7 Aturan Diet untuk Wanita di Usia 40 Tahun ke Atas

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tidak bisa dipungkiri, melakukan diet di usia 40 tahun ke atas memang akan terasa sangat sulit, jika dibandingkan ketika Anda masih berusia 20-an. Sebab program diet yang dilakukan tentunya sangat berbeda dengan usia yang masih muda.

Seiring dengan bertambahnya usia, proses metabolisme tubuh seseorang pun akan mengalami perubahan. Nah, hal inilah yang membuat wanita di usia 40 tahun ke atas juga harus melakukan kebiasaan diet. Oleh karena itu kualitas pemilihan cara diet harus dilakukan dengan bijak dan tepat.

Diet di usia 40 tahun ke atas bagi wanita

Berikut ini panduan diet di usia 40 tahun ke atas yang bisa Anda lakukan:

1. Memahami dan menyesuaikan diri dengan ritme biologis tubuh yang baru

Kenaikan berat badan akan jauh lebih mudah seiring bertambahnya usia. Salah satu cara diet di usia 40 tahun untuk mengontrol berat badan adalah memahami dan menyesuaikan diri Anda dengan ritme biologis tubuh Anda yang baru. Anda haru mengetahui apa saja jenis makanan yang bisa memicu pertambahan berat badan dengan mudah. Itu sebabnya, sangat penting bagi Anda untuk membuat daftar makanan yang boleh dan tidak boleh Anda konsumsi selama melakukan diet.

2. Sadari bahwa Anda tak bisa cuek makan seperti di usia 20-an

Melakukan diet di usia 40 tahun ke atas memiliki tujuan untuk menjaga tubuh Anda agar tidak mengonsumsi makanan yang memicu kenaikan berat badan. Anda harus mulai memperbaiki pola makan Anda. Kini Anda tidak bisa lagi makan makanan yang biasa dikonsumsi layaknya usia 20 tahunan.

Anda bisa saja makan lebih dari 3 kali sehari, hanya saja perhatikan ukuran porsi makanan dan asupan nutrisi di dalam makanan setiap kali Anda makan. Anda bisa menggunakan piring yang lebih kecil agar porsi makan Anda bisa lebih terjaga.

3. Perbanyak konsumsi ikan

Risiko penyakit jantung akan meningkat saat Anda mendekati menopause. Bagi Anda yang berusia 40 tahun ke atas namun ingin tetap menjaga berat badan, ada baiknya Anda rutin mengonsumsi ikan setidaknya 2 kali dalam seminggu.

Ikan yang baik dikonsumsi untuk diet di usia 40 tahun ke atas adalah salmon dan trout. Pasalnya, salmon banyak mengandung asam lemak omega 3 dan protein, yang dapat membantu mengurangi risiko masalah kesehatan yang berkaitan dengan jantung. Anda juga bisa mengonsumsi makanan jenis lain yang kaya protein seperti gandum utuh, kedelai, telur, dan kacang-kacangan.

4. Kalsium untuk kesehatan tulang

Ketika umur sudah tidak muda lagi, kemungkinan besar hormon Anda akan mengalami perubahan drastis. Hal ini membuat wanita usia 40 tahun ke atas rentan mengalami risiko osteoporosis. Jadi, bagi Anda yang ingin diet di usia 40 tahun ke atas, perbanyaklah konsumsi kalsium. Jika Anda ingin mengonsumsi produk olahan susu, pilihlah produk yang rendah lemak. Konsultasikan kepada dokter Anda untuk pilihan produk kalsium yang tepat untuk Anda.

5. Minum air putih

Semakin bertambahnya usia, pastikan bahwa Anda minum lebih dari delapan gelas air setiap hari. perbanyaklah minum air putih dibanding dengan minuman yang memiliki rasa manis. Air putih bisa membantu Anda mempertahankan elastisitas kulit dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

6. Olahraga teratur

Lakukan olahraga secara teratur setidaknya 30 sampai 60 menit per hari seperti olahraga kardio dengan intensitas sedang untuk menurunkan berat badan yang signifikan. Anda bisa melakukan olahraga jogging, bersepeda, berjalan, dan lain sebagainya yang membuat Anda aktif bergerak dan berkeringat.

Dua sesi latihan kekuatan juga merupakan keharusan dalam rutinitas aktivitas fisik Anda untuk membantu mengimbangi kehilangan alami massa otot. Di rumah, Anda bisa melakukan push-up, sit-up, trisep dips, lunges jika Anda tidak memungkinkan melakukan olahraga di gym.

7. Menghindari stres

Stres bisa mengganggu tidur Anda, yang berperan penting untuk menjaga berat badan yang sehat. Jika Anda kekurangan tidur maka akan membuat Anda kehilangan motivasi untuk berolahraga dan menyebabkan tubuh memompa lebih banyak hormon lapar.

Stres dan kurang tidur juga menyebabkan tubuh Anda menghasilkan lebih banyak kortisol, hormon stres yang juga mendorong kenaikan berat badan. Anda bisa menghindari stres dengan melakukan yoga, meditasi dan metode perawatan diri lainnya sehingga Anda dapat berkonsentrasi pada usaha diet dan olahraga untuk mempertahankan atau menurunkan berat badan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Olahraga adalah cara mendapatkan berat badan ideal yang paling efektif. Namun dari semua jenis, mana yang lebih manjur: olahraga kardio atau angkat beban?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Olahraga Kardio, Kebugaran 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Panduan Menjalani 30 Hari Diet Bebas Gula

Konsumsi gula berlebih meningkatkan risiko hipertensi, diabetes, hingga kanker. Untuk memerangi risiko mengerikan ini, satu solusinya: diet bebas gula.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Tips Makan Sehat, Nutrisi 4 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Langsung BAB Setelah Makan, Apakah Normal?

Banyak orang butuh waktu untuk mencerna makanan, namun ada juga yang langsung merasa ingin BAB setelah makan. Apakah ini normal? Benarkah bisa bikin kurus?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi 1 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

5 Manfaat Berkebun Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Meski berpeluh keringat, berkebun ternyata punya segudang manfaat bagi kesehatan tubuh dan juga jiwa. Apa saja manfaat berkebun untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 31 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

strategi menahan lapar

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
diet alpukat

Mengenal Diet Alpukat, Betulkah Bermanfaat untuk Turun Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
pilihan beras untuk menurunkan berat badan

Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit