Varises

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu varises?

Varises adalah pembuluh darah vena yang membengkak dan membesar di permukaan kulit. Pembuluh vena membawa darah yang rendah oksigen dari sel dan jaringan kembali ke jantung. Di sana, darah akan “ditukar” dengan darah yang penuh oksigen.

Masalah pada pembuluh vena ini dapat terjadi di bagian mana pun pada tubuh Anda. Namun, paling sering terjadi pada kaki. Varises adalah kondisi yang sangat umum dihadapi banyak orang.

Umumnya, varises tidak berbahaya, tapi perlu penanganan dokter ketika gejala yang muncul cukup mengganggu atau berisiko menyebabkan komplikasi.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Varises memang sangat umum. Hampir 30% orang dewasa memiliki masalah ini.

Terutama, orang lanjut usia, wanita, orang yang kelebihan berat badan, dan orang yang aktivitasnya menghabiskan waktu lama untuk berdiri.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala varises?

Dikutip dari Mayo Clinic, tanda dan gejala varises yang umumnya dialami adalah:

  • Munculnya serabut atau garis-garis berwarna biru keunguan di permukaan kulit
  • Nyeri atau kaki terasa berat, khususnya setelah berdiri atau duduk dalam waktu yang lama
  • Vena terlihat menonjol dan membengkak sepanjang paha, mata kaki, atau lutut
  • Kulit terasa gatal, terutama di area tungkai bawah dan pergelangan kaki
  • Terjadi perubahan warna kulit, kulit jadi lebih tipis, dan terbentuk luka atau infeksi jaringan lunak di dekat mata kaki
  • Kaki atau area yang terjadi pembengkakan vena terasa berdenyut atau kram

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Bagi banyak orang, varises adalah kondisi yang menjadi masalah estetika, yaitu membuat penampilan jadi kurang sedap dipandang. Namun, bagi sebagian orang lainnya, varises dapat menyebabkan gejala dan masalah yang serius.

Jika Anda cemas mengenai kondisi kesehatan atau pengobatan di rumah tidak efektif, Anda harus pergi ke dokter atau rumah sakit untuk diperiksa.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala varises di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab varises?

Penyebab varises adalah melemahnya katup vena dan tidak mampu menahan akumulasi darah. Varises adalah penyakit yang tidak menular ataupun diturunkan. Namun, varises biasanya terjadi dalam satu keluarga.

Awalnya, vena yang bertugas membawa darah dari jaringan tubuh ke jantung. Pembuluh darah ini memiliki katup satu arah yang membantu menjaga darah mengalir ke jantung Anda.

Jika katup lemah atau rusak, darah dapat kembali dan menyatu di pembuluh darah Anda. Ini menyebabkan pembuluh darah vena membengkak, menonjol, dan terlihat di permukaan kulit.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kondisi ini?

Faktor risiko untuk mengalami varises adalah:

Riwayat keluarga

Memiliki anggota keluarga dengan masalah ini dapat meningkatkan risiko Anda memiliki varises. Hampir setengah dari orang dengan varises adalah anggota keluarga yang memiliki masalah serupa.

Usia

Risiko masalah pada pembuluh vena ini dapat meningkat seiring bertambahnya usia. Semakin bertambah usia, pembuluh darah dan katupnya akan melemah. Fungsinya pun akan kian memburuk sehingga bisa menyebabkan pembengkakan di vena.

Jenis kelamin

Wanita cenderung mengalami masalah pada pembuluh vena lebih sering daripada pria. Perubahan hormon yang terjadi selama pubertas, kehamilan, dan menopause (atau penggunaan pil KB) dapat meningkatkan risiko seorang wanita untuk mengalami kondisi ini.

Kehamilan

Selama kehamilan, pertumbuhan janin memberi tekanan pada pembuluh darah di kaki ibu. Itulah sebabnya, varises sering terjadi pada ibu hamil. Untungnya, varises adalah kondisi yang dapat membaik dalam waktu 3-12 bulan setelah melahirkan.

Kegemukan atau obesitas

Kelebihan berat badan atau obesitas dapat memberikan tekanan ekstra pada pembuluh darah Anda. Ini dapat menyebabkan pembuluh darah vena membengkak dan menimbulkan masalah.

Tidak aktif

Berdiri atau duduk dalam waktu lama, terutama dengan kaki ditekuk atau disilangkan adalah hal yang dapat meningkatkan risiko varises. Ini karena tetap dalam satu posisi untuk waktu yang lama dapat memaksa pembuluh darah Anda untuk bekerja lebih keras untuk memompa darah ke jantung Anda.

Pernah memiliki trauma di kaki

Mengalami pembekuan darah sebelumnya atau kerusakan traumatis pada katup di pembuluh darah dapat melemahkan kemampuan pembuluh untuk memindahkan darah kembali ke jantung. Ini dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah di pembuluh vena.

Tidak memiliki faktor risiko bukan berarti Anda tidak dapat menderita varises.  Faktor-faktor yang telah disebutkan  hanyalah referensi saja. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk varises?

Kadang-kadang varises menyebabkan rasa sakit, pembekuan darah, luka pada kulit, atau masalah lainnya. Jika ini terjadi, dokter Anda dapat merekomendasikan satu atau lebih prosedur medis.

Beberapa orang memilih untuk memiliki prosedur ini untuk memperbaiki penampilan pembuluh darahnya atau untuk menghilangkan rasa sakit.

Pengobatan varises adalah dengan perubahan gaya hidup dan prosedur medis. Tujuan pengobatan varises adalah meredakan gejala, mencegah komplikasi, dan memperbaiki penampilan. Beberapa cara untuk mengobati varises adalah:

Stoking kompresi

Stoking ini memberikan tekanan yang stabil untuk membantu memindahkan darah kembali ke jantung Anda. Tekanan yang stabil juga mengurangi pembengkakan di kaki bagian bawah dan mengurangi risiko pembekuan darah. Namun, Anda masih memiliki pembuluh darah kaki yang terlihat.

Jika Anda membutuhkan stoking kompresi, dokter kulit dapat memeriksa Anda sehingga Anda mendapatkan ukuran yang tepat dan jumlah tekanan yang tepat.

Skleroterapi

Ini adalah perawatan paling umum untuk varises. Skleroterapi membuat dinding vena saling menempel sehingga darah tidak bisa mengalir lagi. Ini meningkatkan sirkulasi pada area yang bermasalah dan mengurangi pembengkakan.

Saat ini, dokter kulit menggunakannya untuk mengobati spider veins dan varises kecil. Jika Anda melakukan pengobatan varises ini, perawatannya adalah:

  • Dokter kulit Anda akan menyuntikkan obat ke dalam area vena yang bengkak
  • Setelah suntikan, dokter kulit Anda dapat memijat daerah tersebut
  • Kemudian, Anda diminta untuk menggunakan stocking kompresi di kaki

Untuk mencegah kemungkinan efek samping, Anda harus berjalan kaki setiap hari dan memakai stoking kompresi sesuai petunjuk. Sebagian besar pasien memakai stoking kompresi selama 2-6 minggu. Anda dapat kembali bekerja dan sebagian besar kegiatan keesokan harinya.

Setelah melakukan pengobatan ini, biasanya spider veins akan hilang dalam 3 atau 6 minggu. Sementara varises membutuhkan waktu 3-4 bulan agar hilang. Untuk mendapatkan hasil terbaik, Anda mungkin memerlukan 2 atau 3 perawatan.

Perawatan laser

Pengobatan ini dilakukan dengan mengarahkan sinar laser pada vena yang membengkak. Sinar ini dapat mengecilkan pembuluh darah tanpa merusak kulit yang terkena.

Setelah disinari, Anda harus memakai stoking kompresi dan melindungi area tersebut dari paparan sinar matahari selama 3 hingga 4 minggu. Tujuannya, supaya bintik hitam tidak terbentuk pada kulit yang terkena laser.

Baru-baru ini sedang dikembangkan terapi laser endovenous (EVLT) dan radiofrequency ablation (RFA). Keduanya bekerja dengan cara mengangkat pembuluh vena yang membengkak. EVLT biasanya direkomendasikan untuk mengobati spider veins dan varises kecil.

Sementara itu, RFA digunakan untuk mengobati varises yang besar. Inilah tahap-tahap yang dilakukan selama perawatan:

  • Pemberian anestesi pada area kulit yang memiliki pembengkakan vena untuk menghilangkan rasa sakit
  • Dokter membuat sayatan kecil dan memasukkan serat laser untuk EVLT atau kateter ke pembuluh darah untuk RFA
  • Dokter akan mengaktifkan laser dan memanaskan vena agar mengecil.

Dibutuhkan sekitar 1 tahun untuk menghilangkan pembuluh vena yang membengkak dengan baik EVLT dan RFA. Untuk mendapatkan hasil terbaik, Anda mungkin memerlukan lebih dari satu kali perawatan.

Pemeriksaan fisik sebelum perawatan

Sebelum memutuskan pengobatan mana yang cocok, Anda akan menjalani pemeriksaan fisik terlebih dulu. Dokter akan melihat dengan teliti pembuluh darah kaki dan bertanya tentang riwayat kesehatan Anda.

Tes non-invasif untuk melihat pembuluh darah di kaki Anda juga mungkin diperlukan. Misalnya, ultrasonografi doppler untuk menunjukkan aliran darah di pembuluh darah kaki Anda.

Ada pula plethysmography, yaitu menggunakan manset tekanan darah untuk mengukur perubahan volume darah, sehingga dapat membantu menemukan masalah seperti aliran darah abnormal.

Setelah meninjau semua informasi, dokter dapat memberi tahu perawatan vena mana yang paling efektif. Terkadang, lebih dari satu jenis perawatan akan direkomendasikan untuk memberikan hasil terbaik dan mengurangi efek samping.

Apa saja komplikasi varises?

Varises yang menimbulkan gejala dan tidak diobati, dapat menyebabkan dermatitis. Pasalnya, varises adalah kondisi yang menimbulkan rasa gatal, sehingga Anda akan terus menggaruknya. Ini dapat menyebabkan perdarahan, luka, dan iritasi di kulit.

Selain itu, varises adalah kondisi yang dapat menyebabkan superfisial tromboflebitis. Tromboflebitis adalah gumpalan darah di pembuluh darah yang menyebabkan rasa sakit dan masalah lain di daerah yang terkena.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk varises?

Dokter mendiagnosis dari pemeriksaan pada kaki dan gejala varises yang muncul. Jika diagnosis belum jelas, dokter akan melakukan pemeriksaan ultrasound untuk melihat gambaran vena dan menyingkirkan kemungkinan penyakit lain.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi varises?

Selain pengobatan dokter, mengubah gaya hidup adalah kunci agar varises lebih mudah diobati. Bukan hanya membantu pengobatan, perubahan gaya hidup menjadi lebih baik lagi dapat mencegah terbentuknya masalah di pembuluh vena dan mengurangi gejala yang tidak menyenangkan.

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi varises:

Pakai stoking kompresi

Stoking ini membantu melancarkan peredaran darah di kaki, pergelangan tangan, dan bagian tubuh lainnya. Stoking kompresi terbuat dari kain fleksibel yang bisa meregang ketika dipakai.

Meski banyak dijual secara bebas, Anda tetap harus konsultasi lebih dahulu pada dokter, baik untuk membantu memilih jenis yang paling baik maupun cara aman menggunakannya.

Rutin olahraga

Jenis olahraga tertentu dapat meningkatkan sirkulasi darah di kaki. Dokter mungkin akan merekomendasikan jalan santai selama 3o menit, sebanyak 5 kali seminggu.

