backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

7 Cara Mengatasi Lemak yang Berlipat di Ketiak

Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro · General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Annisa Nur Indah Setiawati · Tanggal diperbarui 05/03/2024

7 Cara Mengatasi Lemak yang Berlipat di Ketiak

Selain di perut, lemak berlebih bisa menumpuk di sekitar ketiak. Jika merasa penumpukan lemak di ketiak mengganggu penampilan, ada berbagai cara menghilangkan lemak yang bisa Anda coba, mulai dari diet, olahraga tertentu, hingga prosedur medis. 

Daftar cara menghilangkan lemak di ketiak

Lemak di ketiak bisa terjadi pada siapa saja, apa pun jenis kelaminnya. Namun, kondisi ini banyak dialami oleh wanita dibandingkan dengan pria. 

Hal ini disebabkan karena pemakaian bra yang terlalu ketat sehingga menyebabkan kulit antara ketiak dan payudara berkumpul dan menonjol.

Selain pakai bra, penumpukan lemak di ketiak bisa terjadi karena hal-hal berikut ini.

  • Genetik.
  • Kelebihan berat badan.
  • Perubahan hormon.
  • Jaringan payudara berlebih.
  • Limfedema (pembengkakan kelenjar getah bening).
  • Postur tubuh yang kurang baik.

Setelah mengetahui penyebabnya, saatnya untuk mengetahui cara mengatasi ketiak berlemak. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

1. Menurunkan berat badan

Menurunkan berat badan akan membantu mengurangi lemak di seluruh tubuh, termasuk di area ketiak.  

Hal ini terjadi karena ketika seseorang mengurangi berat badan, tubuhnya mulai membakar cadangan energi yang tersimpan dalam bentuk lemak.

Lemak yang menumpuk di area ketiak umumnya termasuk dalam kategori lemak subkutan, yaitu lemak yang terletak di bawah kulit. 

Saat seseorang mengurangi berat badan, jumlah lemak subkutan ini juga cenderung berkurang.

2. Lakukan push-up

Gerakan push-up adalah latihan kekuatan yang melibatkan otot-otot dada, bahu, trisep, dan inti tubuh.

Gerakan ini melibatkan banyak otot besar dalam tubuh yang membutuhkan energi tambahan untuk melakukan gerakan tersebut. 

Ini berarti melakukan push-up secara teratur dapat membantu meningkatkan pembakaran kalori pada tubuh. 

Selain itu, gerakan ini dapat membentuk otot-otot di sekitar dada dan lengan sehingga dapat menghilangkan lemak di sekitar ketiak.

3. Rutin melakukan shoulder press

dumbbell shoulder press

Shoulder press adalah latihan angkat beban yang bertujuan untuk menguatkan otot-otot bahu, trisep, dan otot-otot di sekitar dada. 

Latihan ini berfokus pada pergerakan lengan sehingga berdampak pada peningkatan otot dan penurunan jumlah lemak di area tersebut.

Hal inilah yang membuat gerakan ini dapat menghilangkan lemak di ketiak. 

Selain latihan shoulder press, jangan lupa terapkan pola makan sehat dan kurangi asupan lemak agar lemak tubuh segera hilang.

4. Menggunakan bra yang sesuai

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa penggunaan bra yang terlalu ketat dapat menyebabkan tekanan berlebih pada area ketiak dan sisi payudara. 

Tekanan ini dapat menyebabkan kulit dan lemak di sekitar sisi payudara terdorong ke atas sehingga menciptakan tonjolan di ketiak yang bisa mengganggu penampilan.

Untuk mengatasinya, gunakan bra yang sesuai dengan ukuran dan bentuk payudara. Jangan gunakan yang terlalu ketat atau terlalu longgar. 

Bra yang pas dan sesuai dapat mencegah payudara bergeser ke atas dan menimbulkan tonjolan.

5. Perbaiki postur tubuh

Salah satu penyebab munculnya tonjolan lemak di ketiak yaitu postur tubuh yang buruk, seperti agak membungkuk dalam waktu lama. Untuk mengatasinya, segeralah perbaiki postur tubuh Anda.

Cobalah untuk sadar akan postur Anda sepanjang hari, terutama saat duduk, berdiri, dan berjalan. Pastikan untuk menjaga tulang belakang lurus, bahu terbuka, dan kepala tegak. 

Hindari membungkuk atau melengkungkan punggung sebab dapat menyebabkan tekanan berlebih pada area ketiak. 

Selain itu, beberapa latihan seperti yoga atau pilates dapat membantu meningkatkan kesadaran postur dan membantu memperbaiki postur buruk. 

6. Liposuction

Apabila olahraga dan diet tidak juga menghilangkan ketiak berlemak, Anda dapat mencoba melakukan prosedur liposuction.

Liposuction atau dikenal dengan nama sedot lemak adalah jenis operasi yang bisa menghilangkan lemak dari area tertentu, seperti perut, pinggul, bokong, leher, dan ketiak. 

Prosedur ini lebih cocok digunakan bagi orang yang memiliki penumpukan lemak di area tertentu dan tidak untuk mengurangi berat badan secara keseluruhan,.

Sebelum memutuskan untuk menjalani liposuction, penting untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah plastik berpengalaman. 

 7. Brachioplasty

sedot lemak liposuction

Prosedur brachioplasty merupakan prosedur bedah yang bertujuan untuk menghilangkan kelebihan lemak, kulit kendur, atau jaringan ikat yang longgar di area lengan atas atau ketiak. 

Dikutip dari University of Michigan, prosedur ini biasanya melibatkan kombinasi liposuction (penyedotan jaringan lemak) dan pembedahan pengangkatan kulit.

Brachioplasty biasanya direkomendasikan untuk orang yang merasa terganggu dengan adanya lemak di area lengan atas dan ketiak, bukan untuk menurunkan berat badan secara keseluruhan.

Sebelum memutuskan untuk menjalani brachioplasty, sangat penting untuk berkonsultasi dengan ahli bedah plastik yang berpengalaman.

Nah, itu tadi adalah beberapa cara menghilangkan lemak di ketiak baik dengan olahraga, menurunkan berat badan, maupun prosedur medis. 

Penting untuk diingat bahwa setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda, sehingga metode yang efektif bagi satu orang mungkin tidak sesuai untuk orang lain. 

Anda dapat berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai program penurunan berat badan atau mempertimbangkan prosedur medis untuk menghilangkan ketiak berlemak.

Ringkasan

Cara menghilangkan lemak di ketiak bisa dilakukan dengan cara-cara berikut ini.
  • Menurunkan berat badan.
  • Lakukan push-up.
  • Rutin melakukan shoulder press.
  • Menggunakan bra yang pas.
  • Perbaiki postur tubuh.
  • Lakukan prosedur liposuction.
  • Prosedur brachioplasty.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Patricia Lukas Goentoro

General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


Ditulis oleh Annisa Nur Indah Setiawati · Tanggal diperbarui 05/03/2024

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan