Kanker Tulang

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update April 30, 2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu kanker tulang?

Kanker tulang adalah tumor ganas yang bermula di tulang. Penyakit ini terjadi akibat adanya pertumbuhan sel tulang yang tidak normal.

Kondisi ini dapat menyerang seluruh tulang di dalam tubuh. Akan tetapi dalam banyak kasus, tulang kaki dan lengan adalah daerah yang paling banyak diserang.

Kanker tulang terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Primer, yaitu muncul dan tumbuh pertama kali di jaringan tulang.
  • Sekunder, yaitu muncul akibat penyebaran dari kanker lain yang sebelumnya sudah terjadi, seperti kanker usus, kanker paru-paru, atau kanker payudara yang kemudian menyebar ke tulang. Kondisi ini disebut kanker metastasis atau kanker yang menyebar.

Tahapan atau stadium kanker tulang, yaitu:

  • Stadium I: tahapan paling rendah, sel kanker belum menyebar dan masih sedikit jumlahnya.
  • Stadium II: sel kanker masih belum menyebar, tapi lebih agresif (siap menyebar) dibanding stadium 1.
  • Stadium III: sel kanker sudah menyebar ke beberapa bagian di tulang.
  • Stadiun IV: sel kanker telah menyebar ke beberapa bagian/organ lain, seperti paru.

Seberapa umum kondisi ini?

Kanker tulang adalah salah satu jenis kanker yang tergolong langka. Bahkan, kasus ini hanya terjadi sekitar 1% dari total kasus kanker yang ada.

Penyakit ini dapat dialami oleh anak-anak maupun dewasa. Silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Jenis-Jenis

Apa saja jenis-jenis kanker tulang?

Jenis kanker ini umumnya dibedakan menurut gejala, kecenderungan faktor risiko, serta keparahan kondisi tumor itu sendiri.

Berikut adalah beberapa jenis kanker tulang yang paling umum:

Osteosarcoma

Osteosarcoma adalah jenis kanker primer yang sering terjadi pada anak-anak dan remaja, yaitu sekitar usia 9-10 tahun. Kanker jenis ini juga lebih sering ditemukan pada laki-laki dibandingkan dengan perempuan.

Sel kanker pada osteosarcoma biasanya tumbuh pada tulang-tulang panjang, seperti tulang kering, paha, dan lengan.

Chondrosarcoma

Sel kanker tumbuh pada tulang-tulang rawan yang menjadi penghubung antar tulang atau yang melapisi tulang. Chondrosarcoma biasanya sering terjadi pada kelompok usia lanjut, yaitu di atas usia 40 tahun. Hanya sekitar 5% kasus yang terjadi pada orang berusia kurang dari 20 tahun.

Sel kanker chondrosarcoma dapat tumbuh sangat agresif atau justru sangat lambat. Lokasi yang sering terkena penyakit ini, yaitu di tulang bagian pinggul, pangkal paha, kaki atas, dan bahu.

Ewing Sarcoma Family of Tumors (ESFT)

Ewing sacroma biasanya muncul di tulang, tetapi jarang muncul di jaringan lunak (otot, lemak, jaringan fibrosa, pembuluh darah, atau jaringan pendukung lainnya). Kondisi ini biasanya terbentuk di panggul, kaki, atau tulang rusuk, tapi juga bisa terbentuk di tulang mana pun.

Tumor ini tumbuh dengan cepat dan menyebar ke bagian lain dari tubuh, termasuk paru-paru.

Ewing sacroma paling sering terjadi pada anak-anak dan remaja yang berusia di bawah 19 tahun. Anak laki-laki lebih mungkin terkena kondisi ini dibandingkan perempuan. Kondisi ini juga lebih umum pada orang kulit putih daripada orang kulit hitam atau orang Asia.

Fibrosarcoma

Fibrosarcoma adalah tipe kanker tulang yang jarang muncul dan terjadi pada lutut bagian belakang pada usia dewasa.

Chordoma

Kanker jenis ini sangat jarang terjadi, dan jika terjadi, biasanya dialami oleh orang yang sudah berusia di atas 30 tahun. Sel kanker chordoma sering ditemukan di tulang belakang bagian bawah atau atas.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja gejala kanker tulang?

Biasanya, terdapat perbedaan gejala kanker tulang dilihat dari jenisnya. Akan tetapi, secara umum, gejala kanker yang tulang adalah:

  • Sakit pada bagian tulang, biasanya timbul nyeri.
  • Terdapat benjolan pada bagian tulang yang sakit dan terasa hangat pada bagian tersebut.
  • Kerap mengalami patah tulang
  • Kelelahan
  • Berat badan menurun tanpa sebab
  • Mungkin menyebabkan tangan atau kaki terasa dingin hingga kesemutan atau mati rasa pada area yang terkena kanker

Gejala tersebut biasanya akan semakin bervariasi ketika sel kanker sudah menyebar dan berada di tempat yang berbeda.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala-gejala di atas, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan harus pergi ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda atau gejala yang telah disebutkan di atas, atau memiliki kekhawatiran lain soal kondisi ini, konsultasikanlah segera dengan dokter.

Penyebab

Apa penyebab kanker tulang?

Faktanya, belum diketahui secara pasti penyebab kanker tulang hingga saat ini. Namun, para ahli menduga bahwa penyakit ini terjadi karena adanya kesalahan dalam melakukan replikasi DNA pada sel tulang.

Ketika DNA yang terbentuk salah atau abnormal, hal ini mengakibatkan sel tulang berkembang secara tidak terkendali dan tumbuh dalam jumlah banyak.

Sel-sel tulang yang tidak terkendali tersebut berkumpul menjadi sebuah tumor ganas yang dapat melakukan penyebaran ke jaringan-jaringan lainnya.

Faktor risiko

Apa yang membuat saya berisiko kena penyakit ini?

Ada banyak faktor risiko yang bisa jadi penyebab kanker tulang, yakni:

Genetik

Genetik merupakan penyebab kanker tulang yang sangat jarang ada di dalam kasus primer. Namun, orang yang memiliki gen atau riwayat kanker mata dan Li-Fraumeni syndrome memiliki kemungkinan untuk mengalami kanker di tulang.

Penyakit tulang Paget

Penyakit ini adalah kondisi pre-kanker yang jinak. Penyakit Paget mengganggu proses daur ulang dalam tubuh yang normal, di mana jaringan tulang baru perlahan menempati jaringan tulang lama.

Sepanjang waktu, penyakit dapat menyebabkan tulang yang terpengaruh menjadi rapuh. Penyakit Paget lebih umum pada orang dewasa, terutama di atas 50 tahun.

Paparan radiasi

Radiasi dan beberapa obat kemoterapi dapat meningkatkan risiko terkena kanker di tulang, contohnya pengobatan dengan alkylating agents.

Komplikasi

Apa saja komplikasi yang dapat terjadi pada kanker tulang?

Berikut komplikasi yang mungkin ditimbulkan dari kanker ini:

1. Nyeri

Nyeri biasanya berasal dari tumor. Tumor yang berkembang dan menyebar akan menyebabkan  rasa sakit meningkat, terutama saat sedang beraktivitas. Misalnya, jika tumor ada di tulang kaki, kemungkinan orang tersebut akan mengalami pincang.

2. Fraktur

Patah tulang atau fraktur adalah komplikasi yang paling umum dari kanker tulang. Tulang bisa menjadi semakin lemah dan akhirnya bisa pecah di bawah tekanan tumor. Orang yang tulangnya patah akibat kanker sering merasakan nyeri yang hebat di area tumor.

3. Meningkatnya kalsium dalam darah

Ketika kanker menyerang tulang, hal ini dapat mengakibatkan peningkatan jumlah kalsium dalam aliran darah Anda. Ketika kalsium dalam darah meningkat, tulang pasien jadi mudah kram.

Selain kram, kalsium yang meningkat ini dapat menyebabkan orang menjadi linglung, pusing dan pingsan. Kalsium yang meningkat juga dapat menyebabkan konstipasi atau batu ginjal.

4. Osteomielitis

Pasien yang menjalani pengobatan kanker tulang mungkin berisiko lebih tinggi untuk infeksi tulang yang disebut osteomielitis. Gejala yang muncul biasanya menyebabkan demam, kedinginan, dan nyeri.

5. Metastasis

Sel kanker pada tulang dapat menyebar ke organ tubuh lainnya. Penyebaran terjadi melalui aliran darah atau sistem limfatik. Paru-paru adalah organ yang paling sering terkena metastasis kanker tulang.

Diagnosis & Pengobatan

Informasi yang dijabarkan bukan pengganti bagi nasihat medis. SELALU konsultasi ke dokter Anda.

Bagaimana cara mendiagnosis penyakit ini?

Awalnya, dokter akan menanyakan kondisi dan riwayat keluarga. Jika Anda dicurigai mengidap kanker, dokter akan menyarankan beberapa pemeriksaan fisik atau mungkin menyuruh tes laboratorium dan tes diagnostik lainnya.

Beberapa tes kanker tulang paling umum yang sering dilakukan oleh dokter meliputi:

Rontgen

Tes ini berguna untuk mengetahui tulang mana yang terkena tumor ganas. Rontgen ini juga dapat mengetahui apakah kerusakan tulang yang Anda alami memang benar disebabkan oleh kanker atau justru kondisi lain, seperti patah tulang.

Scan tulang

Scan tulang dilakukan dengan menyuntikkan zat radioaktif ke dalam tubuh melalui pembuluh vena, kemudian dilihat gambaran tulangnya melalui alat khusus. Biasanya tulang yang bermasalah atau tidak normal akan lebih cepat melakukan penyerapn zat radioaktif dibandingkan tulang yang normal.

Computed tomography (CT scan)

Ini merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat kondisi rinci suatu bagian dalam tubuh dan dapat dilihat dari berbagai sisi.

Magnetic resonance imaging (MRI)

Prosedur ini adalah pemeriksaan yang menggunakan gelombang radio dan teknologi magnetik, sehingga dapat menghasilkan gambar tulang dan jaringan lunak secara lebih terperinci.

Positron emission tomography (PET) scan

Pemeriksaan ini dilakukan dengan menyuntikkan glukosa radioaktif ke dalam tubuh dan menggunakan scanner untuk melihat daerah yang terkena kanker.

Pemeriksaan ini dapat menjadi pemeriksaan yang akurat, karena sel kanker biasanya menggunakan lebih banyak glukosa dibandingkan dengan sel normal. Dengan menyuntikkan glukosa ke dalam tubuh dapat terlihat aktivitas sel kanker di dalam tubuh.

Bagaimana pengobatan untuk kanker tulang?

Pengobatan kanker tulang akan bergantung pada beberapa hal, mulai dari jenis, stadium, kondisi kesehatan, jenis pengobatan, dan seberapa baik sel kanker merespons pengobatan.

Ada banyak pilihan pengobatan untuk kanker di tulang. Beberapa pengobatan bisa dilakukan sendiri atau ada juga harus digabungkan dengan pengobatan lainnya guna mendapatkan hasil yang optimal. Berikut beberapa pilihan pengobatan yang biasa dilakukan dokter:

Operasi pengangkatan tulang

Prosedur ini dilakukan apabila sel kanker belum menyebar ke organ lainnya. Sel kanker diambil dengan teknik operasi khusus. Dibutuhkan waktu lama bagi pasien untuk pulih setelah operasi.

Kemoterapi

Pengobatan ini menggunakan obat antikanker yang mampu membunuh sel-sel kanker. Dokter sering menyarankan kombinasi obat-obatan antikanker.

Terapi radiasi atau radioterapi

Prosedur ini dilakukan menggunakan sinar-X energi tinggi untuk membunuh sel kanker. Pengobatan ini mungkin digunakan dalam kombinasi dengan prosedur operasi.

Radioterapi mungkin sangat berbahaya bagi tubuh pasien setelah pengobatan, yang bisa mengakibatkan sejumlah komplikasi. Konsultasi ke dokter untuk menimbang manfaat serta efek samping prosedur ini.

Cryosurgery

Sel kanker dibekukan dengan nitrogen cair dan mati setelah beberapa periode. Teknik ini terkadang dapat digunakan daripada operasi biasa untuk menghancurkan tumor.

Semakin dini kanker terdiagnosis, maka kemungkinan pasien untuk bisa sembuh juga semakin besar. Dilansir dari University of Rochester Medical Center, peluang penderita kanker tulang untuk bertahan hidup atau sembuh adalah sekitar 5 sampai 10 tahun dari pertama kali didiagnosis.

Pada umumnya, sebanyak 70 persen pasien bisa sembuh setelah 5 tahun. Namun kembali lagi, peluang kesembuhan ini tergantung juga pada jenis dan stadium kankernya.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat mengatasi kondisi ini?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang mungkin dapat membantu mengatasi kanker tulang di antaranya:

Cari informasi sebanyak-banyaknya

Mencari informasi soal penyakit ini sebanyak-banyaknya mampu mengurangi kecemasan dan membuat Anda lebih percaya diri untuk menghadapi penyakit ini. Ada berbagai sumber yang bisa Anda dapatkan untuk mencari informasi seputar kanker yaitu konsultasi ke dokter, internet, surat kabar, dan media sosial lainnya.

Anda juga bisa bertanya dan berbagai pengalaman kepada sesama rekan yang tergabung dalam komunitas dengan penyakit ini.

Bersikap optimis

Faktor psikologi sangat memengaruhi hasil pengobatan kanker. Itu sebabnya, penting bagi Anda untuk menanamkan rasa optimis terhadap kesembuhan Anda.

Anda bisa mendapatkan dukungan dari orang-orang terdekat seperti keluarga, pasangan, dan sahabat. Anda perlu percaya bahwa kondisi Anda akan membaik dan masih dapat menikmati hidup meski terkena kanker.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan ke dokter Anda untuk dapat lebih mengerti solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat kesehatan, diagnosis atau pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berapa Lama Harapan Hidup Pasien Kanker Paru?

Kanker paru biasanya baru terdiagnosis ketika sudah memasuki stadium akhir. Masih bisakah disembuhkan? Berapa lama harapan hidup pasien kanker paru?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Fidhia Kemala
Kanker Paru, Health Centers Februari 13, 2020

Apa Itu Kanker Hati?

DefinisiApa itu penyakit kanker hati? Kanker hati adalah karsinoma paling umum pada sel hati, yaitu tumor utama yang tumbuh di hati dan bukan disebabkan oleh penyebaran dari organ lain dalam tubuh. Hati adalah salah ...

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
DR. dr. C. Rinaldi Lesmana, Sp.PD-KGEH
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z Januari 16, 2020

Apa Itu Kanker Paru?

DefinisiApa itu kanker paru? Kanker paru – dalam hal ini kanker paru primer – adalah tumor ganas yang berasal dari epitel bronkos/karsinoma bronkos adalah kondisi ketika sel-sel jaringan di paru-paru ...

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi
dr. Arif R. Hanafi, Sp.P (K)
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z Januari 16, 2020

Penyebab Utama Osteoporosis Pada Lansia, dan Cara Mengendalikannya

Osteoporosis menjadi penyakit yang paling sering menyerang di usia senja. Yuk cari tahu berbagai cara mengendalikan osteoporosis pada lansia.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Osteoporosis, Health Centers Januari 14, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

Hati-hati, Tulang Bisa Keropos Selama di Rumah Saja karena Tak Banyak Aktivitas

Hati-hati, Tulang Bisa Keropos Selama di Rumah Saja karena Tak Banyak Aktivitas

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki
Tanggal tayang Mei 14, 2020
Kanker Usus Besar

Kanker Usus Besar

Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal tayang April 13, 2020
Panduan Olahraga untuk Pasien Kanker Tulang

Panduan Olahraga untuk Pasien Kanker Tulang

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
Tanggal tayang Maret 25, 2020
Berbagai Pilihan Pengobatan Efektif untuk Kanker Ginjal

Berbagai Pilihan Pengobatan Efektif untuk Kanker Ginjal

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
Tanggal tayang Februari 27, 2020