Perlukah Memakai Korset Perut Setelah Melahirkan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Masih banyak diperdebatkan mengenai perlu tidaknya mengenakan korset perut setelah melahirkan. Keadaan perut yang membuncit setelah melahirkan memang wajar terjadi. Hal ini disebabkan bagian otot perut yang mengendur setelah menahan bayi yang ada di dalam kandungan. Namun, apakah menggunakan korset perut terbilang aman dan efektif? Simak pembahasannya di bawah ini.

Apa itu korset?

Korset atau abdominal binder, awalnya digunakan untuk orang yang menderita nyeri punggung guna meningkatkan posisi agar perut dalam posisi tertahan dan membantu penderita sakit punggung dalam kasus tertentu.

Jay Goldberg, MD, seorang ginekolog di Beverly Hills, California setuju menyatakan korset yang digunakan setelah melahirkan berguna untuk mengikat bentuk perut dalam waktu yang lama. Selain untuk masalah perut dan punggung, korset juga berguna untuk memperbaiki postur perut akibat operasi (biasanya operasi caesar) dan untuk menunjang kepercayaan diri seseorang.

Golberg juga mengatakan kepada pasiennya, dengan menggunakan korset setelah persalinan tidak akan serta merta langsung mengembalikan bentuk perut dalam waktu sekejap. Biasanya, Anda membutuhkan waktu sekitar 4 sampai 6 minggu pemakaian korset maksimal, tergantung kondisi tubuh masing-masing.

Pro dan kontra menggunakan korset

Pro dan kontra yang sering timbul saat menggunakan korset, seperti:

Manfaat pakai korset

Pemakaian korset perut setelah melahirkan juga dapat membantu dalam proses pemulihan setelah operasi caesar khususnya. Dengan memakai korset, Anda dapat mendukung bagian otot utama yang bisa mengurangi rasa sakit tubuh. Selain itu, korset mampu memberikan topangan 360 derajat di sekitar area perut dan pinggang Anda dengan membantu memperbaiki postur tubuh sambil mengembalikan bentuk ligamen perut yang longgar.

Efek samping pakai korset

Penggunaan korset yang terlalu kencang dapat mengganggu sirkulasi darah, sesak napas, dan bisa menyebabkan susah BAB, khususnya bagi wanita yang baru saja melahirkan. Tidak hanya itu saja, pemakaian korset yang terlalu kencang akan mengakibatkan kandung kemih menjadi turun, yang akan menyebabkan wanita jadi sering buang air kecil.

Jadi, perlukah pakai korset perut setelah melahirkan?

Jawabannya, boleh saja. Selama pakai korset tidak dalam penggunaan yang berlebihan. Contohnya, memakai korset terlalu kencang atau erat ataupun seharian, dikhawatirkan akan menyebabkan dinding perut tertekan ke dalam. Saat menggunakannya, Anda hanya perlu melilitkan korset di bagian bawah perut, jangan terlalu ke atas.  

Selain itu, menggunakan korset perut setelah melahirkan bukan satu-satunya cara untuk membuat perut Anda rata seperti semula. Cara yang paling baik dan efektif guna mengatasi masalah ini yaitu dengan berolahraga secara teratur di waktu hamil serta setelah melahirkan. Jangan lupakan juga makan makanan bergizi  untuk menjaga berat badan dan postur tubuh Anda agar tetap ideal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Apakah Ibu sudah menentukan metode persalinan yang akan dilakukan? Simak tentang persalinan normal, alasan di balik keputusan operasi caesar dan prosesnya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar
Melahirkan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Awas! Ini Bahayanya Jika Ibu Kekurangan Yodium Saat Hamil

Tidak sedikit wanita hamil yang belum mengetahui pentingnya yodium. Padahal, kekurangan yodium saat hamil memiliki dampak yang buruk bagi janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ibu hamil makan daging kambing

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
manfaat metode kangguru untuk bayi prematur dan berat lahir rendah

Metode Kangguru untuk Bayi Prematur atau Berat Lahir Rendah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit