Apakah Orang yang Tidak Makan Nasi Hidupnya Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Nasi merupakan salah satu sumber karbohidrat yang sangat penting bagi tubuh. Karbohidrat merupakan sumber energi utama yang dibutuhkan oleh tubuh untuk beraktivitas. Namun, banyak orang yang menganggap nasi sebagai musuh bebuyutan. Terutama orang yang sedang menurunkan berat badannya. Karena takut gemuk, mereka pun membatasi nasi atau bahkan tidak makan nasi sama sekali. Sebenarnya bolehkah seperti itu? Apakah tubuh akan jadi lebih sehat?

Apakah baik tidak makan nasi sama sekali?

Karbohidrat yang terkandung dalam nasi diperlukan tubuh untuk membantu proses pembakaran kalori menjadi energi. Hal ini yang membuat tubuh menjadi lebih kuat dan berenergi ketika melakukan aktivitas. Jika Anda sengaja tidak makan nasi atau karbohidrat lain, maka tubuh tidak akan mendapat energi untuk beraktivitas secara optimal.

Itulah mengapa nasi bisa menjadi salah satu sumber energi Anda. Sebenarnya, Anda memang tidak diharuskan untuk makan nasi setiap waktu makan. Tidak masalah juga jika Anda tidak makan nasi. Namun, semua itu dibolehkan selama Anda tetap menjaga kadar karbohidrat tubuh Anda dengan mengonsumsi makanan lain yang mengandung karbohidrat.

Anda dapat mengganti nasi dengan jenis karbohidrat lain. Misalnya kentang, roti, bihun, ubi, dan berbagai makanan pokok lainnya. Sebaiknya Anda juga tetap menjaga kadar nutrisi dalam tubuh dengan tetap mengonsumsi makanan bergizi. Jangan sampai tubuh kurang mendapatkan karbohidrat dalam asupan gizi setiap harinya.

Mengurangi bukan berarti tidak makan nasi atau karbohidrat lain sama sekali!

Umumnya seseorang tidak makan nasi atau karbohidrat lain dalam melakukan diet untuk menurunkan berat badan. Sebenarnya diet rendah karbohidrat sendiri bukan berarti tidak mengonsumsi karbohidrat, tapi cukup dengan mengurangi asupan karbohidrat dari biasanya.

Tidak makan nasi atau sumber karbohidrat lain membuat Anda tak bersemangat menjalani aktivitas, merasa kelelahan, dan tidak enak badan seharian. Kebiasaan ini juga justru akan merusak program diet Anda.

Telah dibuktikan bahwa sengaja tidak mengonsumsi karbohidrat sama sekali saat diet justru membuat Anda tambah sulit menurunkan berat badan.

makan nasi putih

Jadi harus mengonsumsi berapa banyak karbohidrat yang sehat setiap harinya?

Pada umumnya, orang dewasa yang sehat dianjurkan menerima asupan karbohidrat sekitar 300-400 gram per hari. Saat menjalani diet, asupan karbohidrat dapat dikurangi setengahnya atau menjadi sekitar 150-200 gram.

Pengurangan karbohidrat harus disesuaikan dengan pola aktivitas Anda, dan dilakukan secara perlahan dalam hitungan mingguan maupun bulanan. Hindari menurunkan asupan karbohidrat terlalu banyak jika Anda aktif bergerak dengan intensitas yang cukup tinggi. Terlalu sedikit karbohidrat akan menurunkan metabolisme dan dapat menghilangkan massa otot. Penurunan asupan karbohidrat juga harus diimbangi dengan asupan protein dan serat yang mencukupi.

Apa yang terjadi jika Anda tidak makan nasi dan sumber karbohidrat lain?

Ketika kekurangan karbohidrat, tubuh akan lemas dan mengambil protein dan lemak untuk dijadikan energi. Proses pecahnya lemak untuk dijadikan energi dapat menyebabkan terjadinya penumpukan unsur keton di dalam darah.

Jika dibiarkan terus berlangsung, kondisi ini bisa berlanjut jadi ketosis. Kondisi dapat menyebabkan gejala pusing, lemas, mual dan dehidrasi. Kekurangan karbohidrat berisiko membuat Anda kekurangan nutrisi lain yang penting untuk fungsi tubuh. Beberapa efek samping lain jika tubuh tidak mendapat asupan karbohidrat yaitu:

  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Bau mulut
  • Meningkatkan gangguan pencernaan: sembelit, diare
  • Tubuh kekurangan serat, vitamin, mineral
  • Meningkatkan risiko penyakit kronis

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Makanan untuk Epilepsi: Mana yang Baik, Mana yang Harus Dihindari?

Selain minum obat, pilihan makanan yang dianjurkan untuk penderita epilepsi ternyata juga harus diperhatikan. Selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Otak dan Saraf, Epilepsi 6 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Nasi, Mie, Pasta, dan Roti: Sumber Karbohidrat Mana yang Paling Sehat?

Ada berbagai jenis makanan pokok yang bisa Anda pilih, mulai dari nasi, mie, pasta, atau roti. Namun, yang mana sumber karbohidrat paling sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Ini Alasannya Kenapa Nasi Merah Jauh Lebih Sehat dari Nasi Putih

Apa yang membuat beras merah selalu diyakini lebih baik dari beras putih? Dan apakah benar beras merah dapat membantu menurunkan berat badan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Fakta Gizi, Nutrisi 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Menghitung Porsi Makan Ideal untuk Anda

Apakah selama ini Anda asal menyendokkan makanan ke piring? Jangan salah. Begini cara tepat untuk menghitung porsi makan ideal untuk orang dewasa.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 20 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kebutuhan karbohidrat

Berapa Batas Asupan Karbohidrat yang Ideal Per Hari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Manfaat Beras Hitam

10 Manfaat Beras Hitam, “Beras Terlarang” dari Cina

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit
resep bubur

5 Kreasi Resep Bubur yang Nikmat untuk Sarapan dan Selingan Sore Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
berapa banyak makan nasi saat sarapan

Seberapa Banyak Harusnya Porsi Makan Nasi Saat Sarapan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit