Panduan Memilih Makanan Setelah Melahirkan Agar Ibu Kembali Berenergi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Proses persalinan menghabiskan banyak tenaga, tak heran jika setelahnya ibu membutuhkan asupan makanan yang bergizi tinggi untuk menggantikan kalorinya yang terbakar.  Belum lagi, kehidupan sebagai ibu di bulan-bulan pertama setelah kelahiran memaksa Anda untuk tetap bertenaga sepanjang hari. Untuk itu, Anda perlu mengetahui beberapa tips penting dalam memilih makanan setelah melahirkan.

Jangan biarkan energi ibu habis, begini cara memilih makanan setelah melahirkan

Sebaiknya, jangan makan makanan sembarangan setelah melahirkan. Justru Anda butuh makanan yang tepat agar energi Anda kembali lagi usai proses persalinan. Tak perlu bingung, begini cara yang tepat memilih makanan pasca melahirkan.

1. Pilih jenis karbohidrat kompleks

Deborah Goldman, M.D, seorang obgyn di Rumah Sakit Ibu & Anak Rhode Island mengatakan bahwa semakin kompleks karbohidrat yang terkandung dalam suatu makanan, maka semakin baik pula makanan tersebut untuk dikonsumsi. Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu cerna lebih lama dibandingkan karbohidrat sederhana dan membuat kadar gula darah akan tetap konsisten.

Hal ini akan memberi ibu energi yang lebih tahan lama sehingga membantu membuatnya kenyang lebih lama. Selain itu, karbohidrat kompleks seperti roti gandum dan sereal  juga mengandung lebih banyak vitamin dan mineral ketimbang karbohidrat sederhana seperti roti putih dan makanan yang mengandung gula.

2. Konsumsi protein tinggi

Sumber protein tinggi harus jadi menu makanan setelah melahirkan. Protein diperlukan untuk menggantikan jaringan yang mungkin rusak setelah persalinan. Selain itu, zat gizi ini juga ada banyak di dalam ASI dan digunakan untuk menunjang pertumbuhan bayi. Makanan yang kaya akan protein memberi ibu tambahan energi yang dikeluarkan sedikit demi sedikit dan akan bertahan selama 3 hingga 5 jam.

Adapun makanan dengan protein berkualitas tinggi di antaranya terdapat pada susu, telur, yoghurt, daging tanpa lemak, kacang polong kering, dan kacang-kacangan. Mengombinasikan kedua nutrisi ini di waktu sarapan menjadi pilihan yang baik untuk memulai hari penuh energi.

3. Kurangi konsumsi gula dan kafein

Apakah anda termasuk penyuka kafein sejati? Jika iya, nampaknya hasrat ini harus Anda tahan. Minuman berkafein seperti kopi dan teh memang bisa merangsang semangat dan bikin Anda kembali bertenaga. Akan tetapi, kafein bisa membuat bayi mudah marah dan gelisah. Ada baiknya untuk menghindari konsumsinya pasca melahirkan. Namun jika Anda tetap ingin mengonsumsinya, konsumsilah maksimal dua cangkir minuman berkafein dalam sehari.

Selain itu, kurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula karena dapat membuat kadar gula darah Anda melonjak. Hal ini bisa menyebabkan Anda sangat bertenaga dalam satu waktu, kemudian mengalami penurunan energi yang juga drastis dari sebelumnya. Penting untuk menjaga tubuh untuk kembali bertenaga setelah melahirkan. Cobalah untuk berkonsultasi dengan ahli gizi dan dokter kandungan mengenai pola makan dan nutrisi yang tepat bagi tubuh sesuai kondisi saat ini.

4. Pilih makanan dengan porsi kecil tapi sering

Jika Anda terbiasa makan tiga kali sehari dalam jumlah besar, ada baiknya untuk mengubah pola tersebut. Dikutip dari Baby Center, James Sears, seorang dokter anak di Amerika menyatakan sebaiknya pola makan setelah melahirkan berubah menjadi lebih sedikit tetapi lebih sering.

Singkatnya, Anda membagi porsi makan yang tadinya tiga kali sehari menjadi lima kali sehari dengan porsi yang lebih kecil. Pola ini akan membuat tubuh terus mendapatkan energi dari makanan, sehingga Anda tak merasa kelaparan di tengah hari karena jeda waktu makan yang lama.

5. Minum cairan yang banyak

Anda perlu menjaga hidrasi tubuh dengan mengonsumsi cukup air pasca melahirkan. Pasalnya, dehidrasi akan membuat ibu merasa kelelahan dan mengantuk sepanjang hari. Meminum banyak cairan menjadi cara termudah yang dapat dilakukan untuk mempertahankan energi dan kesegaran sang ibu.

Oleh karena itu, selalu sediakan air putih di dekat Anda. Sehingga jika sewaktu-waktu Anda haus, Anda tinggal mengambilnya tanpa ada alasan malas mengambil minum karena letaknya yang jauh. Terlebih jika Anda menyusui, Anda akan membutuhkan lebih banyak cairan. Minumlah kurang lebih 13 gelas air putih setiap hari.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Jenis Makanan yang Wajib Ada Setiap Hari untuk Pengidap Hepatitis C

Hepatitis C melemahkan daya tahan tubuh. Makanya, jangan sembarangan pilih makanan untuk hepatitis. Berikut 3 jenis makanan yang terbaik untuk Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kesehatan Seksual, Penyakit Menular Seksual 29 April 2018 . Waktu baca 3 menit

Apa Saja Nutrisi Penting yang Perlu Dipenuhi Setelah Melahirkan?

Usai melahirkan, tubuh membutuhkan nutrisi yang cukup untuk memulihkan kondisi ibu. Berikut adalah jenis-jenis makanan setelah melahirkan yang padat gizi.

Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Perawatan Ibu, Perawatan Setelah Persalinan, Kehamilan 22 April 2018 . Waktu baca 6 menit

Berapa Lama Perut Bisa Kembali Mengecil Setelah Melahirkan?

Banyak perubahan yang terjadi saat hamil, termasuk perut Anda. Perut setelah melahirkan tentu tidak langsung bisa mengecil. Berapa lama?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Perawatan Ibu, Perawatan Setelah Persalinan, Kehamilan 30 Juli 2017 . Waktu baca 4 menit

5 Penyebab Berat Badan Anda Tak Juga Turun Setelah Melahirkan

Kebanyakan wanita setelah hamil akan mempunyai bentuk tubuh yang lebih besar. Lalu, mengapa menurunkan berat badan setelah hamil menjadi hal yang sulit?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Perawatan Ibu, Masa Nifas, Kehamilan 27 Mei 2017 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pantangan makan setelah melahirkan

4 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Dulu Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
minum jamu setelah melahirkan

Bolehkah Ibu Minum Jamu Setelah Melahirkan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2018 . Waktu baca 7 menit
diare pada hiv

Berbagai Penyebab dan Cara Mengatasi Diare Pada Pengidap HIV

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 16 Juli 2018 . Waktu baca 4 menit
pola hidup sehat saat puasa

4 Prinsip Wajib Kalau Mau Badan Tetap Sehat Selama Bulan Puasa

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 4 Juni 2018 . Waktu baca 4 menit