10(A), 396-401.
Shareck, M., Rousseau, M. C., Koushik, A., Siemiatycki, J., & Parent, M. E. (2017). Inverse association between dietary intake of selected carotenoids and vitamin C and risk of lung cancer. Frontiers in oncology, 7, 23.
Versi Terbaru
10/12/2024
Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini
Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
Diperbarui oleh: Fidhia Kemala
Ditinjau secara medis oleh
dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro