Bisakah Mencegah Keloid Tumbuh Pada Bekas Luka?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda memiliki keloid di salah satu bagian tubuh Anda? Katanya, orang yang memiliki keloid memang sudah mempunyai ‘bakat’ keloid sebelumnya atau bisa dibilang keturunan. Namun, apakah jika punya ‘bakat’ tersebut, keloid bisa dicegah? Bagaimana caranya mencegah keloid terbentuk?

Bagaimana mencegah keloid agar tidak muncul?

Keloid adalah bekas luka yang tumbuh. Jadi, ketika kulit Anda luka, entah itu akibat tergores, terpotong, atau tergigit, tubuh akan langsung menghasilkan protein dalam bentuk kolagen untuk menyembukan dan menutup luka. Kolagen akan membuat luka menjadi mulus dan terlihat seperti permukaan kulit sebelumnya.

Namun orang yang mengalami keloid, bekas luka terus ‘tumbuh’ dan akhirnya menonjol layaknya daging yang tumbuh. Umumnya, keloid bersifat jinak, tetapi jika bekas luka terus tumbuh maka dapat berisiko kanker kulit.

Sayangnya, Anda tidak dapat mencegah keloid untuk terbentuk pada bekas luka Anda. Namun, Anda dapat mencegah faktor risiko yang dapat membuat keloid muncul, seperti menghindari luka pada kulit, hindari menato atau menindik bagian tubuh.

Jika Anda sudah mengetahui bahwa Anda memiliki ‘bakat’ atau gen keloid turunan dari keluarga Anda, maka Anda dapat meminta dokter untuk menyuntikan kortikosteroid ketika Anda akan melakukan operasi. Obat tersebut akan menekan pertumbuhan dan mencegah keloid menjadi besar.

Apakah saya bisa menghilangkan keloid?

Keloid yang Anda miliki mungkin tak akan benar-benar hilang, namun ukurannya bisa berkurang menjadi lebih kecil atau mencegah keloid menjadi besar. Lagi pula, setiap orang akan memiliki efek samping dan hasil pengobatan yang berbeda-beda – meski menjalani pengobatan yang sama. Berikut adalah cara untuk mengurangi dan mencegah keloid membesar:

  • Operasi pengangkatan keloid. Salah satu cara menghilangkan keloid dari tubuh Anda adalah dengan cara mengoperasinya. Tetapi sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Dermatology Online Journal menyatakan bahwa menghilangkan keloid dengan cara operasi, justru akan membuatnya kembali lagi dengan ukuran yang besar.
  • Mengoleskan gel yang mengandung silikon. Gel ini dapat mengurangi ukuran keloid secara perlahan dan mencegahnya menjadi besar.
  • Menyuntikkan obat steroid. Suntik obat seperti triamcinolone acetonide atau obat kortikosteroid, untuk mengatasi keloid dapat dilakukan beberapa kali dalam rentang waktu 4-6 minggu. Namun, banyak orang yang tidak nyaman dengan rasa sakit yang ditimbulkan ketika menyuntikkan obat ini.
  • Membekukan jaringan yang tumbuh. Tindakan medis ini bertujuan untuk menghentikan jaringan yang tumbuh pada bekas luka dengan cara membekukannya.
  • Menggunakan laser. Meski belum ada bukti yang meyatakan bahwa cara ini efektif untuk menghilangkan keloid, tetapi metode ini dapat dilakukan untuk mencegah keloid tumbuh menjadi besar.

Untuk mengetahui mana pengobatan yang tepat bagi Anda, sebaiknya diskusikan dan konsultasikan hal ini pada dokter Anda. Dalam beberapa kasus, untuk menghilangkan atau mencegah pertumbuhan keloid, dibutuhkan kombinasi dari beberapa pengobatan. Namun sekali lagi, hal ini berbeda-beda pada setiap orang

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Selama kehamilan, Anda harus menjaga asupan makanan dan minuman, termasuk minum teh. Simak panduan aman minum teh saat hamil berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Anda mungkin waspada ketika berjalan sendirian, takut dihipnotis oleh orang tak dikenal. Tahukah Anda tidak semua orang mudah dihipnotis?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Saraf Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Kandungan mangga yang manis dan asam menyegarkan menjadikan buah musiman ini bintangnya rujak. Apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit



Direkomendasikan untuk Anda

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
berhenti minum pil kb

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
ciri tipes yang parah

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
mencium bau

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit