home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Varises di Kaki

Varises di Kaki

Pernahkah Anda memperhatikan tampilan berupa garis biru kehijauan yang samar di kaki? Pada beberapa jenis kulit, pembuluh darah dapat terlihat dengan jelas. Namun pada beberapa kasus, hal ini bisa menjadi sebuah tanda akan kondisi tertentu, misalnya kemunculan varises di kaki.

Apa itu varises di kaki?

Varises merupakan pembengkakan dan pelebaran pembuluh darah vena yang terjadi akibat penumpukan darah. Penumpukan darah ini bisa disebabkan oleh kerusakan atau melemahnya katup vena.

Varises paling sering muncul di kaki. Sebab, posisi berdiri atau berjalan tegak dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di tubuh bagian bawah Anda.

Varises di kaki termasuk kondisi yang umum dialami oleh banyak orang. Diperkirakan 3 dari 10 orang dewasa berisiko mengalami varises.

Gejala varises di kaki

Pada beberapa kasus, varises tidak menimbulkan rasa sakit. Hanya saja, akan ada perubahan pada penampilan fisik seperti terlihatnya pembuluh darah berwarna ungu tua atau biru, serta pembuluh darah yang tampak bengkok dan lebih menonjol.

Bila pun muncul gejala, maka biasanya pasien akan mengalami:

  • mati rasa di kaki,
  • sakit pada pergelangan kaki atau sepanjang kaki,
  • pergelangan kaki yang terasa gatal, berdenyut, atau sensasi seperti terbakar,
  • kemerahan dan bengkak di sekitar kaki,
  • ulserasi atau kerusakan kulit di sekitar kaki yang terdampak, serta
  • kaki lebih terasa berat dan sering kram.

Apa penyebab varises di kaki?

Varises terjadi ketika pembuluh darah tidak mampu memompa darah ke kaki dengan cukup, sebab pembuluh darah vena melemah dan tidak mampu menciptakan tekanan yang memadai, sehingga menyebabkan darah naik kembali.

Pembuluh darah vena merupakan pembuluh darah yang berfungsi untuk mengalirkan darah dari seluruh tubuh ke jantung, sehingga darah dapat disirkulasikan kembali. Untuk mengembalikan darah ke jantung, pembuluh darah di kaki harus bekerja melawan gravitasi.

Pada pembuluh vena, ada katup yang berfungsi sebagai pintu satu arah agar darah yang sudah melewatinya tidak dapat kembali lagi. Katup ini akan terbuka saat darah mengalir ke jantung dan menutup untuk menghentikan darah mengalir ke belakang.

Lemah atau rusaknya katup vena menyebabkan terjadinya arus balik darah dan penumpukan darah dalam pembuluh vena. Penumpukan inilah yang kemudian menyebabkan pembuluh tersebut melebar dan menimbulkan varises.

Ada beberapa faktor yang dapat membuat Anda lebih berisiko mengalami varises di kaki. Di antaranya meliputi:

  • usia: penuaan menyebabkan katup di pembuluh darah menjadi aus, sehingga darah jadi mengalir kembali ke tempat yang sebelumnya telah dilewati,
  • berjenis kelamin perempuan: perubahan hormon sebelum menstruasi, selama kehamilan, atau menopause dapat membuat dinding pembuluh darah vena mengendur,
  • riwayat keluarga: bila ada keluarga lain yang memiliki varises, ada kemungkinan Anda juga memiliki penyakit yang sama, serta
  • obesitas: kelebihan berat badan dapat memberikan tekanan tambahan pada pembuluh darah, terutama bila Anda berdiri atau duduk dalam waktu yang lama.

Bagaimana pengobatan untuk menangani varises?

Pengobatan yang akan diberikan untuk menangani varises di kaki bergantung pada keparahan gejalanya. Bila varises masih ringan, Anda mungkin bisa melakukan penanganan sendiri di rumah dengan melakukan kebiasaan-kebiasaan seperti berikut.

1. Olahraga teratur

Olahraga secara teratur merupakan cara terbaik untuk memperlancar sirkulasi darah dan mengurangi pembengkakan yang terjadi pada pembuluh darah vena.

Duduk terlalu lama dengan posisi duduk yang salah atau berdiri terlalu lama tanpa banyak bergerak dapat meningkatkan risiko varises. Bila Anda terlalu lama tidak bergerak, sulit bagi pembuluh darah untuk memompa darah dengan efisien ke jantung.

Olahraga merupakan cara yang paling baik untuk membantu menyeimbangkan hormon secara alami, menurunkan berat badan atau mempertahankan berat badan yang sehat, dan menurunkan tekanan darah. Hormon yang tidak seimbang, berat badan yang berlebihan dan tekanan darah yang tinggi adalah penyebab varises Anda bisa muncul.

2. Jaga berat badan

Seperti yang telah diketahui, orang yang kelebihan berat badan lebih cenderung berisiko mengalami varises di kaki, terutama para wanita dan orang-orang lanjut usia.

Kelebihan berat badan dapat memberi tekanan pada pembuluh darah lebih tinggi dan dapat menyebabkan pembengkakan dan pelebaran pembuluh darah vena pada bagian kaki. Varises pada mereka yang obesitas umumnya lebih sulit diatasi karena sudah melebar, lebih meradang, dan lebih besar ukurannya.

Maka dari itu, selain melakukan olahraga rutin, Anda juga harus mengubah kebiasaan makan dengan mengonsumsi makanan yang kaya serat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran, serta makanan yang mengandung flavonoid untuk membantu menjaga kesehatan pembuluh darah.

3. Menggunakan stoking kompresi

Mengenakan stoking kompresi sepanjang hari juga dapat menjadi pertolongan pertama untuk meringankan gejala varises.

Stoking ini berfungsi untuk menekan kaki, membantu pembuluh darah dan otot kaki untuk mengalirkan darah lebih efisien. Stoking ini juga dapat mengurangi perkembangan varises.

Anda bisa membeli stoking ini di apotek atau toko peralatan medis. Pilihlah stoking kompresi medis kelas dua. Anda juga bisa berkonsultasi kepada dokter mengenai rekomendasi stoking yang baik untuk kondisi Anda.

Bila kondisi Anda tak kunjung membaik meski telah melakukan segala pengobatan di rumah, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk menjalani perawatan di rumah sakit.

Perawatan dapat meliputi terapi yang melibatkan penyuntikkan larutan busa ke dalam varises di kaki untuk menutup pembuluh darah yang mengembang atau operasi untuk menutup dan mengangkat varises.

Ingat, sebelum melakukan pengobatan varises, pastikan untuk memeriksakan kondisi Anda ke dokter terlebih dahulu.

health-tool-icon

Kalkulator Detak Jantung

Cari tahu berapa detak jantung istirahat (RHR) maksimum untuk usia Anda dan bagaimana intensitas olahraga dan faktor lain memengaruhi detak jantung.

Laki-laki

Wanita

Anda mengecek untuk ....

Detak jantung istirahat Anda .... (bpm/denyut per menit)

60

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Varicose Veins. (2021). Mayo Clinic. Retrieved 11 October 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/varicose-veins/diagnosis-treatment/drc-20350649

Varicose Veins in Feet and Ankles. (n.d.). The Vein Institute. Retrieved 11 October 2021, from https://www.theveininstitute.com.au/varicose-veins-in-feet-and-ankles/

Varicose Veins. (n.d.). Johns Hopkins Medicine. Retrieved 11 October 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/varicose-veins

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nanda Saputri Diperbarui 18/10/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Charley Simanjuntak, Sp.B., Sub BVE, B.Med.Sc.