home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berat Badan Hilang Akibat Depresi? Begini Cara Mengembalikannya

Berat Badan Hilang Akibat Depresi? Begini Cara Mengembalikannya

Sebagian orang yang mengalami depresi umumnya akan mengalami penurunan berat badan yang drastis. Rasa tertekan, cemas, dan stres yang dialami membuat nafsu makan menurun bahkan hilang sama sekali. Bagi Anda yang baru saja berhasil melewati kondisi tersebut, mungkin ingin mengembalikan lagi berat badan yang hilang akibat depresi.

6 tips mengembalikan berat badan yang hilang akibat depresi

Jika Anda sudah sembuh dari depresi, kini saatnya Anda mengembalikan berat badan yang hilang. Hal ini bisa dilakukan dengan cara selalu makan tepat waktu, menggunakan pola makan sehat, dan mengurangi makanan yang bisa meningkatkan kadar gula darah Anda. Simak penjelasan lengkapnya berikut.

1. Pasang alarm untuk mengingat jam makan

Mungkin sebelumnya, jam makan Anda sempat berantakan. Tetapi, sekarang saatnya untuk mengembalikan jam makan sesuai rutinitas Anda demi mengembalikan berat badan normal kembali.

Agar tidak lupa, Anda bisa pasang alarm di ponsel atau gadget untuk mengingatkan diri sendiri bahwa waktu telah menunjukkan saatnya makan. Ikuti dengan tertib aturan waktu yang sudah Anda tentukan, sehingga jadwal tersebut akan menjadi kebiasaan. Dengan begitu, perlahan-lahan Anda tidak membutuhkan alarm lagi.

2. Makan makanan yang dapat mengontrol stress

Daripada mengonsumsi makanan manis atau kopi yang dapat meningkatkan kadar gula darah dan kafein yang tidak begitu dibutuhkan oleh tubuh, lebih baik Anda perbanyak konsumsi makanan sehat jika ingin mengembalikan berat badan dengan cara yang benar.

Anda bisa mengonsumsi berbagai jenis sayur dan buah seperti jeruk dan wortel yang mengandung antioksidan sehingga bisa membantu meningkatkan imunitas. Sayuran hijau yang memiliki kandungan vitamin B juga dapat membantu kesehatan saraf.

Makanan lain seperti ikan salmon dan tuna yang mengandung asam lemak omega 3 juga dapat membantu Anda mengurangi stress. Begitu juga kacang-kacangan dan biji-bijian yang memiliki fungsi yang hampir sama.

3. Hindari makanan dengan gula tinggi

Glukosa mungkin menjadi salah satu sumber energi, tetapi jika Anda ingin mengembalikan berat badan dengan cara yang sehat, hindari makanan manis dengan kadar gula tinggi. Pasalnya, saat gula masuk ke dalam aliran darah, perasaan depresi atau stress bisa saja kembali.

Hal ini disebabkan makanan yang tinggi kadar glukosanya dapat membuat stress semakin parah. Jika kondisi Anda masih kurang stabil, sebaiknya hindari makanan seperti kentang goreng, permen, keripik, minuman manis, hingga makanan olahan dan pilih makanan yang lebih sehat.

4. ‘Nyemil’ lebih sering

Mengembalikan nafsu makan memang bukan hal yang mudah. Apalagi jika harus memaksakan diri makan dalam jumlah besar. Oleh karena itu, salah satu cara untuk mengembalikan berat badan yang hilang adalah makan makanan ringan lebih sering dari biasanya.

Setidaknya, dengan melakukan hal ini, Anda bisa meningkatkan asupan kalori yang Anda butuhkan setiap harinya tanpa harus bersusah payah makan makanan berat dalam jumlah besar.

Dalam satu kali makan, Anda bisa mengonsumsi makanan dalam jumlah lebih sedikit. Tetapi, Anda harus berusaha untuk sering-sering makan, agar nafsu makan kembali dan kebutuhan kalori harian Anda pun terpenuhi.

5. Minum minuman yang sehat

Perhatikan minuman yang juga Anda konsumsi. Hindari mengonsumsi minuman manis seperti kopi dan teh. Pasalanya, jika Anda memperbanyak asupan minuman yang kurang sehat dan tidak memiliki kadar nutrisi, hal ini dapat mencegah Anda mengonsumsi makanan sehat lainnya.

Mengapa demikian? Karena Anda tentu sudah merasa kenyang terlebih dahulu sehingga setelah minum minuman manis, Anda jadi enggan untuk makan. Padahal, jika Anda bisa mengonsumsi minuman yang sehat, minuman yang Anda konsumsi juga berguna untuk mengembalikan berat badan.

Minuman yang bisa Anda minum demi membantu mengembalikan berat badan termasuk smoothies tanpa tambahan gula atau susu.

6. Perhatikan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi

Tidak hanya memikirkan tentang kalori, pikirkan juga nutrisi lain yang akan Anda konsumsi dari tiap-tiap makanan. Lebih baik, untuk mengembalikan berat badan secara sehat, Anda juga harus meningkatkan asupan karbohidrat serta protein yang Anda dapatkan dari suatu makanan.

Makanan yang memiliki kandungan karbohidrat dan protein yang menyehatkan adalah buah-buahan seperti pisang dan alpukat, lalu kue beras, yoghurt, dan masih banyak lagi.

Bahkan Anda pun boleh mengonsumsi makanan yang mengandung lemak, selama lemak tersebut adalah lemak sehat. Lemak tak jenuh biasanya memiliki kandungan nutrisi yang baik dan seimbang. Lemak sehat ini termasuk alpukat dan juga biji-bijian.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Silver, N. (2018). Stress-Related Weight Loss: 7 Reasons Why and What You Can Do. Retrieved 28 August 2019, from https://www.healthline.com/health/stress/stress-weight-loss

Bowers, E. (2012). Weight Management Tips for People With Depression. Retrieved 28 August 2019, from https://www.everydayhealth.com/hs/major-depression/weight-management-for-depression/

Schipani, D. (2017). How to Gain Weight the Healthy Way. Retrieved 28 August 2019, from https://www.everydayhealth.com/weight/diet/how-gain-weight-healthy-way/

McMillen, M. (2010). Does Depression Cause Weight Gain or Weight Loss? What’s the Depression/Weight Connection?. Retrieved 28 August 2019, from https://www.webmd.com/depression/features/depression-and-weight-connection#1

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal diperbarui 30/09/2019
x