backup og meta

7 Manfaat Belerang (Sulfur) untuk Kesehatan Tubuh

7 Manfaat Belerang (Sulfur) untuk Kesehatan Tubuh

Belerang alias sulfur dikenal karena baunya yang tidak sedap dan menyengat seperti telur busuk. Namun, ternyata mineral yang umum ditemukan di gunung berapi aktif ini juga baik untuk kesehatan, apalagi untuk peradangan dan kulit. Apa saja manfaat belerang untuk kesehatan?

Apa itu belerang?

Belerang memang merupakan unsur yang ditemukan dalam tubuh manusia, terutama dalam bentuk asam amino sistein dan metionin. 

Asam amino ini merupakan zat gizi pembentuk protein dan berperan dalam pembentukan jaringan tubuh seperti kulit, rambut, dan kuku. 

Kebutuhan belerang dalam tubuh manusia dapat dipenuhi melalui asupan makanan yang mengandung senyawa belerang serta melalui suplementasi. 

Makanan yang mengandung sulfur dapat diperoleh dari kacang-kacangan, biji-bijian, daging, dan sayuran. Sementara itu, dimetil sulfoksida (DMSO) dan metilsulfonilmetan (MSM) adalah beberapa jenis suplemen belerang. 

Suplemen Vitamin B-1 (thiamin) dan vitamin H (biotin) yang mengandung sulfur juga memberikan kontribusi terhadap kebutuhan sulfur dalam tubuh.

Daftar manfaat belerang

Belerang memiliki beberapa manfaat penting dalam tubuh manusia. Berikut adalah beberapa manfaat belerang untuk kesehatan.

1. Mengatasi masalah kulit

Belerang merupakan bahan yang umum digunakan dalam produk perawatan kulit, seperti sabun mandi. Manfaat belerang untuk kulit yaitu meredakan jerawat, dermatitis seboroik, dan folikulitis. 

Hal ini berkat sifat antijamur dan antimikroba pada sulfur, sehingga meredakan berbagai keluhan pada kulit, seperti gatal-gatal, kemerahan, kulit kering, dan kulit bersisik.

Untuk membantu mengurangi jerawat, sulfur bekerja dengan cara mengurangi produksi minyak berlebih, dan mencegah pori-pori tersumbat.

Sulfur juga bersifat keratolitik yang berarti dapat membantu mengelupas atau menghilangkan sel-sel kulit mati sehingga memberikan tampilan kulit yang lebih segar dan bersih. 

Apakah belerang bisa memutihkan kulit?

Hingga saat ini, belum ada penelitian yang mengatakan bahwa belerang dapat memutihkan kulit. Namun, belerang dapat mengangkat sel-sel kulit mati sehingga membuat tampilan kulit lebih segar dan cerah.

2. Melindung tubuh dari peradangan

Sebagai salah satu mineral yang memiliki sifat antiradang dan antioksidan, belerang bisa melindungi tubuh dari peradangan. 

Mengutip studi yang dimuat dalam Nutrients, suplemen belerang metilsulfonilmetan (MSM) dapat menghambat aktivitas senyawa yang dapat memicu peradangan. 

Selain itu, kandungan sistein yaitu asam amino yang mengandung belerang berperan penting dalam pembentukan glutation, yakni antioksidan kuat bisa melawan stres oksidatif dan meredakan peradangan.

3. Membantu mengurangi kerusakan otot

Manfaat sulfur selanjutnya yaitu dapat membantu mengurangi kerusakan otot setelah olahraga. Hal ini berkat efek antioksidan dari sulfur yang dapat mengurangi stres oksidatif dan kerusakan otot setelah olahraga. 

Sulfur juga berperan dalam pembentukan protein, termasuk protein otot. Ini dapat membantu memelihara jaringan otot dan mendukung proses regenerasi setelah kerusakan selama latihan.

Sulfur juga terlibat dalam proses metabolisme energi yang penting untuk penyediaan energi selama dan setelah olahraga. 

Pasalnya, pemulihan energi dapat memainkan peran penting dalam mempercepat pemulihan otot.

4. Mengurangi radang sendi

gejala radang sendi

Salah satu penelitian dalam jurnal Archives of Rheumatology mengatakan bahwa balneoterapi dapat mengobati radang sendi. Beberapa jenis radang sendi tersebut yaitu rheumatoid arthritis dan arthritis psoriatic.

Penelitian tersebut mengatakan bahwa penderita radang sendi yang mandi belerang mengalami peningkatan kekuatan sendi dan berkurangnya rasa kaku di pagi hari. 

Manfaat lain yang dirasakan yaitu berkurangnya pembengkakan di leher dan punggung, dan peningkatan kemampuan berjalan. 

Balneoterapi adalah perawatan menggunakan air panas mineral sulfur dan gas lumpur vulkanik.

5. Mengurangi gejala alergi

Suplemen sulfur yaitu metilsulfonilmetan (MSM)  juga bermanfaat untuk meredakan gejala alergi. Hal ini berkat sifat sulfur yang dapat mengurangi peradangan.

Salah satu studi dalam jurnal JMIR Research Protocols mengatakan bahwa mengonsumsi 3 gram MSM setiap hari selama dua minggu membantu penderita alergi bernapas lebih baik. 

Selain itu, penderita alergi merasakan gejala alergi berkurang dan hidung tersumbat lebih lega. Namun, hasil penelitian ini membutuhkan pengujian lebih lanjut untuk membuktikan efektivitasnya.

6. Mengurangi peradangan kandung kemih

Suplemen sulfur yaitu dimetil sulfoksida (DMSO) telah digunakan di beberapa negara untuk mengobati peradangan kandung kemih kronis. 

Penyakit ini ditandai dengan nyeri kandung kemih ringan hingga parah serta keinginan untuk buang air kecil mendesak dan sering.

Nah, perawatan dengan suplemen sulfur ini dianggap aman tanpa efek samping jangka panjang. 

Namun, penting untuk dicatat bahwa penggunaan DMSO untuk mengobati peradangan kandung kemih kronis masih belum sepenuhnya diakui secara luas, dan belum menjadi standar pengobatan.

7. Mengurangi risiko sejumlah penyakit

Belerang merupakan mineral yang mengandung sejumlah asam amino yang berperan penting dalam proses metabolisme tubuh

Tidak heran bila belerang memiliki manfaat yang menguntungkan, terutama mencegah perkembangan berbagai penyakit. Hal ini tertulis melalui studi yang dimuat dalam Annals of the New York Academy of Sciences

Penelitian yang dilakukan pada tikus tersebut menunjukkan bahwa tikus yang diberi suplementasi sulfur mengalami peningkatan sensitivitas insulin. Efek ini bisa mengurangi berbagai risiko penyakit seperti:

Sayangnya, para ahli masih perlu meneliti lebih lanjut apakah efek peningkatan sensitivitas insulin tersebut berlaku pada manusia. 

Sumber belerang

obat dan cara mengobati radang sendi

Seperti yang sudah disebutkan di atas, belerang bisa diperoleh melalui makanan dan suplementasi. 

1. Sumber makanan

Belerang merupakan mineral yang cukup mudah dijumpai pada sebagian besar makanan, antara lain sebagai berikut. 

  • Daging, seperti daging sapi, ayam, dan bebek.
  • Kacang-kacangan, seperti kedelai, kacang merah, dan kacang hitam.
  • Biji-bijian, yaitu almond, kacang tanah, biji labu, dan wijen.
  • Telur dan produk susu, seperti telur, keju, dan susu sapi.
  • Sayuran tertentu, meliputi asparagus, brokoli, kubis merah, dan lobak.
  • Buah kering, terutama persik, aprikot, dan buah ara.
  • Bumbu dan rempah-rempah, yakni mustard, bubuk kari, dan bubuk jahe.

2. Suplemen belerang (sufur)

Suplemen sulfur yaitu dimetil sulfoksida (DMSO) dan metilsulfonilmetan (MSM) merupakan suplemen pengobatan medis untuk mengurangi peradangan dan nyeri.

Selain itu, kedua suplemen ini bisa membantu pembentukan kolagen dan keratin.

DMSO dan MSM tersedia dalam bentuk suplemen topikal atau oral yang penggunaannya disesuaikan dengan tujuan perawatan.

Untuk meredakan artritis dan kondisi lainnya, kedua suplemen ini umumnya diberikan 2 – 6 gram per hari dalam 2 sampai 3 dosis. Namun, dosis ini tergantung pada keluhan yang muncul, tingkat keparahan, dan kondisi kesehatan lainnya.

Penting untuk melakukan konsultasi terlebih dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen belerang untuk pengobatan penyakit. Hal ini untuk mengurangi dampak efek samping dan meningkatkan efektivitas pengobatan. 

Efek samping suplemen belerang

Meski bermanfaat untuk berbagai kondisi, suplementasi belerang memiliki potensi efek samping. Beberapa efek samping belerang yang mungkin terjadi yaitu:

  • diare,
  • mual,
  • sakit perut,
  • muntah,
  • pusing,
  • ngantuk,
  • sakit kepala,
  • kulit kemerahan,
  • muncul rasa terbakar pada kulit,
  • bengkak,
  • kulit mengelupas,
  • iritasi kulit, dan
  • kulit kering.

Nah, itu tadi seputar manfaat, sumber asupan, dan suplemen belerang. Karena beberapa manfaat masih diketahui dari penelitian pada hewan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum Anda memutuskan mengonsumsi suplemen belerang.

Dokter akan membantu memastikan bahwa konsumsi suplemen sulfur sesuai dengan kondisi kesehatan Anda dan pengobatan lain yang Anda jalani. 

[embed-health-tool-bmi]

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Sulfur. (n.d.). Retrieved 23 January 2024, from https://www.mountsinai.org/health-library/supplement/sulfur 

Butawan, M., Benjamin, R. L., & Bloomer, R. J. (2017). Methylsulfonylmethane: Applications and Safety of a Novel Dietary Supplement. Nutrients, 9(3), 290. https://doi.org/10.3390/nu9030290

Withee, E. D., Tippens, K. M., Dehen, R., Tibbitts, D., Hanes, D., & Zwickey, H. (2017). Effects of Methylsulfonylmethane (MSM) on exercise-induced oxidative stress, muscle damage, and pain following a half-marathon: a double-blind, randomized, placebo-controlled trial. Journal of the International Society of Sports Nutrition, 14, 24. https://doi.org/10.1186/s12970-017-0181-z

ŞAHİN-ONAT, Ş., TAŞOĞLU, Ö., ÖZİŞLER, Z., GÜNERİ, F. D., & ÖZGİRGİN, N. (2015). Balneotherapy in the treatment of knee osteoarthritis: a controlled study. Archives of Rheumatology, 30(4), 292-297.

Hewlings, S., & Kalman, D. S. (2018). Evaluating the impacts of methylsulfonylmethane on allergic rhinitis after a standard allergen challenge: randomized double-blind exploratory study. JMIR Research Protocols, 7(11), e11139.

Dong, Z., Sinha, R., & Richie Jr, J. P. (2018). Disease prevention and delayed aging by dietary sulfur amino acid restriction: translational implications. Annals of the New York Academy of Sciences, 1418(1), 44-55.

Methylsulfonylmethane (MSM) Uses, Benefits & Dosage – Drugs.com Herbal Database. (2023). Retrieved 23 January 2024, from https://www.drugs.com/npp/methylsulfonylmethane-msm.html 

Sulfur topical Side Effects: Common, Severe, Long Term. (2023). Retrieved 23 January 2024, from https://www.drugs.com/sfx/sulfur-topical-side-effects.html 

Team, C. by Mimso. (n.d.). Sulfur. Retrieved 23 January 2024, from https://www.mims.com/indonesia/drug/info/sulfur?mtype=generic 

Resorcinol And Sulfur (Topical Route) Side Effects. (2023). Retrieved 23 January 2024, from https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/resorcinol-and-sulfur-topical-route/side-effects/drg-20062617

Versi Terbaru

29/01/2024

Ditulis oleh Annisa Nur Indah Setiawati

Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro

Diperbarui oleh: Fidhia Kemala


Artikel Terkait

Bagaimana Vitamin D Membantu Penyerapan Kalsium?

10 Vitamin, Mineral, dan Herbal Penting Agar Tubuh Tetap Fit


Ditinjau secara medis oleh

dr. Patricia Lukas Goentoro

General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Annisa Nur Indah Setiawati · Tanggal diperbarui 29/01/2024

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan