home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Bisakah Mencegah Keloid Tumbuh Pada Bekas Luka?

Bisakah Mencegah Keloid Tumbuh Pada Bekas Luka?

Apakah Anda memiliki keloid di salah satu bagian tubuh Anda? Katanya, orang yang memiliki keloid memang sudah mempunyai ‘bakat’ keloid sebelumnya atau bisa dibilang keturunan. Namun, apakah jika punya ‘bakat’ tersebut, keloid bisa dicegah? Bagaimana caranya mencegah keloid terbentuk?

Bagaimana mencegah keloid agar tidak muncul?

Keloid adalah bekas luka yang tumbuh. Jadi, ketika kulit Anda luka, entah itu akibat tergores, terpotong, atau tergigit, tubuh akan langsung menghasilkan protein dalam bentuk kolagen untuk menyembukan dan menutup luka. Kolagen akan membuat luka menjadi mulus dan terlihat seperti permukaan kulit sebelumnya.

Namun orang yang mengalami keloid, bekas luka terus ‘tumbuh’ dan akhirnya menonjol layaknya daging yang tumbuh. Umumnya, keloid bersifat jinak, tetapi jika bekas luka terus tumbuh maka dapat berisiko kanker kulit.

Sayangnya, Anda tidak dapat mencegah keloid untuk terbentuk pada bekas luka Anda. Namun, Anda dapat mencegah faktor risiko yang dapat membuat keloid muncul, seperti menghindari luka pada kulit, hindari menato atau menindik bagian tubuh.

Jika Anda sudah mengetahui bahwa Anda memiliki ‘bakat’ atau gen keloid turunan dari keluarga Anda, maka Anda dapat meminta dokter untuk menyuntikan kortikosteroid ketika Anda akan melakukan operasi. Obat tersebut akan menekan pertumbuhan dan mencegah keloid menjadi besar.

Apakah saya bisa menghilangkan keloid?

Keloid yang Anda miliki mungkin tak akan benar-benar hilang, namun ukurannya bisa berkurang menjadi lebih kecil atau mencegah keloid menjadi besar. Lagi pula, setiap orang akan memiliki efek samping dan hasil pengobatan yang berbeda-beda – meski menjalani pengobatan yang sama. Berikut adalah cara untuk mengurangi dan mencegah keloid membesar:

  • Operasi pengangkatan keloid. Salah satu cara menghilangkan keloid dari tubuh Anda adalah dengan cara mengoperasinya. Tetapi sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Dermatology Online Journal menyatakan bahwa menghilangkan keloid dengan cara operasi, justru akan membuatnya kembali lagi dengan ukuran yang besar.
  • Mengoleskan gel yang mengandung silikon. Gel ini dapat mengurangi ukuran keloid secara perlahan dan mencegahnya menjadi besar.
  • Menyuntikkan obat steroid. Suntik obat seperti triamcinolone acetonide atau obat kortikosteroid, untuk mengatasi keloid dapat dilakukan beberapa kali dalam rentang waktu 4-6 minggu. Namun, banyak orang yang tidak nyaman dengan rasa sakit yang ditimbulkan ketika menyuntikkan obat ini.
  • Membekukan jaringan yang tumbuh. Tindakan medis ini bertujuan untuk menghentikan jaringan yang tumbuh pada bekas luka dengan cara membekukannya.
  • Menggunakan laser. Meski belum ada bukti yang meyatakan bahwa cara ini efektif untuk menghilangkan keloid, tetapi metode ini dapat dilakukan untuk mencegah keloid tumbuh menjadi besar.

Untuk mengetahui mana pengobatan yang tepat bagi Anda, sebaiknya diskusikan dan konsultasikan hal ini pada dokter Anda. Dalam beberapa kasus, untuk menghilangkan atau mencegah pertumbuhan keloid, dibutuhkan kombinasi dari beberapa pengobatan. Namun sekali lagi, hal ini berbeda-beda pada setiap orang

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

American Academy of Family Physicians. (2009). Keloids: Prevention and Treatment. American Family Physician, [online] 80(3), p.253. Available at: http://www.aafp.org/afp/2009/0801/p253-s1.html  [Accessed 20 Jul. 2017].

Drugs.com. (2017). Keloids Guide: Causes, Symptoms and Treatment Options. [online] Available at: https://www.drugs.com/health-guide/keloids.html  [Accessed 20 Jul. 2017].

Aad.org. (2017). Keloids | American Academy of Dermatology. [online] Available at: https://www.aad.org/public/diseases/bumps-and-growths/keloids  [Accessed 20 Jul. 2017].

Nhs.uk. (2017). Keloid scarring – Live Well – NHS Choices. [online] Available at: http://www.nhs.uk/Livewell/skin/Pages/Keloidscarring.aspx  [Accessed 20 Jul. 2017].

Petros, D. (2015). Can You Stop a Keloid From Growing?. [online] LIVESTRONG.COM. Available at: http://www.livestrong.com/article/280305-how-to-stop-a-keloid-from-growing/  [Accessed 20 Jul. 2017].

Emedicine.medscape.com. (2017). Keloids: Definition and Historical Background, Epidemiology, Race. [online] Available at: http://emedicine.medscape.com/article/1298013-overview#a1  [Accessed 20 Jul. 2017].

Management of Keloids and Hypertrophic Scars: Current and Emerging Options https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3639020/.

Foto Penulis
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M pada 21/08/2017
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x