Kenapa Hidung Saya Merah Terus Padahal Tidak Pilek?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kebanyakan orang pernah mengalami hidung merah setelah demam, flu, atau akibat reaksi alergi. Akan tetapi, beberapa orang tertentu punya warna hidung yang cenderung kemerahan meskipun tidak sedang flu atau alergi. 

Nah, hidung juga bisa berubah menjadi merah karena masalah kulit dan pembuluh darah, peradangan kronis, alergi dan beberapa kondisi lainnya. Bila kulit teriritasi atau meradang, hidung bisa terlihat memerah sementara. Pembuluh darah di hidung juga bisa membengkak atau terbuka, dan menciptakan tampilan merah atau bengkak. Hidung merah terkadang bisa membuat Anda tidak nyaman, tapi hidung merah jarang menimbulkan kekhawatiran yang serius.

Penyebab umum hidung merah selain flu

1. Rosacea

Rosacea adalah penyakit kulit umum yang menyebabkan perubahan warna merah pada hidung. Tak hanya pada hidung, rosacea juga bisa terjadi pada dagu, pipi, dan dahi. Kondisi ini sering menyebabkan luka merah, bahkan benjolan merah. Seiring berjalannya waktu, kulit akan semakin merah dan pembuluh darah akan semakin jelas terlihat.

Pada beberapa orang, rosacea muncul sebagai reaksi seseorang saat tersipu malu. Tanda dan gejala rosacea dapat muncul dan bertahan dalam beberapa minggu hingga bulan, lalu menghilang. Rosacea dapat diobati, tapi beberapa orang dengan rosacea mengalami kemerahan permanen pada kulit mereka.

Berikut adalah empat jenis rosacea yang dapat menyebabkan hidung menjadi merah.

  • Erythematotelangiectatic rosacea, berupa kemerahan pada wajah dan pembuluh darah yang terlihat.
  • Okular rosacea, yang mengiritasi mata dan kelopak mata, tapi biasanya tidak memengaruhi hidung. Namun, orang dengan rosacea ini dapat mengalami jenis rosacea lainnya.
  • Papulopustular rosacea, berupa benjolan seperti jerawat dan sering terjadi pada wanita paruh baya.
  • Phenomosa rosacea, yang menyebabkan kulit menebal dan bertekstur seperti gelombang.

2. Rhinophyma

Rhinophyma adalah efek samping dari rosacea yang tidak diobati yang menyebabkan kelenjar minyak menebal. Respon ini dapat mengubah bentuk hidung, membuatnya terlihat bergelombang dan keras. Rhinophyma dapat memperlihatkan pembuluh darah yang pecah pada bagian hidung.

Kondisi ini lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Hal ini mungkin disebabkan oleh pengaruh hormon pria, termasuk hormon testosteron.

3. Kulit kering

Kulit yang sangat kering bisa membuat hidung terlihat memerah. Beberapa orang yang memiliki kulit kering dan iritasi sering menyeka hidung mereka, hal inilah yang membuat perubahan pada warna hidung. Kondisi kulit kering seperti eksim, juga bisa membuat hidung terlihat merah, bersisik atau terasa sakit.

Kemerahan biasanya bersifat sementara, namun pada beberapa kondisi yang jarang terjadi, kemerahan dapat menyebabkan seperti rasa terbakar atau perih.

4. Lupus

Lupus merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan tubuh menyerang jaringan tubuh yang sehat. Banyak orang dengan lupus memiliki ruam berbentuk kupu-kupu di hidung dan pipi mereka. Ruam ini yang disebut ruam malar, yang bisa membuat hidung terlihat merah dan bergelombang.

Obat-obat yang dikonsumsi oleh orang dengan lupus dapat membantu mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan masalah kulit terkait lupus, termasuk hidung yang memerah.

5. Kemungkinan lainnya

Beberapa faktor lain dapat menyebabkan kemerahan sementara yaitu perubahan suhu, minum alkohol, dan makan makanan pedas. Saat Anda tersipu malu juga dapat menyebabkan hidung dan pipi Anda memerah. Semua hal ini dikaitkan dengan pelebaran pembuluh darah di wajah, khususnya pada hidung. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kelainan Darah

Kelainan darah atau gangguan hematologi adalah penyakit yang mempengaruhi kuantitas dan fungsi darah. Apa saja penyakit dari kelainan ini?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kelainan Darah, Penyakit Kelainan Darah Lainnya 8 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Klaudikasio

DefinisiApa itu klaudikasio? Claudication atau klaudikasio adalah nyeri yang timbul saat berolahraga. Klaudikasio biasanya merupakan gejala yang diakibatkan oleh adanya penyempitan arteri di tangan dan kaki menyempit ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 4 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Syok Anafilaktik

%%title%% adalah reaksi alergi parah yang berakibat fatal. Cari tahu gejala, penyebab, pengobatan, serta cara mencegah %%title%% di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Alergi 3 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Pruritus

Prutitus atau kulit gatal merupakan kondisi yang umum terjadi. Penyebab penyakit ini cukup banyak. Apa saja itu? Bagaimana cara meredakannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 3 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hidung meler

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
urat menonjol pada orang muda

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
gejala alergi kulit

Selain Gatal, Ini Gejala Alergi pada Kulit Lainnya yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
gatal di selangkangan

8 Penyebab Gatal di Selangkangan dan Cara Ampuh Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit