Diet Dengan Cara Hanya Makan Sup, Sehat atau Tidak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hampir setiap tahun rasanya muncul berbagai jenis diet. Beberapa waktu lalu, sedang ramai-ramainya jenis diet sup atau dalam bahasa Inggris disebut souping. Diet ini sangat populer dan banyak yang bilang bahwa diet ini bisa membersihkan tubuh dengan membuang racun atau detoksifikasi. Apakah klaim manfaat kesehatan yang ada pada diet sup sehingga membuat orang tergila-gila itu benar? Atau mungkin sebaliknya, diet sup malah berbahaya bagi kesehatan tubuh Anda? Cari tahu jawabannya di bawah ini.

Apa itu diet sup?

Diet sup adalah pola makan untuk turunkan berat badan yang terdiri dari jenis makanan sup. Seperti yang Anda ketahui, ada banyak sekali jenis sup. Sup ayam, sup jagung, sup kentang, dan lain sebagainya.

Diet ini menjadi populer karena efeknya yang cukup baik untuk menurunkan berat badan. Anda hanya perlu menyeruput sup dan tidak perlu repot-repot mengunyah. Tentu terkesan praktis dan tampaknya cukup baik untuk pencernaan.

Anda juga bisa melakukan kombinasi dari berbagai macam makanan dalam satu sup. Misalnya Anda menggabungkan berbagai makanan seperti daging ayam rendah lemak, gandum, dan berbagai jenis sayuran.

Apa bedanya diet sup dengan metode diet lainnya?

Diet sup juga bermanfaat bagi orang-orang dengan gangguan pencernaan. Saat kena gangguan pencernaan, Anda disarankan untuk memudahkan tugas dari saluran pencernaan Anda dengan tidak mengonsumsi makanan padat atau terlalu keras. Makanan berbentuk cair seperti sup akan membantu proses pemulihan.

Salah satu masalah diet pada orang-orang saat ini adalah terlalu banyak memakan daging yang berasal dari otot hewan, misalnya dada ayam, namun kurang dalam memakan sumber hewani yang mengandung gelatin, misalnya pada tulang rawan dan jaringan pengikat misalnya pada sendi hewan. Sup ayam banyak mengandung gelatin, sehingga bisa membuat asupan Anda seimbang dan menjauhkan dari peradangan dan peningkatan risiko kesehatan.

Selain itu, diet sup mencakup beragam jenis makanan. Selain sayur-sayuran, protein dan lemak juga ada di sana. Dengan kata lain, ini membuat diet jenis ini lebih seimbang dari sisi kandungan gizinya. Selain itu, kelebihan diet sup ini adalah karena sup tidak memiliki kandungan gula yang sangat sangat tinggi seperti diet jus.

Pola diet sup rendah kalori

Biasanya, dalam pola diet sup rendah kalori, orang-orang akan mengonsumsi semangkuk sup sekitar lima kali dalam sehari, setiap beberapa jam. Sering makan hanya dalam selang waktu beberapa jam ditujukan agar Anda tidak merasa lapar dan malah tergoda untuk makan makanan tinggi kalori yang tidak menyehatkan.

Jangan salah, walaupun Anda mengonsumsi sup lima kali, satu mangkoknya hanya mengandung sekitar 100 hingga 200 kalori. Dengan jumlah kalori seperti itu, sup tidak akan membuat Anda cepat gemuk. Justru memang bisa membantu menurunkan berat badan bila dijalankan sesuai aturannya.

Dengan total kalori yang sangat sedikit, apakah diet sup menyehatkan?

Pada dasarnya, diet sup dengan pola seperti di atas tidak boleh digunakan untuk pola makan terus-menerus. Anda tetap membutuhkan makanan lainnya untuk memenuhi kebutuhan gizi pada tubuh Anda.

Misalnya, Anda bisa melakukan diet sup dengan mengonsumsi sup rendah kalori sebelum makan makanan utama. Walaupun Anda tetap makan makanan berat, dengan makan sup di awal makan siang, Anda tetap bisa mengurangi jumlah kalori yang masuk secara signifikan.

Sebuah riset yang dilakukan oleh Pennsylvania State University membuktikan bahwa dengan makan sup sebagai hidangan pembuka saat makan siang, akan mengurangi total asupan kalori hingga 20 persen dibandingkan orang-orang yang tidak makan sup di awal.

Anda tetap membutuhkan makanan padat, bukan hanya sup. Tidak ada salahnya untuk memakan makanan padat karena tubuh memang dirancang untuk mencerna makanan padat. Anda memiliki enzim untuk mengubah makanan padat menjadi makanan yang cair seperti sup.

Dengan tetap memakan makanan padat, berarti Anda menjalankan fungsi enzim pencernaan Anda.

Selain tetap perlu memakan makanan padat, Anda juga perlu memerhatikan sup yang Anda makan. Sup buatan sendiri untuk diet sup tentu jauh lebih baik dibandingkan dengan sup instan dalam kemasan yang bisa dibeli di toko. Sup instan dalam kemasan mengandung kadar natrium yang sangat tinggi serta bahan pengawet. Selain itu, pemanasan juga dapat menghancurkan beberapa zat gizinya.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

Berhenti merokok memang bukan perkara mudah. Mulailah dengan 5 langkah berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Apakah Produk Pembersih di Rumah Anda Sebabkan Masalah Pernapasan?

Kandungan dalam berbagai produk pembersih rumah bisa menimbulkan masalah kesehatan. Bagaimana cara memilih dan mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Selain Mempercantik Kamar, 7 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Tidur Nyenyak

Beberapa jenis tanaman untuk kamar membawa efek menenangkan dan mampu membersihkan udara dari polusi, bau, dan jamur. Apa saja jenisnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Ciri-ciri Infeksi Jamur (Oral Thrush) di Mulut Anda

Infeksi jamur di mulut biasa disebut juga oral thrush atau kandidiasis. Simak penyebab, tanda dan gejala, serta cara pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gigi dan Mulut 2 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
mudah dihipnotis

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat buah mangga

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
tato mata

9 Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Nekat Bikin Tato di Mata

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit