10 Vitamin, Mineral, dan Herbal Penting Agar Tubuh Tetap Fit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Saat tubuh sedang stres, kurang tidur, atau asupan makanan kurang sehat, daya tahan tubuh Anda akan melemah dan tubuh pun lebih mudah tertular penyakit. Untuk mengatasinya, Anda perlu memperkuat sistem imun dengan mengonsumsi vitamin dan mineral yang tepat. 

Vitamin, mineral, dan herbal yang harus dipenuhi tubuh

1. Vitamin C

Vitamin C tidak bisa disimpan dalam tubuh. Oleh karena itu, asupan vitamin C harus tercukupi dari makanan atau minuman yang dikonsumsi. Selain itu, vitamin juga terdapat di dalam suplemen sehingga bagi orang yang berisiko kekurangan vitamin C, dengan cepat bisa diatasi dengan konsumsi suplemen vitamin C.

Vitamin C ini memiliki peranan besar dalam tubuh untuk memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, dan juga sangat penting dalam menjaga sistem imun tubuh. Antioksidan dalam vitamin C bisa menghalangi beberapa kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Selama bertahun-tahun vitamin C juga telah diakui sebagai zat yang ampuh untuk meredakan penyakit infeksi seperti pilek. Orang yang mengonsumsi suplemen vitamin C secara teratur, mengalami gejala pilek dan durasi pilek yang lebih ringan dan singkat dibandingkan dengan orang yang tidak melakukan hal ini

2. Vitamin B

Vitamin B adalah vitamin larut lemak yang memiliki banyak manfaat di dalam tubuh. Vitamin B memiliki banyak jenis di dalam tubuh. Secara keseluruhan, vitamin B berfungsi antara lain untuk:

  • Membantu tubuh memetabolisme karbohidrat untuk menghasilkan energi
  • Membantu produksi sel darah merah untuk cegah kondisi lemas dan membuat tubuh tetap segar
  • Membantu tubuh untuk menyimpan cadangan energi dari makanan
  • Menjaga kondisi sistem saraf dan sel darah merah

3. Zinc

Zinc adalah mineral yang sangat dibutuhkan dalam tubuh. Meskipun zinc termasuk jenis trace mineral, yakni mineral yang dibutuhkan dalam jumlah sangat sedikit (di bawah 100 mg per harinya) namun fungsinya sangatlah penting.

Fungsi utama zinc salah satunya adalah menguatkan sistem imun tubuh bersama vitamin. Maka itu, vitamin dan mineral harus terpenuhi agar hasilnya optimal.

Zinc akan mengaktifkan sel T di dalam tubuh. Sel T ini yang akan mengontrol segala respon sistem imun dalam tubuh dan bertugas menyerang kuman, bakteri, atau virus yang menyerang.

4. Selenium

Selenium adalah salah satu sumber mineral yang berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan adalah senyawa yang bisa mencegah kerusakan sel dalam tubuh, akibat serangan radikal bebas yang berlebihan. Kelebihan radikal bebas dalam tubuh ini bisa merusak sel-sel sehat dan menimbulkan penyakit kronis seperti penyakit jantung, Alzheimer, kanker, stroke, serta penuaan dini. Antioksidan dari selenium membantu mengurangi kelebihan radikal bebas ini sehingga tubuh tetap sehat setiap harinya.

Selenium juga membantu meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Penelitian menunjukan bahwa semakin banyaknya selenium dalam darah ini berhubungan dengan semakin meningkatnya respon kekebalan tubuh.

Dalam Advances in Nutrition Journal tahun 2015 , ditemukan juga bahwa selenium berbentuk suplemen dapat menguatkan sistem imun orang yang terserang virus atau bakteri seperti influenza, tuberkulosis, dan hepatitis C.

5. Magnesium

Magnesium termasuk ke dalam kelompok mineral utama yang dibutuhkan dalam tubuh. Berbeda dengan selenium yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit, magnesium dibutuhkan dalam jumlah banyak yakni 310-350 mg untuk orang dewasa.

Magnesium dibutuhkan tubuh untuk bantu metabolisme karbohidrat dan lemak hingga bisa menjadi energi. Magnesium tidak menghasilkan energi tetapi dengan adanya magnesium maka proses pembuatan energi dari lemak dan karbohidrat akan berjalan lancar.

Magnesium akan membantu tubuh untuk menggunakan karbohidrat atau lemak menjadi energi sehingga tubuh agar tetap berenergi.

Bukan hanya itu, magnesium memiliki peran penting menjaga sistem saraf. Magnesium yang membantu mengatur neurotransmiter, yakni zat kimia otak yang membantu membawa pesan dari sel otak ke sistem saraf.

Selain itu, dilansir dalam laman Healthline magnesium juga memiliki manfaat sebagai mineral anti peradangan.

6. Vitamin A

Vitamin A adalah vitamin larut lemak yang sangat dibutuhkan tubuh. Vitamin A memiliki fungsi sangat penting dalam menjaga daya tahan tubuh dengan menjaga respon beberapa sel kekebalan dalam tubuh. Dari natural killer sel, makrofag, dan neutrophil. Ketiganya adalah sel penting yang dapat menyerang bakteri, kuman, atau parasit lain dalam tubuh.

7. Vitamin E

Vitamin E merupakan vitamin larut lemak yang penting untuk meningkatkan fungsi sistem imunitas atau kekebalan sehingga tubuh bisa melawan bakteri dan virus dengan baik. Vitamin E juga berfungsi sebagai antioksidan, membantu menjaga sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dari sekitar lingkungan.

Selain itu, vitamin E juga yang membantu untuk melebarkan pembuluh darah tubuh sehingga mencegah terjadinya penyumbatan pembuluh darah di dalam tubuh. Kebutuhan vitamin E dapat Anda dapatkan dari makanan maupun suplemen. Rata-rata kebutuhan vitamin E per hari adalah 15 mg. Jika Anda mengalami kekurangan vitamin E maka Anda dapat mengalami kerusakan saraf maupun otot, kehilangan sensasi pada tangan dan kaki, dan penurunan sistem imun.

8. Mangan

Mangan adalah jenis mineral yang dibutuhkan dalam jumlah kecil dalam tubuh. Bersama dengan jenis mineral lainnya, mangan bertindak sebagai bentuk enzim untuk mempercepat reaksi kimia dalam memproses karbohidrat, asam amino dan juga kolesterol. Mangan juga penting untuk menjaga keseimbangan gula darah dan antioksidan.

Dalam Jurnal BMC Endocrine Disorder tahun 2014 , ditemukan bahwa jumlah penderita diabetes dan kerusakan ginjal meningkat pada orang yang kekurangan mangan dalam darah. Maka itu, ketersediaan mangan di dalam tubuh harus dijaga untuk mengatur keseimbangan gula darah dan menjaga fungsi ginjal dengan baik. Selain itu, mangan juga berperan dalam mempercepat proses penyembuhan luka.

9. Ginseng

Selain vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh, bahan alami dari herbal juga dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan daya tahan. Bahan alami ini yang akan melengkapi fungsi vitamin dan mineral agar jadi lebih optimal lagi. Salah satunya adalah ginseng.

Dilansir dari laman WebMD, Ginseng telah lama digunakan sebagai bahan alami untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Ini juga digunakan untuk memperkuat sistem imunitas tubuh untuk melawan penyakit dan stres.

10. Echinacea

Selain bahan alami herbal dari ginseng, echinacea juga tidak kalah pentingnya. Dilansir dalam laman Medical News Today, echinacea membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi banyak gejala pilek, flu, dan penyakit infeksi lainnya. Echinacea adalah bahan herbal alami yang memiliki sifat antimikroba yang kuat. Ini yang membuatnya bisa melawan bakteri yang menyerang tubuh.

Dari mana bisa memenuhi kebutuhan multivitamin ini?

Selain dari pola makan yang sehat dan seimbang, Anda bisa mengonsumsi suplemen multivitamin yang kandungannya lengkap dan sudah disesuaikan dengan kebutuhan tubuh sehari-hari. Pilih suplemen multivitamin yang mengandung kombinasi 12 vitamin dan 13 mineral untuk mendukung sistem tubuh Anda. 

Asupan multivitamin jadi sangat penting terutama bila Anda sedang sibuk, dilanda stres, atau mengalami gejala-gejala penyakit seperti batuk dan pilek. Perhatikan juga dosis dan aturan minum suplemen multivitamin yang Anda konsumsi supaya manfaatnya bagi tubuh tetap optimal. 

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Osteoporosis (Pengapuran Tulang)

Osteoporosis adala kondisi tulang mengalami pengeroposan secara berkelanjutan. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, dan pencegahannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Osteoporosis, Kesehatan Muskuloskeletal 23 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

12 Buah-buahan Penambah Darah untuk Bantu Atasi Anemia

Selain menyehatkan, asupan sejumlah nutrisi tertentu dari buah penting untuk memproduksi sel darah merah. Apa saja buah penambah darah yang terbaik?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Daftar Nutrisi dan Vitamin yang Bisa Bantu Menjaga Kesehatan Otak

Vitamin dan nutrisi tertentu ternyata bisa membantu menjaga kesehatan otak Anda. Ketahui dan cukupi asupan harian Anda dengan jenis vitamin otak berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf 6 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Lebih Baik Minum Vitamin Pagi Hari atau Malam Hari?

Bingung kapan harus minum vitamin? Minum vitamin ternyata juga ada aturannya, lho! Cari tahu apakah lebih baik minum vitamin pagi atau malam hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Tips Makan Sehat, Nutrisi 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat dan kandungan nutrisi buah matoa

Kenalan dengan Buah Matoa, Si Manis yang Punya Segudang Manfaat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. William
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
penyebab gusi bengkak

11 Hal yang Paling Sering Jadi Penyebab Gusi Bengkak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit
manfaat inositol

6 Manfaat Vitamin B8 (Inositol), Zat Gizi untuk Mental yang Sehat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat dan kandungan vitamin b6 atau piridoksin

Manfaat Penting Vitamin B6 (Piridoksin), Plus Sumber Makanan Terbaiknya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit