Pengaturan Porsi Makanan di Dalam Piring Anda Saat Sedang Diet

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda sedang diet ketat? Ada beberapa hal tentunya yang harus Anda lakukan dan perhatikan agar program Anda berhasil. Bukan hanya olahraga yang teratur saja, atau masalah pemilihan makanan yang sehat. Tetapi juga bagaimana Anda mengatur semua makanan tersebut dalam piring Anda ketika waktu makan datang.

Lalu bagaimana membagi semua makanan tersebut dalam piring Anda agar diet berhasil?

Panduan mengatur porsi dalam piring supaya diet berhasil

Pengaturan piring makan yang dimaksudkan di sini adalah bagaimana Anda membagi semua makanan tersebut ke dalam porsi makan yang tepat dalam satu kali waktu makan. Misalnya, seberapa banyak nasi yang harus Anda ambil dalam satu kali makan? Atau nasi yang Anda makan tersebut harus memenuhi seberapa bagian dari piring makan?

Apabila Anda ingin diet berhasil, sesuai dengan keinginan, maka Anda harus memulai untuk mengatur porsi piring makan setiap kali waktu makan besar datang. Berikut adalah ketentuan pembagian piring makan yang tepat:

1. Makanan pokok

Ingat, makanan pokok tak hanya nasi, semua bahan makanan yang mengandung banyak karbohidrat bisa dibilang sebagai makanan pokok, seperti kentang, jagung, roti, mi, atau bihun. Dalam pedoman gizi seimbang yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, menyebutkan bahwa Anda dapat mengisikan sepertiga piring Anda dengan makanan pokok. Satu porsi makanan pokok setara dengan 5-6 sendok makan atau satu tangkap roti, sama dengan 175 kalori.

Agar diet berhasil, Anda bisa mengatur porsi makanan pokok dalam sehari sebagai berikut:

  • Pagi hari: satu porsi
  • Siang hari: satu setengah sampai dua porsi
  • Malam hari: satu sampai dua porsi

2. Lauk hewani

Lauk hewani seperti daging sapi, daging, ayam, ikan, telur, sebaiknya Anda konsumsi satu sampai dua porsi saja dalam satu kali makan. Misalnya, bila menu makan siang Anda adalah telur rebus, maka satu porsi lauk hewani sama dengan satu telur rebus tersebut. Atau, jika Anda mengonsumsi ayam, satu porsi lauk hewani setara dengan satu potong paha bawah (ayam utuh dibagi dua belas bagian).

Berikut adalah pembagian porsi dalam piring makan per waktu makan:

  • Pagi hari: setengah sampai satu porsi
  • Siang hari: satu sampai satu setengah porsi
  • Malam hari: satu porsi

3. Lauk nabati

Contoh lauk nabati adalah berbagai kacang-kacangan, tahu, dan tempe. Untuk makanan jenis ini, satu porsinya setara dengan 75 kalori. Satu porsi lauk nabati sama dengan satu potong tahu besar (seukuran telapan tangan) atau dua potong tempe sedang.

Berikut adalah ketentuan dalam mengonsumsi lauk nabati per waktu makan:

  • Pagi hari: satu porsi
  • Siang hari: satu sampai satu setengah porsi
  • Malam hari: satu porsi

4. Sayuran

Anda bisa mengandalkan sayuran jika ingin diet berhasil dengan cepat. Oleh karena itu, Anda harus mengonsumsi setidaknya sepertiga porsi piring makan sayuran setiap kali waktu makan. Atau porsi sayuran Anda samakan seperti porsi makanan pokok yang Anda makan. Satu porsi sayuran yang setara dengan satu buah gelas sayur yang telah matang dan airnya sudah ditiriskan.

Untuk sayuran, sebaiknya Anda mengonsumsi satu porsi sayur setiap kali makan, entah itu sarapan, makan siang atau makan malam.

5. Buah-buahan

Jangan lupakan buah-buahan juga masuk ke dalam piring makan Anda. meskipun tidak dikonsumsi bersamaan dengan makanan lainnya, buah-buahnya memiliki jatah tersendiri dalam piring makan Anda, yaitu sekitar satu per lima bagian piring.

Dalam satu hari idealnya Anda mengonsumsi 150 gram buah agar kebutuhan serat Anda terpenuhi dan diet berjalan dengan lancar. Anda bisa membagi kebutuhan buah total tersebut menjadi tiga kali makan, jadi Anda mengonsumsi 50 gram tiap kali makan.

Meskipun pengaturan porsi dan pembagian piring makan tersebut memang bisa Anda terapkan untuk mempermudah program diet Anda, namun Anda harus memerhatikan bahwa hal ini tergantung dengan kebutuhan kalori masing-masing orang. Sehingga, bisa saja Anda dengan yang lainnya harus mengonsumsi semua makanan tersebut dengan porsi dan pembagian piring makan yang berbeda.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit