Obat dan Prosedur Lainnya yang Ampuh Mengatasi Keloid

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Keloid merupakan bekas luka yang muncul akibat proses penyembuhan yang terlalu agresif. Ini menyebabkan bekas luka yang timbul ke permukaan sehingga tidak rata dengan permukaan lain ketika disentuh. Adakah obat untuk mengatasi keloid?

Mengapa keloid harus diatasi?

keloid adalah

Keloid terjadi akibat adanya luka pada kulit, seperti luka bakar, luka tato dan tindik, jerawat parah, hingga luka operasi. Sesungguhnya kemunculan keloid hanyalah proses dari penyembuhan sel-sel kulit untuk memperbaiki diri.

Munculnya keloid bervariasi dari satu orang ke orang lainnya. Bisa terbentuk sangat cepat, ada pula yang butuh waktu berbulan-bulan setelah luka terjadi.

Selain itu, ukuran keloid juga sangat beragam dan tidak bisa diprediksi seberapa besarnya. Bisa jadi keloid berhenti tumbuh dalam waktu setengah tahun. Bisa juga terus tumbuh selama bertahun-tahun.

Lantas, apa yang akan terjadi jika bekas luka ini didiamkan dan tidak diobati?

Memang, bekas luka keloid termasuk dalam tumor, tapi bukan kanker sehingga tidak menimbulkan kondisi kritis yang memerlukan perawatan segera.

Meski demikian, keloid dapat membesar dan menyebabkan gejala yang tidak menyenangkan, seperti gatal, sensitif, dan nyeri. Jika keloid yang terbentuk menutupi area sendi, hal ini bisa membatasi gerakan tubuh seseorang.

Selain itu, bekas keloid yang tidak menghilang akan membuat orang dengan kondisi ini menjadi minder karena tampilannya. Ciri-ciri keloid beserta gejalanya pun akan tetap muncul dan kadang membuat pasien terganggu.

Ragam obat dan cara menghilangkan keloid

periksa ke dokter diabetes

Terdapat berbagai cara untuk menghilangkan keloid. Selain mengangkat keloid, prosedur juga bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri, mengembalikan gerak yang sebelumnya terbatas pada keloid yang tumbuh di area sendi, serta mencegah keloid kembali terbentuk.

Agar hasil maksimal, dokter akan menentukan pengobatan berdasarkan usia pasien, jenis keloid, dan pertimbangan lainnya. Misalnya, pasien dengan bekas luka keloid pada daun telinga akan direkomendasikan untuk mengikuti operasi pengangkatan keloid berlapis.

Menurut American Association of Dermatology, bekas luka keloid dapat diberi obat atau ditangani dengan cara sebagia berikut.

1. Suntik kortikosteroid

Suntikan yang mengandung obat kortikosteroid ini sering diberikan untuk mengecilkan ukuran keloid sekaligus mengurangi rasa nyeri.

Umumnya, suntikan akan diberikan secara rutin setiap 3 – 4 minggu sekali. Kebanyakan pasien menjalani pengobatan dengan suntikan ini sebanyak empat kali.

Pada suntikan pertama, gejala akan mereda dan keloid terasa lebih lembut. Diperkirakan 50-80% ukuran keloid akan menyusut. Namun, dalam jangka 5 tahun, keloid bisa saja kembali membesar. Untuk itu, dokter nantinya akan menambahkan perawatan lain.

2. Cryotherapy

Cryotherapy adalah prosedur yang dilakukan dengan membekukan keloid dari dalam kulit hingga ke bagian luar. Tujuannya, mengurangi tingkat kekerasan dan ukuran bekas luka keloid. Biasanya, teknik ini ampuh mengatasi keloid yang ukurannya kecil.

Sebelum dijalankan, pasien akan diberikan suntikan kortikosteroid terlebih dahulu agar perawatan jadi lebih efektif. Ahli kesehatan kulit menemukan bahwa cryotherapy yang dilakukan sebanyak 3 kali atau lebih hasilnya akan lebih baik.

3. Operasi pengangkatan keloid

Bekas luka keloid yang tak diobati dan didiamkan begitu saja akan membuatnya tetap ada dan kadang memengaruhi penampilan. Itu sebabnya, beberapa orang memilih operasi pengangkatan.

Operasi akan disarankan oleh dokter bila keloid sudah lama atau berukuran besar. Perawatan ini melibatkan pembedahan untuk memotong bekas jaringan parut.

Operasi ini mungkin tampak seperti perawatan paling efektif. Namun faktanya, hampir 100% keloid akan kembali setelah operasi dilakukan.

Untuk mencegah terbentuknya bekas luka keloid, dokter akan menambahkan perawatan lain setelah operasi, seperti suntikan kortikosteroid atau cryotherapy.

4. Perawatan laser

Perawatan ini bertujuan untuk mengurangi ukuran sekaligus memudarkan warna keloid yang memerah, menghitam, atau keunguan. Perawatan untuk keloid ini biasanya dilakukan bersamaan dengan suntikan obat kortikosteroid.

Nantinya, keloid dan kulit di sekitarnya akan disinari dengan laser yang menggunakan sinar cahaya yang tinggi. Tak hanya memudarkan warna keloid, cahaya dari laser ini bekerja untuk mengempeskan keloid.

Sayangnya, laser dapat memberikan efek samping berupa kemerahan pada kulit dan meninggalkan bekas luka. Sebelum memilih perawatan ini, konsultasikan kembali pada dokter Anda.

Laser Resurfacing, Cara Buat Kulit Wajah Cerah dan Kencang Seketika

5. Terapi radiasi

Terapi radiasi adalah perawatan lanjutan setelah operasi pengangkatan keloid dilakukan. Ini dilakukan agar keloid tidak terbentuk kembali dan dapat dimulai seminggu setelah operasi.

Terapi ini bisa dijadikan perawatan tunggal untuk mengurangi ukuran keloid. Sayangnya, hasilnya akan lebih efektif jika dilakukan setelah operasi pengangkatan.

6. Ligatur

Ligatur adalah pembedahan dengan menggunakan benang bedah yang diikat di sekitar keloid. Benang tersebut secara bertahap dapat memotong keloid secara bertahap. Biasanya ligatur akan dilakukan setiap 2 – 3 minggu sekali sampai keloid hilang.

Bekas luka keloid yang didiamkan begitu saja dan tidak diobati mungkin tidak akan terlalu mengganggu aktivitas sehari-hari. Dampak yang muncul biasanya hanya dari segi estetika.

7. Perawatan tekanan

Cara menghilangkan keloid yang satu ini juga biasanya dilakukan setelah operasi keloid. Prosedur ini dilakukan menggunakan alat khusus seperti jepitan atau anting dan biasanya dipakai untuk mengatasi keloid di daun telinga.

Tujuan dari metode tekanan ini adalah untuk mengurangi aliran darah yang dapat mencegah kembalinya pembentukan jaringan parut.

Alat tekanan ini harus digunakan maksimal selama 16 jam sehari dalam jangka waktu enam hingga 12 bulan. Terkadang, alat ini digunakan bersama dengan lembaran silikon dan gel yang juga berfungsi untuk meratakan jaringan parut.

Terlepas dari obat dan perawatan apa pun yang dipilih, kembali lagi kepada Anda apakah mau menghilangkan keloid atau tidak.

Berkonsultasilah ke dokter kulit untuk menentukan apakah Anda perlu menghilangkan keberadaannya. Pandangan dari dokter akan membantu Anda memutuskan dengan tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Cara Menghilangkan Bekas Eksim yang Menghitam?

Eksim tidak hanya menyebabkan gatal hebat, tapi juga bisa menimbulkan bekas di kulit. Cari tahu cara menghilangkan bekas eksim di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Kulit, Dermatitis 12 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Menghilangkan Bekas Luka Gores dengan Cepat

Saat tergores atau terbentur, luka akan sembuh sendiri. Namun jika tidak ingin berbekas, segera lakukan perawatan bekas luka gores dengan benar.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
perawatan luka gores
Kesehatan 24 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Tips Menghilangkan Bekas Koreng Agar Kulit Mulus Kembali

Pembentukan bekas koreng adalah tahap normal dari penyembuhan luka. Agar tidak mengganggu penampilan Anda, kenali cara cepat menghilangkan bekas koreng.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan, Informasi Kesehatan 4 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

Tips Mencegah dan Memulihkan Tangan yang Bengkak Setelah Diinfus

Tak sedikit orang yang mengeluhkan kondisi tangan bengkak karena menggunakan infus. Lalu, bagaimana cara mencegah dan mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 7 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit



Direkomendasikan untuk Anda

bagaimana cara menghilangkan bekas luka

Cara Menghilangkan Bekas Luka dengan Langkah yang Tepat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
keloid adalah

Keloid

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit
bekas luka operasi caesar

Cara Menyamarkan Bekas Luka Operasi Caesar

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 10 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
cara menghilangkan bekas luka

5 Cara Menghilangkan Bekas Luka yang Membandel

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit