Berapa Batas Asupan Karbohidrat yang Ideal Per Hari?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Setiap makanan yang Anda konsumsi sehari-hari memiliki bermacam-macam kandungan zat gizi yang penting bagi tubuh. Di antara zat gizi tersebut, ada yang berfungsi untuk menyumbang energi yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah yang besar, biasanya disebut makronutrien (zat gizi penting). Salah satu zat gizi penting yang sering Anda temui dalam makanan sehari-hari adalah karbohidrat. Sebenarnya, seberapa pentingkah peran karbohidrat dalam tubuh? Berapa kebutuhan karbohidrat Anda setiap harinya?

Apa itu karbohidrat?

Karbohidrat adalah senyawa yang menyediakan energi pada tubuh dalam bentuk kalori. Karbohidrat terbagi menjadi dua macam, yaitu karbohidrat kompleks dan sederhana.

Sesuai namanya, karbohidrat kompleks mengandung banyak molekul gula dan kaya akan serat sehingga memerlukan proses yang lebih lama untuk dicerna dalam tubuh. Sedangkan karbohidrat sederhana memiliki kandungan molekul gula yang lebih sedikit sehingga proses pencernaannya pun menjadi lebih cepat.

Berapa kebutuhan karbohidrat per hari?

Kebutuhan karbohidrat per orang setiap harinya berbeda-beda. Jenis kelamin, umur, tingkat aktivitas yang dilakukan, serta kondisi kesehatan akan mempengaruhi kebutuhan karbohidrat Anda. Untuk mengetahui berapa seharusnya kebutuhan karbohidrat harian, Anda dapat mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Sehingga, AKG akan digunakan sebagai acuan zat gizi rata-rata yang diperlukan oleh sekelompok orang berdasarkan jenis kelamin dan usianya. Berikut rincian karbohidrat yang dibutuhkan laki-laki dan perempuan berdasarkan usia:

1. Perempuan

  • Anak-anak: 155-254 gram (gr)/ hari
  • Usia 10-12 tahun: 275 gr/ hari
  • Usia 13-18 tahun: 292 gr/ hari
  • Usia 19-29 tahun: 309 gr/ hari
  • Usia 30-49 tahun: 323 gr/ hari
  • Usia 50-64 tahun: 285 gr/ hari
  • Usia 65-80 tahun: 252 gr/ hari
  • Usia di atas 80 tahun: 232 gr/ hari

2. Laki-laki

  • Anak-anak: 155-254 gr/ hari
  • Usia 10-12 tahun: 289 gr/ hari
  • Usia 13-15 tahun: 340 gr/hari
  • Usia 16-18 tahun: 368 gr/ hari
  • Usia 19-29 tahun: 375 gr/ hari
  • Usia 30-49 tahun: 394 gr/ hari
  • Usia 50-64 tahun: 349 gr/ hari
  • Usia 65-80 tahun: 309 gr/ hari
  • Usia di atas 80 tahun: 248 gr/ hari

Namun yang perlu Anda ingat, acuan dari AKG ini harus tetap Anda pertimbangkan sesuai dengan aktivitas, berat badan, dan tinggi badan Anda. Sehingga bisa diketahui secara pasti kebutuhan karbohidrat Anda.

Apa saja sumbernya?

Setelah mengetahui berapa kebutuhan karbohidrat Anda setiap hari, saatnya mengetahui sumber makanan apa saja yang dapat dikonsumsi guna memenuhi kebutuhan karbohidrat tubuh.

1. Pati

Sebagian besar orang memenuhi kebutuhan karbohidrat dari sumber pati. Pati termasuk dalam karbohidrat kompleks sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh. Sumber makanan ini di antaranya nasi, gandum, roti, pasta, kacang-kacangan, kentang, dan jagung.

2. Buah-buahan dan sayuran

Buah dan sayuran juga merupakan sumber energi, hanya mengandung sedikit molekul gula sehingga mempercepat proses pencernaan. Seperti pisang, anggur, apel, jeruk, brokoli, bayam, wortel.

3. Susu

Sama halnya dengan buah dan sayur, susu juga merupakan sumber karbohidrat sederhana. Tidak hanya susu, yogurt juga dapat menyumbang kalori dalam tubuh Anda.

Manfaat karbohidrat bagi tubuh dan otak

Karbohidrat merupakan salah satu sumber zat gizi yang memberi keuntungan pada kerja tubuh dan otak karena mengandung glukosa. Dimana glukosa berperan sebagai bahan bakar utama untuk menghasilkan energi yang akan digunakan oleh sel tubuh untuk menjalankan fungsi metabolisme dan biologisnya. Glukosa sangat penting bagi sel darah merah, otak, maupun sel-sel tubuh lainnya.  

Jika kecukupan karbohidrat yang ada dalam tubuh Anda tidak menjalankan tugasnya dengan baik sebagai penghasil energi, maka tugas ini akan dialihkan pada protein dan lemak. Di mana seharusnya protein dan lemak memiliki peran penting lain bagi tubuh, protein yang memiliki fungsi utama untuk membangun otot dan jaringan akan beralih fungsi menjadi glukosa jika ketersediaan karbohidrat dalam tubuh tidak mencukupi.

Apa efeknya jika kebanyakan makan karbohidrat?

Karbohidrat jika dikonsumsi berlebihan dapat memberikan efek yang kurang baik bagi tubuh Anda, diantaranya akan menimbulkan masalah pada pencernaan, gula darah, serta penimbunan kalori yang dapat berujung pada peningkatan berat badan.

Maka dari itu, Livestrong merekomendasikan untuk membatasi konsumsinya hanya sebatas kebutuhan tubuh Anda. Selain itu, bisa juga dilakukan dengan mengimbangi konsumsi karbohidrat dengan melakukan aktivitas fisik seperti olahraga.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Suka olahraga di pagi hari dan harus minum kopi dulu biar segar? Penelitian membuktikan kalau minum kopi sebelum olahraga ternyata baik buat tubuh, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gizi Olahraga, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Gejala tipes umumnya dapat diobati di rumah. Selain minum obat dari dokter, apa saja cara mengobati tipes lainnya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

4 Penyebab Buah Zakar Anda Gatal dan Ingin Terus Digaruk

Menggaruk alat kelamin terkadang sudah menjadi kebiasaan, tapi bisa juga karena memang terasa gatal. Apa saja penyebab buah zakar gatal? Apakah berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
olahraga malam hari

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
strategi menahan lapar

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit