10 Pertanyaan untuk Diajukan ke Dokter Jika Anda Curiga Tidak Subur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13/02/2020 . 9 menit baca
Bagikan sekarang

Apakah Anda mengalami beberapa gejala yang Anda curigai sebagai ketidaksuburan? Bagi kebanyakan pasangan, tanda pertama dari infertilitas adalah ketika mereka tidak bisa hamil setelah satu tahun hubungan seks tanpa kondom. Namun, beberapa pasangan tidak pernah mendeteksi adanya tanda-tanda awal.

Adalah hal yang mungkin untuk memiliki siklus menstruasi teratur, kehidupan seks yang sehat, tidak ada faktor risiko yang jelas, kesehatan tubuh secara umum tergolong prima, namun masih tidak subur. Tapi untuk beberapa, ada tanda-tanda peringatan dini.

Bawa daftar pertanyaan ini bersama Anda saat janji temu dengan dokter kandungan Anda. Gunakan daftar sebagai titik awal yang baik untuk diskusi tentang masalah kesuburan dan cara untuk mengatasinya.

Berbagai pertanyaan terkait masalah kesuburan

1. Apa saja alasan yang memungkinkan kami belum juga berhasil memiliki anak?

Ketidaksuburan dapat disebabkan oleh penyebab tunggal di salah satu pasangan, atau bisa juga hasil dari kombinasi faktor; mulai dari usia, riwayat kondisi medis, hingga gaya hidup. Studi menunjukkan bahwa sedikit lebih dari setengah dari total kasus infertilitas adalah hasil dari kondisi yang dimiliki pihak perempuan, sedangkan sisanya disebabkan oleh gangguan sperma atau faktor tak ditentukan.

Dilansir dari Medical News Today, sekitar 20% dari kasus ketidaksuburan disebabkan masalah dari pria. 40-50 persen dari total kasus disebabkan masalah pada wanita, dan 30-40 persen dari kasus infertilitas disebabkan oleh masalah yang dimiliki oleh kedua pihak.

2. Tes apa saja yang kami butuhkan?

Bagi wanita, sejumlah tes dapat digunakan untuk mencoba dan menentukan penyebab infertilitas. Dokter dapat merekomendasikan Anda untuk menjalani tes hormon, tes rahim dengan USG, tes penyakit kelamin, hysterosalpingogram, dan laparoskopi.

Untuk pria, selama pemeriksaan fisik, dokter dapat memeriksa testis (untuk mencari setiap benjolan atau kelainan) dan penis Anda (untuk melihat bentuk dan struktur, dan untuk kelainan yang mungkin ada). Pengujian lebih lanjut mungkin termasuk: analisis air mani (untuk menentukan apakah Anda memiliki jumlah sperma rendah, mobilitas sperma rendah, atau sperma yang abnormal) dan tes klamidia (di mana sampel urin Anda akan diuji untuk menentukan apakah Anda positif klamidia).

Tes kesuburan dan penyelidikan dapat menjadi sebuah proses panjang, dan kesuburan wanita menurun seiring bertambahnya usia sehingga membuat janji temu sedini mungkin adalah langkah yang terbaik.

3. Pengobatan apa yang Anda rekomendasikan untuk kami coba pertama kali?

Sebelum Anda dan pasangan memulai pengobatan, diskusikan bersama tentang seberapa jauh Anda ingin menjalani pengobatan. Misalnya, Anda mungkin ingin mencoba obat tetapi tidak ingin menjalani operasi. Anda dapat mengubah pikiran Anda selama pengobatan Anda, tapi memulai dengan gagasan tentang apa yang Anda inginkan dan batasan yang tidak boleh dilewati adalah langkah yang baik.

Perawatan untuk masalah kesuburan tergantung pada akar masalahnya. Kadang-kadang penyebabnya tidak diketahui. Dokter Anda mungkin menyarankan Anda untuk mencoba inseminasi lebih dulu sperma dikumpulkan dan kemudian diekstrak untuk meningkatkan jumlah sperma yang sehat untuk inseminasi.

Pengobatan untuk kesuburan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Dan asuransi biasanya tidak menutupi biaya ini. Jika biaya merupakan masalah bagi Anda, tanyakan berapa banyak biaya yang harus Anda keluarkan untuk obat-obatan dan prosedur. Kemudian cari tahu apakah asuransi Anda mencakup biayanya. Bicarakan dengan pasangan Anda tentang apa yang Anda mampu.

4. Apa efek samping dari pengobatan yang direkomendasikan?

Obat kesuburan dapat menciptakan “keajaiban” dan umumnya efektif. Namun, penting untuk mengetahui apa risiko yang bisa terjadi dan bagaimana cara menurunkan peluang Anda untuk komplikasi. Kesuburan efek samping obat dan risiko tergantung pada obat-obatan mana Anda mengambil obat kesuburan oral (seperti Clomid atau letrozole) memiliki efek samping lebih ringan dibandingkan obat kesuburan suntik (seperti gonadotropin atau agonis GnRH dan antagonis).

Efek samping obat kesuburan yang paling umum adalah kembung, sakit kepala, nyeri payudara, sakit perut, hot flashes, dan perubahan suasana hati. Risiko yang paling umum dari obat kesuburan adalah kehamilan ganda (kembar dua atau lebih) dan mengembangkan sindrom hiperstimulasi rahim (OHSS). Dua kondisi ini bukan satu-satunya potensi efek samping dan risiko, hanya yang paling umum.

Inseminasi tidak akan bekerja sama persis untuk semua orang. Beberapa pasangan mencoba beberapa kali sebelum mereka hamil, sementara yang lain mungkin bisa tidak sukses sama sekali.

5. Berapa peluang saya memiliki bayi kembar dari pengobatan yang Anda rekomendasikan?

Obat-obatan dan beberapa pengobatan tertentu sangat meningkatkan kemungkinan memiliki anak kembar atau kelipatan yang lebih tinggi. Obat kesuburan merangsang ovarium Anda, meningkatkan kemungkinan bahwa Anda akan melepaskan beberapa telur di saat yang sama.

Jika Anda menjalani program bayi tabung, kesempatan Anda memiliki lebih dari satu anak bervariasi tergantung pada usia Anda, berapa banyak embrio yang ditempatkan di dalam rahim Anda, dan faktor lainnya. Dilakukan terpisah, inseminasi buatan adalah satu-satunya perawatan kesuburan yang tidak meningkatkan kemungkinan hamil ganda. Tapi kebanyakan wanita yang menjalani inseminasi buatan juga menggunakan obat kesuburan, yang akan meningkatkan peluang hamil bayi kembar.

6. Seberapa lama/berapa banyak siklus yang harus kami jalani untuk pengobatan ini?

Lama pengobatan akan bergantung pada tipe pengobatan ketidaksuburan yang Anda jalani. Beberapa pasangan sukses hamil setelah menyelesaikan satu kali terapi kesuburan, beberapa perlu beberapa kali mencoba dan berganti-ganti metode sebelum dapat hamil, sementara yang lainnya mungkin bisa tidak sukses sama sekali.

7. Jika pengobatan pertama tidak berhasil, apa yang Anda sarankan berikutnya?

Perawatan mungkin termasuk minum obat, suntik hormon, inseminasi buatan, hingga operasi (terutama jika Anda memiliki penyumbatan atau kerusakan tuba fallopi, atau operasi laparoskopik jika Anda memiliki endometriosis stadium ringan hingga sedang.

Dokter Anda mungkin menyarankan mencoba setidaknya tiga sampai enam kali dengan hormon suntik sebelum pindah ke pengobatan lain. Jika inseminasi buatan tidak membantu, ada pendekatan lain yang dapat Anda coba, seperti fertilisasi in vitro (bayi tabung) dengan telur Anda sendiri atau dengan telur donor. Inseminasi dengan telur donor tidak legal di Indonesia.

8. Apakah ada komplikasi jangka panjang yang terkait dengan terapi masalah kesuburan kami?

Dalam kasus langka, pengobatan kesuburan dapat menyebabkan efek samping yang parah. Dokter Anda harus mendiskusikan ini dengan Anda.

Sejumlah kecil wanita akan mengalami gangguan penglihatan saat mengonsumsi obat subur, seperti Clomid atau Letrozole. Jika ini terjadi pada Anda, Anda akan melihat kilatan cahaya, peningkatan mendadak dalam “floaters” (“gambar-gambar” atau kilatan warna yang mengambang di pandangan periferal Anda), atau penglihatan kabur. Penglihatan kabur mungkin diikuti oleh sakit kepala parah. Dalam kasus yang sangat langka, kerusakan jangka panjang dapat terjadi.

Sindrom hiperstimulasi rahim (OHSS) adalah komplikasi lain dari pengobatan ketidaksuburan. Kondisi ini umum terjadi mengikuti terapi bayi tabung (dan dalam beberapa kasus, pengobatan oral), di mana rahim menjadi terlalu “bersemangat” melepaskan lebih banyak sel telur daripada biasanya. Dalam kasus yang jarang terjadi, OHSS dapat menyebabkan pembekuan darah dan gagal ginjal.

Kehamilan ektopik juga bisa menjadi salah satu komplikasi jangka panjang yang mungkin terjadi. Kehamilan ektopik dapat mengancam nyawa jika diabaikan.

9. Berapa tingkat keberhasilan kehamilan dengan acuan “angka kelahiran hidup” untuk setiap jenis pengobatan?

Pastikan Anda dan dokter memiliki pemahaman sejalan ketika berbicara tentang tingkat kesuksesan kehamilan atau tingkat lahir-hidup saat mendiskusikan jenis pengobatan tertentu agar Anda dapat membuat perbandingan menyeluruh.

Tingkat kehamilan adalah tingkat keberhasilan untuk hamil. Ini adalah persentase semua upaya yang mengarah ke kehamilan, dengan upaya umumnya mengacu pada siklus menstruasi di mana pasien menggunakan inseminasi atau upaya buatan lainnya. Angka kelahiran hidup adalah angka kehamilan yang telah disesuaikan dengan angka keguguran dan bayi lahir mati.

Misalnya, suatu pengobatan mungkin memiliki tingkat sukses kehamilan hingga 30% per satu siklus, tetapi hanya memiliki angka kelahiran hidup sebesar 25% karena keguguran awal.

10. Apakah ada perubahan gaya hidup yang mungkin bisa membantu kondisi saya dan meningkatkan peluang saya untuk hamil?

Olahraga, diet menurunkan (atau menambah) berat badan, asupan asam folat, hingga menentukan hari yang tepat untuk berhubungan seks — banyak faktor perubahan gaya hidup yang dapat menentukan keberhasilan Anda merencanakan kehamilan. Diskusikan dengan dokter apa yang terbaik untuk Anda dan pasangan.

Pastikan untuk membawa serta catatan dari setiap studi diagnostik dan/atau perawatan dari masalah kesuburan yang mungkin pernah Anda lakukan di masa lalu jika Anda mengunjungi seorang spesialis kesuburan baru. Jika Anda memiliki catatan tanggal siklus menstruasi Anda dan/atau grafik suhu tubuh basal, ikutsertakan catatan ini bersama Anda. Selain itu, print dan bawa artikel ini sebagai pedoman Anda saat berkonsultasi dengan dokter.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

    Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 menit baca

    Tidak Hanya Wanita, Inilah 7 Manfaat Yoga untuk Pria

    Siapa bilang yoga hanya untuk wanita? Banyak gerakan yoga yang bisa membantu pria membentuk otot idaman. Inilah manfaat yoga untuk pria.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Yoga & Pilates, Kebugaran, Hidup Sehat 10/06/2020 . 7 menit baca

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . 5 menit baca

    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . 4 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara memandikan bayi yang baru lahir

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca
    sumber stres dalam pernikahan

    6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca
    kista saat hamil di usia tua

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca
    depresi pasca melahirkan ayah

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 menit baca