home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

6 Jenis Tepung Gluten Free Buat Anda yang Tak Bisa Mengonsumsi Gluten

6 Jenis Tepung Gluten Free Buat Anda yang Tak Bisa Mengonsumsi Gluten

Orang yang sensitif atau alergi pada gluten tidak bisa mengonsumsi tepung terigu yang terbuat dari gandum. Begitu juga orang dengan penyakit Celiac. Itu artinya, beberapa orang tidak bisa makan makanan yang diolah dengan terigu. Jangan khawatir, ada beberapa jenis tepung lainnya yang bebas gluten dan bisa dinikmati dengan aman. Apa saja tepung bebas gluten yang bisa digunakan di rumah? Ini jawabannya.

1. Tepung almond

tepung almond
Sumber: thekitchn

Tepung almond adalah salah satu tepung dari biji-bijian dan bebas gluten. Terlihat dari namanya, tepung kacang almond ini terbuat dari kacang almond utuh, dan juga kacang almond yang kulitnya telah dihilangkan.

Satu cangkir tepung almond biasanya didapatkan dari sekitar 90 biji almond. Tepung ini seringnya digunakan dalam makanan yang dipanggang dan bisa juga jadi tepung roti untuk membalut makanan yang bebas gluten.

Jika Anda ingin menggunakan tepung almond untuk membuat makanan yang dipanggang, jangan lupa tambahkan telur. Nanti adonannya bisa jadi lebih tebal dan padat jika dibandingkan dengan tepung terigu.

Tepung almond ini merupakan sumber vitamin E dan lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk tubuh.

Meskipun tepung almond termasuk tepung bebas gluten, saat membeli produk ini Anda juga harus memastikan bahwa tepung ini memang bebas dari gluten saat diproduksi di pabriknya. Baca label pangan lebih teliti lagi.

2. Tepung sorgum

tepung sorgum
Sumber: Beyond Celiac

Tepung sorgum memiliki tekstur yang ringan dan cenderung manis. Penggunaan tepung ini biasanya sebagai campuran dengan tepung bebas gluten lainnya, atau digunakan dalam resep yang hanya membutuhkan sedikit tepung.

Tepung ini memiliki serat dan protein yang tinggi. Dilansir dari laman Healthline, tepung ini mengandung banyak zat besi dan antioksidan yang membantu melawan peradangan dalam tubuh.

Beberapa produksi tepung sorgum kemungkinan ada yang terkontaminasi dengan gluten selama prosesnya. Carilah produk tepung sorgum dengan label gluten free alias bebas gluten.

3. Tepung umbi garut

tepung umbi garut
Sumber: Paleo Hacks

Tepung yang berasal dari umbi garut (Maranata arundinacea) ini memang olahan utamanya dibuat menjadi tepung. Tepung garut yang disebut juga dengan tepung arrow root memiliki banyak kegunaan. Baik itu sebagai campuran pembuatan bubur, puding, biskuit, kue-kue basah dan kering, serta juga hunkwe. Tepung ini juga sering digunakan sebagai campuran dengan tepung almond, tepung kelapa, atau tepung tapioka untuk membuat roti.

Pada setiap 100 gram tepung garut mengandung 355 kalori, 0,7 gram protein, 85,2 gram karbohidrat, dan 0,2 gram lemak.

Tepung garut juga mengandung beberapa mineral penting seperti:

  • 8 mg kalsium
  • 22 mg fosfor
  • 1,5 mg zat besi

4. Tepung jagung

tepung jagung
Sumber: Safe Bee

Tepung jagung memiliki tekstur yang sangat halus. Tepung jagung diperoleh dengan cara menggiling biji jagung yang sudah bersih dan berkualitas baik sebanyak dua kali. Tepung bebas gluten ini biasanya digunakan sebagai pengental untuk cairan.

Dilansir dari laman Litbang Kementerian Pertanian, produk tepung jagung juga sering digunakan untuk kue kering, kue basah, roti, dan sejenisnya.

Tepung ini juga tinggi serat dan merupakan sumber karotenoid yang yang baik. Vitamin B6, tiamin, mangan, magnesium, dan selenium yang terkandung dalam tepung ini juga cukup tinggi.

5. Tepung kelapa

tepung kelapa
Sumber: Natural Eco Bio

Tepung kelapa terbuat dari daging kelapa yang dikeringkan. Dalam satu sendok makan tepung kelapa mengandung 5 gram serat. Tepung kelapa mengandung lebih banyak serat dibandingkan tepung terigu. Sebagian besar serat dalam tepung kelapa adalah jenis serat tidak larut yang bisa membantu Anda merasa kenyang, cegah konstipasi, dan meningkatkan kesehatan usus besar.

Karena kandungan seratnya tinggi, tepung kelapa tidak meningkatkan gula darah secepat tepung dari gandum.

Tepung kelapa juga mengandung tinggi protein, terutama jika dibandingkan dengan tepung terigu. Satu porsi 100 gram tepung kelapa memiliki 19 gram protein sedangkan tepung terigu mengandung sekitar 10 gram.

Tepung kelapa adalah pilihan yang baik bagi orang yang memiliki alergi kacang dan gluten. Tekstur ringan tepung ini menghasilkan adonan yang sama dengan tepung biasa untuk membuat roti dan hidangan makanan penutup lain yang menggunakan tepung. Namun, memang tepung ini akan menyerap lebih banyak air daripada tepung terigu atau tepung almond.

6. Tepung tapioka

tepung tapioka
Sumber: Paleo Crash Course

Tepung tapioka adalah tepung yang diperoleh dari umbi akar ketela pohon, atau sering disebut singkong. Sifat tepung ini mirip tepung sagu, sehingga keduanya bisa saling menggantikan. Tepung ini sering dijadikan bahan perekat dalam makanan atau pengental untuk sop dan saus.

Selain bisa digunakan oleh orang yang sensitif terhadap gluten, tepung tapioka memiliki manfaat lain yakni kadar pati resistennya yang tinggi. Pati ini bisa membantu meningkatkan sensitivitas insulin sehingga bisa menurunkan kadar gula darah dan mengurangi nafsu makan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Goodson Amy. 2018. The 14 Best Gluten-Free Flours. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/nutrition/gluten-free-flours#section1 (Diakses 9 Juli 2018)

Koswaea Sutrisno. 2013. Teknologi Pengolahan Umbi-Umbian. [Online] Tersedia pada: http://seafast.ipb.ac.id/tpc-project/wp-content/uploads/2013/10/7-pengolahan-garut.pdf (Diakses 9 Juli 2018)

Yasin dan Suarni. 2011. Jagung sebagai Sumber Pangan FUngsional. [Online] Tersedia pada: http://pangan.litbang.pertanian.go.id/files/04-suarni.pdf (Diakses 9 Juli 2018)

Cespedes Andrea. 2017. What are the Health Benefits of Coconut Flour?. [Online] Tersedia pada: https://www.livestrong.com/article/28183-health-benefits-coconut-flour/ (Diakses 9 Juli 2018)

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Tanggal diperbarui 08/03/2021
x