Olahraga seperti lari, angkat beban, dan yoga sebaiknya dihindari karena memberi tekanan berlebih sehingga bisa memperparah pembengkakan vena yang ada di kaki atau tangan.

Hindari berdiri atau duduk dalam waktu yang cukup lama. Kebiasaan ini dapat menyebabkan darah dalam pembuluh vena mengumpul di area tungkai sehingga memperburuk gejala varises.

Untuk itu, sering-seringlah beristirahat dengan kaki diluruskan setelah berdiri dalam waktu yang lama atau gerak-gerakkan kaki supaya aliran darah lebih lancar.

Jaga berat badan normal

Kelebihan berat badan dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah yang ada di kaki. Ini dapat meningkatkan risiko terbentuknya varises di kaki. Supaya berat badan Anda tetap terkontrol, Anda harus menjaga pola makan, meliputi:

  • Menghindari kebiasaan makan yang buruk, seperti tidur setelah makan atau makan tengah malam
  • Mengurangi makanan yang mengandung lemak jenuh dan yang mengandung banyak kalori
  • Memperbanyak sayur, buah, biji-bijian, kacang-kacangan, dan makanan yang tinggi protein dengan lemak sehat
  • Kurangi makanan yang mengandung banyak garam. Natrium dapat menahan air di dalam tubuh sehingga membuat bagian tubuh tertentu membengkak dan kemungkinan bisa mengganggu aliran darah di pembuluh darah

Supaya optimal, iringi dengan aktivitas fisik yang sesuai. Jika Anda masih bingung menentukan rencana diet Anda, lakukan konsultasi dengan dokter atau ahli gizi.

Hindari pakaian ketat dan memakai sepatu tinggi

Mengenakan sesuatu yang menempel ketat di badan, seperti sabuk, celana ketat, sepatu atau kaus kaki sempit juga bisa mengganggu aliran darah di tubuh Anda. Lebih baik memakai baju yang sedikit longgar dan memilih sepatu dan kaus kaki yang sesuai ukuran.

Selain itu, batasi penggunaan sepatu dengan hak tinggi. Jenis sepatu ini memang membuat tubuh Anda terlihat tinggi, tapi membebani tumit Anda sehingga aliran darah di kaki menjadi terbatas. Ini bisa memperburuk gejala dan memperluas area vena yang membengkak.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Mengulik Lika-Liku Sistem Peredaran Darah Manusia

    Sistem peredaran darah pada manusia memiliki tiga komponen penting, yang setiap komponennya saling berkaitan satu sama lain. 

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari

    Spider Veins di Wajah, Apa Penyebabnya dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

    Perempuan paling rentan mengalami kemunculan pembuluh darah di wajah yang terlihat jelas seperti sarang laba-laba. Kenapa? Bagaimana cara mengatasinya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    Stocking Khusus Ini Bisa Mengatasi Varises, Kaki Bengkak, dan Kondisi Lainnya

    Siapa sangka, cara mengatasi varises dan keluhan lainnya terkait pembuluh darah sebenarnya cukup sederhana, yaitu pakai stocking khusus dari dokter.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Maggie Nathania

    Insufisiensi Vena

    CVI (chronic venous insufficiency) atau insufisiensi vena kronik adalah gangguan aliran darah dari pembuluh darah vena kaki ke jantung.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi

    Direkomendasikan untuk Anda

    berat badan berlebihan obesitas berisiko varises

    Kenapa Orang yang Kelebihan Berat Badan Rentan Kena Varises?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 09/05/2019
    mitos varises

    Meluruskan 6 Mitos Seputar Varises yang Masih Dipercaya Khalayak

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 10/12/2018
    menghilangkan varises

    Jangan Tunggu Sampai Parah, Hilangkan Varises dengan 6 Tindakan Medis Ini

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 30/11/2018
    penyebab varises

    Kenali Berbagai Penyebab Varises, Apa Benar Karena Duduk Kelamaan?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Dipublikasikan tanggal: 21/11/2018