Hiperplasia Endometrium

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu penebalan dinding rahim (hiperplasia endometrium)?

Penebalan dinding rahim atau hiperplasia endometrium adalah gangguan yang ditandai dengan penambahan lapisan dinding rahim (endometrium) karena kelebihan pertumbuhan sel.

Endometrium mampu berubah-ubah selama siklus menstruasi sebagai respons terhadap hormon. Selama periode pertama siklus haid, indung telur akan menghasilkan estrogen untuk membantu endometrium bertumbuh dan menebal guna mempersiapkan rahim untuk kehamilan. Kemudian pada pertengahan siklus, sel telur dilepaskan dari salah satu indung telur (ovulasi).

Setelah ovulasi, progesteron mulai dihasilkan tubuh wanita. Progesteron mempersiapkan endometrium menerima dan menutrisi sel telur yang telah dibuahi. Apabila kehamilan tidak terjadi, estrogen dan progesteron akan menurun dengan stabil.

Apabila progesteron terus menurun, hal ini akan memicu menstruasi atau meluruhnya lapisan rahim. Sejak lapisan meluruh sempurna, siklus menstruasi yang baru dimulai.

Hiperplasia endometrium paling sering disebabkan oleh kelebihan estrogen, bukan kekurangan progesteron. Apabila ovulasi tidak terjadi, progesteron tidak dihasilkan dan lapisan tidak meluruh. Endometrium dapat terus berkembang sebagai respons terhadap estrogen. Sel yang menghasilkan lapisan dapat bergabung dan berubah menjadi abnormal.

Seberapa umum kondisi ini?

Kondisi ini sangat umum terjadi dan dapat terjadi pada pasien di usia berapa pun. Hiperplasia endometrium dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Jenis-jenis

Apa saja jenis penebalan dinding rahim?

Dikutip dari Healthline, ada dua jenis utama hiperplasia endometrium, tergantung pada apakah kondisi itu melibatkan sel yang tidak biasa (atipia) atau tidak. Jenis-jenis penebalan dinding rahim adalah:

  • Hiperplasia endometrium tanpa atipia. Jenis ini tidak melibatkan sel yang tidak biasa
  • Hiperplasia endometrium atipikal. Jenis ini ditandai oleh pertumbuhan berlebih sel-sel yang dianggap tidak biasa dan dianggap pra-kanker. Pra-kanker berarti ada kemungkinan kanker yang dapat berubah menjadi kanker rahim jika tidak segera ditangani

Mengetahui jenis penebalan rahim yang Anda alami membantu Anda menentukan risiko kanker dan memiliki perawatan yang tepat.

Tanda-tanda dan gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala penebalan dinding rahim (hiperplasia endometrium)?

Gejala-gejala hiperplasia endometrium yang umum muncul, antara lain:

  • Perdarahan selama periode menstruasi yang lebih hebat atau lebih lama dari biasanya
  • Siklus menstruasi yang lebih pendek dari 21 hari (dimulai dari hari pertama periode menstruasi hingga hari pertama periode menstruasi selanjutnya)
  • Perdarahan apa pun setelah menopause

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab penebalan dinding rahim (hiperplasia endometrium)?

Dilansir dari situs The American College of Obstetricians and Gynecologists, penebalan dinding rahim paling sering disebabkan oleh kelebihan estrogen tanpa progesteron. Jika ovulasi tidak terjadi, progesteron tidak terbentuk, dan lapisan dinding rahim tidak luruh. 

Endometrium dapat terus tumbuh sebagai respons terhadap estrogen. Sel-sel yang membentuk lapisan mungkin berkumpul bersama dan tidak menjadi normal. Kondisi inilah yang disebut sebagai penebalan dinding rahim dan dapat menyebabkan kanker. 

Penebalan dinding rahim biasanya terjadi setelah menopause, yaitu ketika ovulasi berhenti dan progesteron tidak terbentuk lagi. Kondisi ini juga dapat terjadi selama perimenopause, yaitu ketika ovulasi tidak terjadi secara teratur. 

Berikut adalah kondisi yang membuat seorang perempuan memiliki kadar estrogen tinggi dan tidak membentuk cukup progesteron:

  • Penggunaan obat-obatan yang bertindak seperti hormon estrogen
  • Penggunaan jangka panjang estrogen dosis tinggi setelah menopause
  • Periode menstruasi yang tidak teratur, terutama kondisi yang terkait dengan polycystic ovary syndrome atau infertilitas
  • Obesitas atau kegemukan.

Faktor Pemicu

Apa yang membuat saya lebih berisiko terkena penebalan dinding rahim (hiperplasia endometrium)?

Ada banyak faktor risiko untuk kondisi ini, yaitu:

  • Usia di atas 35 tahun
  • Ras kulit putih
  • Tidak pernah hamil sebelumnya
  • Usia tua saat menopause
  • Usia muda saat menstruasi dimulai
  • Riwayat pribadi terhadap kondisi tertentu, seperti diabetes melitus, polycystic ovary syndrome, penyakit kantung empedu, atau penyakit tiroid
  • Merokok
  • Riwayat keluarga terhadap kanker indung telur, usus besar, atau rahim

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana kondisi ini didiagnosis?

Ada berbagai penyebab perdarahan rahim yang abnormal. Apabila Anda mengalami perdarahan abnormal dan berusia 35 tahun ke atas, atau Anda lebih muda dari 35 tahun dan perdarahan abnormal belum diatasi dengan pengobatan, dokter dapat melakukan tes diagnostik untuk hiperplasia endometrium dan kanker.

USG transvaginal bisa jadi diperlukan untuk mengukur ketebalan endometrium. Untuk tes ini, perangkat kecil diletakkan pada vagina. Gelombang suara dari perangkat diubah menjadi gambar organ pelvis.

Satu-satunya cara memastikan adanya kanker adalah dengan mengambil sampel kecil jaringan dari endometrium dan mengujinya di mikroskop. Hal ini hanya dapat dilakukan dengan biopsi endometrium, dilatasi dan kuret, atau histeroskopi.

Bagaimana penebalan dinding rahim (hiperplasia endometrium) ditangani?

  • Pemeriksaan menyeluruh perlu dilakukan apabila seseorang terdiagnosis hiperplasia endometrium sebab mungkin saja hiperplasia dan sel kanker ditemukan pada waktu bersamaan. Pilihan perawatan akan berbeda bergantung pada usia wanita dan jenis hiperplasia.
  • Pada banyak kasus, hiperplasia endometrium dapat diatasi dengan progestin. Progestin diberikan secara oral, suntikan, perangkat intrauterine, atau krim vagina. Seberapa banyak dan seberapa lama Anda menggunakannya bergantung pada usia dan jenis hiperplasia. Perawatan dengan progestin dapat menyebabkan perdarahan vagina seperti periode menstruasi.
  • Apabila Anda memiliki atypical hyperplasia, terutama complex atypical hyperplasia, risiko kanker akan meningkat. Histerektomi biasanya merupakan pilihan perawatan terbaik apabila Anda tidak berencana memiliki anak lagi.

Konsultasikan dengan dokter mengenai penanganan yang tepat untuk Anda. Pastikan Anda mengetahui kekurangan dan kelebihan dari masing-masing pilihan sebelum Anda memutuskan.

Pencegahan

Apa saja yang dapat saya lakukan di rumah untuk mengatasi dan mencegah penebalan dinding rahim (hiperplasia endometrium)?

Apabila Anda kelebihan berat badan, menurunkan berat badan dapat membantu. Risiko kanker dinding rahim dapat meningkat seiring dengan tinginya tingkat obesitas.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Haid Terlalu Lama Bikin Perempuan Sulit Hamil, Benarkah?

Menstruasi berkepanjangan tidaklah normal. Lantas, apakah haid terlalu lama benar bisa merusak kondisi rahim sehingga menyebabkan wanita jadi sulit hamil?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 11 Februari 2018 . Waktu baca 3 menit

4 Masalah Menstruasi yang Paling Sering Dialami Wanita

Meskipun menstruasi dialami setiap wanita, namun menstruasi setiap wanita berbeda. Cari tahu masalah menstruasi yang sering dialami banyak wanita di sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 13 Oktober 2017 . Waktu baca 5 menit

Haid Sampai Dua Kali Dalam Satu Bulan, Apakah Berbahaya?

Normalnya, sebagian besar wanita mengalami menstruasi sebulan sekali. Namun kalau Anda haid dua kali dalam satu bulan, apakah ini berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 3 Mei 2017 . Waktu baca 5 menit

Tak Kunjung Menstruasi Setelah Melahirkan, Apakah Normal?

Waktu ibu mendapatkan menstruasi pertama setelah melahirkan mungkin akan berbeda-beda. Kapan normalnya menstruasi setelah melahirkan terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Melahirkan, Kehamilan 14 April 2017 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

arti warna darah haid bagi kesehatan

Normalkah Jika Darah Haid Saya Berwarna Cokelat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 6 menit
sakit saat haid

Kenapa Perempuan Mudah Sakit Saat Sedang Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Juni 2018 . Waktu baca 4 menit
endometrioma , kista endometriosis, komplikasi endometriosis

Sering Nyeri Saat Haid? Hati-hati, Bisa Jadi Kista Endometriosis

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 13 April 2018 . Waktu baca 4 menit
penyebab endometriosis

7 Penyebab Endometriosis yang Perlu Anda Waspadai

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 2 April 2018 . Waktu baca 3 menit