Rhinitis Vasomotor

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu rhinitis vasomotor?

Rhinitis vasomotor atau yang juga dikenal sebagai rhinitis non-alergi adalah peradangan pada mukosa hidung yang meliputi bersin-bersin kronis atau hidung tersumbat, atau mengeluarkan ingus tanpa penyebab pasti. 

Ini bukan termasuk kondisi yang dapat membahayakan hidup. Gejala yang dirasakan mungkin tidak nyaman, tetapi tidak serius.

Meskipun gejalanya mirip, rhinitis non-alergi berbeda dengan rhinitis alergi dalam banyak hal. Beberapa di antaranya:

  • Rhinitis alergi cenderung menjadi masalah musiman, sedangkan gejala rhinitis non-alergi biasanya muncul sepanjang tahun. 
  • Rhinitis alergi cenderung memengaruhi anak-anak dan remaja, sedangkan rhinitis terjadi seiring bertambahnya usia. 

Seberapa umum kondisi ini?

Rhinitis vasomotor sangat umum ditemui. Walau dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun, umumnya kondisi ini menyerang orang dewasa di atas 20 tahun. Wanita memiliki risiko 2 kali lipat dibandingkan dengan pria. 

Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala rhinitis vasomotor?

Gejala dari rhinitis vasomotor dapat datang dan pergi sepanjang tahun. Gejala dapat berlangsung beberapa minggu atau berlangsung lama jika tidak ditangani. Gejala-gejala umum dari rhinitis vasomotor biasanya meliputi:

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Gejala yang Anda alami parah
  • Anda mengalami tanda-tanda dan gejala yang tidak menghilang setelah diberikan obat bebas atau perawatan di rumah
  • Anda mengalami efek samping yang mengganggu dari pengobatan bebas atau pengobatan dengan resep untuk rhinitis non-alergi.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda.

Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab rhinitis vasomotor?

Rhinitis vasomotor terjadi ketika pembuluh darah di dalam hidung melebar. Pembesaran ini dapat menyebabkan pembengkakan, hidung tersumbat, dan hidung penuh dengan lendir. 

Tidak diketahui penyebab pembuluh darah membengkak. Beberapa pemicu yang dapat menyebabkan reaksi ini. Sesuai penyebabnya, berikut jenis-jenis rhinitis non-alergi, dikutip dari Medical News Today:

Rhinitis infeksi

Rhinitis infeksi atau rhinitis virus disebabkan oleh infeksi, seperti flu biasa. Lapisan hidung dan tenggorokan menjadi meradang ketika virus menyerang daerah tersebut. Peradangan memicu produksi lendir dan ini menyebabkan bersin serta pilek.

Rhinitis vasomotor

Rhinitis vasomotor terjadi ketika pembuluh darah di hidung terlalu sensitif dan terdapat kontrol saraf yang tidak normal. Hal tersebut menyebabkan peradangan. 

Biasanya, kontraksi dan perluasan pembuluh darah di dalam hidung membantu mengendalikan aliran lendir. Jika pembuluh darah terlalu sensitif, paparan dari lingkungan dapat membuatnya membesar dan menciptakan lendir berlebihan. 

Rhinitis atrofi

Rhinitis atrofi terjadi ketika selaput di dalam hidung (turbin) menjadi lebih tipis dan keras, hingga menyebabkan saluran hidung melebar dan menjadi lebih kering. Kondisi ini juga membuat bakteri lebih mudah tumbuh dan meningkatkan kemungkinan Anda menjalani operasi hidung atau infeksi. 

Rhinitis atrofi paling sering terjadi pada orang yang telah menjalani beberapa kali operasi hidung. Kondisi ini juga bisa menjadi komplikasi dari operasi tunggal. 

Rhinitis medicamentosa

Rhinitis medicamentosa disebabkan oleh penggunaan obat-obatan. Penggunaan dekongestan hidung, beta blocker, aspirin, atau kokain secara berlebihan dalam menyebabkan kondisi ini. 

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk rhinitis vasomotor?

Ada banyak faktor risiko untuk rhinitis vasomotor, yaitu:

  • Paparan terhadap iritan, seperti kabut, asap knalpot, atau asap rokok.
  • Berusia di atas 20 tahun. Tidak seperti rhinitis alergi, rhinitis non-alergi umumnya menyerang orang di atas 20 tahun.
  • Penggunaan nasal drop dekongestan atau spray yang berkepanjangan: menggunakan nasal drop dekongestan atau spray (Afrin, Dristan, dll) selama lebih dari beberapa hari dapat menyebabkan penyumbatan apabila dekongestan telah hilang, yang sering disebut dengan rebound congestion.
  • Jenis kelamin wanita: akibat perubahan hormon, penyumbatan hidung sering kali memburuk selama menstruasi dan kehamilan.
  • Memiliki masalah kesehatan tertentu: berbagai kondisi medis tertentu dapat menyebabkan atau memperburuk rhinitis non-alergi, seperti hipotiroidisme dan sindrom kelelahan kronis.
  • Stres emosional atau fisik dapat memicu rhinitis vasomotor pada beberapa orang.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana kondisi ini didiagnosis?

Jika Anda memiliki gejala rhinitis vasomotor, dokter akan melakukan berbagai tes untuk melihat apakah rhinitis disebabkan oleh alergi atau penyebab lainnya. 

Setelah mengeliminasi kemungkinan penyebab lainnya, dokter dapat mendiagnosis rhinitis vasomotor jika Anda mengalami hidung tersumbat, hidung beringus atau postnasal drip, dan tes untuk kondisi lain yang tidak menunjukkan penyebab seperti alergi atau masalah sinus.

Untuk mendeteksi masalah alergi, dokter dapat melakukan tes alergi (tes tusuk kulit dan tes darah).

Pada beberapa kasus, CT scan pada sinus dapat dilakukan untuk mengeliminasi sinusitis atau poliposis. Penting untuk memiliki diagnosis yang akurat agar Anda dapat mengatasi kondisi dengan tepat. 

Karena gejala-gejala yang mirip, tes alergi sering kali direkomendasi untuk mengeliminasi rhinitis alergi.

Bagaimana rhinitis vasomotor ditangani?

Jika gejala-gejala parah, dokter dapat memberikan obat-obatan untuk mengendalikan gejala. Obat-obatan dengan resep yang dapat digunakan untuk mengatasi rhinitis vasomotor meliputi:

  • Spray hidung saline
  • Spray hidung corticosteroid, seperti fluticasone (Flonase) atau triamcinolone (Nasacort)
  • Spray hidung antihistamin, seperti azelastine (Astelin, Astepro) dan olopatadine hydrochloride (Patanase)
  • Spray hidung anti-drip anticholinergic, seperti ipratropium (Atrovent)
  • Pengobatan dekongestan oral, seperti pseudoephedrine.

Pada beberapa kasus, operasi untuk mengangkat polip hidung atau memperbaiki septum yang bengkok dapat meningkatkan efek pengobatan rhinitis non-alergi. Operasi hanya dipertimbangkan apabila perawatan lainnya tidak berhasil meringankan gejala.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi rhinitis vasomotor?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi rhinitis vasomotor:

  • Spray hidung nasal saline
  • Dekongestan seperti pseudoephedrine atau phenylephrine
  • Antihistamin seperti diphenhydramine (benadryl), clemastine atau loratadine (Claritin)
  • Spray hidung corticosteroid seperti fluticasone.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Hidung Mampet Terus? Bisa Jadi Anda Mengalami Gejala Sinusitis

    Hidung terasa mampet dan merasakan sakit di bagian wajah? Bisa jadi Anda mengalami gejala sinusitis, bukan flu biasa. Simak berbagai tanda lainnya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Tips Sehat 11 Oktober 2017 . Waktu baca 7 menit

    Tetryzoline Hydrochloride

    Tetrahydrozoline HCl adalah obat dekongestan untuk mengatasi iritasi mata. Cari tahu informasi lengkap mengenai obat ini di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 28 Juli 2017 . Waktu baca 6 menit

    Poison Ivy

    DefinisiApa itu poison ivy? Poison ivy adalah kondisi di mana kulit mengalami reaksi alergi yang disebabkan oleh sebuah zat resin yang bernama “urushiol” pada dedaunan, batang, dan akar Ivy. Ivy adalah tumbuhan ...

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 22 September 2016 . Waktu baca 5 menit

    Rhinitis Non-Alergi

    DefinisiApa itu rhinitis non-alergi? Rhinitis non-alergi adalah peradangan yang terjadi di bagian dalam hidung, namun bukan disebabkan oleh alergi. Gejala yang berkaitan dengan rhinitis non-alergi termasuk bersin ...

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 12 Maret 2016 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    sinusitis dan rhinitis

    Bagaimana Membedakan Sinusitis dan Rhinitis?

    Ditulis oleh: Theresia Evelyn
    Dipublikasikan tanggal: 27 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
    alergi dan sinusitis

    Komplikasi dari Rinitis Alergi yang Tidak Ditangani

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 6 Februari 2019 . Waktu baca 8 menit
    bersin saat bangun tidur

    Kenapa Saya Sering Bersin Saat Bangun Tidur?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 21 Juni 2018 . Waktu baca 4 menit
    rhinitis vasomotor

    Sering Pilek Tanpa Sebab? Mungkin Anda Mengidap Rhinitis Vasomotor

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2018 . Waktu baca 4 menit