home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Chondrosarcoma, Jenis Kanker Tulang yang Menyerang Tulang Rawan

Definisi chondrosarcoma|Tanda & gejala chondrosarcoma|Penyebab dan faktor risiko chondrosarcoma|Diagnosis & pengobatan chondrosarcoma
Chondrosarcoma, Jenis Kanker Tulang yang Menyerang Tulang Rawan

Definisi chondrosarcoma

Apa itu chondrosarcoma?

gejala kanker tulang pada anak

Chondrosarcoma adalah salah satu tipe kanker tulang primer, yaitu kanker yang memang berasal dari tulang. Umumnya, kondisi ini terbentuk pada sel tulang rawan.

Tulang rawan adalah jaringan lunak pembentuk tulang. Jaringan lunak ini terdapat pada berbagai bagian tubuh. Namun, chondrosarcoma biasanya menyerang tulang rawan yang terdapat pada tulang femur (tulang paha), lengan, panggul, atau lutut.

Chondrosarcoma termasuk kanker tulang kedua paling ganas, dan tergolong sebagai penyakit yang sulit untuk didiagnosis dan diobati.

Tipe dari kanker tulang ini sering terjadi pada kelompok usia 20 tahun ke atas. Risiko mengalami kondisi ini bertambah seiring pertambahan usia hingga Anda menginjak usia 75 tahun.

Pengobatan paling efektif untuk jenis kanker tulang ini biasanya merupakan prosedur operasi pengangkatan tumor. Sementara, kemoterapi dan radioterapi jarang menjadi pilihan pengobatan utama.

Seberapa umum penyakit ini?

Chondrosarcoma termasuk salah satu jenis kanker tulang yang cukup umum terjadi. Bahkan, risiko Anda mengalami kondisi ini bisa terus meningkat sejalan dengan usia yang semakin bertambah.

Namun, penyakit ini tergolong jarang terjadi bagi Anda yang belum memasuki usia 20 tahun. Untuk mengetahui apakah Anda memiliki faktor risiko lain dari penyakit ini, sebaiknya konsultasikan kondisi kesehatan ke dokter.

Tanda & gejala chondrosarcoma

Pada dasarnya, gejala dari chondrosarcoma sangat beragam karena tergantung pada lokasi dari tumor itu sendiri. Akan tetapi, ada beberapa gejala umum yang bisa Anda waspadai, seperti:

  • Terdapat benjolan berukuran besar pada tulang yang terdampak.
  • Timbulnya rasa seperti ditekan di sekitar benjolan.
  • Rasa sakit yang semakin bertambah seiring waktu, umumnya semakin parah pada malam hari.
  • Pembengkakan pada area yang terdampak.

Jika tumor menekan sumsum tulang belakang, Anda mungkin merasakan kelemahan, mati rasa, atau keinginan untuk buang air terus-menerus.

Penyebab dan faktor risiko chondrosarcoma

Apa penyebab dari chondrosarcoma?

Tidak ada yang tahu pasti apa penyebab dari jenis kanker tulang yang satu ini. Kemungkinan, adanya komponen genetik tertentu dalam tubuh menyebabkan individu semakin rentan mengalami kondisi yang satu ini.

Apa faktor risiko chondrosarcoma?

Ada beberapa kondisi kesehatan yang mungkin meningkatkan risiko Anda mengalami kondisi ini, yaitu:

1. Enchondroma

Ini adalah salah satu jenis tumor jinak yang terdapat pada tulang. Enchondroma berawal dari tulang rawan dan biasanya terjadi pada tulang tangan Anda.

2. Osteochondroma

Osteochondroma adalah tumor jinak yang biasanya menyerang anak-anak dan remaja. Tumor ini umumnya terjadi pada ujung tulang panjang.

3. Penyakit Ollier

Penyakit ini termasuk bagian dari enchondroma. Jika Anda mengalaminya, risiko mengalami chondrosarcoma semakin besar.

4. Sindrom Maffucci

Sindrom ini merupakan kombinasi atau gabungan dari beberapa enchondroma dan angiomas, atau tumor jinak yang terbuat dari pembuluh darah.

Diagnosis & pengobatan chondrosarcoma

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa tes untuk diagnosis chondrosarcoma?

Mengingat sebagian besar tumor chondrosarcoma berkembang secara perlahan, kondisi ini sering kali terabaikan dan tak terdeteksi.

Justru, tumor baru berhasil terdeteksi saat menjalani tes pencitraan untuk kondisi kesehatan yang lain. Oleh sebab itu, Anda harus lebih peka dengan kondisi tubuh.

Berikut adalah beberapa tes yang bisa Anda lakukan untuk mendiagnosis penyakit ini, yaitu:

1. Tes pencitraan (imaging test)

Tim medis akan menggunakan sinar X-ray untuk melakukan pemeriksaan pada bagian tubuh atau tulang yang menunjukkan gejala tak biasa.

Sinar X-ray dapat membantu dokter atau tim medis untuk memproduksi gambar dari jaringan dalam tubuh, tulang, dan organ tubuh.

Sementara itu, tes pencitraan lain, seperti magnetic resonance imaging (MRI) dan CT scan juga dapat memberikan informasi tambahan mengenai tumor.

MRI merupakan kombinasi dari magnet, radio frekuensi, dan komputer untuk menghasilkan gambar yang detail mengenai organ dan struktur dalam tubuh.

Sementara itu, CT scan adalah tes yang menggunakan sinar X-ray dan komputer untuk memproduksi gambar yang jelas akan bagian tubuh. Metode ini bisa menunjukkan gambar tulang, otot, lemak, dan organ dengan jelas.

2. Biopsi

Prosedur atau tes lain yang biasanya akan tim medis atau dokter lakukan adalah biopsi. Pada pelaksanaannya, tim medis akan mengambil sampel jaringan dari tubuh untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tim medis akan menggunakan sampel tersebut untuk memastikan apakah dugaan mengenai kanker tulang terbukti atau justru sampel tersebut menunjukkan adanya masalah kesehatan lain.

3. Positron emission tomography (PET)

Tes yang satu ini juga termasuk ke dalam tes pencitraan. Hal yang berbeda, tim medis akan memasukkan cairan gula ke dalam aliran darah pada pelaksanaannya.

Jika terdapat jaringan tubuh yang menggunakan glukosa atau gula lebih banyak dari jaringan normal, mesin scan yang juga digunakan pada prosedur ini dapat mendeteksinya.

Apa saja pilihan pengobatan untuk chondrosarcoma?

Menurut John Hopkins Medicine, dokter dan tim medis akan menentukan jenis pengobatan yang paling efektif untuk kondisi Anda berdasarkan beberapa hal berikut ini:

  • Usia.
  • Riwayat kesehatan.
  • Kondisi kesehatan secara menyeluruh.
  • Jenis, tingkat keparahan, dan lokasi dari kanker tulang.
  • Toleransi tubuh terhadap beberapa jenis obat, prosedur, hingga terapi.
  • Harapan Anda setelah menjalani pengobatan untuk penyakit ini.
  • Preferensi atau pilihan pribadi Anda terhadap jenis pengobatan.

Setelah itu, dokter mungkin akan menentukan apa jenis pengobatan yang tepat untuk kondisi Anda. Berikut adalah pilihan pengobatan untuk mengatasi kondisi Anda:

1. Operasi

Prosedur operasi merupakan pilihan pengobatan kanker yang utama untuk mengatasi chondrosarcoma. Tujuan dari operasi ini adalah mengangkat tumor ganas dan jaringan di sekitarnya.

Sementara itu, jenis operasi yang akan pasien jalani tergantung pada lokasi dari kondrosarkoma ini. Umumnya, prosedur operasi untuk mengatasi kondisi ini adalah limb salvage surgery.

Pada operasi tersebut, dokter bedah akan mengeluarkan tumor dan mengganti tulang yang terdampak dengan tulang palsu.

Namun, pada tingkatan yang sudah cukup parah, pasien mungkin harus menjalani amputasi, meski prosedur ini masih tergolong jarang menjadi pilihan.

Biasanya, dokter terpaksa harus melakukan amputasi saat tumor melibatkan saraf penting, pembuluh darah, atau ukurannya yang terlalu besar.

2. Kemoterapi

Sebenarnya, kemoterapi bukan pilihan pengobatan yang efektif untuk mengatasi chondrosarcoma. Mengapa demikian?

Pasalnya, perkembangan penyakit ini cenderung lambat, sementara kemoterapi biasanya menargetkan sel kanker yang tumbuh dengan cepat.

Meski demikian, ada variasi dari chondrosarcoma yang mengalami pertumbuhan cepat. Pada saat itu, kemoterapi mungkin menjadi pengobatan yang dapat mengatasi penyakit ini secara efektif.

3. Radioterapi

Terapi radiasi atau radioterapi juga tergolong jenis pengobatan yang kurang tepat. Namun, bukan berarti tidak bisa membantu mengatasi kondisi ini sama sekali.

Jika tumor berlokasi pada bagian bawah tengkorak, sehingga sulit diangkat, dokter akan merekomendasikan pengobatan menggunakan metode ini, baik sebelum atau sesudah operasi pengangkatan tumor.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui 04/08/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x