home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Bagaimana Penyakit Kronis Bisa Bikin Susah Hamil?

Bagaimana Penyakit Kronis Bisa Bikin Susah Hamil?

Terkadang, masalah sulit hamil bukan berarti Anda atau pasangan terlahir tidak subur. Penyakit kronis yang Anda atau pasangan miliki saat ini bisa menurunkan kesuburan. Begitu juga obat yang dikonsumsi untuk mengatasi kondisi tersebut. Lalu, penyakit kronis apa saja yang bisa bikin susah hamil?

Apa saja penyakit kronis yang bisa bikin susah hamil?

Tak semua penyakit bisa menurunkan kesuburan. Beberapa kondisi kesehatan yang sudah terbukti dapat menurunkan kesuburan adalah:

1. Endometriosis

Endometriosis adalah peradangan kronis yang disebabkan oleh pertumbuhan dinding rahim yang tidak wajar pada tuba falopi. Endometriosis banyak menyerang wanita usia subur.

Rahim yang terus-menerus meradang dapat mencegah bakal janin untuk menempel dan bertumbuh. Kondisi inilah yang membuat Anda sulit hamil jika memiliki endometriosis.

2. Gangguan hormon

Gangguan hormon menyebabkan keseimbangan hormon tubuh jadi tidak normal. Gangguan ini pun bisa memengaruhi produksi hormon seks dan reproduksi Anda yang pada akhirnya jadi mengganggu kerja sistem reproduksi. Hal ini bisa menyebabkan Anda susah hamil.

Beberapa contoh penyakit kronis yang disebabkan oleh gangguan hormon adalah disfungsi tiroid (hipertiroid atau hipotiroid) dan PCOS.

3. Kanker

Pengobatan kanker dapat menyebabkan keseimbangan hormon dalam tubuh jadi terganggu, yang kemudian jadi menurunkan kesuburan Anda ketika terkena kanker. Misalnya, pengobatan kanker serviks dapat menghancurkan organ yang berkaitan dengan reproduksi, seperti ovarium, tuba falopi, rahim, dan leher rahim.

Pengobatan tersebut juga dapat merusak organ yang terlibat dalam produksi hormon, termasuk ovarium yang juga bertugas memproduksi dan menyimpan sel telur. Pengobatan kanker membuat ovarium Anda tidak dapat meregenerasi sel-sel telur, yang berarti Anda mungkin tidak dapat hamil setelah pengobatan kanker serviks.

Selain itu, hamil saat menjalani pengobatan kanker mungkin akan menimbulkan risiko pada kesehatan janin. Maka itu, sebaiknya diskusikan dengan dokter Anda.

4. Penyakit autoimun

Penyakit autoimun seperti lupus bisa bikin susah hamil. Hal ini disebabkan karena penyakit ini akan membuat sistem kekebalan Anda menyerang sel-sel normal di dalam tubuh. Akibatnya, jaringan sehat pun jadi rusak, termasuk pada jaringan organ reproduksi. Saat ini terjadi, maka peluang untuk hamil akan menurun. Namun, bukan tidak mungkin Anda bisa hamil di kemudian hari. Sebaiknya konsultasikan hal ini ke dokter untuk mengetahui solusi terbaiknya.

5. Diabetes

Diabetes adalah penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan, namun bisa dan harus dikendalikan. Jika tidak dikendalikan, ada banyak risiko komplikasi diabetes yang mengintai Anda. Salah satunya adalah masalah kesuburan.

Ketika gula darah terus meningkat dan diabetes jadi tak terkendali, maka hormon di dalam tubuh juga mengalami gangguan. Gangguan hormon ini yang kemudian membuat peluang hamil menurun.

6. Obesitas

Meski memang bukan suatu penyakit, namun obesitas adalah kondisi yang bisa menyebabkan kesuburan menurun jika tidak diatasi. Orang yang punya berat badan berlebih sudah pasti memiliki tumpukan lemak yang juga banyak. Lemak-lemak ini akan memengaruhi hormon reproduksi yang kemudian bisa bikin sulit hamil.

Maka itu, Anda harus memiliki berat badan yang ideal agar cepat hamil. Jika Anda belum tahu apakah Anda kelebihan berat badan atau tidak, Anda bisa mengeceknya di kalkulator BMI ini atau pada tautan berikut bit.ly/indeksmassatubuh.

Apa yang harus dilakukan jika mengalami penyakit tersebut padahal ingin cepat hamil?

Tentunya hal pertama yang harus dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter. Biasanya, dokter akan menangani kondisi kesehatan yang Anda alami terlebih dahulu, baru memberikan pengobatan untuk meningkatkan kesuburan.

Lagipula, terkadang ada beberapa kondisi kesehatan yang membuat kesehatan Anda berisiko jika dipaksakan untuk hamil. Maka itu, sebaiknya diskusikan hal ini pada dokter untuk mengatahui solusi terbaik dari masalah Anda.

Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Harvard. (2018). Conditions that affect fertility – Harvard Health. [online] Harvard Health. Available at: https://www.health.harvard.edu/newsletter_article/Conditions-That-Affect-Fertility  [Accessed 21 Feb. 2018].

Baby Centre. (2018). What chronic illnesses can affect fertility, and why? | BabyCenter. [online] BabyCenter. Available at: https://www.babycenter.com/404_what-chronic-illnesses-can-affect-fertility-and-why_6147.bc  [Accessed 21 Feb. 2018].

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M Diperbarui 22/09/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x