Kenapa Sit Up Tidak Bisa Menghilangkan Lemak Perut?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memiliki timbunan lemak di perut dapat membuat kita merasa kurang percaya diri dan berusaha menghilangkannya. Salah satunya adalah dengan berolahraga seperti sit up dengan harapan dapat menghilangkan lemak di perut.

Metode pembakaran lemak dengan berolahraga fokus pada bagian tubuh tertentu dikenal dengan istilah one spot reduction. Benarkah metode tersebut ampuh?

Kenapa sit up dan metode one spot reduction lainnya tidak efektif

Olahraga hanya fokus pada bagian tubuh tertentu merupakan mitos yang paling terkenal dalam upaya penurunan lemak tubuh. Metode ini sering kali diperkenalkan dalam olahraga dengan beberapa variasi gerakan. Namun sebenarnya semua gerakan tersebut tidak mencukupi baik dari segi intensitas atau waktu yang direkomendasikan untuk aktivitas fisik.

Jika Anda hanya melakukan metode olahraga ini tanpa mencukupi kebutuhan aktivitas fisik, maka kemungkinan besar tidak akan ada perubahan yang signifikan pada tubuh Anda.

Kesalahpahaman dari metode one spot reduction adalah Anda akan diminta melatih otot pada bagian tubuh tertentu untuk menurunkan kadar lemak pada bagian tersebut. Meski terdengar masuk akal, namun fungsi tubuh dalam mengatur lapisan lemak sebetulnya tidak bekerja dengan cara demikian.

Metode olahraga ini mungkin dapat membantu metabolisme lemak di sekitar bagian yang dilatih, namun tidak terlalu signifikan. Jaringan lemak tubuh pun akan tetap ada sehingga efeknya hampir tidak terlihat. Maka, hanya melakukan sit up tidak serta merta dapat membakar lemak di perut saja. 

Alasan sit up tidak cukup ampuh hilangkan lemak perut

Salah satu metode olahraga one spot reduction yang terkenal dalam menghilangkan lemak perut adalah gerakan crunch atau sit up. Gerakan ini akan membantu meningkatkan massa otot sehingga menjadi lebih kuat, namun tidak akan signifikan untuk mengurangi lemak perut.

Hal ini dikarenakan saat kita melakukan sit-up, metabolisme lemak tidak hanya terjadi pada bagian perut saja melainkan di seluruh tubuh. Sehingga metabolisme lemak di sekitar perut saat kita melakukan sit-up hanyalah sebagian kecil saja dari proses metabolisme lemak tubuh secara keseluruhan.

Pada umumnya, pengurangan berbagai jaringan lemak tubuh bergantung pada seberapa banyak kalori yang kita bakar selama berolahraga. Hal ini bergantung pada waktu dan intesitas saat beraktivitas fisik. Berolahraga dengan metode one spot reduction yang hanya mengandalkan satu gerakan seperti sit-up cenderung kurang efektif dalam menurunkan berat badan dan membakar lemak pada bagian tubuh tertentu seperti perut.

Metode ini juga dapat berdampak cedera atau kelelahan otot pada bagian yang dilatih dalam waktu yang terlalu lama. Namun bukan berarti lemak pada bagian tubuh yang mengalami pengurangan lapisan lemak.

Selain itu, penyebab lainnya metode ini tidak berhasil adalah tubuh memiliki sistem pengaturan lapisan lemaknya tersendiri yang sebagian besar sudah ditentukan oleh genetik dan jenis kelamin seseorang.

Laki-laki cenderung memiliki penumpukan lemak di perut dan perempuan memiliki penumpukan lemak di sekitar paha sehingga akan sangat sulit menghilangkan lemak dengan bagian tersebut. Namun penurunan lapisan lemak secara keseluruhan masih dapat dilakukan.

Metode apa yang efektif untuk menghilangkan lemak tubuh?

Sama halnya dengan saat mengonsumsi makanan, tubuh akan menerima kalori dan didistribusikan ke seluruh bagian tubuh. Membakar lemak yang efektif juga hanya dapat dilakukan dengan olarhaga secara keseluruhan.

Jika Anda ingin menghilangkan lemak pada perut, Anda harus menurunkan persentase lemak tubuh Anda secara keseluruhan terlebih dahulu. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi kadar lemak tubuh secara efektif:

1. Menerapkan pola hidup sehat

Ini dilakukan dengan cara menjaga pola asupan makanan untuk mengatur kalori yang tersimpan, dan melakukan aktivitas fisik secara teratur untuk mencegah kenaikan berat badan sekaligus mengurangi kalori berlebih di dalam tubuh. Baik menjaga pola asupan dan aktivitas fisik yang cukup sangat berperan dalam menentukan persentase lemak tubuh.

2. Olahraga dengan gerakan yang bervariasi  

Gerakan bervariasi akan membantu membakar lemak tubuh secara keseluruhan sehingga dapat mengurangi presentase lemak tubuh lebih efektif sekaligus meningkatkan kebugaran tubuh lebih baik dibandingkan hanya gerakan tertentu saja.

3. Tingkatkan intensitas olahraga

Peningkatan intensitas secara bertahap penting untuk dilakukan agar tubuh dapat membakar lemak lebih baik saat berolahraga dengan intensitas dan metabolisme oksigen yang lebih tinggi, terutama jika Anda melakukan olahraga kardio seperti berlari dan push-up.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Olahraga Pagi atau Olahraga Malam, Mana yang Lebih Baik?

Ada yang suka berolahraga setelah bangun pagi, ada juga yang lebih senang olahraga pulang kantor. Sebetulnya, lebih baik olahraga pagi atau malam?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Olahraga Lainnya, Kebugaran 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Olahraga adalah cara mendapatkan berat badan ideal yang paling efektif. Namun dari semua jenis, mana yang lebih manjur: olahraga kardio atau angkat beban?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Olahraga Kardio, Kebugaran 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Ini Bahayanya Jika Anda Berolahraga di Siang Hari Saat Panas Terik

Katanya, olahraga di siang hari bisa membakar kalori lebih banyak sehingga efektif untuk menurunkan berat badan. Padahal, justru bisa berbahaya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Olahraga Lainnya, Kebugaran 23 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Ingin Membentuk Otot? Jangan Latihan Keras Setiap Hari

Agar otot lebih kuat, tak perlu olahraga mati-matian. Penelitian membuktikan kalau Anda perlu meluangkan waktu satu hari untuk "rest day" dan tidak ngegym.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

7 Olahraga untuk Membantu Menambah Tinggi Badan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
olahraga mengecilkan perut

6 Gerakan Olahraga yang Manjur Mengecilkan Perut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
senam jantung sehat

Yuk, Ketahui Manfaat dan Gerakan Senam Jantung Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit