Rambut Rapuh dan Rontok Saat Hamil? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Umumnya, rambut rontok saat hamil biasanya berkurang selama masa kehamilan. Namun, ada juga yang mengalami hal sebaliknya, rambut jadi lebih rapuh dan mudah rontok. Sebenarnya, apa penyebab kerontokan rambut pada ibu hamil dan bagaimana cara mengatasinya?

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Apakah rambut rontok saat hamil umum terjadi?

mengatasi rambut rontok setelah melahirkan

Setiap 2-3 bulan, sebanyak 10% rambut akan rontok dengan sendirinya. Kondisi rambut rontok juga bisa terjadi ketika masuk masa kehamilan.

Dikutip dari Pregnancy, Birth, & Baby, perubahan hormonal selama kehamilan dapat memengaruhi kondisi rambut. Baik membuatnya menjadi lebih tebal maupun lebih tipis.

Dapat pula dikatakan bahwa kondisi rambut rontok saat hamil merupakan hal yang umum terjadi karena dialami hingga 50% wanita.

Anda tidak perlu khawatir berlebihan karena salah satu keluhan ibu hamil ini bersifat sementara.

Berbagai penyebab rambut rontok saat hamil

Selain merasakan mual atau nyeri tubuh, sebagian besar ibu hamil juga memiliki keluhan rambut rontok.

Dikutip dari American Pregnancy Association, kondisi ini juga bisa disebut sebagai telogen effluvium.

Rontoknya rambut secara berlebihan saat hamil bisa terjadi dalam 1-5 bulan usia kehamilan.

Walaupun tidak menimbulkan gejala yang jelas, kerontokan rambut saat hamil bisa menjadi tanda adanya masalah atau perubahan pada tubuh Anda.

Maka dari itu, Anda harus tahu apa penyebabnya sehingga kerontokan rambut jadi lebih mudah untuk diatasi.

Berikut beberapa penyebab kerontokan rambut di masa kehamilan, di antaranya adalah:

1. Perubahan hormon

Saat hamil, hormon yang ada di dalam tubuh akan mengalami perubahan.

Perubahan hormon tersebut membuat siklus pertumbuhan rambut normal jadi terhenti atau tidak teratur.

Tidak hanya itu saja, kondisi telogen effluvium ini juga terjadi karena keseimbangan hormon menurun drastis untuk mendukung pertumbuhan janin. Apalagi pada trimester pertama.

Biasanya, hal ini pun tidak langsung terjadi. Umumnya, pada usia kehamilan 3-4 bulan Anda baru menyadari rambut jadi lebih tipis karena rontok.

2. Kekurangan nutrisi

Penyebab lainnya ketika Anda mengalami rambut rontok saat hamil adalah kurangnya asupan nutrisi serta vitamin di masa kehamilan.

Perlu dipahami bahwa tubuh membutuhkan nutrisi agar bisa bekerja secara normal.

Begitu juga saat hamil, wanita membutuhkan nutrisi serta vitamin yang lebih besar dari biasanya.

Ketika Anda kekurangan zat besi, produksi sel darah merah jadi berkurang.

Padahal, sel darah merah bertugas untuk membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh termasuk rambut.

Maka dari itu, hal ini bisa membuat Anda jadi lebih mudah lelah hingga terjadi penipisan rambut.

Kemudian, tidak mendapatkan protein yang cukup dari makanan juga bisa menyebabkan kondisi serupa. Rambut menjadi lebih rapuh dan mudah rontok saat hamil.

Beberapa vitamin yang biasanya direkomendasikan dan baik untuk kesehatan rambut adalah:

  • Vitamin B kompleks
  • Biotin (Vitamin B7)
  • Vitamin C
  • Vitamin E
  • Zinc

3. Memiliki masalah kesehatan lain

Ada sebagian penyakit yang menyebabkan rambut rontok saat hamil, seperti diabetes gestasional. Jenis diabetes ini biasanya hanya terjadi selama kehamilan.

Selain itu, ibu hamil yang terinfeksi jamur kulit, merasa depresi, cemas, dan tertekan juga bisa mengalami rambut rontok.

Masalah kesehatan lainnya yang bisa menjadi penyebab kerontokan rambut pada masa kehamilan adalah kekurangan hormon tiroid (hipotiroidisme).

Hormon tiroid mempunyai fungsi  untuk menjaga metabolisme sistem pencernaan, mengatur berat badan,  kesehatan mental, hingga kesehatan kulit, kuku, serta rambut.

Apabila tidak seimbang, bisa mengganggu pertumbuhan rambut dan menjadi penyebab kerontokan di masa kehamilan.

Jika Anda memiliki permasalahan kerontokan rambut saat hamil, apalagi disertai gejala lainnya sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

4. Penyebab lainnya

Rambut rontok saat hamil juga bisa dipicu oleh apa pun yang melibatkan ketidakseimbangan hormon estrogen di dalam tubuh.

Berikut beberapa hal yang menyebabkan rambut rontok, seperti:

  • Berhenti mengonsumsi pil KB atau pemakaian alat kontrasepsi.
  • Terjadinya keguguran saat hamil.

Bagaimana cara mengatasi rambut rontok saat hamil?

Ada banyak cara untuk mengatasi rambut rontok saat hamil. Jika disebabkan oleh penyakit atau kekurangan nutrisi, Anda perlu perawatan lebih lanjut dari dokter.

Dokter mungkin akan merekomendasikan beberapa obat-obatan tertentu yang aman diminum selama kehamilan.

Selain pengobatan, Anda juga perlu memperhatikan kembali gaya hidup jadi lebih sehat.

Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kerontokan rambut lebih parah, antara lain:

  • Menggunakan sampo antirontok dan berikan pijatan kecil saat keramas.
  • Menggunakan sampo dan kondisioner dengan kandungan biotin.
  • Perbanyak minum air putih.
  • Meningkatkan asupan buah atau sayur yang mengandung flavonoid dan tinggi antioksidan.

Selain mengatasi, Anda juga bisa mencegah terjadinya rambut rontok dengan melakukan hal ini:

  • Menghindari menyisir rambut lebih sering dan memilih sisir yang bergerigi jarang.
  • Hindari menggunakan pewarna rambut karena akan membuat rambut jadi lebih kering.
  • Tidak mengikat rambut terlalu kencang.
  • Pilih kuncir rambut dengan jepitan rambut daripada tali rambut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Memasuki minggu ke-16, janin akan semakin aktif bergerak. Namun, menjelang persalinan, gerakan bayi akan berkurang. Apa sebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Trimester 3, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Pengalaman 4 Kali Gagal Program Bayi Tabung, Kini Kami Dianugerahi 4 Bayi Kembar

Program kehamilan normal tak bisa kami jalani sebagaimana pasangan lainnya. Kami terpaksa mengikuti program bayi tabung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Menanti Momongan 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

Mengenal Detoks Rambut untuk Menjaga Kesehatan dan Keindahannya

Selain tubuh, rambut juga perlu didetoks, lho! Bagaimana cara melakukan detoks rambut dan benarkah bisa bikin rambut makin sehat terawat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Pengalaman Keguguran Berulang Membuat Saya Hampir Putus Asa

Saya tak pernah menyangka akan mengalami keguguran, bukan hanya sekali, melainkan dua kali. Pengalaman yang cukup membuat saya trauma.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Cerita Ibu 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara membaca hasil usg

Agar Lebih Akurat, Begini Cara Membaca Hasil USG Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
perkembangan jantung janin

Mengenal 4 Tahap Perkembangan Jantung Janin di Tiap Trimester

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit
pengalaman kehamilan ektopik

Perjuangan Dua Kali Kehamilan Ektopik dan Saluran Tuba yang Pecah

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit