Keloid

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 12 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu keloid?

Keloid adalah bekas jaringan parut sehabis munculnya luka, yang bertumbuh dan mengeras. Kondisi ini dapat berukuran lebih besar daripada luka aslinya. 

Menurut American Academy of Dermatology, tidak semua orang yang luka akan mengembangkan keloid. Jika Anda memiliki kulit yang rawan keloid, apa pun yang menyebabkan bekas luka dapat menyebabkan kondisi ini.

Keadaan tersebut termasuk luka goresan, luka bakar, atau jerawat parah. Beberapa orang pun mengalami keloid setelah mereka menindik telinga atau membuat tato

Keloid juga dapat muncul setelah Anda mengalami cacar. Tak jarang, luka bekas operasi menyebabkan kondisi ini. 

Pada kasus langka, kondisi ini muncul pada orang yang tidak mengalami luka apapun. Kondisi ini disebut sebagai “spontaneous keloids” atau keloid spontan. 

Normalnya, bekas jaringan parut yang berlebihan akan sembuh dan memudar sendirinya seiring waktu dan dengan perawatan.

Bekas jaringan parut paling umum ditemukan di dada, bahu, telinga dan pipi. Namun, bekas jaringan parut juga dapat menyerang bagian tubuh lainnya.

Walau tidak terlalu membahayakan kesehatan Anda, keloid adalah kondisi yang dapat mengganggu penampilan.

Sekali muncul, keloid dapat membesar dengan perlahan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. 

Seberapa umum keloid?

Menurut American Osteopathic College of Dermatology (AOCD), setidaknya 10% orang memiliki luka keloid. Keloid adalah kondisi yang dapat dialami oleh pria dan wanita.

Faktor risiko lainnya meliputi keturunan Afrika, Asia atau Latin, sedang mengandung dan di bawah usia 30 tahun.

Namun, keloid adalah kondisi dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala keloid?

Tanda-tanda dan gejala dari keloid adalah bervariasi pada masing-masing orang. Gejala umumnya terjadi pada lokasi cedera kulit sebelumnya. 

Gejala-gejala umum keloid adalah:

Dimulai dengan luka berwarna merah muda, merah, atau ungu

Kondisi ini biasanya berupa bekas luka yang lebih tampak di permukaan rata. Warnanya cenderung gelap seiring berjalannya waktu. 

Kondisi ini biasanya akan tampak lebih gelap dari kulit Anda, dengan warna perbatasan yang lebih gelap dari pusatnya. 

Muncul dan tumbuh dengan lambat

Tanda awal kondisi ini bisa muncul setelah tiga bulan, atau bahkan setahun. Kemudian, kondisi ini akan membutuhkan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan untuk tumbuh. Terkadang, waktunya bisa mencapai tahunan. 

Terasa berbeda dengan kulit di sekitarnya

Beberapa keloid bisa terasa lembut dan pucat. Sementara itu, bentuk lainnya bisa terasa keras dan kenyal. 

Menyebabkan sakit dan gatal

Ketika keloid tumbuh, beberapa di antaranya akan terasa gatal dan sakit ketika disentuh. Gejala ini biasanya berhenti ketika keloid berhenti bertumbuh. 

Ukuran dan bentuk keloid adalah bermacam-macam. Pada daun telinga, kondisi ini mungkin berbentuk bulat dan padat. 

Namun, ketika terbentuk di bahu atau dada, bekas luka yang terangkat cenderung menyebar ke seluruh kulit. Bentuknya terlihat seperti cairan yang tumpah di kulit, kemudian mengeras. 

Bekas jaringan parut cenderung lebih besar daripada luka itu sendiri. Kondisi ini dapat memakan waktu beberapa minggu atau bulan untuk terbentuk dengan sempurna.

Walau dapat terasa gatal, biasanya luka ini tidak membahayakan kesehatan Anda. Anda mungkin mengalami rasa tidak nyaman, sensitif atau kemungkinan iritasi dari pakaian atau bentuk gesekan lain.

Pada kasus yang langka, Anda mungkin memiliki keloid dalam jumlah banyak pada tubuh. Apabila hal ini terjadi, jaringan luka yang mengeras dan kencang dapat membatasi pergerakan Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Diagnosis dan perawatan dini dapat menghindarkan kondisi ini bertambah buruk dan mencegah kondisi medis darurat lainnya.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab keloid?

Dikutip dari Medicinenet, para ahli belum menemukan apa penyebab terbentuknya keloid. Ketika kulit Anda mengalami cedera, sel Anda berusaha memperbaikinya dengan membentuk jaringan parut.

Pada beberapa orang, jaringan parut terus terbentuk bahkan setelah luka sembuh. Jaringan parut berlebihan ini menyebabkan tumbuhnya area pada kulit Anda yang disebut dengan keloid. 

Namun, dokter belum yakin mengapa seseorang dapat membentuk luka seperti itu. 

Jenis cedera kulit yang dapat turut menyebabkan pada luka keloid adalah:

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk keloid?

Pria dan wanita di seluruh dunia dapat berisiko akan kondisi yang satu ini. Meski begitu, beberapa orang memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kondisi ini. 

Beberapa faktor yang membuat Anda lebih tinggi berisiko keloid adalah:

Keturunan Afrika, Asia, atau Amerika Latin

Keloid adalah kondisi kulit yang paling umum terjadi pada etnis Tionghoa di Asia. Pada Amerika Serikat, kondisi ini lebih umum terjadi pada orang Amerika-Afrika dan Amerika Latin dibandingkan orang kulit putih. 

Riwayat keluarga

Sekitar ⅓ orang yang terkena keloid adalah mereka yang juga memiliki anggota keluarga dengan kondisi serupa. Keluarga yang umumnya mengalami kondisi ini adalah keturunan Afrika atau Asia. 

Para peneliti menemukan bahwa orang dengan gen AHNAK lebih mungkin terkena kondisi ini dibandingkan dengan yang tidak. 

Berusia di antara 10 dan 30 tahun

Ini adalah waktu puncak untuk mengalami kondisi ini. Kebanyakan orang mulai mengalami kondisi ini di usia 20-an. 

Meskipun begitu, keloid adalah kondisi yang dapat berkembang lebih awal atau lebih lambat. Anak-anak dan orang tua jarang mengalami kondisi ini ketika mereka mengalami luka. 

Diagnosis

Bagaimana keloid didiagnosis?

Apabila dokter menduga Anda memiliki kondisi ini, pemeriksaan fisik dan beberapa tes akan direkomendasikan. 

Setelah mendiagnosis kondisi ini dengan pemeriksaan visual, dokter dapat melakukan biopsi untuk mengeliminasi penyebab lainnya.

Biopsi meliputi pengambilan sedikit sampel jaringan dari area dan menganalisisnya untuk melihat sel kanker.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana keloid ditangani?

Keputusan untuk mengatasi bekas jaringan parut dapat membingungkan. Luka keloid adalah akibat dari usaha tubuh untuk memperbaiki luka. 

Setelah mengangkat bekas jaringan parut, jaringan luka dapat bertumbuh kembali, dan kadang berkembang lebih besar dari sebelumnya. Jadi, perawatan bekas jaringan parut yang Anda lakukan tidak selalu efektif. 

Beberapa perawatan untuk keloid adalah:

Suntikan kortikosteroid dan obat-obatan lain

Suntikan ini sering kali adalah bagian dari rencana perawatan keloid. Ketika suntikan dilakukan pada bekas jaringan parut, obat-obatan membantu mengecilkan bekas luka. 

Pasien biasanya menerima serangkaian suntikan sekali setiap tiga hingga empat minggu. Rata-rata, pasien kembali sekitar empat kali untuk suntikan ini. Suntikan pertama cenderung meredakan gejala dan membuat bekas jaringan parut terasa lebih lembut. 

Antara 50% dan 80% dari bekas jaringan parut menyusut setelah disuntikkan. Kebanyakan kondisi ini akan tumbuh kembali dalam waktu lima tahun. 

Untuk memaksimalkan hasilnya, dokter kulit sering menambahkan terapi lain ke dalam rencana perawatan. 

Operasi keloid

Pada kasus yang sangat besar atau bekas luka yang lebih lama, operasi pengangkatan mungkin disarankan. 

Perawatan ini melibatkan pembedahan memotong bekas jaringan parut. Meskipun operasi mungkin tampak seperti menunjukkan solusi permanen, penting diingat bahwa hampir 100% keloid kembali setelah perawatan ini. 

Untuk mengurangi risiko bekas jaringan parut kembali setelah operasi, dokter kulit sering merawat pasien dengan perawatan lainnya. Suntikan kortikosteroid atau cryotherapy dapat membantu mengurangi risiko. 

Pada keloid di daun telinga, mengenakan anting-anting khusus yang memberi tekanan pada daun telinga dapat mencegah kondisi ini kembali. 

Menerima perawatan radiasi setelah operasi pengangkatan juga adalah langkah yang dapat mencegah keloid dari kembali. 

Tindik, balutan, atau pakaian tekanan

Ini adalah langkah yang sering digunakan setelah operasi keloid. Menekan area tersebut akan mengurangi aliran darah, yang dapat menghentikan bekas jaringan parut kembali lagi. 

Sekitar 90-100% pasien yang menggunakan perawatan ini sesuai petunjuk setelah operasi keloid dapat mencegah kondisi kembali lagi. 

Namun, langkah ini bisa menjadi sulit untuk dilakukan. Perangkat ini cenderung akan membuat Anda tidak nyaman. 

Untuk mendapatkan hasil maksimal, seorang pasien harus memakainya hingga 16 jam sehari selama 6 hingga 12 bulan. 

Anting-anting tekanan cenderung paling mudah dipakai. Ini sering direkomendasikan setelah dokter kulit menyingkirkan bekas jaringan parut dari daun telinga. 

Perawatan laser

Untuk jenis bekas luka tertentu (termasuk beberapa keloid), dokter dapat merekomendasikan laser. Perawatan ini adalah melapisi kembali keloid dan kulit di sekitarnya dengan sinar cahaya yang tinggi. 

Perawatan ini bisa mengurangi ketinggian dan memudarkan warna bekas jaringan parut. Ini sering digunakan bersama dengan perawatan lain, seperti serangkaian suntikan atau tekanan kortikosteroid. 

Namun, perawatan laser memiliki risiko untuk memperburuk keloid dengan menyebabkan peningkatan jaringan parut dan kemerahan. Meskipun efek samping ini terkadang tampak lebih baik dari luka asli, Anda mungkin tetap mengalami beberapa bentuk jaringan parut. 

Perawatan laser digunakan juga untuk jenis jaringan parut kulit, semuanya dengan manfaat dan risiko yang serupa. 

Lembaran silikon dan gel

Ini dapat digunakan bersama dengan tekanan untuk mencegah bekas jaringan parut kembali lagi. 

Terkadang, silikon digunakan untuk meratakan bekas jaringan parut. Dalam satu penelitian yang disebutkan American Academy of Dermatology, 34% dari bekas jaringan parut dapat rata dengan permukaan kulit setelah pasien menggunakan gel silikon setiap hari selama enam bulan. 

Awalnya, dokter akan merekomendasikan perawan yang kurang invasif, seperti menggunakan silicone pads, perban tekanan atau suntikan. 

Perawatan tersebut memerlukan penerapan yang rutin dan hati-hati agar efektif. Namun, bekas jaringan parut cenderung mengecil dan menjadi rata seiringnya waktu bahkan tanpa perawatan.

Cryotherapy 

Perawatan ini disebut juga dengan cryosurgery mungkin merupakan jenis perawatan yang paling efektif untuk menghilangkan kondisi ini. Prosesnya bekerja dengan membekukan bekas jaringan parut dengan nitrogen cair. 

Perawatan ini membekukan bekas jaringan parut  dari dalam ke luar, seraya menyelamatkan kulit di bawah keloid. Ini digunakan untuk mengurangi kekerasan dan ukuran keloid. Cryotherapy bekerja paling baik pada kondisi yang berukuran kecil. 

Melakukan perawatan cryotherapy sebelum atau sesudah menerima suntikan kortikosteroid dapat mengurangi ukuran keloid. Ini dapat membuat perawatan suntikan lebih efektif. 

Perawatan radiasi

Mendapatkan terapi radiasi setelah dokter kulit Anda mengangkat keloid lewat operasi dapat mencegah kondisi tersebut kembali. Pasien dapat memulai perawatan radiasi segara setelah operasi, hari berikutnya, atau seminggu kemudian. 

Radiasi juga dapat digunakan sendiri untuk mengurangi ukuran kondisi ini. Namun, hasilnya cenderung lebih maksimal jika digunakan setelah operasi. 

Ligature

Jika benang bedah dapat diikat di sekitar kondisi ini, dokter mungkin akan merekomendasikan perawatan ini. Benang bedah secara bertahap akan memotong jaringan parut, yang dapat menyebabkan kerontokan. 

Anda harus mengikat benang bedah baru di sekitar bekas jaringan parut setiap dua hingga tiga minggu. 

Pencegahan

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi keloid?

Keloid adalah kondisi yang tidak berbahaya untuk kesehatan Anda. Namun, mungkin kondisi ini mungkin akan membuat Anda minder. 

Anda mungkin akan merasa malu dengan penampilannya. Kondisi ini pun bisa menurunkan kepercayaan diri Anda. 

Kebanyakan orang melakukan perawatan terhadap kondisi ini karena mereka tidak suka dengan penampilannya tersebut. Untungnya, terdapat beberapa jenis peratawan yang bisa digunakan untuk memperbaiki tampilan kondisi ini. 

Gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi keloid adalah:

Hindari cedera kulit

Apabila Anda memiliki kemungkinan mengalami bekas jaringan parut, langkah yang Anda lakukan adalah dengan menghindari cedera kulit, tindik telinga, dan operasi jika memungkinkan.

Apabila Anda memerlukan operasi, terutama pada area yang mungkin terluka, pastikan dokter mengetahui bahwa Anda memiliki potensi terkena keloid. 

Apabila Anda memiliki faktor risiko terkena kondisi ini, Anda mungkin harus menghindari tindik tubuh, operasi yang tidak diperlukan atau tato.

Melakukan perawatan

Memulai beberapa perawatan (seperti suntikan kortikosteroid, perban tekanan) langsung setelah operasi dapat mencegah bekas jaringan parut. Apabila Anda menindik telinga, Anda harus menggunakan anting tekanan untuk mengurangi luka.

Jaga kulit dari sinar matahari

Keloid lebih sering diperhatikan sebagai estetika dibandingkan kesehatan. Anda mungkin merasa tidak percaya diri apabila kondisi ini sangat besar atau berada pada lokasi yang sangat terlihat, seperti telinga atau pada wajah. 

Paparan matahari atau tanning dapat mengubah warna jaringan parut tersebut, menyebabkan areanya terlihat lebih gelap daripada kulit sekitar. Hal ini dapat menyebabkan kondisi ini lebih terlihat mencolok. 

Jaga luka agar tertutup saat Anda berada di bawah sinar matahari untuk mencegah perubahan warna.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Mendeteksi Ciri-Ciri Keloid Sejak Awal Kemunculannya

    Keloid adalah jaringan berlebih yang muncul pada bekas luka dan tidak berbahaya. Kenali macam-macam ciri keloid dari awal kemunculannya, yuk.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Hidup Sehat, Tips Sehat 20/09/2018 . Waktu baca 3 menit

    Penyebab dan Cara Menghilangkan Keloid

    Keloid adalah pertumbuhan jaringan kulit berlebih yang muncul setelah luka pulih. Bagaimana cara menghilangkan keloid? Simak di artikel ini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Tamara Alessia
    Fakta Unik 25/05/2018 . Waktu baca 3 menit

    5 Penyebab Kram Perut Pada Wanita, Selain Karena Haid

    Wanita umumnya merasakan kram perut saat haid. Namun, 5 masalah kesehatan serius ini juga bisa menjadi penyebab kram perut yang Anda rasakan. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 28/04/2018 . Waktu baca 5 menit

    Bisakah Mencegah Keloid Tumbuh Pada Bekas Luka?

    Bagi Anda yang punya 'bakat' keloid, mungkin Anda akan merasa takut ketika mengalami luka. Namun sebenarnya, adakah cara untuk mencegah keloid terbentuk?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Tips Sehat 21/08/2017 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    bekas luka keloid

    Apa yang Terjadi Jika Bekas Luka Keloid Tidak Diobati?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 22/07/2019 . Waktu baca 5 menit
    keloid muncul tiba-tiba

    Keloid Bisa Muncul Secara Tiba-tiba, Ini 4 Penyebabnya

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 20/07/2019 . Waktu baca 3 menit

    Bekas Luka Menonjol di Kulit, Bisa Jadi Keloid Atau Skar Hipertrofi

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 15/02/2019 . Waktu baca 4 menit
    cara menghilangkan keloid

    5 Tindakan Medis yang Efektif Menghilangkan Keloid yang Membandel di Telinga

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 15/12/2018 . Waktu baca 4 menit