Rambut Rapuh dan Rontok Saat Hamil? Ternyata Ini 3 Penyebab Utamanya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 10/09/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Rambut memiliki siklus untuk tumbuh dan juga rontok. Normalnya, 90 persen rambut akan terus tumbuh dan sisanya mengalami kerontokan. Pada ibu hamil, kerontokan biasanya berkurang selama masa kehamilan. Namun, ada juga yang mengalami hal sebaliknya, rambut jadi lebih rapuh dan mudah rontok. Sebenarnya, apa penyebab rambut rontok saat hamil dan bagaimana mengatasinya?

Berbagai penyebab rambut rontok saat hamil

Selain perut mual atau nyeri tubuh, sebagian besar ibu hamil juga memiliki keluhan rambut rontok. Walaupun tidak menimbulkan gejala yang jelas, rambut rontok saat hamil bisa jadi tanda adanya masalah atau perubahan pada tubuh Anda. Untuk itu, Anda harus tahu apa penyebabnya sehingga kerontokan rambut jadi lebih mudah untuk diatasi.

Berikut penyebab rambut rontok saat hamil, antara lain:

1. Perubahan hormon

Saat hamil, hormon yang ada di dalam tubuh akan mengalami perubahan. Perubahan hormon tersebut membuat siklus pertumbuhan rambut normal jadi terhenti atau tidak teratur. Kondisi ini disebut juga dengan telogen effluvium dan biasanya terjadi terjadinya dalam satu sampai lima bulan selama kehamilan.

Perubahan kadar hormon progesteron saat kehamilan bisa membuat rambut jadi lebih kering, Akibatnya, rambut akan lebih mudah patah dan rontok.

2. Kekurangan nutrisi

anemia pada wanita

Tubuh membutuhkan nutrisi setiap hari agar saat bekerja dengan normal. Nah, salah satu tanda tubuh kekurangan nutrisi adalah kerontokan rambut. Kebutuhan nutrisi saat hamil memang lebih besar daripada biasanya, sehingga ibu mungkin saja mengalami kondisi ini.

Ibu hamil yang mengalami anemia, contohnya. Anemia saat hamil terjadi saat zat besi yang diperlukan untuk menyuplai darah bagi sang ibu dan janin tidak tercukupi. Kemudian, tidak mendapatkan protein yang cukup dari makanan juga bisa menyebabkan kondisi serupa, rambut jadi lebih rapuh dan mudah rontok.

3. Memiliki masalah kesehatan lain

Ada banyak penyakit yang menyebabkan rambut rontok, seperti diabetes gestasional. Jenis diabetes ini biasanya hanya terjadi selama kehamilan. Selain itu, ibu hamil yang terinfeksi jamur kulit, merasa depresi, cemas, dan tertekan juga bisa mengalami rambut rontok.

Ibu hamil yang memiliki kekurangan hormon tiroid (hipotiroidisme) juga memiliki gejala rambut rontok. Hormon tiroid yang seharusnya bertanggung jawab untuk menjaga tingkat metabolisme sistem pencernaan, kesehatan mental, dan pertumbuhan rambut dan kuku menjadi terganggu.

Jika Anda memiliki permasalahan rambut rontok saat hamil, apalagi disertai gejala lain di luar gejala kehamilan, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

cr: iphotostock

Ada banyak cara untuk mengatasi rambut rontok saat hamil. Jika disebabkan oleh penyakit atau kekurangan nutrisi, perlu perawatan lebih lanjut dari dokter. Dokter mungkin akan merekomendasika beberapa obat-obatan tertentu yang aman diminum selama kehamilan.

Selain pengobatan, Anda juga perlu memperhatikan kembali gaya hidup jadi lebih sehat. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kerontokan rambut lebih parah, antara lain:

  • Menghindari menyisir rambut lebih sering dan memilih sisir yang bergerigi jarang.
  • Hindari menggunakan pewarna rambut karena akan membuat rambut jadi lebih kering.
  • Tidak mengikat rambut terlalu kencang dan sebaiknya pilih menguncir rambut dengan jepitan rambut daripada tali rambut.
  • Mengunakan sampo antirontok dan berikan pijatan kecil selama Anda keramas.
  • Perbanyak minum air putin dan tingkatkan asupan buah atau sayur yang mengandung tinggi antioksidan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . Waktu baca 4 menit

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

Gangguan makan yang dialami oleh ibu hamil tentu akan memberikan dampak yang berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan janin.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 12/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit
tanda istri hamil

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit