home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

10 Vitamin, Mineral, dan Herbal Penting Agar Tubuh Tetap Fit

10 Vitamin, Mineral, dan Herbal Penting Agar Tubuh Tetap Fit

Saat tubuh sedang stres, kurang tidur, atau asupan makanan kurang sehat, daya tahan tubuh Anda akan melemah dan tubuh pun lebih mudah tertular penyakit. Untuk mengatasinya, Anda perlu memperkuat sistem imun dengan mengonsumsi vitamin dan mineral yang tepat.

Vitamin, mineral, dan herbal yang harus dipenuhi tubuh

1. Vitamin C

Vitamin C tidak bisa disimpan dalam tubuh. Oleh karena itu, asupan vitamin C harus tercukupi dari makanan atau minuman yang dikonsumsi.

Selain itu, vitamin juga terdapat di dalam suplemen sehingga bagi orang yang berisiko kekurangan vitamin C, dengan cepat bisa diatasi dengan konsumsi suplemen vitamin C.

Vitamin C ini memiliki peranan besar dalam tubuh untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, dan juga sangat penting dalam menjaga sistem imun tubuh.

Antioksidan dalam vitamin C bisa menghalangi beberapa kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Selama bertahun-tahun vitamin C juga telah diakui sebagai zat yang ampuh untuk meredakan penyakit infeksi seperti pilek.

Orang yang mengonsumsi suplemen vitamin C secara teratur, mengalami gejala pilek dan durasi pilek yang lebih ringan dan singkat dibandingkan dengan orang yang tidak melakukan hal ini

2. Vitamin B

Vitamin B adalah vitamin larut lemak yang memiliki banyak manfaat di dalam tubuh. Vitamin B memiliki banyak jenis di dalam tubuh. Secara keseluruhan, vitamin B berfungsi antara lain untuk:

  • Membantu tubuh memetabolisme karbohidrat untuk menghasilkan energi
  • Membantu produksi sel darah merah untuk cegah kondisi lemas dan membuat tubuh tetap segar
  • Membantu tubuh untuk menyimpan cadangan energi dari makanan
  • Menjaga kondisi sistem saraf dan sel darah merah

3. Zinc

Zinc adalah mineral yang sangat dibutuhkan dalam tubuh. Meskipun zinc termasuk jenis trace mineral, yakni mineral yang dibutuhkan dalam jumlah sangat sedikit (di bawah 100 mg per harinya) namun fungsinya sangatlah penting.

Fungsi utama zinc salah satunya adalah menguatkan sistem imun tubuh bersama vitamin. Maka itu, vitamin dan mineral harus terpenuhi agar hasilnya optimal.

Zinc akan mengaktifkan sel T di dalam tubuh. Sel T ini yang akan mengontrol segala respon sistem imun dalam tubuh dan bertugas menyerang kuman, bakteri, atau virus yang menyerang.

4. Selenium

Selenium adalah salah satu sumber mineral yang berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan adalah senyawa yang bisa mencegah kerusakan sel dalam tubuh, akibat serangan radikal bebas yang berlebihan.

Kelebihan radikal bebas dalam tubuh ini bisa merusak sel-sel sehat dan menimbulkan penyakit kronis seperti penyakit jantung, Alzheimer, kanker, stroke, serta penuaan dini.

Antioksidan dari selenium membantu mengurangi kelebihan radikal bebas ini sehingga tubuh tetap sehat setiap harinya.

Selenium juga membantu meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Penelitian menunjukan bahwa semakin banyaknya selenium dalam darah ini berhubungan dengan semakin meningkatnya respon kekebalan tubuh.

Dalam Advances in Nutrition Journal tahun 2015 , ditemukan juga bahwa selenium berbentuk suplemen dapat menguatkan sistem imun orang yang terserang virus atau bakteri seperti influenza, tuberkulosis, dan hepatitis C.

5. Magnesium

Magnesium termasuk ke dalam kelompok mineral utama yang dibutuhkan dalam tubuh. Berbeda dengan selenium yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit, magnesium dibutuhkan dalam jumlah banyak yakni 310-350 mg untuk orang dewasa.

Magnesium dibutuhkan tubuh untuk bantu metabolisme karbohidrat dan lemak hingga bisa menjadi energi. Magnesium tidak menghasilkan energi tetapi dengan adanya magnesium maka proses pembuatan energi dari lemak dan karbohidrat akan berjalan lancar.

Magnesium akan membantu tubuh untuk menggunakan karbohidrat atau lemak menjadi energi sehingga tubuh agar tetap berenergi.

Bukan hanya itu, magnesium memiliki peran penting menjaga sistem saraf. Magnesium yang membantu mengatur neurotransmiter, yakni zat kimia otak yang membantu membawa pesan dari sel otak ke sistem saraf.

Selain itu, magnesium juga memiliki manfaat sebagai mineral anti peradangan.

6. Vitamin A

Vitamin A adalah vitamin larut lemak yang sangat dibutuhkan tubuh. Vitamin A memiliki fungsi sangat penting dalam menjaga daya tahan tubuh dengan menjaga respon beberapa sel kekebalan dalam tubuh.

Dari natural killer sel, makrofag, dan neutrophil. Ketiganya adalah sel penting yang dapat menyerang bakteri, kuman, atau parasit lain dalam tubuh.

7. Vitamin E

Vitamin E merupakan vitamin larut lemak yang penting untuk meningkatkan fungsi sistem imunitas atau kekebalan sehingga tubuh bisa melawan bakteri dan virus dengan baik.

Vitamin E juga berfungsi sebagai antioksidan, membantu menjaga sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dari sekitar lingkungan.

Selain itu, vitamin E juga yang membantu untuk melebarkan pembuluh darah tubuh sehingga mencegah terjadinya penyumbatan pembuluh darah di dalam tubuh. Kebutuhan vitamin E dapat Anda dapatkan dari makanan maupun suplemen.

‘Rata-rata kebutuhan vitamin E per hari adalah 15 mg. Jika Anda mengalami kekurangan vitamin E maka Anda dapat mengalami kerusakan saraf maupun otot, kehilangan sensasi pada tangan dan kaki, dan penurunan sistem imun.

8. Mangan

Mangan adalah jenis mineral yang dibutuhkan dalam jumlah kecil dalam tubuh.

Bersama dengan jenis mineral lainnya, mangan bertindak sebagai bentuk enzim untuk mempercepat reaksi kimia dalam memproses karbohidrat, asam amino dan juga kolesterol.

Mangan juga penting untuk menjaga keseimbangan gula darah dan antioksidan.

Dalam Jurnal BMC Endocrine Disorder tahun 2014 , ditemukan bahwa jumlah penderita diabetes dan kerusakan ginjal meningkat pada orang yang kekurangan mangan dalam darah.

Maka itu, ketersediaan mangan di dalam tubuh harus dijaga untuk mengatur keseimbangan gula darah dan menjaga fungsi ginjal dengan baik. Selain itu, mangan juga berperan dalam mempercepat proses penyembuhan luka.

9. Ginseng

Selain vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh, bahan alami dari herbal juga dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan daya tahan. Bahan alami ini yang akan melengkapi fungsi vitamin dan mineral agar jadi lebih optimal lagi. Salah satunya adalah ginseng.

Dilansir dari laman WebMD, Ginseng telah lama digunakan sebagai bahan alami untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Ini juga digunakan untuk memperkuat sistem imunitas tubuh untuk melawan penyakit dan stres.

10. Echinacea

Selain bahan alami herbal dari ginseng, echinacea juga tidak kalah pentingnya. Echinacea membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi banyak gejala pilek, flu, dan penyakit infeksi lainnya.

Echinacea adalah bahan herbal alami yang memiliki sifat antimikroba yang kuat. Ini yang membuatnya bisa melawan bakteri yang menyerang tubuh.

Dari mana bisa memenuhi kebutuhan multivitamin ini?

Selain dari pola makan yang sehat dan seimbang, Anda bisa mengonsumsi suplemen multivitamin yang kandungannya lengkap dan sudah disesuaikan dengan kebutuhan tubuh sehari-hari.

Pilih suplemen multivitamin yang mengandung kombinasi 12 vitamin dan 13 mineral untuk mendukung sistem tubuh Anda.

Asupan multivitamin jadi sangat penting terutama bila Anda sedang sibuk, dilanda stres, atau mengalami gejala-gejala penyakit seperti batuk dan pilek.

Perhatikan juga dosis dan aturan minum suplemen multivitamin yang Anda konsumsi supaya manfaatnya bagi tubuh tetap optimal.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Oregon State University. Copper. [Online] Tersedia pada: http://lpi.oregonstate.edu/mic/minerals/copper (Diakses 9 Mei 2018)

Tremblay Sylvie. The Effects of Zinc & Copper on Your Metabolism. [Online] Tersedia pada: http://healthyeating.sfgate.com/effects-zinc-copper-metabolism-6505.html (Diakses 9 Mei 2018)

Spritzler Franziska. 2017. 10 Evidence-Based Health benefits of Magnesium. [Onlien] Tersedia pada: https://www.healthline.com/nutrition/10-proven-magnesium-benefits (Diakses 9 Mei 2018)

Oregon State University. Magnesium. [Online] Tersedia pada: http://lpi.oregonstate.edu/mic/minerals/magnesium (Diakses 9 Mei 2018)

Perrin Barbara. 2017. What Does Vitamin Manganese Do for the Body?. [Online] Tersedia pada: https://www.livestrong.com/article/442938-what-does-vitamin-manganese-do-for-the-body/ (Diakses 9 Mei 2018)

Seladi-Schulman Jill. 2018. Manganese Deficiency. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/health/manganese-deficiency (Diakses 9 Mei 2018)

Koh Eun Sil, dkk. 2014. Association of Blood Manganese Level with Diabetes and Renal Dysfunction: A Cross-Sectional Study of the Korean General Population. BMC Endocrine Disorders 14: 24

Steinbrenner Holger, Quraishy, Dkhil, Wunderlich, dan Sies. 2015. Dietary Selenium in Adjuvant Therapy of Viral and Bacterial Infections. Advances in Nutrition 6(1): 73-82

Nordqvist Joseph. 2017. What are the Health Benefits of Zinc:. [Online] Tersedia pada: https://www.medicalnewstoday.com/articles/263176.php (DIakses 9 Mei 2018)

MedlinePlus. 2017. Vitamin C. [Online] Tersedia pada: https://medlineplus.gov/ency/article/002404.htm (Diakses 9 Mei 2018)

Oreggon State University. Immunity In Depth, [Online] Tersedia pada: http://lpi.oregonstate.edu/mic/health-disease/immunity (Diakses 9 Mei 2018)

National Institutes of Health. 2017. Vitamin E. [Online] Tersedia pada: https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminE-Consumer/ (Diakses 9 Mei 2018)

Wong Cathy. 2018. The Benefits of B Complex Vitamins. [Online] Tersedia pada: https://www.verywellfit.com/b-complex-vitamins-89411 (Diakses 9 Mei 2018)

Web MD. Panax Ginseng. [Online] Tersedia pada: https://www.webmd.com/drugs/2/drug-64134/panax-ginseng-oral/details (Diakses 9 Mei 2018)

Nordqvist Christian. 2017. Benefits, Uses, and Side Effects of Echinacea. [Online] Tersedia pada: https://www.medicalnewstoday.com/articles/252684.php (Diakses 9 Mei 2018)

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji Diperbarui 09/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x