Menurunkan Berat Badan Hanya Dengan Makan Buah, Apakah Sehat?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Cara diet yang sehat adalah dengan memperbanyak makan sayur dan buah-buahan segar, di samping menyeimbangkan porsi makanan pokok lainnya. Namun kebanyakan orang memilih untuk mengambil jalan pintas hanya dengan minum air mineral dan makan buah untuk diet agar cepat kurus. Pasalnya, buah dianggap mengandung sedikit kalori, sehingga dipercaya mampu menurunkan berat badan. Tapi, apakah diet dengan buah saja aman bagi tubuh?

Cara diet buah

Persis seperti namanya, cara diet buah adalah hanya dengan makan variasi buah-buahan selama 3 hari berturut-turut. Pilihan buah untuk diet terserah Anda, namun biasanya diutamakan buah yang bisa membuat perut kenyang lebih lama — seperti alpukat, apel, pir, dan pisang. Buah-buahan rendah gula, seperti keluarga beri (stroberi, raspberry, blackberry), semangka, dan kiwi juga menjadi pilihan yang baik untuk bantu menurunkan berat badan

Selama diet dengan buah, Anda hanya diperbolehkan makan buah untuk sarapan, makan siang, dan makan malam setiap hari. Anda juga dianjurkan untuk minum 12 botol air putih setiap hari dan menghindari minum teh, kopi, dan minuman berperisa lainnya. Menariknya, Anda tidak perlu melakukan olahraga apapun selama sedang makan buah untuk diet ini.

Manfaat diet dengan buah

Tak dapat dipungkiri, buah-buahan menawarkan segudang manfaat kesehatan bagi tubuh. Antara lain:

  • Sumber gula sederhana, serat, vitamin, dan mineral.
  • Rendah lemak dan kalori
  • Serat dalam buah berguna untuk membantu menurunkan kolesterol darah dan dapat membantu melancarkan buang air besar, sehingga Anda terhindar dari sembelit.
  • Buah juga kaya akan antioksidan, seperti flavonoid, vitamin C, dan antosianin. Antioksidan dapat melindungi tubuh dari radikal bebas yang berasal dari dalam tubuh maupun dari luar tubuh, sehingga membantu Anda terhindar dari penyakit, seperti kanker.
  • Buah dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan juga dapat membantu meremajakan sel-sel dan jaringan dalam tubuh, sehingga turut mencegah Anda dari penuaan.

Oleh karena itu, rutin makan buah setiap hari bisa membuat badan lebih bugar dan menjauhkan Anda dari risiko berbagai penyakit dan gangguan kesehatan berkat kandungan gizi dan nutrisinya yang melimpah.

Diet dengan buah terbilang sebagai cara yang baik untuk menurunkan berat badan, karena serat buah mampu membuat Anda kenyang lebih lama sehingga Anda akan makan lebih sedikit dalam sehari. Makan semangkuk stroberi akan membuat Anda kenyang lebih lama daripada makan semangkuk daging cincang.

Mengonsumsi buah segar untuk menurunkan risiko diabetes

Hanya makan buah untuk diet belum tentu sehat

Pada dasarnya, makan buah untuk diet tidak dilarang. Memperbanyak asupan buah segar juga sudah terbukti manfaatnya untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan, selain menurunkan berat badan.

Yang seharusnya Anda khawatirkan adalah porsinya. Buah-buahan apa pun tetap mengandung kalori dan gula, sekalipun terbilang rendah. Terlalu banyak mengonsumsi gula dalam waktu singkat dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak drastis. Peningkatan kadar gula darah sedikit saja juga tak baik untuk kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Diet dengan buah saja dapat meningkatkan risiko Anda terkena diabetes. Meski memang sangat kecil kemungkinannya terkena diabetes hanya dari makan buah, tetapi Anda tetap perlu memerhatikan risiko ini. Karena asupan gula tinggi dari diet buah belum memperhitungkan asupan gula yang Anda dapat sebelum dan setelah diet buah ini selesai.

Di sisi lain, cara diet buah dinilai tidak begitu ideal karena tidak memerhatikan variasi gizi. Memang, buah diperkaya oleh ragam vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh, tapi sayangnya, buah-buahan minim kandungan protein. Buah-buahan juga tidak mengandung asam lemak esensial serta asam amino yang diperlukan oleh tubuh sebanyak yang ditemukan pada daging, kacang, serta biji-bijian.

Maka, bukan tidak mungkin Anda bisa mengalami kekurangan zat gizi tertentu jika menjalani diet buah. Kekurangan protein, misalnya, akan membuat jaringan otot Anda melemah. Asupan kalsium yang tidak memadai dapat meningkatkan risiko Anda mengalami penyakit tulang, seperti osteoporosis. Kekurangan zat besi membuat Anda lebih rentan mengalami 3L (Letih, Lemah, Lesu) akibat anemia. Terlalu banyak mengonsumsi buah juga dapat menyebabkan pencernaan Anda bermasalah, mulai dari perut kembung, begah, kram, buang gas terus menerus, hingga diare.

Aturan aman makan buah untuk diet

Makan buah untuk diet boleh-boleh saja. Pedoman gizi seimbang yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan menyarankan Anda untuk mengonsumsi 5 porsi sayur buah per harinya. Satu porsi setara dengan satu jenis buah berukuran medium seperti misalnya satu buah jeruk ukuran sedang, satu buah pisang, atau satu buah apel sedang. Penting juga untuk memvariasikan jenis buah yang Anda makan.

Selain itu, jangan lupakan asupan gizi lain dari sumber makanan lainnya. Cara diet yang sehat adalah dengan selalu memastikan Anda mendapatkan ragam jenis makanan sehat yang berbeda, agar semua asupan nutrisi Anda sudah seimbang — tidak ada yang berlebihan dan tidak ada yang kurang. Dengan begitu Anda bisa hidup lebih sehat.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ragam Minuman Pengganjal Perut yang Bisa Bikin Kenyang

Sedang diet tapi lapar terus? Tenang, Anda bisa menekan nafsu makan dengan minuman yang mengenyangkan berikut ini. Tak usah takut gemuk!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 10 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengulik Serba-serbi Diet South Beach untuk Menurunkan Berat Badan

Hampir serupa dengan diet Atkins, diet south beach menekankan pola makan dengan mengurangi konsumsi karbohidrat dan perbanyak protein.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Diet, Nutrisi 9 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

15 Pilihan Makanan dan Minuman untuk Diabetes, Plus Menunya!

Pola makan jadi kunci utama untuk mengendalikan diabetes. Berikut beberapa jenis minuman dan makanan untuk penderita diabetes, beserta contoh menunya!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Diabetes 8 Februari 2021 . Waktu baca 13 menit

Plastik Wrap untuk Diet, Benarkah Bisa Mengecilkan Perut Buncit?

Hati-hati, jangan sembarangan menggunakan plastik wrap untuk diaet. Bukannya cepat kurus, Anda malah bisa terkena risiko berbahaya ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 4 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berat badan naik setelah diet

3 Penyebab Berat Badan Anda Naik Setelah Diet

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
mie instan atau nasi

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
buah plum kering untuk diet

Benarkah Makan Buah Plum Bisa Melangsingkan Badan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Gladys Mangkuliguna
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
cara meningkatkan leukosit lewat makanan penambah sel darah putih

Daftar Makanan untuk Atasi Kekurangan Sel Darah Putih

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit