Mandul Atau Tidak Subur? Memang, Apa Bedanya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/06/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda belum juga mempunyai anak setelah bertahun-tahun menikah? Apakah Anda mandul atau tidak subur? Selama ini mungkin Anda mengira bahwa mandul dan tidak subur mempunyai arti yang sama. Namun, ternyata ini berbeda. Apa bedanya?

Apa itu mandul?

Mandul artinya Anda tidak bisa memiliki anak. Laki-laki dikatakan mandul jika ia tidak bisa menghasilkan sperma, atau sperma yang dihasilkan buruk, sehingga tidak mampu membuahi sel telur dari perempuan. Hal ini disebabkan terjadinya kerusakan permanen pada testis untuk memproduksi sperma Anda. Sedangkan, wanita dikatakan mandul ketika indung telurnya tidak dapat melepaskan telur, sehingga perempuan tidak bisa melepaskan telur untuk dibuahi.

Walaupun begitu, fungsi seksual Anda tetap bekerja dengan normal. Namun, sayangnya Anda tidak bisa punya anak. Ya, kemandulan tidak bisa diatasi dengan cara apapun, berbeda dengan ketidaksuburan. Namun, banyak orang yang menyangka ia mandul padahal hanya tidak subur. Kondisi ini membuatnya putus asa sehingga ia lebih sulit lagi punya anak.

Oleh karena itu, jika Anda belum mempunyai anak walaupun sudah beberapa tahun menikah, sebaiknya jangan terburu-buru mengatakan bahwa diri Anda mandul. Pastikan dulu kondisi Anda dengan memeriksakannya ke dokter. Perlu Anda ketahui mandul tidak hanya terjadi pada perempuan, tetapi laki-laki juga bisa mengalami kemandulan.

BACA JUGA: Waspada TBC Pada Alat Kelamin yang Membuat Mandul

Apa penyebab seseorang menjadi mandul?

Kemandulan dapat terjadi ketika sperma pada laki-laki atau telur perempuan tidak dapat diproduksi, sehingga pembuahan tidak dapat terjadi. Salah satu penyebab kemandulan adalah karena pengobatan kanker atau kemoterapi. Selain itu, kemandulan pada perempuan juga dapat terjadi karena menopause dini, di mana indung telur sudah tidak melepaskan telur lagi sebelum usia 40 tahun. Kelainan genetik juga dapat menyebabkan kemandulan.

Kemoterapi pada laki-laki dapat menyebabkan kerusakan pada testis sehingga tidak bisa menghasilkan sperma. Kemoterapi dapat membuat jumlah produksi sperma laki-laki menjadi menurun (oligospermia), bahkan tidak ada sama sekali (azoospermia). Kondisi ini dapat terjadi dalam periode waktu yang panjang atau bahkan permanen.

BACA JUGA: 10 Hal Yang Terbukti Dapat Merusak Sperma

Apa itu tidak subur?

Banyak orang yang beranggapan bahwa tidak subur adalah mandul. Namun, kabar baiknya adalah, jika Anda tidak subur, Anda masih bisa memiliki anak. Dengan usaha yang lebih, tentunya. Tenang, ketidaksuburan pada laki-laki atau perempuan masih bisa diobati, salah satunya dengan obat atau operasi. Atau, Anda mungkin juga bisa mencoba inseminasi buatan atau program bayi tabung sebagai salah satu cara untuk mempunyai anak.

Tidur subur adalah ketika Anda sudah melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa alat kontrasepsi selama 1 tahun tetapi belum mampu hamil atau memiliki anak. Anda dikatakan tidak subur bila Anda lebih sulit melakukan pembuahan (sperma bertemu dengan sel telur) atau mencapai kehamilan. Juga, saat Anda sudah hamil tetapi Anda tidak mampu mempertahankan kehamilan Anda sampai bayi lahir, Anda juga bisa dikatakan tidak subur.

BACA JUGA: Bagaimana Mengecek Siapa yang Tidak Subur: Suami Atau Istri?

Ketidaksuburan bisa terjadi karena adanya gangguan pada produksi sperma laki-laki, atau adanya gangguan saat telur berjalan ke rahim. Perlu Anda ketahui bahwa terdapat empat hal yang harus Anda penuhi untuk mencapai kehamilan. Jika salah satu dari keempat hal tersebut tidak dapat Anda penuhi, maka bisa dikatakan Anda tidak subur. Keempat hal tersebut yaitu:

  • Adanya sperma
  • Indung telur harus melepaskan telur ke tuba falopi (saluran yang menghubungkan antara indung telur dan rahim)
  • Pembuahan (sperma bertemu sel telur) harus terjadi
  • Telur yang sudah dibuahi sperma harus sukses menempel di dinding rahim (implantasi)

Tanda-tanda seorang perempuan tidak subur bisa dilihat dari periode menstruasinya. Perempuan yang mempunyai siklus menstruasi tidak teratur atau tidak menstruasi sama sekali biasanya tidak subur. Sedangkan, laki-laki menunjukkan tanda-tanda tidak subur dengan adanya masalah pada hormonnya, seperti perubahan pertumbuhan rambut atau fungsi seksual.

Apa yang menyebabkan seseorang tidak subur?

Banyak faktor yang dapat menyebabkan seseorang tidak subur. Penyebab ketidaksuburan pada laki-laki dan perempuan pun berbeda-beda.

Penyebab perempuan tidak subur

  • Gangguan ovulasi (pelepasan telur). Hal ini bisa terjadi karena gangguan hormon, seperti pada sindrom ovarium polikistik (PCOS), hiperprolaktinemia, hipertiroid atau hipotiroid.
  • Kelainan pada uterus atau leher rahim, seperti kelainan dengan pembukaan leher rahim, adanya polip di rahim, adanya fibroid (tumor jinak) pada rahim, atau kelainan pada bentuk rahim.
  • Kerusakan pada tuba falopi, karena terjadi peradangan pada tuba falopi (salpingitis).
  • Endometriosis, terjadi ketika jaringan endometrium tumbuh di luar rahim. Hal ini memengaruhi fungsi ovarium, rahim, dan tuba falopi.
  • Adhesi panggul, dapat terjadi setelah infeksi panggul, operasi pada usus buntu, perut, atau panggul.
  • Kanker dan pengobatan kanker, radiasi dan kemoterapi pada perempuan dapat memengaruhi kesuburannya.
  • Kondisi tertentu yang berhubungan dengan penundaan pubertas atau berhentinya menstruasi (amenorrhea), seperti penyakit celiac, diabetes yang tidak terkontrol, dan beberapa penyakit autoimun (seperti lupus).

Penyebab laki-laki tidak subur

  • Kelainan pada produksi atau fungsi sperma, bisa terjadi karena adanya masalah pada testis, cacat genetik, masalah kesehatan, atau infeksi. Varikokel atau pembesaran pembuluh darah di testis juga dapat memengaruhi kualitas sperma.
  • Masalah pengeluaran sperma karena masalah seksual, seperti ejakulasi dini, penyakit genetik tertentu (seperti cystic fibrosis), masalah struktural (misalnya, adanya penyumbatan di testis), atau kerusakan pada organ reproduksi.
  • Faktor lingkungan, seperti paparan pestisida dan bahan kimia lainnya, radiasi, merokok, alkohol, atau obat-obatan tertentu. Paparan panas dari lingkungan juga dapat menaikkan suhu tubuh, sehingga dapat memengaruhi produksi sperma.
  • Kanker dan pengobatan kanker, seperti radiasi atau kemoterapi yang dapat mengganggu produksi sperma.

BACA JUGA: Mengapa Berendam Air Panas Sebabkan Pria Tidak Subur

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . Waktu baca 4 menit

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

Gangguan makan yang dialami oleh ibu hamil tentu akan memberikan dampak yang berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan janin.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 12/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit
tanda istri hamil

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit