Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 25 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Maret 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Perkembangan Janin

Bagaimana perkembangan janin di usia kehamilan 25 minggu?

Mengutip dari Baby Center, di usia kehamilan 25 minggu ini, bayi di dalam kandungan mungkin sudah seukuran seperti sayuran lobak. Kira-kira panjangnya sudah sekitar 37,6 cm dengan berat 680 gram.

Anda mungkin juga sudah memerhatikan seperti apa jadwal si kecil selama ia ada di dalam kandungan, kapan ia bergerak aktif dan istirahat.

Kalau memang Anda ingin lebih merasakan lagi gerakan janin di usia kehamilan ini, lakukan sambil berdiam diri dan tidak melakukan aktivitas apapun. Cara ini membuat Anda lebih fokus untuk merasakan gerakan janin.

Ketika si kecil mulai bergerak, ibu juga bisa mengajaknya berbicara karena di usia kehamilan 25 minggu ini, pendengaran janin mengalami perkembangan yang cepat dan sudah dapat mendengar suara Anda.

Perubahan Pada Tubuh

Bagaimana perubahan pada tubuh ibu hamil di usia kehamilan 25 minggu?

Di usia kehamilan 25 minggu ini, tubuh ibu tentu mengalami berbagai perubahan, di antaranya:

Rentan terkena wasir

Mengutip dari What to Expect, lebih dari setengah ibu hamil mengalami pembengkakan dan pembuluh darah gatal di rektum karena rahim lebih besar dan menekan ke bawah. Hal ini mulai terjadi di usia kehamilan 25 minggu.

Kondisi ini meningkatkan aliran darah ke area tersebut hingga memicu tumbuhnya wasir. Dalam kondisi yang parah, kondisi ini bisa menyebabkan perdarahan di dubur yang bisa membuat ibu tidak nyaman.

Di usia kehamilan 25 minggu, wasir bisa diperparah dengan sembelit.  Untuk mengatasinya, Anda perlu meningkatkan asupan cairan dan serat. Selain itu, konsumsilah makanan kaya serat seperti buah, sayur, dan biji-bijian bisa menjadi pencegahan.

Makanan yang baik juga perlu didukung dengan tidak mengejan terlalu keras ketika buang air besar agar wasir tidak semakin parah.

Heartburn

Di usia kehamilan 25 minggu, Anda akan merasakan banyak gangguan dan gejala yang membuat tubuh tidak nyaman, terutama masalah pencernaan. 

Hormon progesteron di dalam tubuh ibu hamil tidak hanya memperlambat pengosongan lambung, tetapi juga melemaskan pintu masuk katup lambung.

Hal ini membuat katup lambung jadi tidak tertutup dengan benar. Kondisi ini dapat menyebabkan asam lambung ibu hamil naik ke kerongkongan dan hasilnya menimbulkan refluks (juga disebut heartburn) pada ibu hamil.

Selain itu, ukuran rahim yang semakin besar berisiko menimbulkan tekanan lebih berat pada area perut. 

Jadi, Anda disarankan untuk makan lebih sering tapi dengan porsi yang lebih kecil. Hindari juga makanan pedas dan berlemak agar asam lambung tidak semakin buruk.

Apa yang harus saya perhatikan di usia kehamilan 25 minggu?

Di masa perkembangan janin 25 minggu kehamilan ini, ada beberapa perubahan mood dan tubuh ibu hamil.

Mungkin di trimester pertama atau di 5 minggu usia kehamilan, Anda masih bisa lincah, bersemangat, enerjik, dan masih merasa nyaman.

Namun memasuki akhir trimester dua, tepatnya di usia kehamilan 25 minggu, banyak wanita hamil mulai merasa keberatan membawa perutnya dan hanya ingin berbaring di sofa dan bersantai.

Di usia kehamilan ini, ibu hamil wajib menjaga kadar gula darah dengan makan makanan ringan yang sehat.

Ibu bisa makan camilan sehat seperti buah, yoghurt, atau smoothies. Makanan tersebut dapat menyediakan energi untuk membantu ibu hamil beraktivitas.

Anda perlu menghemat energi guna mempersiapkan tenaga untuk masa-masa melahirkan dan setelah melahirkan.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di perkembangan janin usia kehamilan 25 minggu?

Pada usia kehamilan 25 minggu ini, alangkah baiknya jika ibu hamil memeriksa perkembangan gerakan janin, dua kali dalam sehari.

Cek gerakan janin sekali di pagi hari (ketika aktivitas cenderung lebih jarang) dan sekali di malam hari (ketika janin lebih aktif).

Tanyakan dokter tentang cara menghitung gerakan bayi agar Anda mengetahui dengan pasti perkembangan janin usia kehamilan 25 minggu. Dimulai dari jam-jam bayi aktif, berapa kali tendangan atau gerakan bayi di dalam perut.

Coba tandai dengan hitungan kalau gerakan sudah mencapai 10, lalu lihat berapa lama waktu yang dibutuhkan.

Biasanya, Anda akan merasakan 10 gerakan dalam 10 menit atau kadang-kadang akan memakan lebih banyak waktu. Tidak perlu khawatir, ini wajar terjadi di usia kehamilan 25 minggu.

Jika dalam 10 menit belum ada 10 gerakan, minumlah jus atau makan sesuatu yang ringan, serta berjalanlah sedikit.

Anda juga bisa menepuk perut Anda sedikit kemudian berbaring, bersantai, dan kembali hitung gerakan. Jika dua jam berlalu tanpa adanya 10 gerakan, hubungi dokter Anda.

Semakin dekat dengan tanggal lahir, pemeriksaan rutin gerakan janin sangat penting untuk memantau perkembangan kehamilan 25 minggu.

Tes apa yang harus saya ketahui untuk membantu perkembangan janin kehamilan 25 minggu?

Di masa usia kehamilan ini umumnya dokter akan memeriksa beberapa hal berikut:

  • Mengukur berat badan dan tekanan darah
  • Memeriksa kadar glukosa dan protein dalam urine
  • Memeriksa denyut jantung janin
  • Mengukur ukuran rahim dengan palpasi eksternal (perabaan dari luar) untuk melihat bagaimana korelasinya dengan tanggal lahir
  • Mengukur ketinggian posisi bawah (atas rahim)
  • Memeriksa pembengkakan tangan dan kaki
  • Memeriksa varises di kaki
  • Memeriksa gejala yang Anda alami, terutama gejala-gejala yang tidak normal

Siapkan daftar pertanyaan atau masalah yang ingin Anda diskusikan dengan dokter.

Kesehatan dan Keselamatan

Apa saja yang perlu saya ketahui untuk menjaga kesehatan dan keselamatan perkembangan janin kehamilan 25 minggu?

Di usia kehamilan ini, Anda masih boleh mengangkat barang dengan beban yang tidak terlalu berat. Namun, aktivitas ini tetap harus di bawah pengawasan dan ketentuan dari dokter ya, Bu.

Selain itu, Anda juga masih bisa berolahraga agar tetap fit selama hamil dan setelah melahirkan. Namun ingat, bahwa tujuan olahraga Anda sekarang adalah untuk menjaga berat badan saja.

Selain itu, jika Anda ingin menggunakan perawatan spa saat hamil, perlu diketahui bahwa keamanannya tergantung pada metode yang digunakan.

Beberapa metode dianggap aman sementara yang lain sebaiknya dihindari. Tidak disarankan berendam lumpur dan air panas saat Anda sedang hamil karena bisa mengganggu perkembangan janin.

Selain itu, perawatan spa yang dapat meningkatkan suhu tubuh Anda seperti mandi lumpur, mandi rumput laut, sauna, bak mandi air panas atau jacuzzi, tidak aman untuk Anda selama kehamilan.

Semua metode ini dapat membuat Anda kehilangan cairan tubuh (dehidrasi) dan suhunya mungkin terlalu panas untuk tubuh.

Perkembangan janin usia kehamilan 25 minggu sudah lengkap. Jadi minggu depan, seperti apa janin akan tumbuh dan berkembang?

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Kapan Boleh Mencoba Hamil Lagi Setelah Keguguran?

    Mungkin Anda bingung harus kapan memulai lagi untuk mencoba hamil lagi setelah keguguran. Namun, itu semua tergantung pada kondisi Anda.

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 16 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Menghadapi 7 Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan

    Mendekati hari-H melahirkan, Anda mungkin jadi gugup dan takut. Hal ini wajar, tapi jangan sampai kecemasan ibu hamil menjelang persalinan bikin stres.

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kehamilan & Kandungan, Melahirkan, Kehamilan 10 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    Hati-hati, Pelumas Seks Bisa Bikin Susah Hamil

    Sedang mencoba hamil tapi belum berhasil juga? Hal ini kemungkinan disebabkan pelumas seks alias lubrikan yang membuat susah hamil.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesuburan, Kehamilan 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Memaksa Anak Jago Olahraga

    Banyak orangtua yang memaksa anak untuk berprestasi dalam olahraga. Ambisi orang tua yang lebih besar membuat olahraga bagi anak kehilangan manfaat aslinya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Kebugaran, Hidup Sehat 9 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    melahirkan normal tanpa rasa sakit

    Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit, Apakah Mungkin?

    Ditulis oleh: Theresia Evelyn
    Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 5 menit
    minum antidepresan saat hamil

    Minum Antidepresan Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    korset perut setelah melahirkan

    Perlukah Memakai Korset Perut Setelah Melahirkan?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit
    imunisasi yang harus diulang

    Daftar Imunisasi Anak yang Harus Diulang

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit