Cara Menghilangkan Varises, Mulai dari Cara Alami Hingga Prosedur Medis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit
Bagikan sekarang

Varises kerap kali dianggap bukan penyakit yang berbahaya, sehingga tidak diobati. Anggapan tersebut merupakan salah contoh mitos varises. Pasalnya, varises yang cukup parah bisa mengganggu aktivitas dan menyebabkan komplikasi di kemudian hari. Lantas, bagaimana cara menghilangkan varises? Yuk, intip berbagai langkahnya pada ulasan di bawah ini.

Gaya hidup sehat sebagai cara menghilangkan varises

senam peregangan

Adanya varises dapat mengurangi tampilan kulit Anda. Pasalnya, kondisi ini sering kali menyerang pembuluh darah di sekitar kaki dan tangan. Meski mengganggu penampilan, kondisi ini umumnya bisa dihilangkan.

Perubahan gaya hidup disebut-sebut sebagai salah satu cara untuk mengobati varises. Mari bahas satu per satu perubahan gaya hidup yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi masalah pada pembuluh darah berikut ini.

1. Rajin olahraga

Tak percaya diri dengan tampilan varises di kaki? Cobalah untuk rutin olahraga setiap hari. Selain membuat tubuh Anda lebih bugar, rutin olahraga juga dapat melancarkan sirkulasi darah di kaki Anda.

Ya, rutin berolahraga dipercaya sebagai salah satu cara alami dalam melancarkan aliran darah sekaligus mengurangi pembengkakan yang terjadi di pembuluh darah vena, sehingga bisa dijadikan sebagai cara untuk menghilangkan varises. Sebaliknya, bila Anda terlalu lama tidak bergerak, sulit bagi pembuluh darah untuk memompa darah dengan efisien ke jantung.

Namun, tidak semua jenis olahraga bisa Anda lakukan. Lakukan konsultasi ke dokter untuk mengetahui jenis olahraga mana yang aman untuk Anda. Jika Anda merasakan sakit ketika berolahraga, turunkan intensitas olahraga. Cobalah untuk melakukan gerakan olahraga secara perlahan. Intinya, buatlah diri Anda terus bergerak, sehingga aliran darah yang menumpuk di kaki bisa lancar kembali.

2. Jaga berat badan ideal

Salah satu faktor risiko varises adalah obesitas. Hal ini dapat terjadi karena kegemukan memberi tekanan pada pembuluh darah, sehingga menyebabkan pembengkakan dan pelebaran pembuluh darah vena pada bagian kaki.

Dalam banyak kasus, varises yang dialami oleh orang-orang dengan kelebihan berat badan cenderung lebih sulit dihilangkan, karena sudah melebar dan menjadi lebih meradang. Maka dari itu, sebelum terlambat, berusahalah untuk mendapatkan berat badan yang idea sebagai cara untuk menghilangkan varises.

Selain rajin olahraga, menjaga berat badan juga bisa dilakukan dengan cara memerhatikan asupan makanan yang Anda konsumsi sehari-hari. Makanan seperti lemak trans, gula, kafein, alkohol dan makanan olahan dapat menyebabkan kerusakan arteri. Makanan ini biasanya juga tinggi garam. Jadi, hindari mengonsumsi makanan yang kebanyakan mengandung gula, garam, maupun lemak jenuh.

Sebaliknya, pastikan makanan yang Anda konsumsi sehari-hari mengandung gizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein, serat, dan lemak baik. Jangan lupa, penuhi juga asupan vitamin serta mineral dari sayur dan buah-buahan. Cek berat badan ideal Anda dengan kalkulator BMI untuk mengetahui berat badan Anda sudah ideal atau belum.

3. Hindari berendam air panas dalam waktu lama

American Academy of Dermatology menyebutkan bahwa menghindari berendam air panas bisa menjadi salah satu cara untuk menghilangkan varises. Hal ini dikhawatirkan bisa memperburuk gejala varises yang dirasakan. Jadi, lebih baik Anda memilih mandi dengan air hangat ketimbang berendam dalam waktu yang lama.

4. Jangan berdiri atau duduk dalam waktu yang lama

Cara selanjutnya yang bisa Anda lakukan untuk menyembuhkan varises adalah hindari duduk atau berdiri dalam waktu lama. Cobalah untuk melakukan berjalan-jalan sebentar setelah Anda duduk selama 30 menit, dan lakukan sebaliknya. Anda juga bisa melakukan peregangan sederhana untuk memperlancar aliran darah dalam tubuh.

Anda juga bisa membaringkan tubuh sejenak dan letakkan kaki dengan posisi lebih tinggi. Gunakan tiga atau 4 tumpukan bantal sebagai tumpuan kaki Anda. Tindakan ini dilakukan untuk memperlancar aliran darah di sekitar kaki, sehingga bisa membantu mengatasi varises.

5. Hindari sepatu hak tinggi

Penggunaan sepatu ini menempatkan tekanan besar pada kaki Anda. Oleh karena itu, jika Anda memiliki varises di kaki, jenis sepatu ini harus dihindari. Sebaiknya, pilih sepatu tanpa hak yang lebih baik untuk pembuluh darah di sekitar kaki Anda.

Dengan menghindari sepatu hak tinggi, itu artinya Anda mencegah varises menjadi lebih parah dan ini membantu efektivitas cara mengobati varises lain yang juga Anda lakukan.

Cara menghilangkan varises secara alami

mengobati infeksi saluran kencing

Cara alami lainnya yang bisa Anda coba untuk menghilangkan varises adalah dengan menggunakan minyak esensial. Sejumlah minyak esensial dapat membantu melancarkan aliran darah, meredakan peradangan, dan memperbaiki hormon yang tidak seimbang.

Minyak esensial yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi masalah varises adalah minyak esensial cypress. Minyak ini diperoleh dari sejenis pohon cemara dengan nama ilmiah cupressus sempervirens. Minyak esensial ini juga dipercaya memiliki kemampuan untuk meningkatkan sirkulasi dan memperlancar sistem peredaran darah.

Pilihan minyak esensialnya tidak hanya itu saja. Anda juga bisa menggunakan minyak lavender untuk membantu meredakan rasa nyeri akibat varises. Menurut studi, lavender diketahui memengaruhi produksi bahan kimia di otak, yakni serotonin dan GABA yang berhubungan dalam meredakan rasa nyeri.

Penggunaan minyak esensial ini cukup dengan dioleskan di kulit. Namun, Anda harus berhati-hati karena alergi bisa saja terjadi. Jadi, pastikan lebih dahulu bahwa Anda tidak memiliki alergi dengan kandungan yang ada dalam minyak esensial.

Cara menghilangkan varises dengan bantuan dokter

Kateter

Jika pembengkakan di pembuluh vena terlanjur besar dan menyebar, mungkin Anda tak bisa menghilangkan varises dengan cara di atas. Anda membutuhkan bantuan dokter untuk  tindakan medis untuk menyembuhkan varises di kaki.

Namun, sebelum menentukan prosedur apa yang akan Anda lakukan, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu. Selain memeriksa riwayat kesehatan Anda, dokter mungkin akan meminta Anda berdiri dan memeriksa seberapa parah pembengkakan pembuluh darah yang ada di kaki Anda.

Jangan sungkan untuk menyampaikan keluhan pada dokter terkait seberapa parah rasa sakit yang Anda rasakan di bagian kaki yang memiliki varises.

Jika diperlukan, tes ultrasonografi (USG) mungkin akan dilakukan untuk melihat apakah katup di pembuluh darah berfungsi normal atau tidak. Tes ini juga bisa dilakukan untuk melihat seberapa besar gumpalan darah terbentuk. Setelah dokter selesai melakukan pemeriksaan, barulah ia bisa menentukan prosedur apa yang sesuai dengan kondisi Anda.

Berikut ini berbagai cara yang ditawarkan dokter untuk menghilangkan varises Anda.

1. Penggunaan stoking kompresi

Stoking kompresi dirancang khusus untuk meremas kaki Anda secara stabil guna meningkatkan sirkulasi. Stoking untuk varises ini akan mengikat ketat pada pergelangan kaki dan secara bertahap mengendur ketikaAnda melangkahkan kaki. Dengan penggunaan stoking ini  darah akan terdorong dan mengalir ke atas menuju jantung Anda.

Namun, stoking kompresi tidak cocok untuk semua orang. Oleh karena itu, Anda harus menjalani tes yang disebut penyelidikan Doppler untuk memeriksa sirkulasi darah Anda.

Selain memperlancar peredaran darah, cara ini juga bisa meringankan rasa sakit, ketidaknyamanan dan bengkak di kaki Anda yang disebabkan oleh varises. Tetapi tidak diketahui apakah stoking membantu mencegah varises Anda semakin parah, atau apakah stoking tersebut mencegah munculnya varises baru.

Dilansir dari National Health Service, penggunaan stoking kompresi boleh dijadikan pengobatan jangka panjang untuk varises jika semua perawatan lain tidak cocok untuk Anda.

Stoking kompresi tersedia dalam berbagai ukuran dan tekanan yang berbeda. Kebanyakan orang dengan varises akan diresepkan stoking kelas 1 (kompresi ringan) atau kelas 2 (kompresi sedang).

Anda mungkin perlu memakai stoking kompresi selama sisa hidup Anda jika Anda mengalami inkompetensi vena dalam (penyumbatan atau masalah dengan katup di vena dalam di kaki Anda). Dalam keadaan ini, Anda harus mengenakan stoking kompresi meskipun Anda telah menjalani operasi untuk mengobati beberapa varises.

2. Perawatan laser

Perawatan laser dapat membantu menghilangkan varises yang berukuran kecil atau pembuluh darah laba-laba (spider veins)Dokter atau tenaga medis profesional akan mengarahkan sinar laser ke bagian tubuh yang terdapat varises. Pancaran sinar yang kuat akan membuat pembuluh darah perlahan-lahan memudar dan menghilang.

Jika Anda takut dengan jarum suntik, prosedur ini adalah pilihan terbaik. Pasalnya, prosedur laser tidak membutuhkan sayatan maupun jarum sama sekali. Meski begitu, prosedur ini tetap memiliki efek samping yang perlu diwaspadai.

Beberapa efek samping yang mungkin terjadi akibat di antaranya kerusakan pembuluh darah, pembekuan darah, hematoma, infeksi, kulit terbakar, dan cedera saraf. Tanyakan lebih lanjut pada dokter bedah Anda mengenai kemungkinan efek samping tersebut.

3. Skleroterapi sebagai cara menghilangkan varises

Skleroterapi adalah prosedur medis untuk menghilangkan varises dengan cara menyuntikkan bahan kimia bernama sklerosant ke dalam pembuluh darah kaki. Bahan kimia tersebut efektif untuk membantu menyempitkan pembuluh darah dan memudarkan varises yang tampak di permukaan kulit.  Tak hanya itu, skleroterapi juga bisa menjadi solusi tepat bagi Anda yang ingin mengobati pembuluh darah laba-laba (spider veins).

Dalam kurun waktu beberapa minggu, pembuluh darah yang menggumpal di kaki atau bagian tubuh lainnya idealnya akan memudar. Sayangnya, Anda perlu melakukan prosedur ini berulang kali supaya hasilnya lebih maksimal.

Selain itu, waspadai juga efek samping yang mungkin terjadi dari prosedur ini. Ya, sama dengan berbagai prosedur medis lainnya, skleroterapi untuk menghilangkan varises juga memiliki efek samping. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi di antaranya bengkak dan memar di area yang disuntik. Dalam kasus yang serius, pembekuan darah juga bisa saja terjadi.

4. Kateter dengan energi laser

Jika varises yang Anda miliki sudah terlanjur membesar, kateter dengan energi laser bisa jadi solusi terbaik. Secara umum, kateter dengan energi laser sebenarnya serupa dengan metode laser sebelumnya.

Bedanya, pada prosedur ini, dokter mungkin akan melibatkan sayatan kecil di bagian kaki Anda terlebih dahulu untuk untuk memasukkan tabung tipis ke dalam pembuluh vena yang membesar. Setelah berhasil masuk, ujung kateter akan dipanaskan dengan menggunakan gelombang radio atau energi laser.

Nah, ketika kateter ditarik ke luar, energi panas yang dihasilkan dapat menghancurkan pembuluh vena yang membesar dan mengecilkannya.

5. Phlebectomy sebagai cara menghilangkan varises

Phlebectomy adalah operasi varises melalui sayatan kecil. Prosedur ini efektif untuk menghilangkan varises kecil yang letaknya di permukaan kulit tanpa rasa sakit.

Meski melibatkan sayatan, prosedur ini jarang menyebabkan kemunculan jaringan parut. Guna mengurangi rasa sakit, dokter mungkin akan memberikan bius lokal di area yang bermasalah.

6. Endoskopi vena

Sudah melakukan berbagai cara di atas, tapi varises juga tak kunjung hilang? Jangan patah semangat! Pasalnya, ada satu prosedur medis lainnya yang bisa Anda lakukan, yaitu endoskopi vena.

Prosedur ini umumnya menjadi cara terakhir apabila berbagai prosedur medis untuk menghilangkan varises lainnya tidak membuahkan hasil. Endoskopi vena dilakukan pada kasus varises yang parah hingga menyebabkan luka (ulkus) pada tungkai kaki.

Dokter akan membuat sayatan kecil di bagian yang terkena varises. Setelah itu, dokter akan memasukkan tabung kecil khusus yang disertai dengan kamera di bagian ujungnya. Lewat layar monitor, dokter akan mengangkat dan menutup pembuluh vena yang terkena varises.

Meski prosesnya terdengar menyeramkan, Anda dapat beraktivitas seperti biasanya setelah beberapa minggu ke depan.

7. Pengelupasan vena dan ligasi

Pengelupasan vena dan ligasi biasanya dilakukan hanya untuk kasus varises yang parah. Pembuluh vena yang terkena varises akan diikat sebelum mulai menjalar ke pembuluh vena lainnya yang lebih dalam. Jika tak bisa diikat, dokter mungkin akan mengeluarkan vena melalui sayatan kecil di kulit Anda.

Dokter mungkin akan memberikan bius total supaya Anda dapat tertidur selama prosedur berlangsung. Waktu pemulihan prosedur ini berkisar dari 1-4 minggu.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kaki Terasa Lemas Tiba-Tiba? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Apakah Anda pernah merasakan tiba-tiba kaki lemas? Cari tahu penyebabnya, apakah karena penyakit berbahaya atau hanya sekadar kelelahan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Otak dan Saraf 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Enzim SGOT dan SGPT

Salah satu tes yang dianjurkan untuk dilakukan ketika Anda sakit adalah pemeriksaan SGOT dan SGPT. Pemeriksan apa itu dan apa artinya kalau tinggi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 12 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Gangguan Kesehatan Akibat Duduk Terlalu Lama

Di mobil duduk, di kantor duduk, sampai rumah duduk lagi. Apa kira-kira efeknya pada kesehatan kita?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Terlalu Sering Minum Obat Pereda Nyeri, Bikin Obat Jadi Tak Mempan Lagi

Seberapa sering Anda minum obat pereda nyeri untuk menghilangkan rasa sakit Anda? Hati-hati jika terlalu sering, malah rasa sakit tidak hilang. Mengapa?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 12 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi sakit punggung

Saraf Kejepit, Apa Penyebab dan Bagaimana Gejalanya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
zat aditif adalah msg

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
obat mimisan alami

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
bercak putih di puting

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit