Kanker Kelenjar Ludah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu kanker kelenjar ludah?

Kelenjar ludah memproduksi air liur (ludah) dan mengeluarkannya ke mulut melalui bukaan yang disebut saluran. Air liur mempunyai fungsi melumatkan makanan hingga lembap sehingga membantu Anda mengunyah dan menelan.

Perlu diketahui jika air liur membantu Anda mencerna makanan dan juga membersihkan mulut, serta mengandung antibodi yang dapat membunuh kuman.

Anda memiliki tiga pasang utama kelenjar ludah yang terletak di bawah dan belakang rahang. Kelenjar ludah itu masing-masing dikenal dengan parotis, sublingual, dan submandibular.

Banyak kelenjar ludah kecil lainnya terletak di bibir, pipi bagian dalam, serta seluruh mulut dan tenggorokan. Kanker kelenjar ludah atau air liur paling umum terjadi di kelenjar parotis, yang terletak tepat di depan telinga karena merupakan kelenjar lidah terbesar.

Seberapa umumkah kondisi ini terjadi?

Dikutip dari Mayo Clinic, jenis kanker yang satu ini merupakan hal yang cukup langka. Walaupun sebagian besar tumor serta kanker yang berkembang tergolong jinak, ini juga dapat menjadi awal dari kanker kelenjar ludah yang ganas.

Kanker kelenjar ludah dapat menyerang pasien usia berapa pun. Ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kanker kelenjar ludah?

Gejala umum dari kanker kelenjar ludah adalah:

  • Benjolan atau bengkak pada atau di dekat rahang atau di leher atau mulut.
  • Mati rasa pada sebagian wajah.
  • Kelemahan otot pada satu sisi wajah.
  • Nyeri yang membandel di area kelenjar ludah.
  • Kesulitan menelan.
  • Kesulitan membuka mulut dengan lebar.

Benjolan atau area yang bengkak di dekat kelenjar ludah adalah tanda paling umum dari tumor kelenjar ludah, tetapi bukan berarti Anda pasti terkena kanker.

Kebanyakan tumor kelenjar ludah bukanlah kanker, alias tumor jinak. Banyak kondisi bukan kanker lainnya yang dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar ludah, termasuk infeksi atau batu dalam saluran kelenjar ludah.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikanlah pada dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami satu tanda atau gejala yang disebutkan di atas, atau memiliki pertanyaan apa pun, konsultasikanlah pada dokter. Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara berbeda.

Selalu lebih baik untuk mendiskusikan apa yang terbaik untuk keadaan Anda dengan dokter.

Penyebab & Jenis

Apa penyebab kanker kelenjar ludah?

Tidak jelas apa yang menjadi penyebab kanker kelenjar ludah. Dokter tahu bahwa kanker ini terjadi ketika sejumlah sel dalam kelenjar ludah mengalami mutasi pada DNA mereka. Mutasi tersebut memungkinkan sel-sel untuk tumbuh dan membelah dengan cepat.

Sel-sel yang bermutasi terus hidup sementara sel-sel lainnya akan mati. Lalu, sel-sel itu pun terakumulasi membentuk tumor yang dapat menyerang jaringan terdekat.

Tidak hanya itu saja, sel-sel kanker dapat pecah dan menyebar (metastatis) ke area yang jauh di tubuh.

Apa saja jenis dari kanker kelenjar ludah?

Walaupun kanker jenis ini tidak mempunyai penyebab utama yang pasti, terrnyata ada beberapa jenis kanker yang dapat berkembang. Jenis dari kanker kelenjar ludah pun meliputi:

  • Karsinoma mucoepidermoid. Kanker jenis ini diklaim tumbuh secara lambat. Sebagian besarnya dimulai dari kelenjar parotis.
  • Karsinoma kistik adenoid. Merupakan kanker yang juga tumbuh secara lambat namun terolong sulit disembuhkan. Hal ini karena merupakan kanker yang tumbuh di sepanjang saraf.
  • Karsinoma sel acinic. Biasanya sering terjadi pada orang dengan usia yang muda. Lalu, kanker ini pun juga tumbuh secara kambat.
  • Adenokarsinoma polimorfik tingkat rendah. Kanker yang dimulai dari kelenjar ludah minor dan sebagian besar dapat disembuhkan.

Faktor Pemicu

Apa yang membuat saya berisiko terkena kanker kelenjar ludah?

Ada banyak faktor yang memicu kanker kelenjar ludah, seperti:

  • Usia tua. Meskipun dapat terjadi pada usia berapa pun, kanker kelenjar air liur ini paling umum didiagnosis pada orang usia lanjut.
  • Paparan radiasi. Radiasi, seperti yang digunakan untuk mengobati kanker kepala dan leher, meningkatkan risiko kanker kelenjar air liur.
  • Paparan tempat kerja terhadap zat-zat tertentu. Orang yang bekerja dengan zat-zat tertentu dapat berisiko tinggi terkena kanker kelenjar ludah. Pekerjaan yang berkaitan dengan kanker kelenjar air liur termasuk mereka yang terlibat dalam pembuatan karet, pertambangan asbes, dan pekerjaan pipa saluran.
  • Virus tertentu. Virus yang berkaitan dengan kanker kelenjar air liur termasuk HIV dan virus Epstein-BarrHuman papillomavirus, yang berkaitan dengan beberapa jenis kanker kepala dan leher lainnya, tampaknya tidak meningkatkan risiko kanker kelenjar ludah.

Penggunaan tembakau meningkatkan risiko banyak jenis kanker kepala dan leher, tetapi tampaknya tidak berperan dalam pertumbuhan kanker kelenjar ludah.

Namun, satu jenis tumor jinak kelenjar ludah, disebut tumor Warthin, berkaitan dengan penggunaan tembakau khususnya merokok.

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana kanker kelenjar ludah didiagnosis?

Tes dan prosedur yang digunakan untuk mendiagnosis kanker kelenjar ludah termasuk:

  • Pemeriksaan fisik. Dokter akan memeriksa rahang, leher, dan tenggorokan Anda untuk benjolan atau pembengkakan.
  • Tes pencitraan. Tes pencitraan, seperti MRI dan CT scan, dapat membantu dokter menentukan ukuran dan lokasi kanker kelenjar air liur Anda.
  • Pengumpulan sampel jaringan untuk dites. Dokter dapat menganjurkan pengumpulan sampel jaringan (biopsi) untuk tes laboratorium. Dalam biopsi aspirasi, dokter memasukkan jarum ke dalam area yang dicurigai dan mengambil cairan atau sel-sel. Tumor kelenjar ludah juga dianalisis dalam laboratorium setelah operasi untuk mengonfirmasi diagnosis.

Setelah kanker didiagnosis, dokter akan menentukan tingkat (stadium) kanker Anda. Stadium kanker Anda menentukan pilihan pengobatan Anda dan memberikan dokter gambaran prognosis Anda.

Apa saja pengobatan untuk kanker kelenjar ludah?

Pengobatan untuk kanker kelenjar ludah bergantung pada jenis, ukuran, dan stadium kanker yang Anda alami serta kesehatan secara keseluruhan dan preferensi Anda. Pengobatan kanker ini biasanya melibatkan operasi, dengan atau tanpa terapi radiasi.

Operasi untuk kanker kelenjar air liur dapat meliputi:

  • Mengangkat sebagian kelenjar ludah yang terkena. Jika kanker Anda kecil dan letaknya mudah untuk diakses, dokter bedah dapat mengangkat tumor dan sebagian kecil jaringan sehat yang mengitarinya.
  • Mengangkat seluruh kelenjar ludah. Jika tumor Anda besar, dokter dapat menganjurkan mengangkat seluruh kelenjar ludah. Jika kanker Anda meluas ke struktur terdekat—seperti saraf wajah, saluran yang menghubungkan kelenjar ludah, tulang dan kulit wajah—ini juga harus diangkat.
  • Mengangkat kelenjar getah bening di leher. Jika ada bukti bahwa kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening di leher, dokter bedah dapat mengangkat sebagian besar kelenjar getah bening di leher Anda (bedah leher).
  • Operasi rekonstruktif. Dalam operasi rekonstruktif, dokter bedah plastik bekerja untuk membuat perbaikan yang meningkatkan kemampuan untuk mengunyah, menelan, berbicara, atau bernapas setelah operasi. Anda mungkin membutuhkan cangkok kulit, jaringan atau saraf dari bagian tubuh lainnya untuk membangun kembali area di mulut, tenggorokan, atau rahang.

Operasi kelenjar ludah bisa jadi sulit karena beberapa saraf penting terletak dalam dan di sekitar kelenjar tersebut. Contohnya, ada satu saraf di wajah yang mengontrol gerakan wajah yang melalui kelenjar parotis.

Mengangkat tumor yang melibatkan saraf penting mungkin diperlukan merusak saraf, menyebabkan kelumpuhan sebagian pada wajah (kemerosotan wajah). Dokter akan berhati-hati mempertahankan saraf-saraf ini kapan pun dimungkinkan.

Dalam beberapa kasus, saraf yang terluka dapat diperbaik dengan saraf yang diambil dari area tubuh yang lain.

1. Terapi radiasi

Terapi radiasi menggunakan sinar energi berkekuatan tinggi, seperti X-ray, untuk membunuh sel-sel kanker. Selama terapi radiasi, Anda berbaring di meja sementara ada mesin yang bergerak di sekitar Anda, memancarkan sinar berkekuatan tinggi ke titik-titik spesifik pada tubuh.

Terapi ini dapat digunakan setelah operasi untuk membunuh sel-sel kanker yang mungkin tersisa.

Jika operasi tidak dimungkinkan karena tumor sangat besar atau letaknya membuat pengangkatan terlalu berisiko, radiasi saja dapat digunakan untuk mengobati kanker kelenjar tumor.

2. Kemoterapi

Kemoterapi adalah terapi obat yang menggunakan bahan-bahan kimia untuk membunuh sel-sel kanker. Salah satu perawatan ini bisa menjadi pilihan bagi orang dengan kanker kelenjar air liur stadium lanjut yang telah menyebar ke area yang jauh di tubuhnya.

Perlu diketahui, kemoterapi saat ini tidak digunakan untuk pengobatan standar kanker kelenjar air liur, tetapi para peneliti masih mempelajari kegunaannya.

Pencegahan

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan di rumah yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi ini?

Orang-orang yang menjalani terapi radiasi pada area kepala dan leher sering kali mengalami mulut yang sangat kering (xerostomia). Mulut kering bisa membuat kondisi menjadi sangat tidak nyaman. Hal ini juga bisa menyebabkan infeksi di mulut, gigi berlubang, dan masalah gigi lainnya serta kesulitan makan, menelan, dan berbicara.

Gaya hidup dan pengobatan di rumah berikut dapat membantu Anda mengatasi kanker kelenjar ludah, di antaranya adalah:

  • Menyikat gigi beberapa kali dalam sehari. Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan sikat gigi Anda dengan lembuat beberapa kali sehari. Beri tahu dokter jika mulut Anda menjadi terlalu sensitif untuk menoleransi penyikatan yang lembut.
  • Bilas atau berkumur dengan air garam hangat setelah makan. Buatlah larutan dari air hangat dan garam. Bilaslah mulut Anda dengan larutan ini setiap setelah makan.
  • Jagalah kelembapan mulut Anda dengan air atau permen bebas gula. Minum air sepanjang hari untuk melembapkan mulut. Coba juga permen karet bebas gula atau permen bebas gula untuk menstimulasi produksi air liur.
  • Pilih makanan yang basah. Hindari makanan kering. Basahkan makanan dengan saus, kaldu, mentega, atau susu.
  • Hindari makanan dan minuman asam atau pedas. Pilih makanan dan minuman yang tidak akan mengiritasi mulut Anda. Hindari minuman berkafein dan beralkohol.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Cara Mengobati Kanker, Mulai dari Minum Obat Hingga Prosedur Medis

    Cara mengobati penyakit kanker tidak hanya dengan minum obat. Tersedia juga prosedur medis lain yang dapat mengatasi kanker. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kanker 18 September 2020 . Waktu baca 12 menit

    5 Jenis Obat Herbal yang Berpontensi Mengobati Kanker Kolorektal

    Selain pengobatan dokter, ada beberapa obat herbal yang digunakan secara tradisional sebagai obat kanker kolorektal (usus besar dan rektum). Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kanker Usus Besar, Kanker 31 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit

    Cara Mencegah Kanker Lambung (Perut) yang Dapat Anda Lakukan

    Ahli kesehatan merekomendasikan berbagai cara mencegah penyakit kanker lambung (perut). Lantas, apa saja tindakan pencegahan kanker lambung (perut)?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kanker, Kanker Lambung 25 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit

    Obat Herbal yang Berpotensi Mengobati Kanker Lambung (Perut)

    Selain kemoterapi atau radioterapi, kanker lambung (perut) mungkin juga bisa diredakan gejalanya dengan obat herbal (tradisional). Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kanker, Kanker Lambung 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    kanker penis

    Kanker Penis

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 8 menit
    gejala kanker lidah

    Kanker Lidah

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 10 menit
    kanker mulut gusi gigi bibir

    Kanker Mulut (Gusi, Lidah dan Bibir)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 10 menit
    perawatan paliatif apa itu

    Mengenal Perawatan Paliatif Sebagai Pengobatan Penyakit Kanker

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 6 menit