Abses Hati

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu abses hati?

Abses hati adalah kantung nanah yang terbentuk di hati karena infeksi. Nanah adalah cairan yang terdiri dari sel darah putih dan sel mati yang terbentuk ketika tubuh Anda melawan infeksi. 

Dalam abses ini, nanah terkumpul di dalam sebuah saku di hati. Seharusnya, nanah mengalir dari tempat infeksi. Kondisi ini biasanya disertai dengan pembengkakan dan peradangan di daerah sekitarnya. Ini dapat menyebabkan rasa sakit dan bengkak di perut. 

Abses hati bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Ini adalah salah satu penyakit yang dapat menyerang siapa saja, termasuk pria dan wanita. Anda bisa mengatasi penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko. Konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala abses hati?

Gejala abses ini mungkin tampak samar dan bisa mirip dengan penyakit lainnya. Namun, beberapa tanda dan gejala yang paling sering muncul ketika seseorang terkena kondisi adalah:

  • Demam
  • Menggigil
  • Berkeringat
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Sakit perut bagian atas kanan.

Ada juga gejala-gejala yang lebih jarang muncul misalnya sesak di bagian dada, nafsu makan hilang, kulit dan mata menguning.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami salah satu gejala atau tanda di atas meliputi sakit perut parah, demam tinggi yang tak kunjung sembuh. Setiap orang memiliki kondisi yang berbeda-beda. Selalu diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan metode diagnosis dan perawatan terbaik yang sesuai dengan kondisi Anda.

Penyebab

Apa penyebab abses hati?

Tiga kategori penyebab utama abses hati adalah:

  • Bakteri penyebab kondisi ini, yaitu Escherichia coli dan Klebsiella pneumoniae.
  • Amoeba penyebab abses ini, yaitu Entamoeba histolytica.
  • Jamur penyebab abses hati, kebanyakan Candida sp.

Kondisi yang disebabkan oleh bakteri disebut abses hati piogenik. Kondisi peradangan seperti usus buntu, divertikulitis, dan kolesistitis sering menyebabkan sebagian besar kasus abses ini Parasit serangga seperti amoeba juga menyebabkan nanah. 

Keadaan seperti ini kebanyakan terjadi karena kondisi sanitasi yang buruk. Di seluruh dunia, abses hati yang paling umum adalah abses hati piogenik karena Amoeba.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya terkena abses hati?

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko terkena kondisi ini adalah:

  • Makanan yang kebersihannya tidak terjamin
  • Makanan mentah atau yang dimasak setengah matang
  • Memiliki riwayat gangguan pada hati, misalnya infeksi hati atau fungsi hepatik yang terganggu
  • Wanita lebih mungkin mengalami abses hati daripada pria. Namun perbedaannya tidak terlalu jauh
  • Berusia 60-70 tahun. Meski begitu, abses hati juga dapat terjadi pada bayi, bersamaan dengan infeksi tali pusar akibat perawatan yang tidak tepat.

Obat & Pengobatan

Informasi yang dijabarkan bukan pengganti bagi nasihat medis. SELALU konsultasi ke dokter Anda.

Apa pilihan pengobatan untuk abses hati?

Metode pengobatan terbaik adalah dengan membuang nanah dan dengan antibiotik. Sebagian besar pasien memerlukan dua atau tiga macam antibiotik. Biasanya, antibiotik diberikan melalui cairan intravena sampai demam dan radang membaik. 

Dikutip dari Healthline, dokter Anda mungkin menggunakan jarum yang dipasang di abses dan mengisap infeksi. Dokter akan memasukkan jarum dan mungkin menempatkan kateter drainase ke dalam abses untuk menghilangkan nanah yang mengandung infeksi. 

Dokter juga dapat melakukan biopsi hati bersamaan dengan pengambilan sampel jaringan hati Anda. Hal ini dapat membantu dokter menentukan kesehatan hati Anda secara keseluruhan. 

Dokter mungkin akan mencoba mengobati abses hati tanpa operasi untuk mencegah risiko infeksi menyebar ke seluruh tubuh. Namun dalam kasus yang lebih parah, pembedahan mungkin diperlukan untuk sepenuhnya menyingkirkan abses. 

