Hati-hati, Pijat Refleksi Saat Hamil Bisa Berbahaya

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . 3 mins read
Bagikan sekarang

Pijat refleksi dipercaya banyak orang dapat membuat tubuh lebih sehat, menurunkan tingkat stres, serta memperlancar aliran darah. Pijat refleksi mengandalkan titik-titik di bagian telapak tangan dan kaki yang dianggap berhubungan dengan semua organ tubuh. Tujuan menekan titik-titik tersebut adalah memaksimalkan kerja organ tubuh sehingga tubuh menjadi lebih sehat. Namun apa yang terjadi jika ibu hamil yang melakukannya? Apakah masih bermanfaat seperti pada wanita normal lainnya? Atau apakah pijat refleksi saat hamil malah menimbulkan dampak buruk?

Apakah aman melakukan pijat refleksi saat hamil?

Mungkin ini telah menjadi pertanyaan besar bagi Anda yang sedang hamil saat ini. Anda menganggap dengan pijat refleksi maka tubuh akan lebih rileks, stres berkurang, dan lebih sehat. Sampai saat ini memang penelitian ilmiah yang meneliti dampak refleksi pada ibu hamil masih sangat terbatas. Walaupun begitu, beberapa ahli menyatakan bahwa refleksi saat hamil dapat menimbulkan kontraksi.

Teori dasar dari refleksi adalah menekan titik-titik di telapak tangan dan kaki yang berhubungan langsung dengan organ, kelenjar, serta berbagai bagian penting dari tubuh. Tekanan pada titik tersebut dapat merangsang dan menstimulasi semua bagian tubuh, seperti meningkatkan produksi hormon pada kelenjar, memperlancar sirkulasi darah, membuat organ bekerja lebih baik, dan membuat mood menjadi lebih stabil.

Tetapi, menurut para ahli medis China, refleksi dapat menimbulkan kontraksi pada hamil, sehingga refleksi tidak boleh dilakukan bagi ibu hamil yang masih berusia di bawah 38 minggu. Karena jika melakukan refleksi saat usia kurang dari 38 minggu, ia berisiko untuk mengalami kelahiran prematur dan keguguran.

Selain itu, jika melakukan refleksi saat hamil tidak dengan orang yang profesional, maka bisa saja terjadi ‘salah tekan’ dan malah mengakibatkan dampak buruk bagi kesehatan. Sehingga, sebaiknya tidak melakukan refleksi saat hamil muda karena akan berisiko keguguran.

Titik-titik mana saja yang dapat merangsang kontraksi jika melakukan refleksi saat hamil?

Walaupun begitu, refleksi tetap bisa dilakukan saat hamil namun ketika ibu hamil mengalami kesulitan kontraksi. Refleksi dianggap dapat mempercepat kontraksi dan memperlancar persalinan. Titik-titik yang menjadi kunci dari terapi ini adalah:

Tumit kaki, ketika menekan titik ini maka akan timbul rasa sakit. Sebaiknya tetap terus menekan titik ini hingga rasa nyeri tersebut berkurang.

Area sekitar jari kaki. Menekan bagian kaki antara jempol dengan telunjuk dapat membantu ibu hamil untuk berkontraksi dengan lebih cepat. Fokus pada bagian tersebut dan tekan dengan lembut. Bahkan menekan area ini setelah proses persalinan terjadi dipercaya dapat meringankan rasa sakit yang dialami oleh ibu.

Jempol kaki, bagian ini adalah bagian yang paling penting dalam menimbulkan kontraksi persalinan. Sebenarnya jempol kaki terhubung langsung dengan kelenjar pituitari yang berfungsi untuk mengeluarkan hormon oksitosin. Hormon oksitosin merupakan hormon yang muncul secara alam ketika bayi sudah siap untuk dilahirkan. Saat hormon ini dihasilkan maka secara otomatis tubuh akan membuat rahim berkontraksi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab dan Cara Mengatasi ASI yang Tidak Keluar Setelah Melahirkan

Banyak ibu yang khawatir karena setelah sang buah hati lahir ke dunia, ASI tidak kunjung keluar dari payudara. Sebenarnya, apa penyebab kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Menyusui 05/06/2020 . 10 menit baca

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . 5 menit baca

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . 4 menit baca

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 menit baca
tanda istri hamil

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . 6 menit baca