Perlukah Memakai Korset Perut Setelah Melahirkan?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2017
Bagikan sekarang

Masih banyak diperdebatkan mengenai perlu tidaknya mengenakan korset perut setelah melahirkan. Keadaan perut yang membuncit setelah melahirkan memang wajar terjadi. Hal ini disebabkan bagian otot perut yang mengendur setelah menahan bayi yang ada di dalam kandungan. Tapi, apakah menggunakan korset perut terbilang aman dan efektif? Simak pembahasannya di bawah ini.

Apa itu korset?

Korset atau abdominal binder, awalnya digunakan untuk orang yang menderita nyeri punggung guna meningkatkan posisi agar perut dalam posisi tertahan dan membantu penderita sakit punggung dalam kasus tertentu.

Jay Goldberg, MD, seorang ginekolog di Beverly Hills, California setuju menyatakan kalau korset perut setelah melahirkan berguna untuk mengikat bentuk perut dalam waktu yang lama. Selain untuk masalah perut dan punggung, korset juga berguna untuk memperbaiki postur perut akibat operasi (biasanya operasi caesar) dan untuk menunjang kepercayaan diri seseorang.

Golberg juga mengatakan kepada pasiennya, dengan menggunakan korset perut setelah melahirkan tidak akan serta merta langsung mengembalikan bentuk perut dalam waktu sekejap. Biasanya, Anda membutuhkan waktu sekitar 4 sampai 6 minggu pemakaian korset maksimal, tergantung kondisi tubuh masing-masing.

Pro dan kontra menggunakan korset

Manfaat pakai korset

Pemakaian korset perut setelah melahirkan juga dapat membantu dalam proses pemulihan setelah operasi caesar khususnya. Dengan memakai korset, Anda dapat mendukung bagian otot utama yang bisa mengurangi rasa sakit tubuh. Selain itu, korset mampu memberikan topangan 360 derajat di sekitar area perut dan pinggang Anda dengan membantu memperbaiki postur tubuh sambil mengembalikan bentuk ligamen perut yang longgar.

Efek samping pakai korset

Penggunaan korset yang terlalu kencang dapat mengganggu sirkulasi darah, sesak napas, dan bisa menyebabkan susah BAB, khususnya bagi wanita yang baru saja melahirkan. Tidak hanya itu saja, pemakaian korset yang terlalu kencang akan mengakibatkan kandung kemih menjadi turun, yang akan menyebabkan wanita jadi sering buang air kecil.

Jadi, perlukah pakai korset perut setelah melahirkan?

Jawabannya, boleh saja. Selama pakai korset tidak dalam penggunaan yang berlebihan. Contohnya, memakai korset terlalu kencang atau erat ataupun seharian, dikhawatirkan akan menyebabkan dinding perut tertekan ke dalam. Saat menggunakannya, Anda hanya perlu melilitkan korset di bagian bawah perut, jangan terlalu ke atas.  

Selain itu, menggunakan korset perut setelah melahirkan bukan satu-satunya cara untuk membuat perut Anda rata seperti semula. Cara yang paling baik dan efektif guna mengatasi masalah ini yaitu dengan berolahraga secara teratur di waktu hamil serta setelah melahirkan. Jangan lupakan juga makan makanan bergizi  untuk menjaga berat badan dan postur tubuh Anda agar tetap ideal.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 29/04/2020

6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

Selain sehat untuk ibu, berbagai makanan ini juga dapat memperkuat janin dalam kandungan agar masa kehamilan tetap lancar.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Aturan Menjalankan Puasa yang Aman Bagi Ibu Hamil

Ibu hamil yang sehat diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa, namun harus lebih diperhatikan nutrisinya. Bagaimana cara menjalankan puasa saat hamil?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 25/04/2020

Direkomendasikan untuk Anda

hamil setelah keguguran

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
menu puasa untuk ibu hamil

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
puasa bagi ibu hamil

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
gangguan makan ibu hamil

Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020