Setelah operasi abses, Anda akan dirawat dengan antibiotik selama beberapa minggu untuk menghilangkan infeksi sepenuhnya. Beberapa minggu setelah mengonsumsi antibiotik melalui mulut dapat memulihkan kondisi Anda. 

Komplikasi paling umum yang dapat terjadi dengan kondisi abses ini adalah sepsis, yaitu kondisi infeksi serius yang menyebabkan peradangan parah. Kondisi ini dapat mengakibatkan tekanan darah turun mendadak yang sangat berbahaya. 

Kondisi ini bisa mengancam jiwa Anda. Anda perlu menghubungi dokter jika mengalami gejala abses ini untuk mencegah komplikasi serius. Diagnosis dini dan perawatan yang tepat dapat meningkatkan peluang sembuh. 

Apa saja tes yang biasa dilakukan dokter untuk mendiagnosis kondisi ini?

Dokter akan meminta Anda melakukan tes darah dan tes pencitraan untuk mendiagnosis kondisi ini. Tes yang mungkin diminta adalah:

  • Ultrasound. Dokter sering mendeteksi penyakit abses hati dengan ultrasound (menggunakan gelombang suara untuk menciptakan gambar hati). 
  • CT scan. Metode lain untuk mendiagnosis adalah CT scan. Prosedur ini dilakukan dengan kontras intravena atau pewarna yang disuntikkan untuk menemukan dan mengukur abses. 
  • Tes darah. Pemeriksaan ini bertujuan untuk melihat adanya tanda-tanda peradangan pada infeksi.
  • Biopsi. Jika perawatan dengan antibiotik tidak efektif, dokter akan melakukan biopsi dengan menusukkan jarum melalui perut menuju ke abses untuk mengambil sampel jaringan dan menelitinya dengan mikroskop. 
  • MRI. Prosedur ini dilakukan pada bagian perut.

Kondisi ini dapat muncul sebagai benjolan yang mengandung gas dan cairan jika dilihat dengan CT scan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat mengatasi abses hati?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi penyakit ini: 

  • Sebagian besar orang dengan abses ini akan membaik dalam waktu 2 minggu dengan antibiotik dan pembuangan nanah. Untuk orang yang terkena abses hati karena Amoeba, mereka akan mengalami demam ringan selama 4-5 hari. Untuk mencegah penyakit ini semakin menjalar, Anda bisa menerapkan rutinitas ini:
  • Minum antibiotik sesuai petunjuk;
  • Check up rutin sesuai perintah dokter;
  • Cuci tangan sebelum makan;
  • Hubungi dokter segera jika mengalami sakit perut, muntah, demam, diare, berkeringat, menggigil atau sakit kuning.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan ke dokter Anda untuk dapat lebih mengerti solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat kesehatan, diagnosis atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    8 Kondisi yang Menjadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

    Ada banyak hal yang menjadi penyebab sering buang air kecil, mulai dari kebiasaan minum, konsumsi obat, hingga penyakit. Apakah Anda memiliki salah satunya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
    Urologi, Kandung Kemih 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit

    Vaksin Hepatitis A pada Anak, Ini Manfaat dan Jadwalnya

    Infeksi virus hepatitis A memang tidak mengarah pada kerusakan hati kroni. Namun, vaksin hepatitis A tetap penting diberikan sebagai langkah pencegahan.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 26 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit

    Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

    Ada yang bilang kita sudah tak boleh minum air yang disimpan dalam botol plastik hangat. Misalnya karena ditinggal di mobil seharian. Benarkah demikian?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 10 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

    Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

    Hampir semua orang pernah mengalami mata atau tangan kedutan. Namun, apakah Anda tahu arti kedutan dan risikonya bagi kesehatan?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 15 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    merawat kulit orang diabetes

    Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit
    transplantasi ginjal

    Transplantasi Ginjal

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 15 September 2020 . Waktu baca 11 menit
    akantosis nigrikans

    Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit
    cara mencegah dan pencegahan diabetes

    11 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 8 September 2020 . Waktu baca 9 menit