Jenis Tepung Apa yang Paling Sehat untuk Masak?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ketika berada di pasar atau supermarket, Anda akan dihadapkan dengan berbagai jenis tepung. Saat ini memang ada beragam jenis tepung yang tersedia untuk masak. Mulai dari tepung terigu, tepung beras, sampai tepung kanji. Pernahkah Anda bertanya-tanya, dari segala macam tepung tersebut, mana yang paling sehat bagi Anda dan keluarga? Supaya Anda bisa memilih dengan lebih bijak, simak informasinya berikut ini.  

Tepung terigu

Jenis tepung ini paling sering dijumpai karena sifatnya yang serba guna. Tepung terigu dibuat dari biji gandum yang digiling sampai teksturnya halus. Warna tepung terigu biasanya putih bersih. Karena dibuat dari gandum, tepung terigu kaya akan karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral. Namun, untuk Anda yang alergi gluten (sejenis protein yang terkandung dalam gandum) sebaiknya hindari tepung terigu. Pasalnya, jenis tepung ini mengandung banyak gluten jika dibandingkan dengan tepung yang lain.

Tepung gandum

Tepung gandum (whole wheat flour) adalah jenis tepung yang paling mirip dengan terigu. Keduanya sama-sama terbuat dari gandum yang digiling. Perbedaan kedua jenis tepung ini adalah bagian gandum yang diolah. Tepung terigu dibuat hanya dari daging gandum (bagian endosperma) yang sudah dibersihkan dari kulit ari dan intisari gandum. Sementara itu, tepung terigu dibuat dari seluruh bagian gandum utuh (whole wheat) mulai dari kulit, endosperma, dan intisarinya.

Karena dibuat dari seluruh bagian gandum, nutrisi dan khasiat tepung gandum lebih kaya dari tepung terigu. Anda akan menemukan banyak serat, vitamin, mineral, kalsium, dan protein dalam jenis tepung ini. Akan tetapi, teksturnya terasa lebih kasar dan warnanya lebih kecokelatan daripada tepung terigu.

Meski tepung gandum lebih menyehatkan daripada tepung terigu, Anda yang punya alergi gluten tetap tidak disarankan untuk mengonsumsi tepung gandum. Jenis tepung ini tidak bebas gluten. Namun, memang kandungan glutennya lebih sedikit karena gizi tepung gandum lebih padat dari tepung terigu.  

Tepung beras

Jika tepung terigu dan tepung gandum dibuat dari biji gandum, tepung beras terbuat dari beras yang digiling. Jenis tepung yang juga dikenal dengan sebutan tepung ketan ini bisa jadi alternatif bagi Anda yang alergi gluten atau mengidap penyakit Celiac. Pasalnya, tepung beras beban gluten.

Namun, karena terbuat dari beras, tepung ini mengandung kalori yang lebih banyak dari tepung berbahan dasar gandum. Dalam secangkir tepung beras kalorinya mencapai 578. Sementara tepung terigu hanya mengandung 400 kalori. Meski kalorinya lebih tinggi, kadar lemak tepung beras tetap rendah, sama dengan jenis tepung lainnya.

Jika dibandingkan dengan tepung terigu dan tepung gandum, tepung beras lebih rendah kadar serat, vitamin, protein, dan mineralnya. Tepung beras unggul dalam kandungan karbohidrat. Karbohidrat adalah sumber energi yang baik. Namun, mengonsumsi karbohidrat terlalu banyak bisa berdampak buruk pada kadar gula darah Anda.

Tepung kanji

Ada banyak sebutan untuk tepung kanji di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah tepung tapioka dan aci. Tepung kanji dibuat dari pati singkong dan rasanya agak manis. Sama seperti tepung beras, jenis tepung ini bebas gluten.

Dibandingkan dengan tepung beras, tepung kanji mengandung karbohidrat dan kalori yang lebih sedikit. Secangkir tepung beras mengandung 400 kalori atau setara dengan tepung terigu. Kandungan karbohidratnya juga cukup rendah, yaitu sekitar 100 gram secangkir sementara tepung beras mengandung 127 gram karbohirat secangkir.

Anda mungkin jadi tergoda untuk memilih tepung kanji daripada tepung beras. Akan tetapi, yang perlu diingat adalah sifat tepung kanji yang sangat kuat mengikat air dan zat-zat lainnya. Tepung kanji akan membuat adonan jadi sangat lengket dan kental. Sementara tepung beras hanya akan melembutkan dan memadatkan adonan. Jadi, selain mempertimbangan kandungan gizinya, Anda juga perlu memilih jenis tepung yang sesuai dengan kebutuhan masak Anda.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Pohon mimba ternyata memiliki sejuta mnfaat, bukan hanya daun mimba saja lho. Yuk simak apa saya manfaat daun mimba dan bagian lainnya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Herbal A-Z 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Tahukah Anda kalau makanan yang mengandung bakteri asam laktat menyehatkan? Makanan apa saja itu? Mari simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Tak semua pria itu sama. Ada yang brewokan dan kumisan, tapi ada juga yang tidak tumbuh jenggot dan kumis di wajahnya. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Banyak orang menggunakan obat kumur sebagai pengganti obat sariawan. Apa saja kandungan dalam obat kumur? Benarkah bisa mengobati sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Apa Fungsi Obat Methylprednisolone

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
luka gatal mau sembuh

Kenapa Biasanya Luka Terasa Gatal Kalau Mau Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
luka di vagina

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit