Tips Memilih Ginekolog (Dokter Kandungan) untuk Kesehatan Reproduksi Wanita

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bukan hanya ibu hamil saja yang perlu ke ginekolog. Semua wanita wajib memeriksakan kesehatan reproduksinya secara rutin ke dokter kandungan. Namun, memilih dokter kandungan bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Berbagai keluhan, spesialis ahli, jarak tempat praktik, hingga karakter dari dokter itu sendiri yang beragam. Pada akhirnya, pilihan itu semua tergantung pada kebutuhan Anda. Lalu, adakah cara memilih dokter untuk masalah kandungan yang tepat? Pastinya ada. Mari simak tips berikut ini.

Tips memilih dokter kandungan

1. Cari tahu dulu, Anda butuh dokter kandungan untuk apa

Dalam memilih dokter kandungan, sebagian orang akan menghadapi tantangan sendiri. Pertama, yang harus Anda lakukan adalah mengetahui apa yang akan Anda periksakan. Apakah mengenai kehamilan, kondisi rahim, atau hanya sekedar pemeriksaan rutin kesehatan organ intim. Dari kebutuhan itu, Anda bisa diarahkan memilih dokter dengan subspesialis kandungan, sesuai kebutuhan pemeriksaan Anda.

2. Cari tahu testimoni dan rekam jejak dokter yang Anda pilih

Bila sudah tahu dan memilih dokter kandungan yang akan dikunjungi, kini saatnya Anda mencari tahu serta mengumpulkan informasi berdasarkan testimoni para pasien terdahulu. Lakukan dengan mencari melalui website tempat dokter tersebut bekerja, baca dari forum-forum internet, atau bahkan menggali info dari suster atau karyawan di rumah sakit tempat dokter tersebut praktik.

Anda juga bisa bertanya pada keluarga, kerabat, teman, yang pernah atau sedang berkonsultasi ke dokter kandungan. Biasanya, saran dan dukungan pemilihan dokter dari mulut ke mulut lebih baik hasilnya, daripada Anda menebak-nebak dalam memilih dokter kandungan. Jangan lupa, lihat juga rekam jejak bagaimana kasus yang ditangani dari dokter kandungan yang Anda pilih. Pilih berdasarkan penilaian para pasien, pendidikan yang ditempuh, serta kasus atau kesalahan medis yang mungkin pernah dilakukan.

3. Saat bertemu, pastikan Anda dan dokter punya pemahaman yang sama

Contohnya, Anda tidak ingin memiliki buah hati, Anda hanya ingin berkonsultasi mengenai alat kontrasepsi apa yang bagus serta aman. Tapi nyatanya dokter Anda menganut paham bahwa wanita harus dan wajib  memiliki keturunan, tandanya Anda sedang berada di ‘tempat’ yang salah.

Nilai hamil dan melahirkan bagi Anda dan dokter tersebut, dinyatakan berbeda. Jika sudut pandang saja sudah berbeda, bagaimana akan melakukan konsultasi atau tindakan di tahap selanjutnya. Jika dilihat kembali ke poin dua tips di atas, inilah mengapa dibutuhkan penggalian dan ulasan terlebih dahulu tentang dokter yang akan Anda pilih. Dengan begitu Anda bisa memilih dokter kandungan mana yang pas dan tepat terkait tujuan Anda berkonsultasi.

4. Sesuaikan dengan karakter dan kepuasan Anda

Memilih dokter kandungan, tak ayal hampir mirip dengan cara memilih jodoh. Anda harus bisa menyesuaikan pribadi Anda dalam mencari jawaban. Begitupun dengan pilihan karakter dokter yang tersedia.

Contoh, bila Anda suka tidak puas dengan jawaban yang singkat tepat dan padat, pilih dokter yang bisa merespon serta menjelaskan panjang lebar sederet pertanyaan Anda. Nah, sebaliknya, jika Anda cenderung tidak butuh jawaban bertele-tele, pilihlah dokter yang tegas dan tidak banyak penjelasan. Intinya, pilih sesuai kebutuhan dan jangan lupa mencocokkan dengan pribadi Anda.

5. Kemudahan dan kenyamanan saat konsultasi

Umumnya, penting untuk mencari atau memilih dokter kandungan yang terkenal dengan reputasi atau keberhasilannya dalam menangani kasus. Jangan lupa, Anda harus bisa melihat mudah atau tidaknya dokter tersebut untuk dihubungi atau sekadar mendapatkan respon. Pilih yang bersedia dihubungi melalui kontak pribadi, untuk berjaga-jaga kalau saja ada kondisi darurat menimpa Anda (biasanya untuk konsultasi kehamilan).

Selain kemudahan respon, pilih juga jenis kelamin dokter yang buat Anda nyaman. Ginekolog atau dokter kandungan, ada yang pria dan ada juga yang wanita. Ukur kenyamanan diri Anda, apakah nyaman untuk membuka atau memeriksakan bagian intim dengan pria asing, atau malah merasa risih dicek serta diperiksa oleh sesama wanita. Semua itu kembali pada kebutuhan dan kenyamanan Anda masing-masing.

Kesimpulannya

Setelah dijelaskan beberapa poin penting di atas, Anda tidak perlu gegabah memilih dokter mana yang akan Anda jadikan ahli dari kondisi tubuh Anda. Kalau merasa tidak nyaman atau tidak puas, jangan ragu untuk berganti dokter. Tapi sebelum memilih, baiknya pastikan bahwa Anda telah mengikuti poin di atas untuk memilih dokter yang pas dan tepat.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pedoman Praktis Makanan untuk Anak Usia 1-3 Tahun

Banyak ibu yang bingung memberikan anaknya makan ketika sudah memasuki usia 1 tahun. Jangan cemas, berikut pedoman praktis makanan anak 1-3 tahun.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Asam Lambung Naik Bisa Sebabkan Kanker Kerongkongan?

Asam lambung naik atau refluks yang terjadi secara kambuhan, kemungkinan bisa sebabkan kanker kerongkongan. Cari tahu alasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kanker Lainnya 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

8 Tips Menjaga Bakteri Baik dalam Usus

Tahukah Anda bahwa di dalam tubuh terdapat 100 triliun bakteri usus? Bakteri ini baik untuk mencerna makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan 8 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ketika demam, Anda akan memakai termometer untuk mengukur suhu tubuh. Bagaimana cara pakai termometer yang benar sesuai jenisnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan, Informasi Kesehatan 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

lidah gatal

7 Kondisi Penyebab Lidah Anda Terasa Gatal, dari Masalah Ringan Hingga Serius

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
setelah cabut gigi

7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Setelah Cabut Gigi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
posisi tidur

Posisi Tidur Mana yang Lebih Baik: Miring ke Kiri Atau Kanan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
lelah saat hamil

Selalu Merasa Kelelahan Saat Hamil, Apakah Ini Normal?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit