Daftar Obat-obatan yang Bisa Membuat Anda Susah Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda sedang merencanakan puya momongan, sebaiknya lebih berhati-hati ketika harus mengonsumsi obat-obatan. Pasalnya, ada beberapa jenis obat yang bisa jadi penyebab susah hamil. Oleh karena itu, pastikan untuk memberi tahu dokter yang menangani penyakit Anda bahwa Anda sedang berencana hamil. Dengan begitu, dokter akan mempertimbangkan dosis dan jenis obat yang akan diresepkan untuk Anda.

Bagaimana obat-obatan bisa menyebabkan Anda susah hamil?

Obat-obatan tertentu dapat mengganggu kerja hormon reproduksi sehingga memengaruhi produksi sel telur hingga mencegah dinding rahim menebal.

Meski memang efek samping ini bisa segera hilang begitu dosis dihentikan, tapi ada beberapa obat yang menghadirkan efek samping dalam waktu lama sehingga bisa memengaruhi kesuburan Anda hingga beberapa waktu ke depan. Maka dari itu, selalu konsultasikan dengan dokter jika Anda sedang atau akan mengonsumsi obat-obatan tertentu ketika berencana hamil dalam waktu dekat.

Akan tetapi, jangan menghentikan dosis obat atau mengganti jenisnya sendiri tanpa sepengetahuan dokter. Hal ini hanya akan berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Cek dan ricek juga dengan dokter Anda tentang keamanan penggunaan obat bebas (nonresep) dari warung atau apotek.

Apa saja jenis obat-obatan yang bisa menjadi penyebab susah hamil?

Hanya dokter Anda yang dapat menjelaskan pengobatan yang mana yang aman untuk Anda sebelum dan selama masa kehamilan. Bicarakanlah dengan dokter sebelum Anda mengonsumsi suatu obat tertentu, baik yang dengan resep dokter atau yang dijual bebas, termasuk obat-obatan di bawah ini:

  • Obat mual/morning sickness
  • Obat flu dan batuk
  • Obat antibiotik
  • Obat pereda nyeri seperti, aspirin, ibuprofen, acetaminophen
  • Obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS), seperti Motrin dan Aleve.
  • Obat antidepresan
  • Obat tidur
  • Obat jerawat
  • Antikolvusan untuk mengontrol epilepsi
  • Antagonis reseptor angiotensin untuk mengobati tekanan darah tinggi
  • Talidomid
  • Penstabil mood seperti lithium
  • Kontrasepsi hormon
  • Steroid,  seperti prednisolone yang biasanya digunakan untuk mengatasi asma, rheumatoid arthritis, atau lupus
  • Kemoterapi atau radioterapi untuk kanker

Jika Anda sedang menggunakan obat-obatan tersebut dan berencana untuk hamil, maka segera diskusikan hal ini pada dokter. Dokter akan menentukan jenis serta dosis yang tepat untuk kondisi Anda.

Obat dan suplemen herbal juga harus diwaspadai

Banyak orang menggunakan produk herbal dengan asumsi bahwa produk tersebut lebih aman dibandingkan obat kimia. Padahal, banyak produk herbal dan alami yang belum diuji secara klinis untuk mengetahui keamanan dan cara kerjanya di dalam tubuh. Apalagi dampaknya bagi kehamilan, masih banyak obat herbal yang belum terbukti aman untuk dikonsumsi ibu hamil.

Walaupun dianggap sebagai produk alami, bisa saja produk tersebut mengandung bahan yang dapat membahayakan Anda dan bayi Anda saat Anda mengonsumsinya selama kehamilan, atau bahkan sebelum Anda sadar bahwa Anda hamil. Selalu tanyakan dokter Anda terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat apapun, termasuk suplemen dan obat herbal.

Hal-hal lain yang bisa jadi penyebab susah hamil

Banyak yang bilang kalau kafein buruk dikonsumsi jika Anda yang berencana hamil maupun sedang hamil. Namun, faktanya kafein dengan takaran sedang (satu atau dua cangkir kopi perhari), aman untuk dikonsumsi selama masa kehamilan. Namun, terlalu banyak mengonsumsi kafein juga dapat membuat Anda sulit hamil.

Jika Anda sedang berusaha hamil, menghindari alkohol merupakan pilihan yang paling aman. Penelitian menunjukkan tingginya tingkat konsumsi alkohol dapat memberikan dampak yang serius pada bayi Anda, termasuk pada awal kehamilan. Tidak ada namanya jumlah alkohol yang aman selama kehamilan. Diskusikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda jika Anda memerlukan bantuan untuk mengendalikan konsumsi alkohol Anda.

Ada hubungan yang jelas antara merokok selama kehamilan, berat badan bayi terlalu ringan, bayi prematur, dan efek negatif lainnya. Hal ini juga berlaku untuk perokok pasif. Penelitian menunjukkan bahwa Anda masih bisa mengurangi risiko ini jika Anda berhenti merokok selambatnya di usia kehamilan 32 minggu, meskipun yang terbaik adalah berhenti sebelum Anda hamil.

Obat-obatan di jalanan, terutama yang ilegal, tidak pernah aman untuk dikonsumsi, terutama saat kehamilan. Diskusikanlah dengan penyedia layanan kesehatan Anda jika Anda membutuhkan bantuan.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Menggunakan Alat Test Pack atau Tes Kehamilan Sendiri

Biasanya, hasil tes alat kehamilan di rumah alias test pack memiliki tingkat akurasi sampai 99%. Bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 24 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

Impotensi (Disfungsi Ereksi)

Impotensi atau impoten adalah kondisi ketika penis tidak bisa ereksi optimal saat berhubungan seks. Berikut gejala, penyebab, dan cara mengatasi impotensi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesehatan Pria, Impotensi 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Mioma Uteri (Fibroid Rahim)

Mioma uteri adalah sel otot rahim yang tumbuh secara abnormal, tetapi tidak memiliki sifat kanker. Apa saja gejalanya? Bagaimana mengatasi kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Fibroid Rahim, Kesehatan Wanita 3 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

PCOS (Sindrom Ovarium Polikistik)

PCOS atau sindrom polikistik ovarium adalah kondisi yang menyebabkan penderitanya memiliki banyak kista kecil pada indung telur atau ovarium. 

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kesehatan Wanita, Sindrom Polikistik Ovarium (PCOS) 2 Januari 2021 . Waktu baca 17 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berapa kali berhubungan intim agar bisa hamil

Berapa Kali Berhubungan Intim agar Anda Bisa Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
fungsi hormon fsh dan lh

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
obat penyubur kandungan cepat hamil

Pilihan Obat Penyubur Kandungan agar Cepat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit
seks sebelum menstruasi

Berhubungan Seks Sehari Sebelum Menstruasi, Apakah Bisa Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit