6 Hal yang Akan Diajarkan dalam Kelas Prenatal

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Salah satu usaha untuk memaksimalkan kesehatan semasa hamil, biasanya Anda akan dianjurkan untuk mengikuti kelas prenatal. Mau tahu apa saja hal yang seharusnya ibu hamil terima dalam kelas prenatal? Terus baca artikel ini.

Apa saja hal yang akan diajarkan dalam kelas prenatal?

1. Mengubah pola pikir Anda

Kelas ini akan mengubah pola pikir tentang persalinan yang tadinya mungkin Anda pikir suatu hal yang menyeramkan dan penuh keluhan, karena dari sebagian dari Anda telah ‘terpapar’ anggapan bahwa melahirkan itu sakit dan menyeramkan, menjadi suatu hal yang menyenangkan dan merupakan berkah dari pencipta.

2. Mengajarkan cara bicara dengan bayi dalam kandungan

Kelas prenatal juga akan mengajarkan tentang komunikasi dengan bayi di dalam rahim. Meskipun terlihat sepele, namun banyak  dari calon ibu dan ayah dalam masa kehamilan yang tidak pernah menyapa bayinya. Padahal, bonding atau ikatan antara orang tua dan anak dipupuk mulai dari dalam kandungan.

3. Memberi tahu Anda soal masalah kesehatan kehamilan dan bayi

Di dalam kelas ini, Anda akan diajarkan beberapa hal untuk dilakukan selama kehamilan dengan manfaat kesehatan jiwa dan fisik bagi ibu dan bayi. Contohnya, mengajarkan relaksasi kehamilan atau hypnobirthing, olahraga selama hamil, pengetahuan mengenai nutrisi selama kehamilan dan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama masa kehamilan. Anda hanya diberi waktu 9 bulan masa kehamilan untuk  bertemu dengan si kecil, untuk itu Anda harus mempersiapkannya dengan lebih baik.

4. Mengajarkan tanda-tanda persalinan

Poin ini penting untuk diberikan, karena banyak dari Anda yang belum mengetahui tanda-tanda bersalin, terutama untuk Anda yang baru pertama kali melahirkan. Tanda-tanda persalinan yang harus diketahui keluarga antara lain:

  • Keluarnya mucus atau lendir putih tanpa flek darah, ini adalah tanda awal persalinan artinya sumbat jalan lahir sudah lepas.
  • Keluarnya flek darah bercampur dengan lendir, artinya sudah mulai ada penipisan dan pembukaan jalan lahir. Anda diharapkan datang ke klinik bidan atau RS untuk pemeriksaan lebih lanjut.
  • Datangnya kontraksi rahim yang teratur dan berpola 5-1-1. Datang lima menit sekali, sekali kontraksi rahim datang berjalan selama kurang lebih satu menit dan sudah dilihat selama satu jam hasilnya teratur dan sama.
  • Keluarnya air ketuban. Tiba-tiba ada air yang keluar melalui vagina, bisa bening dan tidak berwarna, artinya air ketuban jernih. Bisa berwarna kuning seperti es jeruk artinya sedikit keruh atau berwarna hijau pekat seperti jus buah alpukat artinya air ketuban sangat keruh dan memberi pengetahuan bahwa bayi sedang mengalami stres di dalam rahim sehingga mengeluarkan kotoran.

5. Mengingatkan tentang persiapan melahirkan

Kelas prenatal juga akan mengajarkan apa saja yang harus dipersiapkan, seperti, alat, baju dan perlengkapan lainnya jika persalinan Anda sudah mulai dekat. Misalnya, menyiapkan baju bayi, baju Anda, makanan atau minuman yang Anda suka untuk membantu Anda lebih rileks selama persalinan, bawa bola persalinan, hot and cold pack, selendang rebozo, dan lain-lain. Semua ini bisa Anda kemas dalam satu tas atau biasa disebut dengan hospital bag essential.

6. Mengajarkan suami untuk siap dan siaga

Kelas prenatal tidak hanya melibatkan Anda, namun juga akan melibatkan si calon ayah. Kelas ini akan mengajarkan comfort measure technique untuk para suami sebagai pendamping persalinan. Hal ini dibuat agar para suami lebih siap dan siaga terhadap kebutuhan Anda selama proses persalinan sehingga Anda merasa didukung sepenuhnya dengan penuh cinta saat proses bersalin.

Suami Anda bisa  melakukan labor dance,  endhorpin massage,  rebozo sifting, eye contact, pelukan selama proses bersalin, dan memandu relaksasi supaya Anda selalu rileks dalam proses persalinan sehingga hormon persalinan keluar lebih lancar. Poin ini penting sebagai cara ‘berdamai’ dengan rasa sakit saat melahirkan. Jadi, pasangan dapat mempunyai rencana yang lebih matang dalam mempersiapkan persalinan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca