home

Artikel Bersponsor

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Selain Sesak Napas, Ini Kegunaan dan Manfaat Nebulizer untuk Batuk Pilek

Selain Sesak Napas, Ini Kegunaan dan Manfaat Nebulizer untuk Batuk Pilek

Nebulizer merupakan jenis alat yang memiliki fungsi seperti inhaler untuk mengubah dan memasukkan obat berbentuk cairan di dalamnya langsung ke saluran pernapasan. Lebih lengkapnya, berikut manfaat dan cara kerja dari nebulizer dalam membantu gangguan pernapasan anak terutama saat mengalami batuk dan pilek.

Manfaat nebulizer dalam membantu batuk dan pilek

nebulizer

Alat nebulizer untuk membantu kondisi pernapasan memang lebih sering digunakan oleh pengidap asma. Namun, ternyata alat ini dapat juga digunakan untuk membantu meredakan masalah batuk dan pilek.

Berdasarkan sebuah studi yang dilansir dari U.S. National Library of Medicine, penggunaan nebulizer juga bisa bermanfaat untuk membantu mengatasi batuk. Nebulizer menjadi salah satu pilihan pengobatan terutama ketika jenis pengobatan lain sudah tidak efektif.

Ketika mengidap masalah pada pernapasan, pengobatan yang dihirup atau berupa semprotan dapat membantu membersihkan saluran napas untuk meredakan gejala yang dialami.

Batuk dan pilek berhubungan dengan lendir yang menumpuk di rongga pernapasan. Untuk itu, manfaat dari anak menggunakan nebulizer adalah mengontrol penumpukan lendir atau dahak sehingga batuk dan pilek bisa berkurang.

Faktor lain yang membuat nebulizer dapat membantu batuk dan pilek adalah jenis obat yang digunakan. Dilansir dari British Lung Foundation, berikut beberapa obat yang dapat digunakan dengan alat nebulizer:

  • Bronkodilator yang membantu membuka atau memperlebar saluran pernapasan
  • Larutan garam hipertonik (larutan air garam kelas medis) yang mengurangi kekentalan lendir di saluran udara dan membuatnya lebih mudah untuk dikeluarkan
  • Antibiotik untuk mengobati dan mencegah infeksi

Cara kerja dan pemakaian nebulizer

Berbeda dengan inhaler yang dihisap melalui mulut, nebulizer tersedia dalam berbagai bentuk, seperti masker dengan oksigen, tekanan udara, atau mesin ultrasonik. Nebulizer dengan mesin ultrasonik tergolong mahal dan biasanya hanya digunakan di rumah sakit saja atau sering digunakan juga oleh orang yang tidak bisa menggunakan inhaler dengan dosis tertentu, misalnya bayi, anak kecil, dan pengidap asma parah.

Sebagai tambahan informasi, menurut Nationwide Children’s Hospital, nebulizer dengan masker biasanya digunakan untuk anak usia di bawah 6 tahun. Mouthpiece atau alat yang dimasukan dalam mulut biasanya digunakan pada anak usia 6 tahun ke atas.

Anak yang sedang menggunakan nebulizer harus berada dalam posisi duduk tegak untuk membantu ia lebih mudah menghirup dan menghela napas. Pastikan si kecil berada dalam posisi tersebut selama kurang lebih 15 menit agar bisa mendapat manfaat dari obat yang diaplikasikan melalui nebulizer ini.

Apabila Anda kesulitan ketika mengajak anak untuk mendapat pengobatan menggunakan nebulizer, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  • Jadikan penggunaan nebulizer sebagai rutinitas agar anak terbiasa dan tahu kapan waktu untuk melakukannya
  • Lakukan sambil menonton
  • Biarkan si kecil mendekorasi nebulizer seperti dengan stiker dari karakter yang ia suka
  • Untuk bayi, coba gunakan alat ini ketika ia tertidur
  • Puji si kecil ketika selesai melakukan pengobatan menggunakan nebulizer

Ingat, selalu dianjurkan untuk konsultasi pada dokter apabila Anda memiliki pertanyaan atau mencari informasi mengenai penggunaan alat ini.

Nebulizer seringkali diperuntukan untuk anak yang kesulitan menggunakan inhaler dengan teknik atau cara tertentu. Alat ini mempermudah pengobatan gangguan pada saluran napas karena obat didalamnya dapat disemprotkan secara otomatis sekaligus terkontrol.

Apabila Anda memiliki anak dengan masalah pernapasan, Anda mungkin membutuhkan nebulizer di rumah. Namun, dianjurkan sebelumnya untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai penggunaan alat ini.

Manfaat dari nebulizer untuk berbagai kondisi pada saluran napas seperti asma hingga batuk dan pilek dapat menjadi salah satu pilihan pengobatan. Akan tetapi selalu pertimbangkan dampaknya dan juga kemampuan Anda dalam menggunakan alat medis seperti ini untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber
Children’s Hospital and Health System,. Nebulizer Treatments | Children’s Wisconsin. Retrieved September 3, 2020, from https://childrenswi.org/medical-care/asthma/asthma-medicine-devices/nebulizer-treatments
Slaton, R. M., Thomas, R. H., & Mbathi, J. W. (2013). Evidence for therapeutic uses of nebulized lidocaine in the treatment of intractable cough and asthma. The Annals of Pharmacotherapy47(4), 578–585. https://doi.org/10.1345/aph.1R573
British Lung Foundation. (2016, January 6). What is a nebuliser? Retrieved September 3, 2020, from https://www.blf.org.uk/support-for-you/nebulisers/what-is-it
British Lung Foundation. (2016, January 6). Who can benefit from a nebuliser? Retrieved September 3, 2020, from https://www.blf.org.uk/support-for-you/nebulisers/who-can-benefit
Nemours KidsHealth. (2018). How Can I Help My Child Cooperate While Using the Nebulizer? (for Parents). Retrieved September 3, 2020, from https://kidshealth.org/en/parents/cooperate-nebulizer.html
Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Roby Rizki
Tanggal diperbarui 30/09/2020
x