Stocking Khusus Ini Bisa Mengatasi Varises, Kaki Bengkak, dan Kondisi Lainnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda menderita kondisi terkait pembuluh darah vena, sedang masa pemulihan lama setelah operasi, atau hanya melakukan perjalanan dengan penerbangan jarak jauh, stocking kompresi bisa membantu Anda mengatasi berbagai keluhan. Pelajari mengapa penggunaan stocking kompresi penting, bagaimana memilih yang paling sesuai, dan cara penggunaan yang tepat berikut ini.

Sebenarnya apa itu stocking kompresi?

Stocking kompresi adalah jenis kaus kaki elastis yang dirancang khusus untuk menekan kaki Anda. Tujuannya yaitu untuk menciptakan sirkulasi darah yang lancar. Stocking kompresi lebih ketat pada bagian kaki, lalu berangsur-angsur melonggar hingga betis.

Tekanan pada kaki dan pergelangan kaki membantu pembuluh darah untuk memompa darah sehingga lebih banyak darah dapat kembali ke jantung dan hanya sedikit darah yang stasis pada daerah kaki dan betis.

Oleh karena itu, stoking kompresi tidak hanya akan mengurangi pembengkakan dan sakit di kaki Anda, tetapi juga dapat membantu mencegah kondisi serius seperti pembentukan gumpalan darah.

Kapan Anda perlu memakai stocking kompresi?

Kaus kaki kompresi biasanya dianjurkan oleh dokter apabila sirkulasi darah di kaki terganggu. Umumnya yang disebabkan oleh adanya masalah terkait pembuluh darah. Jika kaki Anda terasa berat di malam hari atau Anda mengalami pembengkakan atau rasa sakit, sangat penting untuk menemui dokter untuk mencari penyebab utama dari masalah ini.

Selanjutnya, dokter akan menentukan apakah Anda perlu menggunakan stocking kompresi atau tidak. Penggunaan stocking kompresi biasanya diperlukan pada kondisi-kondisi berikut:

  • Insufisiensi vena kronis. Kondisi ini terjadi ketika katup di pembuluh darah Anda rusak sehingga tidak dapat memompa darah ke jantung dengan benar.
  • Trombosis vena dalam (deep vein thrombosis atau DVT).
  • Varises, yaitu pembuluh darah vena membesar akibat terjadi gangguan katup ataupun kondisi kelemahan dinding pembuluh darah. Dikarenakan diameter yang membesar, maka tekanan normal tidak cukup untuk memompa darah untuk kembali ke jantung.
  • Spider veins. Meski tidak seberat varises, sayangnya kondisi ini bisa berkembang menjadi varises. Terapi kompresi bisa menghentikan proses ini atau setidaknya memperlambatnya.
  • Kehamilan. Pembuluh darah kaki selalu terpengaruh selama kehamilan. Sering kali wanita yang hamil mengalami pembengkakan kaki karena rahim yang membesar menekan pembuluh darah dan adanya hormon yang melebarkan pembuluh darah.
  • “Sindrom kelas ekonomi”. Sindrom ini dinamakan seperti ini terkait dengan terbatasnya gerakan kaki Anda pada penerbangan jarak jauh atau perjalanan panjang dengan kereta atau mobil. Ketika aliran darah stasis, lebih mudah terjadi pembekuan darah yang bisa berakibat serius apabila bekuan ini menuju ke paru-paru atau jantung.

Bagaimana cara memilih produk yang terbaik?

Ya, ada berbagai jenis stocking kompresi untuk masing-masing kebutuhan. Baik dari segi tekanannya (ringan hingga sangat kuat), ukuran dan panjang (setinggi lutut sampai bagian atas paha), bahan, warna, dan lainnya.

Contohnya, untuk mengatasi varises dengan gejala yang sangat ringan, Anda mungkin hanya membutuhkan jenis yang biasa setinggi lutut atau jenis kaus kaki selutut (yang berakhir tepat di atas betis, di bawah lutut).

Namun, apabila gejala Anda sudah berat, Anda mungkin akan dianjurkan untuk menggunakan stocking kompresi khusus dari toko alat kesehatan (harus dengan resep dokter) di mana dilakukan pengukuran khusus untuk Anda terlebih dahulu.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mendiskusikannya dengan dokter Anda terlbih dahulu. Perlu diingat bahwa memilih jenis yang salah berpotensi mengakibatkan lebih banyak kerusakan daripada kebaikan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat

Sebelum terburu-buru mengambil obat, ikutilah tips-tips berikut untuk mengurangi nyeri haid Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Menstruasi 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

5 Khasiat Minyak Daun Basil untuk Kesehatan Tubuh

Selain digunakan sebagai bumbu masak rica-rica, daun basil juga bisa diekstrak menjadi minyak yang baik untuk kesehatan tubuh Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Herbal A-Z 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Tips Membedakan Sakit Perut Karena Gas dan Karena Penyakit Lain

Sakit perut merupakan gejala dari masalah pencernaan yang sering muncul. Namun, apa bedanya sakit perut karena gas dan karena penyakit lain?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Monika Nanda
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Begini Cara Memilih Multivitamin yang Aman dan Sesuai untuk Anda

Banyak jenis multivitamin yang ada di pasaran. Tapi yang manakah yang sesuai dengan Anda? Berikut cara memilih multivitamin yang tepat.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Fakta Gizi, Nutrisi 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanaman untuk kamar

Selain Mempercantik Kamar, 7 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Tidur Nyenyak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
mulut bayi berjamur

Ciri-ciri Infeksi Jamur (Oral Thrush) di Mulut Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
Bekas luka

Cara Menghilangkan Bekas Luka dengan Langkah yang Tepat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
terapi oksigen pengobatan ppok

Terapi Oksigen untuk Mengatasi Masalah Sesak Napas

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit