home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

8 Penyebab Anda Belum Hamil Meski Dinyatakan Subur

8 Penyebab Anda Belum Hamil Meski Dinyatakan Subur

Bagi pasangan suami istri yang baru atau sudah lama menikah, jika belum dikaruniai momongan memang menjadi beban tersendiri dalam suatu pernikahan. Berbagai upaya, cara, dan doa mungkin sudah ribuan kali dilakukan. Tapi kondisi kesehatan baik pria dan wanita juga memengaruhi lancarnya usaha hamil yang akan didapat. Waktu dan cara yang salah juga dapat memengaruhi kesuksesan hamil yang Anda idamkan. Baiknya simak 8 penyebab kenapa Anda belum hamil juga meski dokter sudah menyatakan bahwa Anda dan pasangan termasuk subur.

1. Salah menghitung waktu subur

Jika Anda berhubungan seks di waktu dan jumlah benar pada masa subur, kemungkinan usaha hamil Anda bisa tercapai. Para ahli menyarankan berhubungan seks setiap hari, atau setiap hari selama periode paling subur Anda. Siklus haidnya wanita terjadi tiap 28 hari. Cukup mengurangi hari pertama haidnya yang berikut dengan angka 14. Setelah itu bisa ditemukan masa subur Anda.

2. Hanya fokus pada satu posisi seks saja

Sesungguhnya, fokus pada posisi seks yang Anda pikir akan menghantarkan langsung sperma ke tempat pembuahan nyatanya tidak sepenuhnya berhasil. Karena, saat pasangan melakukan penetrasi seksual, ratusan juta sel sperma akan langsung mengarah cepat menuju area sel telur. Beberapa tetes sperma akan keluar dari lubang vagina karena mungkin rahim sudah penuh dengan sperma. Atau bisa jadi, itu adalah kumpulan sel yang gagal melewati lingkungan vagina yang asam dan akhirnya mati.

Yang terpenting, sekarang Anda tak perlu merasa khawatir lagi setiap melihat ada tetesan sperma keluar dari vagina akibat posisi yang Anda pikir akan berhasil malah mengakibatkan sisa sperma keluar kembali.

3. Hanya berhubungan seksual di masa subur

Untuk wanita, Anda dianjurkan untuk berhubungan seks 4 sampai 6 hari sebelum waktu perkiraan masa subur (ovulasi), dan 4 sampai 6 hari setelahnya. Ingatlah, sperma yang sehat dapat bertahan hidup dalam rahim selama 3 hari, bahkan 1 minggu. Semakin sering Anda bercinta sebelum masa subur, semakin besar pula peluang pembuahan yang akan terjadi. Hal ini dapat menyebabkan alasan Anda kenapa belum hamil terkait waktu seks yang salah.

4. Terlalu sering berhubungan seks

“Lakukanlah seks sesering mungkin agar cepat hamil.” Anggapan tersebut tidak selalu benar dan belum tentu harus Anda ikuti. Seks yang terlalu sering, akan membuat kualitas sperma menjadi menurun. Sperma memerlukan waktu beberapa hari untuk bisa bereproduksi lagi.

5. Pola hidup kurang sehat

Apa Anda masih merokok, minum alkohol, atau bahkan masih makan-makanan yang tidak sehat? Ini bisa jadi salah satu penyebabnya. Gaya hidup tersebut akan memengaruhi hormon Anda dalam usaha kehamilan. Bahkah jika nantinya Anda hamil mungkin akan berpotensi keguguran atau bayi lahir cacat.

6. Kelebihan atau kekurangan berat badan

Anda yang kekurangan berat badan atau kegemukan mungkin memiliki beberapa kesulitan untuk hamil. Di sisi lain, kelebihan berat badan dapat memiliki dampak yang signifikan pada kesuburan Anda maupun pasangan. Semakin jauh indeks berat badan Anda dari ukuran normal, semakin berpengaruh pada kegagalan proses kehamilannya.

7. Pengaruh usia

Sejatinya usia reproduksi wanita yang tepat adalah berumur 20 tahun lebih. Pada usia tersebut, kondisi fisik dan sel telur sedang sehat-sehatnya untuk menerima sperma menuju pembuahan. Hormon dan sel telur akan mulai menurun kualitasnya ketika Anda memasuki usia 30-40 tahun. Mungkin Anda bisa konsultasikan kepada ahli cara lain agar proses menuju hamil Anda sukses terkait usia Anda yang mungkin menjadi penyebabnya.

8. Saluran tuba falopi yang tersumbat

Saluran tuba falopi akan membuat sel telur mudah mencapai rahim. Jika kedua atau bahkan salah satu tuba falopi menempel, tentunya sel telur tidak mempunyai jalan mencapai rahim sehingga sperma tidak mampu mencapai sel telur. Dengan demikian, pembuahan yang seharusnya terjadi menjadi gagal dan kehamilan pun tidak dapat terjadi. Untuk mendiagnosis adanya tuba falopi yang tersumbat, biasanya dibutuhkan x-ray khusus yakni HSG atau hysterosalpingogram.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Can’t Get  Pregnant 5 Suprising Reasons For Infertility http://www.foxnews.com/health/2014/01/12/cant-get-pregnant-5-surprising-reasons-for-infertility.html Diakses pada 19 Januari 2017

5 Reasons You’re Not Getting Pregnant http://www.todaysparent.com/trying-to-conceive/getting-pregnant/5-reasons-youre-not-getting-pregnant/ Diakses pada 19 Januari 2017

Can’t Get Pregnant 5 Possible Reasons Why https://www.12wbt.com/blog/community/cant-get-pregnant-5-possible-reasons-why/ Diakses pada 19 Januari 2017

 

Foto Penulis
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal diperbarui 23/01/2017
x