Hiperplasia Endometrium

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu hiperplasia endometrium?

Hiperplasia endometrium adalah gangguan yang ditandai dengan penebalan lapisan dinding rahim (endometrium) karena kelebihan pertumbuhan sel. Walaupun bukan kanker, kondisi ini dapat menyebabkan kanker pada rahim dalam beberapa kasus.

Endometrium mampu berubah-ubah selama siklus menstruasi sebagai respons terhadap hormon. Selama periode pertama siklus haid, indung telur akan menghasilkan estrogen untuk membantu endometrium bertumbuh dan menebal guna mempersiapkan rahim untuk kehamilan. Kemudian pada pertengahan siklus, sel telur dilepaskan dari salah satu indung telur (ovulasi).

Setelah ovulasi, progesteron mulai dihasilkan tubuh wanita. Progesteron mempersiapkan endometrium menerima dan menutrisi sel telur yang telah dibuahi. Apabila kehamilan tidak terjadi, estrogen dan progesteron akan menurun dengan stabil.

Apabila progesteron terus menurun, hal ini akan memicu menstruasi atau meluruhnya lapisan rahim. Sejak lapisan meluruh sempurna, siklus menstruasi yang baru dimulai.

Hiperplasia endometrium paling sering disebabkan oleh kelebihan estrogen, bukan kekurangan progesteron. Apabila ovulasi tidak terjadi, progesteron tidak dihasilkan dan lapisan tidak meluruh. Endometrium dapat terus berkembang sebagai respons terhadap estrogen. Sel yang menghasilkan lapisan dapat bergabung dan berubah menjadi abnormal.

Seberapa umum hiperplasia endometrium?

Kondisi ini sangat umum terjadi dan dapat terjadi pada pasien di usia berapa pun. Hiperplasia endometrium dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala hiperplasia endometrium?

Gejala-gejala hiperplasia endometrium yang umum muncul, antara lain:

  • Perdarahan selama periode menstruasi yang lebih hebat atau lebih lama dari biasanya
  • Siklus menstruasi yang lebih pendek dari 21 hari (dimulai dari hari pertama periode menstruasi hingga hari pertama periode menstruasi selanjutnya)
  • Perdarahan apa pun setelah menopause

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab hiperplasia endometrium?

  • Beberapa bukti menunjukkan bahwa kondisi ini disebabkan oleh kelebihan hormon estrogen. Ketidakseimbangan hormon ini juga terkait dengan kanker rahim, itu sebabnya kadang hiperplasia dianggap sebagai kondisi pre-kanker.
  • Wanita yang lebih jarang terpapar hormon progesteron berisiko lebih tinggi terhadap hiperplasia.
  • Wanita yang mendekati menopause (saat ovulasi sedang tidak teratur) atau wanita yang sudah menopause (saat ovulasi telah berhenti) berisiko lebih tinggi.
  • Beberapa remaja, yang baru pertama kali menstruasi namun pola menstruasi masih belum teratur juga berisiko.
  • Wanita yang pernah menggunakan terapi penggantian estrogen tanpa melengkapi dengan progrestin
  • Obat perawatan kanker payudara, tamoxifen.

Faktor Pemicu

Apa yang membuat saya lebih berisiko terkena hiperplasia endometrium?

Ada banyak faktor risiko untuk kondisi ini, yaitu:

  • Usia di atas 35 tahun
  • Ras kulit putih
  • Tidak pernah hamil sebelumnya
  • Usia tua saat menopause
  • Usia muda saat menstruasi dimulai
  • Riwayat pribadi terhadap kondisi tertentu, seperti diabetes melitus, polycystic ovary syndrome, penyakit kantung empedu, atau penyakit tiroid
  • Obesitas
  • Merokok
  • Riwayat keluarga terhadap kanker indung telur, usus besar, atau rahim

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana hiperplasia endometrium didiagnosis?

Ada berbagai penyebab perdarahan rahim yang abnormal. Apabila Anda mengalami perdarahan abnormal dan berusia 35 tahun ke atas, atau Anda lebih muda dari 35 tahun dan perdarahan abnormal belum diatasi dengan pengobatan, dokter dapat melakukan tes diagnostik untuk hiperplasia endometrium dan kanker.

USG transvaginal bisa jadi diperlukan untuk mengukur ketebalan endometrium. Untuk tes ini, perangkat kecil diletakkan pada vagina. Gelombang suara dari perangkat diubah menjadi gambar organ pelvis.

Satu-satunya cara memastikan adanya kanker adalah dengan mengambil sampel kecil jaringan dari endometrium dan mengujinya di mikroskop. Hal ini hanya dapat dilakukan dengan biopsi endometrium, dilatasi dan kuret, atau histeroskopi.

Bagaimana hiperplasia endometrium ditangani?

  • Pemeriksaan menyeluruh perlu dilakukan apabila seseorang terdiagnosis hiperplasia endometrium sebab mungkin saja hiperplasia dan sel kanker ditemukan pada waktu bersamaan. Pilihan perawatan akan berbeda bergantung pada usia wanita dan jenis hiperplasia.
  • Pada banyak kasus, hiperplasia endometrium dapat diatasi dengan progestin. Progestin diberikan secara oral, suntikan, perangkat intrauterine, atau krim vagina. Seberapa banyak dan seberapa lama Anda menggunakannya bergantung pada usia dan jenis hiperplasia. Perawatan dengan progestin dapat menyebabkan perdarahan vagina seperti periode menstruasi.
  • Apabila Anda memiliki atypical hyperplasia, terutama complex atypical hyperplasia, risiko kanker akan meningkat. Histerektomi biasanya merupakan pilihan perawatan terbaik apabila Anda tidak berencana memiliki anak lagi.

Konsultasikan dengan dokter mengenai penanganan yang tepat untuk Anda. Pastikan Anda mengetahui kekurangan dan kelebihan dari masing-masing pilihan sebelum Anda memutuskan.

Pencegahan

Apa saja yang dapat saya lakukan di rumah untuk mengatasi dan mencegah hiperplasia endometrium?

Apabila Anda kelebihan berat badan, menurunkan berat badan dapat membantu. Risiko kanker dinding rahim dapat meningkat seiring dengan tinginya tingkat obesitas.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Share now :

Direview tanggal: Desember 18, 2018 | Terakhir Diedit: Desember 18, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca