Selulitis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16 Mei 2019 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu selulitis?

Selulitis adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri dan hal ini umum terjadi.  Selulitis awalnya muncul di kulit dan menimbulkan warna kemerahan, bengkak, terasa panas, serta terasa lembut saat disentuh. Kemerahan dan bengkak sering menyebar dengan cepat dan biasanya nyeri ketika dipegang

Dalam kebanyakan kasus, kondisi ini sering terjadi pada kaki. Meski demikian infeksi dapat terjadi di tubuh bagian lain atau bahkan wajah Anda. Kondisi ini biasanya memengaruhi permukaan kulit, bahkan sampai jaringan di bawahnya. Infeksi ini juga bisa menyebar ke kelenjar getah bening dan aliran darah.

Jika tidak diobati, selulitis bisa berakibat fatal. Anda harus segera mendapatkan bantuan medis jika Anda mengalami gejala selulitis.

Tanda dan Gejala

Apa saja tanda dan gejala kondisi ini?

Gejala-gejala yang harus diwaspadai antara lain:

  • Sakit dan nyeri di daerah yang terkena infeksi
  • Kulit berwarna kemerahan karena peradangan
  • Luka dan ruam borok muncul serta menyebar dengan cepat
  • Kulit mengkilap dan bagian yang terinfeksi menjadi bengkak
  • Adanya rasa atau sensasi hangat di kulit yang terkena infeksi
  • Pada bagian tengah kulit yang terinfeksi, biasanya muncul borok dan mengeluarkan nanah
  • Demam

Beberapa gejala yang lebih serius berupa:

  • Tubuh gemetar
  • Merasakan panas dingin
  • Merasakan nyeri berlebih
  • Kelelahan
  • Pusing
  • Kepala terasa ringan
  • Nyeri otot
  • Berkeringat

Gejala lainnya yang menandakan bahwa selulitis Anda telah mengalami penyebaran, yaitu:

  • Merasa ngantuk terus-menerus
  • Muncul garis-garis merah di sekitar luka

Segeralah hubungi dokter apabila Anda mendapati gejala-gejala tersebut pada diri Anda.

Penyebab

Apa yang menyebabkan selulitis?

Kondisi ini umumnya terjadi akibat beberapa jenis bakteri tertentu, di antaranya bakteri Staphylococcus dan Streptococcus. Bakteri ini masuk melalui luka dan menginfeksi jaringan yang ada di dalamnya.

Selain disebabkan oleh bakteri, infeksi kulit ini juga disebabkan oleh luka, gigitan serangga, atau sayatan bedah yang menjadi infeksi. Faktor-faktor tertentu juga meningkatkan risiko Anda terkena kondisi ini.

Faktor Risiko

Apa yang membuat saya semakin berisiko terkena kondisi ini?

Beberapa orang mungkin memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita kondisi ini jika memiliki kondisi-kondisi, seperti:

  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Kondisi kulit yang rentan rusak, seperti eksim dan kutu air
  • Penggunaan obat dengan cara disuntik
  • Memiliki diabetes
  • Riwayat selulitis

Komplikasi

Apa komplikasi dari kondisi ini?

Kadang-kadang, selulitis dapat menyebar ke seluruh tubuh, memasuki kelenjar getah bening dan aliran darah. Dalam kasus yang jarang terjadi, infeksi bakteri dapat masuk ke lapisan jaringan yang lebih dalam. Potensi komplikasi yang dapat terjadi adalah:

  • Infeksi darah
  • Infeksi tulang
  • Peradangan pembuluh limfa Anda
  • Kematian jaringan atau gangrene

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana cara mengobati kondisi ini?

Untuk mengobati kondisi ini, umumnya dokter akan meresepkan obat antibiotik oral selama 10 sampai 21 hari. Hal ini bertujuan untuk mengobati infeksi selulitis Anda. Lama pengobatan menggunakan antibiotik oral akan bergantung pada tingkat keparahan kondisi infeksi Anda.

Bahkan jika gejala membaik dalam beberapa hari, penting untuk tetap minum obat sampai habis seperti yang diresepkan oleh dokter. Saat mengonsumsi antibiotik, pantau kondisi Anda untuk melihat apakah gejalanya membaik. Dalam kebanyakan kasus, gejala akan membaik atau hilang dalam beberapa hari.

Dokter Anda mungkin juga akan meresepkan obat pereda nyeri dan penghilang rasa sakit. Sementara itu, Anda harus beristirahat sampai gejala selulitis Anda membaik. Saat beristirahat, posisikan anggota badan yang terkena infeksi ke jajaran yang lebih tinggi Misalnya, diletakkan di atas bantal yang mana lebih tinggi dari sejajarnya badan Anda. Ini bertujuan untuk mengurangi pembengkakan.

Segera hubungi dokter jika gejala yang Anda alami tidak membaik setelah diberi obat antibiotik, pereda nyeri, atau penghilang rasa sakit. Segeralah ke dokter apabila di tengah-tengah masa pengobatan Anda mengalami demam.

Selulitis  umumnya harus membaik dalam kurun waktu 7 hingga 10 hari sejak memulai minum obat antibiotik. Perawatan yang lebih lama mungkin diperlukan jika infeksi Anda terbilang parah. Hal itu dapat terjadi apabila Anda juga menderita penyakit kronis atau jika sistem kekebalan Anda tidak berfungsi dengan baik.

Orang dengan kondisi medis dan faktor risiko tertentu yang sudah ada sebelumnya, mungkin perlu tinggal di rumah sakit untuk observasi selama perawatan. Dokter Anda mungkin menyarankan rawat inap jika memiliki:

  • Suhu tubuh tinggi
  • Tekanan darah tinggi
  • Infeksi yang tidak membaik dengan antibiotik
  • Sistem kekebalan yang terganggu karena penyakit lain
  • Anda mungkin juga akan dirawat di rumah sakit jika memerlukan antibiotik infus ketika antibiotik oral tidak berfungsi.

Bagaimana cara mendiagnosis kondisi ini?

Dokter Anda kemungkinan akan dapat mendiagnosis selulitis setelah melakukan beberapa uji. Pemeriksaan fisik dilakukan untuk menentukan sejauh mana kondisi Anda. Biasanya, tes atau pemeriksaan yang dilakukan akan menginformasikan pada Anda mengenai beberapa hal berikut ini.

  • Menguji seberapa bengkak kulit yang terinfeksi
  • Seberapa merah dan hangat kulit yang terinfeksi
  • Apakah ada kelenjar lain yang ikut bengkak atau tidak

Dokter Anda mungkin ingin memantau area yang terinfeksi selama beberapa hari untuk melihat apakah kemerahan atau bengkak yang menyebar. Namun, hal itu akan bergantung pada keparahan gejala. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin melakukan pengambilan darah atau sampel luka untuk menguji keberadaan bakteri.

Pengobatan dan Pencegahan

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan di rumah yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi ini?

Jika Anda merasakan gatal, kulit kering, atau terdapat luka pada kulit, segera bersihkan. Bila perlu, oleskan salep antibiotik secara teratur. Tutupi luka Anda dengan perban dan bersihkan setiap hari. Amati luka Anda, mulai dari seberapa merah dan seberapa sakit yang Anda rasakan pada luka tersebut. Gejala-gejala ini bisa jadi merupakan tanda infeksi. Berikut hal yang bisa Anda lakukan agar luka tidak berubah menjadi selulitis:

  • Menjaga kulit tetap lembap untuk mencegah kulit kering retak
  • Segera mengobati infeksi kulit yang dangkal, seperti kaki atlet
  • Memakai sepatu yang nyaman saat bekerja atau bermain
  • Memeriksa kaki setiap hari untuk tanda-tanda cedera atau infeksi

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Walaupun tidak punya masalah atau penyakit, sebaiknya kulit dirawat sejak dini. Intip ragam perawatan untuk kulit agar lebih sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Penyebab Penyakit Kulit Beserta Faktor yang Meningkatkan Risikonya

Tiap penyakit kulit punya beragam penyebab. Untuk itu, penting mengetahui penyebab penyakit kulit pastinya agar Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 11 menit

Transplantasi Ginjal

Pelajari hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum menjalani transplantasi ginjal, mulai dari persiapan, proses, pemulihan, sampai risikonya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Urologi, Ginjal 15 September 2020 . Waktu baca 11 menit

Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

Akantosis nigrikans adalah gangguan kulit yang ditandai dengan kulit menebal dan menggelap. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda diabetes.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
atrofi otot

Informasi Lengkap Atrofi Otot, Mulai dari Gejala Hingga Pengobatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 18 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
pencegahan anemia

7 Cara Mencegah Anemia yang Perlu Anda Lakukan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
terapi urine minum air kencing

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit